cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
ijps.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Police Studies
ISSN : 2722452X     EISSN : 27224538     DOI : -
Core Subject : Social,
Indonesian Journal of Police Studies (Indonesian J. Police Stud.) (ISSN Print 2722-452X ISSN Online 2722-4538) is a double blind peer-reviewed journal published by the Indonesian Police Academy. This journal contains research and review articles related to the study of police science.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 397 Documents
Optimalisasi Program Warkop Binmas Guna Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Menanggulangi Pencurian Kendaraan Bermotor di Wilayah Polres Kudus Alfin Reza Syahputra
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Indonesia, salah satunya di Kudus, membutuhkan penangangan yang khusus terutama dalam hal pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program Warkop Binmas yang dilaksanakan oleh Polres Kudus dalam menanggulangi Curanmor, mengetahui dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan Warkop Binmas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mengetahui upaya optimalisasi program Warkop Binmas guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menanggulangi Curanmor. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif, lokasi penelitian ini di Kudus, Jawa Tengah.
Optimalisasi Fungsi Unit Dikyasa dalam Menekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas Pelajar SMA di Wilayah Hukum Polres Jepara Agustian Maulana
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini diangkat dari adanya Optimalisasi Unit Dikyasa Dalam Menekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas oleh Pelajar SMA Di Wilayah Hukum Polres Jepara. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana karakteristik pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar SMA, bagaimana upaya yang dilakukan oleh Unit Dikyasa Sat lantas Polres Jepara serta mengetahui inovasi apa yang dilakukan guna mengoptimalkan Unit Dikyasa dalam menekan angka pelanggaran lalu lintas oleh pelajar SMA di wilayah Kabupaten Jepara. Dalam penelitian ini menggunakan metode field research dan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan police goes to school kepada pelajar SMA di beberapa sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Jepara yang pelaksanaannya dilakukan dengan dialog interaktif serta praktek safety riding kepada pelajar SMA disertai dengan pemberian souvenir berupa bingkisan, stiker, mug, payung untuk menarik simpati. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kesadaran dalam menjaga keselamatan diri sendiri serta orang lain agar terhindar dari hal-hal yang beresiko dan berdampak buruk bagi pelajar. Inovasi yang dilaksanakan oleh Unit Dikyasa Polres Jepara adalah dengan melatih siswa pelajar yang tergabung didalam organisasi PKS (Patroli Keamanan Sekolah), melaksanakan kegiatan safety riding yang bekerjasama dengan dealer motor Arpindo, serta sosialiasi Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta pengenalan syarat dan ketentuan dalam proses pembuatan SIM (Surat Ijin Mengemudi). Berdasarkan hasil temuan selama pelaksanaan penelitian maka penulis memberikan saran agar Unit Dikyasa Polres Jepara memasang spanduk dan membagikan sticker kamseltibcar lantas serta menempatkan anggota lalu lintas didepan sekolah SMA sebagai upaya pencegahan terjadinya guan kamseltibcar lantas. Kedua adalah dengan memberikan perintah kepada anggota Bhabinkamtibmas yang ada di desa untuk turut mengedukasi setiap pelajar di sekolah sekitar wilayah binaan masing-masing. Ketiga meningkatkan kegiatan Dikmas Lantas dan sosialisasi di sekolah serta membangun kesadaran dan partisipasti masyarakat sesuai dengan poin ke 7 (tujuh) dalam Program Prioritas Kapolri.
