cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
ijps.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Police Studies
ISSN : 2722452X     EISSN : 27224538     DOI : -
Core Subject : Social,
Indonesian Journal of Police Studies (Indonesian J. Police Stud.) (ISSN Print 2722-452X ISSN Online 2722-4538) is a double blind peer-reviewed journal published by the Indonesian Police Academy. This journal contains research and review articles related to the study of police science.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 397 Documents
Peran Satuan Binmas Terhadap Pembinaan Satuan Pengamanan dalam Mencegah Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan di Wilayah Hukum Polres Brebes Setiyaji Rahmansyah
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 6 (2017): June, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana pencurian dengan pemberatan merupakan tindak pidana yang sering terjadi di wilayah hukum Polres Brebes, karena disebabkan oleh beberapa faktor. Polri tidak mampu bekerja sendiri, namun perlunya dukungan dari pihak lain. Berdasarkan pasal 3 ayat (1) undang-undang nomor 2 tahun 2002 dinyatakan bahwa “pengemban fungsi kepolisian adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang dibantu oleh : Kepolisian Khusus; Penyidik Pegawai Negeri Sipil; dan Bentuk-bentuk pengamanan Swakarsa”. Salah satu bentuk pengamanan swakarsa yaitu Satuan Pengamanan yang merupakan tanggung jawab langsung Satuan Binmas. Maka dilakukanlah penelitian berkaitan dengan peran Satuan Binmas terhadap pembinaan Satuan Pengamanan dalam mencegah tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Ruang lingkup permasalahan yaitu gambaran tindak pidana pencurian dengan pemberatan, upaya satuan Binmas terhadap pembinaan satuan pengamanan dalam mencegah tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi peran Satuan Binmas terhadap pembinaan Satuan Pengamanan dalam mencegah tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Penelitian ini menggunakan kepustakaan konseptual yaitu konsep peran, Satuan Binmas, pembinaan, Satuan Pengamanan, pencurian dengan pemberatan, beserta 2 teori yaitu pencegahan kejahatan dan manajemen sebagai pisau analisisnya. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder yang diperoleh dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Data yang ada kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil yang ditemukan oleh penulis diataranya adalah tindak pidana pencurian dengan pemberatan masih sering terjadi dan tergolong tinggi, tempat dan jumlah kerugian terbanyak yaitu tempat yang harus adanya kehadiran Satuan Pengamanan, dan peran Satuan Binmas terhadap pembinaan Satuan Pengamanan dalam mecegah tindak pidana pencurian dengan pemberatan belum berjalan dengan baik, karena disebabkan oleh faktor internal dan eksternal.
Pengaruh Kegiatan Dikmas Lantas oleh Unit Dikyasa Terhadap Etika Berlalu Lintas Pelajar di Wilayah Hukum Polres Purworejo (Studi Asosiatif di SMA Negeri 1 Purworejo) Made Galih Artawiguna
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 6 (2017): June, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar merupakan salah satu bentuk dari penyimpangan aturan hukum serta etika berlalu lintas yang ada. Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lantas merupakan suatu program untuk meningkatkan kesadaran hukum dan etika masyarakat agar bisa taat dalam mematuhi peraturan lalu lintas dan diharapkan dapat menjadi pintu masuk dalam menumbuhkan atau menanamkan etika berlalu lintas terhadap pelajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh kegiatan dikmas lantas terhadap etika berlalu lintas pelajar. Penelitan dilaksanakan di SMAN 1 Purworejo dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan jumlah 278 responden siswa SMAN 1 Purworejo. Analisis data menggunakan metode statistik meliputi uji instrumen, normalitas, asumsi klasik, dilanjutkan analisis regresi serta uji signifikansi (pengaruh) dan hubungan terhadap hipotesis. