cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
psr.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jalan Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Police Studies Review
ISSN : 27224589     EISSN : 27224597     DOI : -
Core Subject : Social,
Police Studies Review is a double blind peer-reviewed journal published by Indonesian National Police Academy (Akademi Kepolisian Republik Indonesia).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 328 Documents
PERAN PATROLI SABHARA DALAM MENEKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES CIREBON KOTA Febriana, Dwi Rizki
Police Studies Review Vol. 1 No. 3 (2017): March, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dwi Rizki Febriana Akademi Kepolisian Semarang Semarang Jawa Tengah, Indonesia, 50232 Email : dwirizkifebriana@ymail.com Latar belakang permasalahan yang terjadi diakibatkan karena kegiatan patroli Satuan Sabhara di Polres Cirebon Kota yang telah melaksanakan tugasnya setiap harinya, tetapi pencurian kendaraan bermotor masih sering terjadi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan menganalisis pelaksanaan kegiatan patroli Satuan Sabhara dalam menekan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli. Teori dan konsep yang digunakann untuk menjawab permasalahan yaitu teori aktivitas rutin, teori manajemen dan teori peran. Sementara, konsep yang digunakan yaitu Konsep Sabhara dan Konsep Patroli. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif analisis. Fokus penelitian berupa peran patroli Sabhara dalam menekan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cirebon Kota. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan tahapan wawancara, pengamatan, dan studi dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi data berupa sumber, teknik, data dan teori. Sementara teknik analisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pencurian kendaraan bermotor masih meningkat setiap tahunnya. Sementara pelaksanaan patroli SatSabhara dalam menekan angka curanmor masih belum optimal. Hal ini dikarenakan metode patroli SatSabhara hanya dengan menggunakan patroli roda empat saja yang masih diterapkan sampai saat ini. Sementara untuk patroli roda dua hanya dilakukan pada situasi-situasi yang insidentil. Dalam pelaksanaan patroli dikarenakan luas wilayah Cirebon Kota yang harus di tinjau sampai ke plosok daerah tetapi kendala personil patroli yang terbatas. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli sabhara berupa sarana dan prasarana, jumlah personil serta metode pelaksanaan patroli yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan untuk meningkatkan sistem manajemen di Satuan Sabhara, menambah intensitas patroli terutama di malam hari, menjalin koordinasi dengan masyarakat serta dalam pelaksanaan tugas selalu dilengkapi administrasi patroli sesuai dengan Perkabaharkam No.1 Tahun 2017. Kata Kunci : Peran Patroli, Pencurian Kendaraan Bermotor
UPAYA UNIT PATROLI SATUAN SABHARA DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES MAJALENGKA Haryano, Andry Fauzan
Police Studies Review Vol. 1 No. 3 (2017): March, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research comes from of the high level of vehicle crime in the region of Polres Majalengka. Despite the prevention attempts that has been done by Unit Patroli Satuan Sabhara Polres Majalengka by mapping regions that are prone of vehicle crime or vehicle theft and dividing patrol routes specific to resolve the crime of vehicle theft. But those attempts haven’t eliminate the crime of vehicle theft from being top three rank from the data of crime total in Polres Majalengka. This research is done to know the description of crime in the region of Polres Majaelngka, the attempt that’s been done by Unit Patroli Satuan Sabhara Polres Majalengka in order to prevent vehicle theft in the region of Polres Majalengka, and factors that affect the attempt of Unit Patroli Satuan Sabhara Polres Majalengka to prevent vehicle theft. This research uses qualitative approach with interview, observation and document studies as the technique of taking data. The result of the research shows that the attempt by Unit Patroli Satuan Sabhara Polres Majalengka is in line with the application of management theory, the prevention attempt is corresponding with the research about description of crime theft in Majalengka. However, there are a few factors that inhibit the prevention attempt when it’s analyzed with theory of performance, which is the limitation of human resources based on quality and quantity, also there’s anomaly of the crime total data that occurred in certain periods. Based on the research, the author suggests enhancement of quality and quantity of human resources of personnel of Unit Patroli Satuan Sabhara by attending courses and education that corresponds with their duty, focus enhancement towards guarding and security in periods that’s pictured in crime total data in order to maximize the prevention attempt of vehicle theft in region of Polres Majalengka. Key word: vehicle crime, vehicle theft, Majalengka, Sabhara, prevention, attempt.