Optimalisasi Patroli Dialogis Satuan Sabhara Polres Kudus dalam Mencegah Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan Rozehan Nur Ali
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tindak pidana pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Kudus, pelaksanaan patroli dialogis oleh satuan sabhara polres kudus, dan faktor faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli dialogis. Sehingga dengan dilaksanakannya penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan manfaat baik secara akademis maupun praktis. Penelitian ini menggunakan kepustakaan konseptual yang meliputi, teori aktifitas rutin, teori manajemen POAC, teori manajemen (sumber daya manajemen), konsep optimalisasi, konsep patroli dialogis, konsep upaya preventif, konsep kejahatan, konsep pencurian dengan pemberatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, sajian data, penarikan simpulan. Setelah itu, data tersebut diolah dengan triangulasi dalam validitasnya. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di polda jawa tengah terkhususnya diwilayah polres kudus. Temuan dalam penelitian ini yaitu terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Kudus minimnya pengamanan dari masyarakat maupun anggota polri. Pelaksanaan Patroli dialogis di Polres Kudus dilakukan dengan mengedepankan unsur unsur manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Faktor faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli dialogis terdiri dari jumlah personel, jumlah angaran, sarana prasarana, metode dan pasar dalam hal ini masyarakat. Simpulan dalam penelitian ini adalah optimalisasi patroli dialogis satuan sabhara dalam mencegah pencurian dengan pemberatan di wilayah polres kudus belum optimal karena adanya beberapa faktor. Yang perlu dioptimalkan adalah pelaksanaan patroli dialogis secara profesional dengan membangun partisipasi masyarakat agar terciptanya kamtibmas, personil dalam melaksanakan tugas, serta kerja sama dengan polsek jajaran maupun instansi terkait.
Optimalisasi Bimbingan Penyuluhan oleh Satuan Binmas dalam Mencegah Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor di Wilayah Hukum Polres Cilacap Salman Putra Pratama
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Kabupaten Cilacap masih menjadi favorit bagi para pelaku kejahatan. Mengenai kejahatan pencurian kendaraan bermotor ini, pihak Polres Cilacap menjadi tumpuan bagi masyarakat Cilacap dalam menciptakan dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan preemtif yang telah dilakukan oleh Polres Cilacap khususnya satuan Binmas dalam melakukan pencegahan terhadap terjadinya pencurian kendaraan bermotor melalui bimbingan penyuluhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Sebagai pisau analisis, peneliti menggunakan Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2007, teori Manajemen, dan analisis SWOT. Berdasarkan temuan peneliti, pelaksanaan bimbingan penyuluhan oleh satuan Binmas Polres Cilacap dalam mencegah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu faktor internal dan eksternal. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti yaitu : (1) perlu adanya evaluasi terhadap SOP Penyuluhan yang telah dibuat oleh satuan Binmas Polres Cilacap, (2) perbaikan dan penambahan sarana prasarana dalam mendukung pelaksanaan bimbingan penyuluhan oleh satuan Binmas Polres Cilacap terutama terhadap alat peraga, alins, dan/atau alongins, (3) memberikan kesempatan kepada personel satuan Binmas yang belum melaksanakan Dikjur Binmas, (4) melakukan inovasi terhadap metode yang digunakan dalam pelaksanaan bimbingan penyuluhan selain program Binmas Vaganza, (5) melakukan koordinasi dengan unit Binmas yang ada di Polsek – Polsek terutama Polsek yang berada di perbatasan wilayah Cilacap, (6) membuat kotak saran disertai dengan nomor telepon yang dapat dihubungi disetiap tempat dilaksanakannya bimbingan penyuluhan.