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan dan pengaruh kegiatan dikmas lantas terhadap etika berlalu lintas pelajar. Hal tersebut dibuktikan dari hasil analisis korelasi Pearson yang menyatakan bahwa nilai dari signifikansi < 0,05 nilai korelasi 0,795 serta nilai uji t hitung = 21,742 dan pada taraf signifikan 0,00. Besar pengaruh kegiatan dikmas sebesar 0,63 (63%) sedangkan 0,37 (37%) dipengaruhi oleh faktor lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dan pengaruh antara kegiatan dikmas lantas terhadap etika berlalu lintas. Saran penelitian antara lain membuat inovasi dalam pelaksanan dikmas lantas, peningkatan intensitas kegiatan dikmas lantas, peningkatan kemampuan anggota dengan melalui pendidikan kejuruan dikmas lantas, peningkatan sarana dan prasarana, serta integrasi kegiatan dikmas dengan teknologi yang ada. The high traffic offenses committed by students is a form of deviation rule of law as well as the existing traffic ethics. Community Education (Dikmas) So is a program to raise awareness of the legal and ethical people to be obedient to comply with traffic rules and expected to be an entrance in growing or embed traffic ethics to students. The purpose of this study was to determine the relationship and influence necessarily Dikmas activity against traffic ethics students. Research conducted at SMAN 1 Purworejo using a quantitative approach and survey method. Sampling using random sampling method with 278 respondents the number of students of SMAN 1 Purworejo. Analysis of the data using statistical methods include testing instrument, normality, classical assumptions, continued regression analysis and significance test (effect) and the relationship of the hypothesis. The results of this study found that There is a relationship and influence necessarily Dikmas activity against traffic ethics students. This is evidenced from the results of Pearson correlation analysis which states that the value of significance <0.05 0,795 correlation value and the test value t = 21.742 and the significant level of 0.00. Great influence Dikmas activity of 0.63 (63%) and 0.37 (37%) are influenced by other factors. It can be concluded that there is a relationship and influence between activities Dikmas necessarily against traffic ethics. Suggestions research are made innovations in the conduct of Dikmas then, an increase in the intensity of Dikmas then, increase our members' ability to Dikmas necessarily through vocational education, improvement of facilities and infrastructure, as well as integration Dikmas activities with existing technology.
Peran Bhabinkamtibmas dalam Mendukung Keberhasilan Operasi Mantap Brata Candi di Wilayah Hukum Polsek Tingkir Polres Salatiga Chandra Aulia Putra
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kepadatan penduduk di Kecamatan Tingkir Kota Salatiga yang menimbulkan tingginya kerawanan gangguan kamtibmas khususnya menjelang Pemilu. Bhabinkamtibmas sebagai pemelihara keamanan di masyarakat memiliki peran penting untuk mendukung keberhasilan Operasi Mantap Brata Candi dalam mengamankan Pemilu. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran umum Bhabinkamtibmas, peran Bhabinkamtibmas serta faktor-faktor yang mempengaruhi peran Bhabinkamtibmas. Penelitian ini menggunakan teori kinerja, teori peran, dan teori manajemen. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan konsep Bhabinkamtibmas dan konsep Operasi Mantap Brata Candi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode penelitian deskriptif analisis, fokus penelitian pada peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung Operasi Mantap Brata Candi, serta teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran yang penting dalam mendukung keberhasilan Operasi Mantap Brata Candi di Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Bhabinkamtibmas Polsek Tingkir menyampaikan himbauan atau pesan kamtibmas khususnya terkait Pemilu dengan dukungan dari tokoh-tokoh di masyarakat. Faktor yang mempengaruhi peran Bhabinkamtibmas terbagi dalam 6 (enam) unsur, yaitu manusia (man), anggaran (money), bahan (materials), metode (methods), sasaran (markets), dan mesin (machines). Simpulan dari penulisan ini adalah kondisi Bhabinkamtibmas Polsek Tingkir memiliki kekurangan dalam kemampuan yang dimilikinya sehingga perlu untuk ditingkatkan. Bhabinkamtibmas belum memiliki seorang Kanit Binmas sebagai atasannya dalam mengarahkan dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya. Bhabinkamtibmas sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, namun masih mengalami beberapa kesulitan untuk memenuhi SOP tersebut yang disebabkan oleh situasi dan kondisi dalam masyarakat.
