cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 215 Documents
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB DENGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS PEMODELAN Mia El Rahma Sona
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi dan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Arab dengan model pembelajaran kontekstual berbasis pemodelan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 2 MAN 2 Malang. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 52,77% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 72, 22% dan siklus 3 mencapai 100%, dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Dengan rata-rata nilai 72,67 pada Siklus 1, 76,61 pada siklus 2 dan 86,94 pada siklus 3. Pembelajaran Kontekstual Berbasis Pemodelan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XII-IPA-2 dengan ketuntasan mencapai 100%
PENGARUH BUDAYA DAN KEDISIPLINAN SISWA TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DI SMAN 1 GEGER KABUPATEN MADIUN SEBAGAI SEKOLAH ADIWIYATA MANDIRI Malik Ashari
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.120

Abstract

Indikasi sikap yang muncul dalam kriteria Sekolah Adiwiyata adalah sikap peduli lingkungan. Sikap peduli lingkungan di sekolah dapat dipengaruhi oleh budaya dan kedisiplinan. Di sekolah siswa dapat berinteraksi dengan seluruh warga sekolah dan dengan lingkungan sekolahnya. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh budaya dan kedisiplinan terhadap sikap peduli lingkungan serta mengetahui sumbangan efektifnya. Metode penelitian dengan survey, bersifat kuantitatif dan jenis penelitian korelasional. Hipotesis diuji dengan regresi ganda. Pengumpulan data menggunakan angket dan dilaksanakan Juli sampai Nopember 2018 pada sampel siswa kelas X, XI, XII SMAN 1 Geger Kabupaten Madiun. Kesimpulannya ada pengaruh budaya dan kedisiplinan terhadap sikap peduli lingkungan. Pengaruh budaya dan kedisiplinan secara simultan memberi sumbangan efektif tertinggi terhadap sikap peduli lingkungan sebesar 26,73% disusul budaya sebesar 22,28%, dan paling rendah kedisiplinan sebanyak 7,19%. Saran berdasarkan hasil penelitian bahwa pengaruh budaya dan kedisiplinan secara simultan terhadap sikap peduli lingkungan baru bisa mengungkap 26,73%, selebihnya perlu penelitian lanjutan untuk mengungkap variabel lainnya.
Penerapan Metode Bermain Berbantuan Media Peluru Modifikasi Untuk Peningkatan Belajar Tolak Peluru Fita Dwi Atmaja
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 6 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i6.172

Abstract

Subyek yang menjadi penelitan ini adalah Subjek siswa SD Negeri 2 Belikurip. Penelitian menunjukkan bahwa a) adanya peningkatan pembelajaran yang dilihat melalui antusiasme siswa dalam pembelajaran yang semula kurang, menjadi cukup pada siklus I dan baik pada kondisi siklus II; b secara klasikal semula 67,5 menjadi 76,3  siklus I dan 82,3 pada siklus II belajarnya semula 62,5% menjadi 87,5% pada siklus I dan 100% pada siklus II; dan 3) Peningkatan secara klasikal semula 68,0 menjadi 72,7 pada siklus I dan 80,5 pada siklus II dengan ketuntasan belajarnya semula 62,5% menjadi 87,5% pada siklus I dan 100% pada siklus II.
PENERAPAN MEDIA BERBASIS AUTOPLAY DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Mia El Rahma Sona
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i3.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penerapan media pembelajaran berbasis autoplay dengan pendekatan saintifik pada pembelajaran Bahasa Arab.  Dengan adanya penggunaan media secara terintegrasi dalam proses belajar mengajar dapat menjadikan media tersebut sebagai penyaji  stimulus informasi, sikap dan untuk meningkatkan keserasian dalam penerimaan informasi di dalam pembelajaran. Hasil dari pengembangan media pembelajaran berbasis autoplay dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Bahasa Arab kelas XI di MAN 2 Kota Malang ini terdiri dari tampilan halaman pembuka yang beisi judul media, halaman pendahuluan yang berisi tentang petunjuk penggunaan, kompetensi inti dan kompetnsi Dasar, biodata penulis dan sumber referensi, materi terdiri dari materi qiro’ah dan Kitabah yang memuat media ppt dan video dan latihan soal yang berbentuk wondershare quiz creator, materi pengayaan yang terdiri materi-materi berupa ppt dan video youtube tyang sesuai dengan materi yang disajikan, hiburan yang berisi lagu-lagu berbahasa arab, dan  halaman penutup.This study aims to describe the application of autoplay-based learning media with a scientific approach to learning Arabic. With the use of media in an integrated manner in the teaching and learning process, it can make the media as a presenter of information stimulus, attitudes and to improve harmony in receiving information in learning. The results of the development of autoplay-based learning media with a scientific approach in learning Arabic for class XI at MAN 2 Malang City consisted of an opening page display containing the media title, an introduction page containing instructions for use, core competencies and basic competences, author's bio and sources. reference, the material consists of qiro'ah and Kitabah material which contains ppt media and videos and practice questions in the form of wondershare quiz creator, enrichment material consisting of materials in the form of ppt and youtube videos which are in accordance with the material presented, entertainment which contains songs Arabic songs, and cover page.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEKNOLOGI BAHAN BERBASIS PROJECT BASE LEARNING Aris Puja Widikda; Dwi Sativa Putri
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.97