Upaya Penindakan Pelanggaran Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Klaten untuk Mengurangi Pelanggaran Lalu Lintas Pada Kalangan Pelajar Sisilia Secsio Ginza Trisnawati
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lalu lintas yang terjadi merupakan faktor penghambat dalam pembangunan nasional. Sebagian besar permasalahan lalu lintas diawali dengan adanya pelanggaran lalu lintas. Hal tersebut dikarenakan tingkat kesadaran pengguna jalan khususnya pelajar dalam berlalu lintas masih rendah terutama di wilayah hukum Polres Klaten. Penindakan pelanggaran lalu lintas merupakan suatu upaya represif terhadap terjadinya pelanggaran lalu lintas. Hal ini dilakukan apabila upaya preemtif dan preventif kurang optimal. Adanya penindakan pelanggaran lalu lintas ini di dasari oleh UU No. 22 tahun 2009 dan PP No. 80 tahun 2012 dengan harapan angka kecelakaan lalu lintas menurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian Field Research yaitu penelitian lapangan. Lokasi penelitian di Polres Klaten. Data/informasi berasal dari sumber primer, sekunder dan tersier yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data yaitu wawancara, pengamatan dan studi dokumen. Temuan penelitian pertama, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas di Polres Klaten sudah optimal karena budaya masyarakat yang dapat memahami upaya kepolisian untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas, namun dalam upaya preventif pengaturan pagi, kurangnya personil lalu lintas, maka Polres Klaten memperbantukan dari unit lain untuk melaksanakan pengaturan pagi di titik – titik rawan maupun di depan sekolahan. Masih adanya oknum yang menerima suap dari masyarakat menunjukan berkurangnya citra Polri dimata masyarakat. Saran yang dapat peneliti sampaikan yaitu perlunya dikjur kepada anggota yang belum pernah melaksanakan dikjur. Lebih dipantau kembali pada saat melaksanakan penindakan pelanggaran agar tidak ada yang menerima suap.
Upaya Satuan Sabhara dalam Mencegah Aksi Premanisme di Wilayah Hukum Polresta Surakarta Ulfa Rusiana
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penulisan ini diangkat dari situasi dan kondisi wilayah Surakarta yang rawan akan aksi premanisme yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh Satuan Sabhara dalam mencegah dari aksi premanisme di Surakarta, upaya-upaya yang dilakukan oleh Satuan Sabhara dalam mencegah aksi premanisme yang terjadi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi upaya pencegahan aksi premanisme yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Polresta Surakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Penelitian ini dilakukan di wilayah Hukum Polresta Surakarta, teori yang digunakan adalah teori manajemen, konsep terdiri dari upaya, remanisme dan sabhara, untuk jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan mereduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan temuan penelitian di lapangan, diketahui bahwa pelaksanaan tugas Satuan Sabhara dalam mencegah aksi premanisme di wilayah Hukum Polresta Surakarta adalah dengan penjagaan dan patroli. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi upaya-upaya yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Polresta Surakarta dalam mencegah aksi premanisme di wilayah Hukum Polresta Surakarta adalah faktor sarana dan prasarana yang dimiliki oleh satuan Sabhara Polresta Surakarta serta keterlibatan masyarakat sendiri yang mau melaporkan apabila melihat terjadinya aksi premanisme. Adapun upaya-upaya yang dilakukan untuk mencegah aksi premanisme yang dilakukan oleh Satuan Sabhara yaitu dengan melaksanakan patroli rutin, meningkatkan operasi pekat, menggalang tokoh masyarakat dan pemuda, patroli dialogis terhadap pimpinan kelompok preman.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Personel Satuan Lalu Lintas Polres Magelang Widya Septiyandini Putri
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh disiplin kerja dan kecerdasan emosional terhadap kinerja personel Satuan Lalu Lintas Polres Magelang, Kinerja anggota ditunjukan dengan hasil kerja berdasarkan disiplin kerja terhadap kinerja dan kecerdasan emosional terhadap kinerja yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor personal / individu, faktor kepemimpinan, faktor tim, faktor sistem dan faktor kontektual. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif untuk menguji teori hubungan pengaruh antar variable disiplin kerja (X1) dan kecerdasan emosional (X2) terhadap kinerja (Y) dengan menyebarkan kuesioner terhadap 107 (seratus tujuh) personel Satuan Lalu Lintas Polres Magelang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai Contrsruk Reliabiliti variable disiplin kerja sebasar 0,949 dan nilai variance exstract sebesar 0, 534, nilai Contrsruk Reliabiliti variable kecerdasan emosional sebasar 0,760 dan nilai variance exstrac sebesar 0, 0,443, sehingga nilai Contrsruk Reliabiliti Variable kinerja sebasar 0,647 dan nilai variance exstract sebesar 0, 038. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja personel satuan lalulintas Polres Magelang, sedangkan kecerdasn emosional berpengaruh signifikan terhadap kinerja personel satuan lalulintas Polres Magelang. Dari hasil penelitian disarankan agar pada variabel disiplin kerja memperhatikan responden berdasarkan umur, masa dinas dan kepangkatan serta menyarankan untuk menggunakan sampel yang lebih besar yang melibatkan lebih banyak komponen fungsi-fungsi kepolisian lainnya hanya fungsi Lalu Lintas.