Penggalangan Intelijen dalam Pencegahan Penyebaran Hoax Menjelang Masa Pemilihan Presiden di Wilayah Hukum Polres Salatiga Daniel Junwaldi MP Nainggolan
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya banyak potensi masyarakat yang termakan informasi hoax yang ada berbagai media sosial yang bebas beredar di dunia maya. Potensi penyebaran informasi hoax di wilayah Salatiga ini sangat meresahkan masyarakat sehingga diperlukan upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan fungsi penggalangan intelijen dalam pencegahan penyebaran hoax menjelang masa pemilihan presiden di wilayah hukum Polres Salatiga, mekanisme penggalangan intelijen dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pisau analisis dalam penelitian ini adalah teori manajemen strategi, teori manajemen dan konsep penggalangan inteljen. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, yang selanjutnya dilakukan melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen dan dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data dan melakukan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan fungsi penggalangan intelijen dalam pencegahan penyebaran hoax menjelang masa pemilihan presiden di wilayah hukum Polres Salatiga. Mekanisme penggalangan intelijen diterapkan dengan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan yang meliputi tahap-tahap penyusupan, penceraiberaian, pengingkaran, pengarahan, pengusutan kesetiaan, penggeseran, dan penggabungan, serta melakukan evaluasi dan pelaporan aksi penggalangan intelijen kepada pimpinan. Faktor-faktor yang mempengaruhi berasal dari agen action/penyusup belum memiliki kemampuan yang handal secara merata dalam pelaksanaan aksi penggalangan intelijen, terbatasnya anggaran untuk operasi penggalangan intelijen, minimnya sarana prasarana yang digunakan untuk operasi penggalangan intelijen dan belum dilakukannya metode yang tepat dalam pelaksanaan aksi penggalangan intelijen, serta pekanya sasaran terhadap aksi agen penyusup yang melakukan aksi penggalangan intelijen tersebut. Saran dalam penelitian ini adalah Membekali agen penyusup dengan berbagai standar pelatihan aksi penggalangan intelijen, dan membekali agen penyusup berbagai kemampuan untuk melakukan pedekatan kepada masyarakat serta kemampuan untuk pemafaatan teknologi yang dapat digunakan untuk aksi penggalangan intelijen.
Pemanfaatan Teknik Data Cell Dump dalam Penyelidikan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan oleh Satreskrim Polres Salatiga Dovie Eudy Zhendy
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi memegang peran amat penting di dalam kemajuan suatu bangsa dan negara di dalam percaturan masyarakat internasional yang saat ini semakin global, kompetitif dan komparatif. Bangsa dan negara yang menguasai teknologi tinggi berarti akan menguasai “dunia”, baik secara ekonomi, politik, budaya, hukum internasional maupun teknologi persenjataan militer untuk pertahanan dan keamanan negara. Latar belakang penelitian ini muncul karena sulitnya pengungkapan suatu tindak pidana Pencurian dengan pemberatan dengan kondisi minimnya saksi, kurangnya barang bukti, petunjuk, serta informasi-informasi mengenai pelaku Pencurian dengan pemberatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kasus pencurian dengan pemberatan, memperoleh data mengenai tahapan penggunaan teknik Cell Dump serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan teknik Cell Dump. Teori yang digunakan Teori Tindak Pidana (Moeljanto), Teori analisis (Jogiyanto) dan Teori Manajemen (Drs. H Malayu S.P. Hasibuan). Konsep dari skripsi ini adalah konsep penyelidikan, konsep tindak pidana pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP. Penelitian ini dilakukan pada Satreskrim Polres Salatiga dengan menggunakan pendekatan kualitatif, adapun metode penelitian adalah metode studi kasus. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara terhadap informan-informan kunci yang ada dalam objek penelitian. Data dianalisis selama berlangsung dan setelah pengumpulan data melalui tahapan pengumpulan, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil pembahasan berdasarkan kepustakaan konseptual yang ada maupun wawancara didapat bahwa penggunaan teknik Cell Dump sangat membantu dalam suatu penyelidikan Tindak Pidana khususnya Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan yang ditangani oleh Satreskrim Polres Salatiga. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa tahapan penggunaan teknik Cell Dump yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Salatiga telah membantu dalam pengungkapan tindak pidana pencurian secara efektif dengan faktor-faktor yang berpengaruh secara internal maupun eksternal.