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk (1) mengembangkan modul pembelajaran teknologi bahan berbasis project based learning (2) untuk mengetahui bagaimana kevalidan, kepraktisan dan efektifitas modul pembelajaran teknologi bahan berbasis project based learning. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) modul pembelajaran yang dihasilkan telah melalui berbagai tahap validasi dengan kategori rata-rata sangat valid dengan persentase rata-rata 93%, (2) pada praktikalitas modul pembelajaran berbasis Project Based Learning secara keseluruhan sangat praktis dengan persentase rata-rata 84%, (3) modul pembelajaran yang dikembangkan efektif digunakan dengan analisis time series 24% pengaruh perlakuan terhadap nilai ketuntasan klasikal mahasiswa meningkat dan didapatkan dari uji gain score 0,48 dengan kategori uji gain sedang. Pengembangan modul pembelajaran dalam penelitian ini merupakan penyempurnaan dari penelitian-penelitian problem solving yang telah dilakukan sebelumnya. Pada penelitian sebelumnya lebih berorientasi pada peningkatan kemampuan kognitif peserta didik, sedangkan dalam penelitian ini juga meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam kegiatan proyek.
Penerapan Metode Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun dan Persegi Wido Utomo
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 6 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i6.163

Abstract

Sekolah sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan fitrah SDM. Meningkatkan sifat SDM harus dimungkinkan melalui peningkatan sifat pelatihan. Salah satunya melalui penyelesaian penelitian kegiatan balai studi. Motivasi pada anak  sekolah dasar melalui strategi berpikir kritis. Berdasarkan refleksi pra-kegiatan , peneliti melakukan kegiatan  I dan kegiatan  II, masing-masing terdiri dari 4 fase, yaitu penyusunan, pelaksanaan, persepsi dan refleksi tertentu. Pelaksanaan kegiatan  utama dan kegiatan  II dengan menerapkan teknik pembelajaran berpikir kritis pada materi IPA Menghitung volume bangun ruang 3D dapat diperluas. Perluasan ini dapat ditemukan pada pemahaman anak  pada setiap kegiatan . Pada tahap pra kegiatan  jumlah anak  yang mencapai keberhasil an belajar adalah 43% (15 anak ) dengan kelas normal 68, pada kegiatan  1 meningkat menjadi 57% (20 anak ) dengan kelas normal 73 dan pada kegiatan  2 meningkat menjadi 91% (32 anak ) dengan kelas normal 80. Dari hasil peningkatan pembelajaran yang telah dilakukan, sangat mungkin ditutup; Pemanfaatan teknik berpikir kritis yang baik dapat meningkatkan pemahaman anak  terhadap materi, anak  menjadi lebih dinamis dalam mengemukakan pandangannya dan menyampaikan hal-hal yang tidak mereka lihat, sehingga pemahaman anak  terhadap materi meningkat. Selain itu, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik telah memiliki pilihan untuk menjelaskan data yang disampaikan oleh pengajar, dengan adanya media pembelajaran juga lebih menarik bagi anak  untuk mengikuti latihan-latihan pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU MELALUI PENERAPAN ABSENSI FINGER PRINT DI SMP NEGERI 1 CIPARAY KABUPATEN BANDUNG N. Lisnur Solihah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i2.40