Upaya Unit Dikyasa Dalam Mencegah Kecelakaan Kendaraan Bermotor di Wilayah Hukum Polres Karawang Juniarto, Very
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract
Implementasi Program Safety Riding Dalam Mencegah Kecelakaan Lalu Lintas Terhadap Pelajar Di Kabupaten Karawang Farid, Imam
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan pasal 13 Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Merujuk pada tugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Tanggung jawab Polri secara spesifik guna mencegah kecelakaan lalu lintas pada masyarakat dijelaskan dalam pasal 200 ayat (1) Undang – undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Periode tahun 2017-2019 Kecelakaan Lalu Lintas (Laka lantas) di Kabupaten Karawang meningkat secara signifikan. Faktor yang dominan terhadap Laka lantas ialah faktor manusia, khususnya pada remaja. Sebagai upaya mencegah laka lantas pada pelajar pihak kepolisian melaksanakan kegiatan pendidikan masyarakat berlalu lintas melalui program Safety Riding oleh Unit Dikyasa Satuan Lantas Polres Karawang. Penelitian ini bertujuan mendapatkan deskripsi mengenai pelaksaaan program Safety Riding, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program Safety Riding, dan pengoptimalan pelaksanaan program Safety Riding oleh Unit Dikyasa Satuan Lantas Polres Karawang guna mencegah Laka lantas di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini yaitu Program Safety Riding yang dilaksanakan oleh Unit Dikyasa Satlantas Polres Karawang belum optimal, sebab masih terdapat kekurangan dalam manajerial pelaksanaan program Safety Riding, Terdapat faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan Program Safety Riding secara internal maupun eksternal, Upaya pengoptimalan program Safety Riding dapat dilakukan berdasarkan teori 6M dan Konsep Public Relation. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka disarankan untuk melakukan pembuatan SOP program Safety Riding secara signifikan serta peningkatan kemampuan dan keterampilan anggota Unit Dikyasa terkait pelaksanaan program Safety Riding agar sosialisasi yang diberikan lebih terasa dampaknya pada pelajar.
Optimalisasi Program Police Goes to Pesantren dalam Mengurangi Pelanggaran Lalu Lintas oleh Santri di Wilayah Hukum Polres Garut Dwi Irpan, Kharis
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the high traffic violations that lead into potential accidents by Santri on Garut District Police jurisdiction. The level of material and moral damage caused by traffic accidents can aim to the deficit of national health and development. According to that, it is important for the Police to prioritize preventive measures in order to reduce them. Therefore, a study was carried out to find the picture of implementation and the factors influencing the Police Goes To Pesantren Program, which were held by Unitdikyasa of Garut District Police. This research was conducted using descriptive analysis research methods and qualitative approaches. The Police Goes To Pesantren Program then analyzed using Indonesian Police Chief Regulation Number 12 of 2012 and Indonesian Police Chief Regulation Number 23 of 2010, which considered to be not optimal because only some of the assessment indicators are fulfilled. Factors that become obstacles are, inter alia, internal and external factors including the human resources field, the facilities and infrastructure field, budgeting field, support for other functions in the police organization, cross-agency support, and pesantren support. Based on the results, the Authors provide suggestions that are in accordance with each theory used, namely the Theory of Management, Theory of Communication and Theory of Behavior-Learning to be adjusted into the Job Description and Unitdikyasa Satlantas Standard Operation Procedure, the Unitdikyasa personnel’s number addition, provides the needs of legal written work relation procedure between related functions and agency, repairs supervision system of Satlantas, regulates Dikmas vocational education, applies the concept of rewards and punishment, update the presentation material, and related research in accordance the Police Goes to Pesantren Program to these activities between and becomes specific analysis result, with evaluation materials in reducing traffic violation by Santri. Keywords: Police Goes To Pesantren, Santri, Unitdikyasa, Violation, Traffic
Upaya Bhabinkamtibas Dalam Mencegah Radikalisme Di Polresta Cirebon Arafat, Chakra Muhammad
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme di Polresta Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Sumber data, antara lain 1) Kapolres, 2) Kasat Binmas, 3) Kasat Intelkam, dan 4) Bhabinkamtibmas Polresta Cirebon. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme di Polresta Cirebon telah mengacu pada Pasal 16 Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat. Bhabinkamtibmas dalam pencegahan radikalisme di Polresta Cirebon mengedepankan kegiatan Door to Door System ke rumah-rumah masyarakat. Bhabinkamtibmas dalam pencegahan radikalisme di Polresta Cirebon berupaya mempedomani buku petunjuk pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas yaitu Buku Pintar Bhabinkamtibmas.; 2) Faktor yang menghambat peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme di Polresta Cirebon dapat dikelompokkan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal, merupakan faktor-faktor penyebab dari dalam organisasi Polri yaitu masalah sumber daya manusia (jumlah anggota, tingkat pendidikan, keterampilan atau kemampuan anggota, dan wawasan mengenai radikalisme), sarana dan prasarana, dan motivasi anggota. Faktor Eksternal, merupakan faktor-faktor penyebab dari luar organisasi Polri yaitu kultur masyarakat, tidak berjalannya FKPM, kurang pahamnya masyarakat dengan konsep Polmas, dan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya yang masih rendah dan cenderung acuh.; 3) Upaya yang dilakukan Polresta Cirebon dalam mengatasi hambatan yang berkaitan dengan pelaksanaan peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme, antara lain melalui dukungan cyber patrol di unit Krimsus Sat Reskrim dan mengoptimalkan Polmas.