Peran Humas Polres Kudus dalam Mengelola Berita di Wilayah Hukum Polres Kudus Wulan Puji Anjarsari
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah Humas Polri tidak memiliki peran strategis karena tidak diperankan sebagaimana mestinya. Banyak yang berasumsi Humas Polri hanyalah pekerjaan sebagai tukang foto, tukang kliping atau pemadam kebakaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana peran Humas Polres Kudus dalam mengelola media sosial dan konvensional?; 2) Bagaimana berita yang menjadi objek manajemen media?; dan 3) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Humas Polres Kudus dalam melaksanakan tugas Fungsi Humas?. Tujuan penelitian ini adalah 1)Mendeskripsikan peran Humas Polres dalam mengelola media sosial dan media konvensional; 2) Mendeskripsikan berita yang menjadi objek manajemen media; dan 3) Mengidentifikasinya faktor-faktor yang mempengaruhi Humas Polres Kudus dalam melaksanakan tugas Fungsi Humas. Metode penelitian yang digunakan adalah peneliti menggunakan jenis penelitian Applied Research (penelitian terapan). Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan penelitian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran Humas Polres Kudus mengelola beritas di wilayah hukum Polres Kudus sebagian sudah sesuai dengan Program Kapolri yaitu point VIII.6 tentang Manajemen Media. Pelaksana manajemen media di wilayah hukum Polres Kudus juga telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 24 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelayanan Informasi Publik; 2) Berita yang menjadi objek penelitian sudah melaksanakan perannya sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 24 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelayanan Informasi Publik; dan 3) Faktor-faktor yang menghambat pegelolaan berita Humas Polres Kudus yaitu a)Sumber daya manusia personel berdasarkan kuantitas dan untuk kulitas personel Humas Polres Kudus tidak ada yang memiliki dasar jurnalistik sehingga personel sendiri sulit untuk membuat berita yang menarik; dan b) Untuk sarana prasarana yang ada di Sub Bagian Humas Polres Kudus belum memenuhi standar operation procedure yang telah ditentukan.
Optimalisasi Bimbingan dan Penyuluhan Oleh Unit Bintibmas Satuan Binmas Guna Mencegah Tindak Kekerasan Seksual Terhadap Anak Di Wilayah Hukum Polres Magelang Bintang Cahya Sakti
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 7 (2017): July, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polres Magelang mengedepankan tindakan preemtif guna mencegah tindak kekerasan seksual terhadap anak yang dilaksanakan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan oleh Unit Bintibmas Satuan Binmas Polres Magelang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan kegiatan bimbingan dan penyuluhan saat ini, menganalisa pelaksanaan kegiatan bimbingan dan penyuluhan apakah sudah optimal atau belum, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan bimbingan dan penyuluhan dan optimalisasi pelaksanaan kegiatan bimbingan dan penyuluhan oleh Unit Bintibmas Satuan Binmas Polres Magelang guna mencegah tindak kekerasan seksual terhadap anak. Dalam penelitian ini pelaksanaan kegiatan bimbingan dan penyuluhan dianalisa dengan menggunakan teori manajemen, teori kompetensi teknis, dan teori faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi kerja. Serta kesesuaiannya dengan konsep pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan wawancara dengan Kasat Binmas, Kanit Bintibmas dan anggota Unit Bintibmas bahwa pelaksanaan dinilai masih belum optimal karena adanya beberapa unsur manajemen yang belum terpenuhi secara optimal yaitu unsur man, materials, machines dan market. Dari kompetensi teknis pelaksana diketahui bahwa tidak ada pelatihan khusus terhadap petugas pelaksana bimbingan dan penyuluahan, tidak adanya pemahaman mengenai perkembangan situasi keamanan serta materi yang disampaikan. Faktor-faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan meliputi aspek waktu, produktivitas dan perlengkapan dan fasilitas. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu tugas, produktivitas, motivasi, evaluasi kerja, pengawasan, lingkungan kerja dan perlengkapan dan fasilitas.