Upaya Satuan Lalu Lintas Menggunakan CCTV dalam Menekan Pelanggaran Lalu Lintas di Wilayah Hukum Polres Salatiga Febri Fatahillah Ramadhan
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada undang–undang No. 2 tahun 2002 dalam pasal 14 huruf b berbunyi “menyelenggarakan segala kegiatan dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan”. Dipertegas dalam undang - undang tersebut bahwa Polri memiliki kewenangan dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan, yang mana setiap pelanggaran lalu lintas di jalan maka Polri berhak dalam penegakan hukumnya. Berkaitan dengan hal tersebut Polres salatiga telah menggunakan CCTV untuk mengoptimalkan pengawasan dan pemantauan arus lalu lintas serta keamanan pengguna kendaraan bermotor. Pengunaan CCTV diharapkan akan dapat meminimalisir jumlah pelanggaran yang terjadi di wilayah hukum Polres Salatiga. Oleh karena itu, dilakukannya penelitian ini Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran penggunaan CCTV yang dilakukan oleh satuan lalu lintas Polres Salatiga dalam menekan pelanggaran lalu lintas dan faktor – faktor yang mempengaruhi satuan lalu lintas Polres Salatiga menggunakan CCTV dalam menekan pelanggaran lalu lintas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen dengan sumber informasi yang berasal dari sumber primer dan sumber sekunder. Sebagai pisau analisis, penelitian ini menggunakan konsep CCTV dan konsep meminimalisir serta menggunakan 2 teori yakni teori manajemen dan teori sikap dan perilaku. Informasi yang didapatkan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis data dengan cara reduksi data dan sajian data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan CCTV oleh Satlantas Polres Salatiga masih belum dapat menekan pelanggaran lalu intas yang ada, karena masih terdapat beberapa kendala yang menghambat penggunaan CCTV dalam menekan pelanggaran lalu lintas. Maka diperlukan adanya peningkatan di berbagai sektor, baik secara kualitas dan kuantitas.
Implementasi Aplikasi Smile Police (Panic Button) dalam Quick Response Pelayanan Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Salatiga Habib Fuad Alhafsi
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi yang mendukung sistem pelayanan publik, sejalan dengan program ke 2 (dua) promoter polri. Ditanggapi langsung dengan diluncurkannya aplikasi Smile Police yang di dalamnya terdapat aplikasi Panic Button, yang bertujuan membantu polri dalam pelayanan cepat terhadap laporan dari masyarakat (Quick Response). Akan tetapi masyarakat masih banyak masyarakat yang kurang memahami apa itu Panic Button serta bagaimana cara menggunakannya. Permasalahan tersebut dituangkan ke dalam rumusan masalah yang menjadi bahan kajian peneliti sehingga dapat memberikan manfaat secara teoritis dan praktis kepada peneliti maupun pembaca. Tinjauan kepustakaan dalam penelitian ini terdiri dari kepustakaan penelitian yang diambil dari hasil penelitian terdahulu dan jurnal yang terkait dengan aplikasi Panic Button serta kepustakaan konseptual yang menyajikan konsep dan teori sebagai pisau analisis. Konsep yang digunakan yaitu konsep Panic Button, Implementasi, Quick Response dan konsep Pelayanan publik serta menggunakan teori Difusi inovasi dan Manajemen. Fokus penelitian ini adalah implementasi Aplikasi Panic Button dalam Quick Response pelayanan masyarakat di wilayah hukum Polres Salatiga. Pendekatan yang digunakan peneliti yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Selanjutnya untuk memperoleh data, peneliti menggunakan sumber data primer yang diperoleh dengan cara wawancara dan observasi serta sumber sekunder yang diperoleh melalui telaah dokumen. Untuk menentukan validitas data, digunakan teknik triangulasi yang selanjutnya dianilisis dengan 3 unsur utama yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian serta pembahasan yang diperoleh dalam penelitian ini, Layanan Aplikasi Panic Button bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan masyarakat dengan sistem Quick Response. Dari hasil penelitian penerapan Panic Button dalam Quick Response pelayanan kepada masyarakat salatiga belum berjalan dengan seharusnya, karena disebabkan oleh beberapa faktor yang menjadi penghambat implementasi aplikasi Panic Button tersebut.
