cover
Contact Name
Aen Fariah
Contact Email
aenfariah1995@gmail.com
Phone
+6282214018102
Journal Mail Official
healthsains@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.healthsains.co.id/index.php/jhs/about/editorialTeam
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Health Sains
ISSN : 27236927     EISSN : 27234339     DOI : http://doi.org/10.36418
Core Subject : Health,
Jurnal Health Sains adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh Ridwan Institute. Jurnal Health Sains akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu kesehatan. Artikel yang diterbitkan adalah artikel dari penelitian, studi atau studi ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku-buku ilmiah.
Articles 764 Documents
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pekerja Laundry terhadap Dermatitis Kontak di Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Mawaddah Warahmah
Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 6 (2020): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v1i6.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap dermatitis kontak, desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi cross sectional dengan menggunakan kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer yang di peroleh dari hasil penyebaran kesioner kepada 30 responden yang bekerja sebagai pencuci. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian telah dilakukan Uji Chi-square diperoleh nilai asymp. sig. > (α = 0.05) pada variabel Pengetahuan dan Perilaku, yaitu 0.419 > 0.05 dan 0.801 > 0.05, sehingga H0 diterima dan H1 ditolak yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara Dermatitis Kontak dengan Pengetahuan dan Perilaku pencuci pada laundry yang berada di Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Sedangkan pada variabel Sikap diperoleh nilai asymp. sig. < (α = 0.05), yaitu 0.027 < 0.05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara Dermatitis Kontak dengan Sikap.
Tinjauan Literatur Hubungan Kepatuhan Perawat Dalam Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional Perawatan Luka Operasi Terhadap Tingkat Kesembuhan Luka Post Operasi Sectio Caesarea Castirih
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.70

Abstract

Desain penelitian yang digunakan adalah literature review systematik mapping study artikel ini dikumpulkan dengan menggunakan mesin pencarian Search engine Research gate, google scholar, google books dan neliti di temukan sebanyak 35, jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 16 artikel. Dari hasil pencarian didapatkan sebanyak 35 artikel dan di saring atas berdasarkan judul, tahun, abstrak, kata kunci, analisa abstrak dan artikel Full text berdasarkan tinjauan sistematik yang sesuai dengan kriteria insklusi didapatkan 16 artikel. Dari hasil analisa jurnal di dapatkan 16 artikel yang sesuai dengan kriteria insklusi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan perawat dalam pelaksanaan standar prosedur operasional terhadap tingkat kesembuhan luka post operasi seksio sasarea semakain baik seorang perawat menjalankan SOP maka semakin cepat proses kesembuhan luka operasi seksio sesarea.
Hubungan Waktu Tunggu Pendaftaran Dengan Kepuasan Pasien Di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Kedaung Barat Kabupaten Tangerang Tahun 2020 Dedi Supandi; Bayu Imanuddin
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.71

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan di puskesmas dan di rumah sakit sangat dipengaruhi oleh kualitas sarana fisik, jenis tenaga yang tersedia, obat dan alat kesehatan, serta proses pemberian pelayanan. Pelayanan dibentuk berdasarkan pada prinsip Service Quality yaitu kecepatan yang dimulai dari waktu tunggu pendaftaran. Menurut Kemenkes RI tahun 2016, bahwa waktu tunggu di rawat jalan kurang dari 60 menit dapat meningkatkan kepuasan pelanggan/pasien diatas 90%. Tujuan mengetahui hubungan waktu tunggu pendaftaran dengan kepuasan pasien di tempat pendaftaran pasien rawat jalan di Puskesmas Kedaung Barat Kabupaten Tangerang Tahun 2020. Desain penelitian termasuk survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Stanley Lameshow dengan proporsi yang tidak diketahui diperoleh jumlah sampel sebanyak 196 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: berdasarkan analisis univariat dari 196 orang mayoritas waktu tunggu pendaftaran cepat sebesar 79,6%, pasien merasa puas sebesar 69,9%. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapat ada hubungan antara waktu tunggu pendaftaran dengan kepuasan pasien (p value 0,000) dan nilai keeratan 2 varibel OR = 29,693. Kesimpulan : dari adanya hubungan antara waktu tunggu dengan kepuasan diketahui bahwa waktu tunggu yang cepat mempunyai peluang 30 kali membuat pasien merasa puas. Saran: bagi tenaga kesehatan diharapkan memiliki komitmen dan kedisiplinan waktu dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, pedoman dan kompotensi yang dimiliki secara konsisten dan terstruktur
Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Prosedur Pasien Risiko Jatuh Di Rumah Sakit Dustira Sri Gunarni; Abdul Aziz
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.72

Abstract

Penerapan prosedur pasien jatuh merupakan langkah penting yang harus dilakukan oleh petugas rumah sakit khususnya perawat untuk menjamin keselamatan pasien (patient safety) selama rawat inap, jadi perlu lengkap evaluasi dampak pengetahuan perawat dalam mencegah pasien jatuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antar level pengetahuan perawat dengan pelaksanaan prosedur pembedahan pada pasien risiko jatuh di RSUD Dusila Jawa Barat yang ditentukan dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi untuk analisis kuantitatif. Hasil penelitian tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan penerapan prosedur untuk menurunkan risiko pasien (p value> 0,05). Kesimpulan yang dapat diambil Menurut penelitian ini, tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan pelaksanaan prosedur medik pasien gugur di RSUD Dusila Jawa Barat. Saran yang dapat diajukan adalah pelaksanaan program risiko jatuh pasien harus selalu ditingkatkan dan menjadi kegiatan rutin perawat dalam mengevaluasi pasien di bangsal rumah sakit.
Tinjauan Literatur Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perilaku Inisiasi Menyusui Dini (Imd) Pada Ibu Postnatal Nurseha
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.74