Peran Patroli Sabhara Guna Mengurangi Tindak Pidana Curanmor Di Wilayah Hukum Polresta Bogor Kota Gemilang, Surya
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Barat masih menduduki peringkat pertama dalam hal jumlah kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (CURANMOR). Polresta Bogor sebagai salah satu insitusi kepolisian yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara keamanan dan keteriban masyarakat Kota Bogor menjalankan tiga upaya terdiri dari upaya preventif, represif, dan preemtif. Patroli adalah salah satu dari empat upaya pencegahan preventif. Menurut Peraturan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Patroli, patroli adalah suatu bentuk kegiatan bergerak dari suatu tempat ke tempat tertentu yang dilakukan oleh anggota Sabhara Polri guna mencegah terjadinya suatu tindakan kriminalitas, memberikan rasa aman, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran, pengelolaan, dan hambatan kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Guna Mengurangi Tindak Pidana Curanmor di Wilayah Hukum Polresta Bogor Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara dalam mencegah tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polresta Bogor Kota menjadi 4 tahapan, yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (pelaksanaan) dan controlling (pengendalian). Peran kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara guna mengurangi tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polresta Bogor Kota adalah dengan menjalankan menjalankan upaya preventif dan represif. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara guna mengurangi tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polresta Bogor Kota adalah kurangnya anggaran bahan bakar minyak (BBM).
Upaya Bhabinkamtibam Dalam Mengurangi Tindak Pidana Curanmor Batara, Michael
Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the high level of success of the Bhabinkamtibmas unit in reducing the crime of motorized theft by counseling the public in the Majalengka Police jurisdiction. This research is discussed by using the concept and theory as a knife of analysis, which uses the concept of counseling, crime prevention, and the concept of Bhabinkamtibmas. This research was conducted with a qualitative approach, using descriptive research methods. Data collection techniques by interview, observation, and document review. The results of the study found that the conditions in the Majalengka Police Binmas Unit were still minimal, this can be seen from the number of HR needs and the availability of HR in each unit and the Sector Police that were still inadequate. This has an impact on the performance of the Police Force. The Guidance and Counseling in the Majalengka Regency was conducted through a lecture approach and visits to crowded places were carried out to facilitate the dissemination of messages. The factors that influence the efforts of binmas units to prevent acts of violation consists of two factors, namely internal factors and external factors. Included in internal factors include the lack of personnel of Majalengka Regional Police Binmas Unit and facilities and infrastructures that can support the results or educational outcomes. While external factors consist of the condition of the Majalengka area which inhibits the affordability of the Bhabinkamtibmas in reaching an area that is difficult to access, as well as minimal public awareness in absorbing kamtibmas messages which impacts on the lack of public awareness of environmental security and a sense of sensitivity to the law. The form of preventive measures undertaken by the Binmas Unit is to carry out counseling. The material presented in general only addresses Kamtibmas. Not explain in detail related to criminal acts Curanmor.
Peran Patroli Roda Empat Sabhara Dalam Menangani Tawuran Antar Pelajar Di Wilayah Hukum Polresta Bogor Kota Samosir, Celvin
Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research problem is student brawls that often occur in the Bogor City area. This study discusses the description of the implementation of the patrol unit sabhara Bogor City Police in an effort to deal with student brawls in the Bogor City Polresta, the factors that influence the implementation of sabhara patrol and the role of the unit in dealing with student brawls in the Bogor City Police jurisdiction. This study uses a qualitative approach with field research methods as well as data collection techniques with interviews, observations, and document studies. The location of the study was conducted in the Bogor City Polresta area. The theory used in this research is POAC management theory, role theory, and crime prevention theory, while the concepts used are management elements, patrol concepts, student brawl concepts, and Polri tasks. The results of the study show brawls between students in the Bogor City legal area are quite high in number and the resolution of cases is still lacking. This is due to the lack of optimal four-wheeled patrol in terms of personnel and planning patrol activities. The Bogor Kota Police conducted prevention efforts through the Sabhara Patrol. Based on research conducted, the problem of four-wheeled patrol is human resources, both from the police and from the community. The obstacles faced in implementing the four-wheeled patrol are internal and external constraints. Internal constraints, there are still some members who have not yet carried out vocational education and lack of equipment in conducting patrols and external obstacles, namely that people are still not participating in patrol implementation. Suggestions that can be given (1) can be carried out vocational education for members who have not had the opportunity to follow Dikjur, (2) reduce the maximum unused budget and allocate to the maintenance and maintenance of four-wheeled vehicles and SOP implementation of patrol implementation needs to be revised, (3) do disguising and cooperating with Intel units, (4) increasing the number of four-wheeled patrol personnel as well as adding facilities and infrastructure, (5) there is collaboration between Polri agencies, the government, and the community to reduce the number of brawls between students.