Optimalisasi Penyuluhan Satuan Binmas Polres Salatiga Kepada Tokoh Masyarakat Guna Cipta Kondisi Pemilu 2019 Yang Kondusif M. Fachrie Persada Putra
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2019 ini diadakan pesta demokrasi yaitu pemilu pilpres, yang menjadi permasalahan pokok bagi negara Indonesia dan diperlukannya perhatian khusus dari polri untuk mencegah sampai menindak adanya gesekan-gesekan antara pendukung pasangan calon presiden dari mulai adanya ambang gangguan sampai terjadi gangguan nyata sekali pun. Hal ini dikarenakan suatu gesekan bisa dilakukan oleh siapa pun dan dimana pun tanpa menunjukkan gejala-gejala maupun tanda-tanda khusus terlebih dahulu. Sehingga perhatian khusus terhadap pendekatan secara mendalam kepada setiap pendukung pilpres 2019 ini. Pada penelitian ini Kepustakaan Penelitian yang menjadi acuan adalah skripsi dari mahasiswa AKPOL angkatan 2018 Selda Audina yang membahas tentang upaya pencegahan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui penyuluhan oleh sat binmas di Polres Indramayu. Konsep yang digunakan ialah konsep penyuluhan dan untuk teori menggunakan teori manajemen yang dimasukkan konsep pencegahan, dan teori unsur manajemen yang mempengaruhi kinerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menentukan cara mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian tersebut. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini yaitu optimalisasi penyuluhan dalam menciptakan kondisi pemilu 2019 yang kondusif yang lebih di fokuskan kepada satuan binmas. Sehingga mendapat wawasan dan pengetahuan terkait dengan penyuluhan yang dilakukan oleh satbinmas. Serta dapat menjadi kajian dan evaluasi bagi aparat penegak hukum (Polri) khususnya yang tepat dan efisien terhadap penyuluhan satbinmas kepada tokoh masyarakat untuk menciptakan kondisi pemilu 2019 yang kondusif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pelaksana penyuluhan oleh satbinmas masih belum maksimal yang berdampak pada terjadi nya gesekan yang terjadi antara masing-masing pendukung pilpres. Terdapat faktor internal dan eksternal yang belum terpenuhi secara optimal dalam pelaksanaan penyuluhan satbinmas. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu dengan diberikannya kesempatan anggota binmas mengikuti dikjur terkait, meningkatkan sarana dan prasarana, dan meningkatkan kemampuan personel satbinmas. Saran-saran tersebut guna untuk lebih memaksimalkan kegiatan penyuluhan satbinmas dalam menciptakan kondisi pemilu 2019 yang kondusif.
Peran Patroli Roda Empat Subsatgas Samapta dalam Mewujudkan Suasana Pemilu 2019 Yang Kondusif di Polres Salatiga Muhammad Guliansyah Zulfikar
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah meningkatnya angka kejahatan konvensional di Kota Salatiga mendekati pelaksanaan pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada tahun 2019. Fungsi preventif kepolisian lebih diprioritaskan dalam Operasi Mantap Brata Candi 2018 yang dilaksanakan oleh Polda Jawa Tengah dalam Pemilu 2019 karena dapat mencegah terjadinya tindak pidana sehingga dapat menekan angka kerugian yang diderita, baik kerugian materiil maupun non materiil. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah peran dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli Subsatgas Samapta. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli roda empat yang dilakukan oleh Subsatgas Samapta di Polres Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penyelenggaraan patroli roda empat oleh Subsatgas Samapta Polres Salatiga yang dianalisis dengan teori peran, pencegahan kejahatan, manajemen dan Peraturan Kabaharkam Nomor 1 Tahun 2017 belum optimal. Hal tersebut dapat dikatakan demikian karena dalam pelaksanaannya terdapat beberapa unsur dalam Peraturan Kabaharkam Nomor 1 Tahun 2017 yang tidak terpenuhi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ketidakoptimalan penyelenggaraan patroli disebabkan oleh faktor administrasi. Selain itu, faktor lainnya yang juga menghambat pelaksanaan patroli adalah kurangnya jumlah anggota Satsabhara Polres Salatiga sehingga dalam pelaksanaan tugasnya anggota sering kali melaksanakan tugas ganda. Penulis menyarankan kepada Satsabhara Polres Salatiga untuk menambah jumlah personel yang ditugaskan di Subsatgas Samapta Polres Salatiga, menyertakan anggotanya dalam pendidikan kejuruan patroli sehingga meningkatkan pemahaman para anggota Satsabhara mengenai patroli, melakukan kerjasama dengan masyarakat guna menekan angka kejahatan konvensional yang mungkin terjadi agar pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 berjalan dengan kondusif.