Abstract

Penelitian ini lakukan untuk melihat secara utuh dan apa adanya proses penerapan absensi Finger Print, Seperti apa penerapan absensi Finger Print dalam mendisiplinkan kerja pegawai yang ada di SMP Negeri 1 Ciparay. Tujuan utama dari penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk meningkatkan kedisiplinan guru melalui penerapan absensi Finger Print di SMP Negeri 1 Ciparay Kab. Bandung Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan sekolah (PTS). Hasil tindakan pada penelitian ini setelah diadakan penerapan mesin absensi Finger Print sebagai pencatat kehadiran, sebanyak 10 orang guru 23,81% terlambat datang ke sekolah kurang dari 15 menit, sebanyak 6 orang guru 14,29% terlambat datang ke sekolah antara 15 sampai dengan 30 menit, sebanyak 26 orang guru 61,90% datang ke sekolah tepat waktu atau sebelum melewati waktu yang telah ditentukan oleh sekolah, dan tidak ada guru yang terlambat datang kesekolah lebih dari 30 menit. Kemudian hasil rekapitulasi kepulangan guru dari sekolah diperoleh data, 16 orang guru 38,10% guru pulang tepat waktu, 21 orang guru 50% pulang cepat kurang dari 15 menit, 5 orang guru 11,90% pulang cepat antara 15 sampai dengan 30 menit, dan tidak ada guru yang pulang cepat lebih dari 30 menit. Dengan demikian Penerapan mesin absensi Finger Print sebagai pencatat kehadiran sangat efektif untuk meningkatkan disiplin guru di SMP Negeri 1 Ciparay.This research was conducted to prove the process of applying Finger Print attendance, how the application of Finger Print attendance in disciplining the work of teachers in Ciparay 1 Junior High School. The main objective of this school action research is to improve teachers discipline through the application of Finger Print absences in Ciparay 1 Junior High School, Bandung District in Academic Year 2019/2020. The research method used is a school action research. The results of the action in this study after the implementation of the Finger Print attendance machine as a attendance recorder, as many as 10 teachers 23.81% were late coming to school less than 15 minutes, as many as 6 teachers 14.29% were late coming to school between 15 to 30 minutes, as many as 26 teachers 61.90% arrive at school on time or before the time determined by the school, and no teacher is coming late to school by more than 30 minutes. Then the recapitulation results of the return of teachers from schools obtained data, 16 teachers 38.10% of teachers left on time, 21 teachers 50% went home less than 15 minutes, 5 teachers 11.90% went home quickly between 15 to 30 minutes, and no teacher returns early more than 30 minutes. Thus the application of the Finger Print attendance machine as a attendance attendant is very effective to improve teacher discipline in Ciparay 1 Junior High School.
RESPON GURU BAHASA INDONESIA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI ERA COVID-19 Lira Hayu Afdetis Mana
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i1.76

Abstract

Prinsip yang diterapkan dalam kebijakan masa pandemi COVID-19 adalah “kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran”. Oleh karena itulah perlu diketahui respon guru terhadap pembelajaran daring di era covid-19, khususnya guru Bahasa Indonesia. Pembelajaran di era pandemi covid 19 menuntut guru dan siswa lebih kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon guru Bahasa Indonesia terhadap pembelajaran daring di era covid-19. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Instrumen pengumpulan data yaitu angket respon guru Bahasa Indonesia terhadap pembelajaran daring di era covid-19 yang dibagikan kepada  guru  menggunakan google form, linknya disebar melalui WA Group dan Facebook secara online, sehingga guru dapat dengan mudah memberikan respon mengenai pembelajaran daring di era covid-19. Hasil analisis menunjukan: Pertama, para guru melakukan pembelajaran daring di rumah. Kedua, para guru telah siap melaksanakan pembelajaran daring. Ketiga, kondisi jaringan internet di lokasi para guru dalam mendukung pembelajaran daring cukup mendukung. Keempat, pembelajaran tatap muka lebih baik dari pada daring. Kelima, sekolah memberikan bantuan pembelian paket data internet untuk pembelajaran daring selama pandemic covid-19. Keenam, Para guru telah siap dengan perangkat elektronik sewaktu pembelajaran daring diberlakukan. ketujuh, perangkat yang digunakan para guru dalam pembelajaran daring adalah hp android. kedelapan, proses pembelajaran para guru sesuai dengan rencana pada silabus dan RPP yang telah dirancang sebelumnya. Kesembilan, kegiatan pembelajaran sesuai dengan waktu yang telah dirancang sebelumnya. Kesepuluh, para guru memberikan bimbingan dan menyampaikan pembelajaran secara reguler. Kesebelas, materi pembelajaran yang telah dirancang masih relevan dengan pembelajaran daring.
IMPROVING STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN CREATING BROCHURE BY USING MEDIA OF ANIMATION VIDEO TO THE TENTH GRADE OF MIPA 1 SMA NEGERI 1 TONGAS PROBOLINGGO Surya Dewi Fatmawati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i3.103