Efektivitas Penerapan Pasal 291 Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Guna Mewujudkan Efek Jera Bagi Pelanggar Lalu Lintas di Wilayah Hukum Polres Brebes Bobby Wirawan Wicaksono Elsam
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 7 (2017): July, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perekonomian Brebes yang berkembang, sejalan dengan mobilitas penduduknya yang tinggi. Transportasi adalah faktor utama penunjang mobilitas penduduk. Transportasi sangat berkaitan dengan tingginya pelanggaran lalu lintas di jalan. Contohnya adalah pelanggaran tidak mengenakan helm SNI saat mengendarai kendaraan roda dua. Hal ini melanggar pasal 291 UU No.22/2009 tentang LLAJ. Tetapi, sanksi denda yang diberikan kepada pelanggar tidak sesuai dengan denda yang tertera di pasal bahkan lebih kecil nominalnya. Denda ini belum memberatkan pelanggar khususnya masyarakat dengan tingkat ekonomi yang tinggi. Sehingga kurang mewujudkan efek jera bagi pelanggar lalu lintas. Sebagai pisau analisis, teori yang digunakan adalah teori penegakan hukum, teori penjeraan (deterrence theory), konsep efektivitas, konsep pelanggaran lalu lintas, dan konsep pasal 291 UU No.22/2009 tentang LLAJ. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2017 dan lokasi penelitian berada di Polres Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian Field Research. Selanjutnya teknik pengumpulan data dengan cara studi lapangan, wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran terkhusus pasal 291 UU No.22/2009 tentang LLAJ meningkat dari tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan kesadaran yang rendah dari masyarakat akan tertib berlalu lintas dan menganggap remeh aturan dalam pasal 291. Kemudian penegakan hukum berupa vonis denda dari pengadilan belum memberikan efek jera bagi pelanggar. Perlu adanya komitmen antara penegak hukum dimana sanksi denda harus memberatkan sehingga terciptanya efek jera bagi pelanggar lalu lintas. Berdasarkan penelitian tersebut, denda yang diberikan sangat jauh nominalnya dari denda yang tertera dalam UU No.22/2009 tentang LLAJ. Hal ini belum memberikan efek jera bagi pelanggar. Maka penerapan pasal 291 masih belum efektif dan pada penerapannya ada beberapa faktor yang memengaruhi tidak efektifnya penerapan pasal 291.

Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 11 (2022): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 10 (2022): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 9 (2022): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 8 (2022): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 7 (2022): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 6 (2022): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 5 (2022): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 4 (2022): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 3 (2022): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 2 (2022): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 1 (2022): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 12 (2021): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 11 (2021): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 10 (2021): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 9 (2021): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 8 (2021): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 7 (2021): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 6 (2021): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 5 (2021): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 4 (2021): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 3 (2021): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 2 (2021): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 1 (2021): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 12 (2020): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 11 (2020): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 10 (2020): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 9 (2020): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 8 (2020): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 7 (2020): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 6 (2020): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 5 (2020): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 4 (2020): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 3 (2020): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 2 (2020): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 12 (2019): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 11 (2019): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 9 (2017): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 8 (2017): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 7 (2017): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 6 (2017): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 4 (2017): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 3 (2017): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 1 (2017): January, Indonesian Journal of Police Studies More Issue