Peran Sabhara dalam Mencegah Terjadinya Kericuhan dalam Pesta Demokrasi Pemilu 2019 di Wilayah Hukum Polres Salatiga M. Irfan Romadhon
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan memiliki penduduk yang berheterogenitas tinggi, Kota Salatiga memiliki tingkat potensi kericuhan yang besar akibat dari banyaknya berbagai suku dan agama yang bisa terjadi perpecahan kapan saja, melihat pemilu adalah event yang sangat akbar untuk bangsa indonesia membuat semua orang ingin mengikutinya dan tentunya ingin yang di dukung menang, oleh sebab itu apabila terjadi percecokan suara sedikit saja maka akan bisa menyulut kericuhan. Tensi politik dalam pemilu biasanya memanas seiring dengan munculnya rivalitas antara berbagai kekuatan politik dari pasangan calon yang bertarung dalam Pemilu. Dalam konteks inilah, politik kerap kali didefinisikan sebagai battle of influence Hal tersebut dikarenakan adanya penggunaan Politik identitas dan politik SARA yang dijadikan sebagai komoditas politik dalam rangka mendulang elektoral, sehingga dapat menyebabkan konflik sosial (socio compromise crashed) dalam bentuk friksi antar pendukung pasangan peserta/partai yang bertarung dalam pelaksanaan Pemilu. Faktanya dengan merefleksi pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya, selalu diwarnai dengan terjadinya segmentasi dan sengketa sosial yang diwarnai aksi-aksi brutal, tindakan kekerasan, demontrasi (unjuk rasa) serta tindakan serta memberikan tindakan sesuai dengan prosedur lainnya sehingga tidak menimbulkan berbagai kerugian baik kerugian materil hingga hilangya korban jiwa. Menyikapi hal tersebut diatas, maka kewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan suksesnya pelaksanaan pemilu 2019. sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI Pasal 13 bahwa Polri mengemban tugas pokok memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat. Oleh karena itu Polri harus mampu mewujudkan pelaksanaan Pemilu berjalan dengan bebas, rahasia, jujur, dan adil. Agar tercipta situasi yang kondusif. Beberapa faktor penghambat terlaksananya peran sat sabhara dalam melakukan pengamanan pemilu 2019 di kota salatiga sangat mengkhawatirkan dikarenakan tidak akan menyangupi apabila terjadi kericuhan yang besar. Dengan sarana dan prasarana yang seadanya dan dana operational tidak mencukupi maka hal ini bisa menjadi boomerang bagi polres Salatiga. Dalam kegiatan-kegiatan masyarakat yang berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat, sehingga dengan demikian mampu mendukung pelaksanaan operasional kepolisian secara keseluruhan dalam mendukung pengamanan Pemilu 2019.

Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 11 (2022): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 10 (2022): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 9 (2022): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 8 (2022): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 7 (2022): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 6 (2022): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 5 (2022): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 4 (2022): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 3 (2022): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 2 (2022): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 1 (2022): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 12 (2021): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 11 (2021): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 10 (2021): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 9 (2021): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 8 (2021): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 7 (2021): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 6 (2021): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 5 (2021): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 4 (2021): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 3 (2021): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 2 (2021): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 1 (2021): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 12 (2020): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 11 (2020): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 10 (2020): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 9 (2020): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 8 (2020): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 7 (2020): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 6 (2020): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 5 (2020): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 4 (2020): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 3 (2020): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 2 (2020): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 12 (2019): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 11 (2019): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 9 (2017): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 8 (2017): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 7 (2017): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 6 (2017): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 4 (2017): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 3 (2017): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 1 (2017): January, Indonesian Journal of Police Studies More Issue