Inovasi Teknologi Dalam Pelaksanaan Dikmas Lantas Di Wilayah Hukum Polrestabes Bandung Adhira, Gusti
Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan inovasi teknologi untuk mendukung pengoptimalan Dikmas Lantas guna menanggulangi masalah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pelaksanaan Dikmas Lantas, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Dikmas Lantas dan inovasi teknologi dalam pelaksanaan Dikmas Lantas di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain teori manajemen, konsep inovasi teknologi, dan konsep pendidikan masyarakat tentang lalu lintas. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian lapangan yang disajikan dengan pendekatan kualitatif dan dianalisis dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dikmas Lantas selama ini dilaksanakan dengan metode konvensional dan memiliki kelemahan belum mampu mencapai semua lapisan masyarakat yang menjadi sasaran di wilayah kota Bandung dan tidak sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman saat ini. Faktor penghambat pelaksanaan Dikmas Lantas berasal dari keterbatasan jumlah personil, sedangkan faktor pendukungnya berasal dari ketersediaan sarana, prasarana, dan adanya tanggapan masyarakat yang baik. Inovasi teknologi dalam pelaksanaan Dikmas Lantas berupa metode pembelajaran Dikmas Lantas yang ditayangkan secara virtual dan terintegrasi dengan sistem Bandung Command Center di beberapa media sosial yang terhubung dengan sistem tersebut, seperti: twetter, facebook, maupun youtube. Saran penelitian ini adalah untuk memaksimalkan inovasi teknologi dalam pelaksanaan Dikmas Lantas diperlukan koordinasi yang baik antara Polri dengan Pemkot Bandung dan lapisan masyarakat agar bersama-sama memanfaatkan media pembelajaran Dikmas Lantas secara optimal sehingga tujuan pelaksanaan Dikmas Lantas tercapai.

Page 4 of 33 | Total Record : 328


Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Police Studies Review Vol. 6 No. 11 (2022): November, Police Studies Review Vol. 6 No. 10 (2022): October, Police Studies Review Vol. 6 No. 9 (2022): September, Police Studies Review Vol. 6 No. 8 (2022): August, Police Studies Review Vol. 6 No. 7 (2022): July, Police Studies Review Vol. 6 No. 6 (2022): June, Police Studies Review Vol. 6 No. 5 (2022): May, Police Studies Review Vol. 6 No. 4 (2022): April, Police Studies Review Vol. 6 No. 3 (2022): March, Police Studies Review Vol. 6 No. 2 (2022): February, Police Studies Review Vol. 6 No. 1 (2022): January, Police Studies Review Vol. 5 No. 12 (2021): December, Police Studies Review Vol. 5 No. 11 (2021): November, Police Studies Review Vol. 5 No. 10 (2021): October, Police Studies Review Vol. 5 No. 9 (2021): September, Police Studies Review Vol. 5 No. 8 (2021): August, Police Studies Review Vol. 5 No. 7 (2021): July, Police Studies Review Vol. 5 No. 6 (2021): June, Police Studies Review Vol. 5 No. 5 (2021): May, Police Studies Review Vol. 5 No. 4 (2021): April, Police Studies Review Vol. 5 No. 3 (2021): March, Police Studies Review Vol. 5 No. 2 (2021): February, Police Studies Review Vol. 5 No. 1 (2021): January, Police Studies Review Vol. 4 No. 12 (2020): December, Police Studies Review Vol. 4 No. 11 (2020): November, Police Studies Review Vol. 4 No. 10 (2020): October, Police Studies Review Vol. 4 No. 9 (2020): September, Police Studies Review Vol. 4 No. 8 (2020): August, Police Studies Review Vol. 4 No. 7 (2020): July, Police Studies Review Vol. 4 No. 6 (2020): June, Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review Vol. 4 No. 3 (2020): March, Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review Vol. 3 No. 11 (2019): November, Police Studies Review Vol. 1 No. 4 (2017): April, Police Studies Review Vol. 1 No. 3 (2017): March, Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review Vol. 1 No. 1 (2017): January, Police Studies Review More Issue