Abstract

This classroom action research was intended to improve the tenth grade students’ writing achievement in creating brochure at SMAN I Tongas Probolinggo by applying media of animation video. The respondents of this classroom Action research (CAR) were class XMIPA 1 that was determined purposively. The class XMIPA 1 were chosen as the subjects of this research because the class had more complicated problem dealing with writing and their average score in writing was the lowest among three existing classes that was 70.2 in the first semester. This CAR consisted of two cycles, in which each cycle covered four main stages including: the planning of the action, the implementation of the action, classroom observation. Meanwhile, the supporting data were gathered from interview and documentation. The result of the average score of the writing test in the first cycle was M=70,75 that was classified in the fair category. This result did not achieved the standard average score requirement in this research that was M≥75. Besides, based on the classroom observation that was done in the first cycle, it was found that the students’ involvement in the process of writing activities was 45%. Therefore, the actions were proceeded to the second cycle by revising the first action cycle such as: optimalizing the students’ participation in the process of writing activities, giving enough clues about the present tense ‘command sentences’, brochure and the way to apply media of animation video to the students. The results of the average score of the writing test in the second cycle was better M=75.86 that was classified in the good category. Besides, the students’ involvement in the writing process improved from 45% in the first cycle up to 84,6% in the second cycle. It means that both the students’ writing test and the students’ involvement in the writing process improved in the second cycle and fulfilled the target of this research. Based on the results, it could be concluded that the use of video animation media could improve the tenth st grade students’ writing achievement at SMAN I Tongas Probolinggo in two cycles. Then it is suggested to The English teacher to apply media of animation video as the alternative way of English teaching technique, especially in teaching writing a brochure. This is expected to facilitate and to help the students collaborate and share knowledge and experiences with their classmate to solve the writing problems.
NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PERMENDIKBUD NO. 37 TAHUN 2018 Achmad Zainal Abidin
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.135

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya peristiwa intoleransi dan radikalisme di dunia pendidikan dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa tersebut banyak terjadi baik di kalangan guru, siswa, maupun lembaga pendidikan mulai jenjang TK hingga perguruan tinggi. Salah satu contohnya adalah tepuk anak saleh yang ditambahi dengan “Islam Yes, Kafir No” pada pelajar SD. Hal ini merupakan tantangan bagi dunia pendidikan, khususnya bagi negara untuk tetap menjaga nilai-nilai moderasi beragama demi persatuan dan kesatuan bangsa. Melihat hal tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui nilai-nilai moderasi beragama yang terdapat pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Permendikbud No. 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD). Apakah KI dan KD tersebut sudah proporsional dan mengakomodasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran? Untuk menjawab hal tersebut, dilakukan penelitian dengan metode studi literatur. Peneliti ingin melakukan kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka terkait dengan nilai-nilai moderasi beragama dalam Permendikbud No. 37 Tahun 2018 khususnya pada KD mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada SD, membaca dan mencatat, serta mengolah bahan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa di dalam Permendikbud No. 37 Tahun 2018 hanya terdapat 46 dari 96 total KD PAI SD. Dengan demikian hanya 46,94% KD PAI SD yang bernilai moderasi beragama. Oleh karena itu, selain perlu dilakukan upaya untuk menangkal radikalisme dan intoleransi beragama di sekolah, penyempurnaan kurikulum dengan memperbanyak KD PAI yang bernilai moderasi beragam perlu dilakukan.

Page 10 of 22 | Total Record : 215