Abstract

Perilaku inisiasi menyusui dini (IMD) pada ibu postnatal masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Prevalensi IMD di salah satu RS Pemerintah di Kota Tangerang pada kurun waktu Januari-Juli 2020 menunjukkan 25,4% ibu postnatal melakukan IMD. Sedangkan data di Provinsi Banten pada Desember 2018 menunjukkan 53,18% ibu melakukan IMD. Keterbatasan pengetahuan dan pengalaman menjadi pemicu tidak optimalnya perilaku IMD dan menyusui. Pendidikan kesehatan hadir sebagai salah satu alternatif solusi dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu postnatal tentang menyusui. Tujuan penelitian dengan melakukan review artikel mengenai pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku inisiasi menyusui dini (IMD) pada ibu postnatal dengan melakukan pencarian dan pengumpulan informasi dan melakukan analisis. Desain penelitian menggunakan literature review pada 20 artikel dari tahun 2016-2019 yang diambil dari pangkalan data seperti Google Scholar, Science direct, PubMed, Research Gate dan Elsevier. Hasil analisis dari berbagai penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara pendidikan kesehatan dengan perilaku menyusui dini (IMD) (p-value < 0.005). Perilaku IMD pada ibu postnatal masih jauh dari memuaskan. Prevalensi perilaku IMD diberbagai wilayah di dunia menunjukkan lebih dari setengah ibu menunda pemberian inisiasi menyusui. Pendidikan kesehatan tentang IMD perlu dilakukan secara terencana, terstruktur, massif, konsisten dan berkesinambungan.
Hubungan Pengetahuan Dengan Keterampilan Perawat Dalam Pelaksanaan Triase Di Rsud Kota Tangerang Djati Aji Nurbianto; Zahrah Maulidia Septimar; Lastri Mei Winarni
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.75

Abstract

Dalam pelaksanaan Triase dibutuhkan keterampilan dan pengetahuan dari perawat karena harus bertindak dan mengambil keputusan secara cepat. RSUD Kota Tangerang membuka pelayanan IGD 24jam dengan kapasitas 17TT. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan triage di RSUD Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan uji Kendall’s Tau-b. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat RSUD Kota Tangerang dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden. Hasil penelitian sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (61,3%),memiliki usia 21-30 tahun (48%), berpendidikan D3 keperawatan (74,7%),dan lama kerja responden adalah 5 – 15 tahun (65,3%). Diperoleh hasil dari 75 responden yang pengetahuannya baik sebanyak 48 orang (64%), dan responden yang keterampilannya sangat terampil berjumlah 33 orang (44%).Hasil analisa bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan Triase dengan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05.Diharapkan perawat dapat bekerja secara profesional,selalu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan terutama dalam pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Prevalensi Dermatitis Seboroik Di Poli Kulit Dan Kelamin Rsud Meuraxa Kota Banda Aceh Periode Tahun 2016-2019 Rizky Nabillah
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.77

Abstract

Dermatitis seboroik adalah kelainan kulit papuloskuamosa. dengan predileksi di daerah kaya kelenjar sebasea, sklap, wajah dan badan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif, yang dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data sekunder yang di peroleh dari catatan rekam medis lengkap pasien dermatitis seboroik yang datang berobat ke Poli Kulit dan Kelamin RSUD Meuraxa kota Banda Aceh Periode tahun 2016 - 2019. Berdasarkan analisis data didapatkan pasien pada tahun 2016 pada jenis kelamin laki-laki berjumlah 61 (46.9%) dan perempuan 69 (53.1%) pasien, pada tahun 2017 didapatkan hasil pasien berjenis kelamin laki-laki berjumlah 72 (49.7) dan perempuan 73 (50.3%) pasien, pada tahun 2018 didapatkan hasil pasien berjenis kelamin laki-laki berjumlah 85 (64.4%) pasien dan perempuan 47 (35.6%), serta pada tahun 2019 didapatkan pasien berjenis kelamin laki-laki berjumlah 48 (77.4%) dan perempuan 14 (22.6%). Prevalensi dermatitis seboroik pasien pada tahun 2016 terbanyak berumur masa dewasa akhir (36-45 tahun) 45 (34.6%) pasien, pada tahun 2017 terbanyak berumur masa balita 36 (24.8%) dan masa dewasa akhir 36 (24.8%) pasien, Prevalensi dermatitis seboroik pada tahun 2018 terbanyak berumur masa dewasa akhir (36-45 tahun) 41 (31.1%) pasien dan pada tahun 2019 terbanyak berumur masa balita (0-5 tahun) 19 (30.6%).  
Hubungan Penerapan Sistem Informasi Terhadap Keberhasilan Program Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sepatan Tahun 2020 Payumi; Bayu Imanuddin
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.79

Abstract

Salah satu program yang digalakkan dalam mencapai indonesia sehat adalah tentang pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Sedangkan data yang diperoleh dari depkes RI (2014) sebanyak 26,1% penduduk di indonesia masuk dalam kategori kurang aktif dalam beraktivitas atau tidak melakukan PHBS. Besarnya angka ini terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat dikarenakan penerapan sistem informasi yang kurang baik. Tujuan: untuk mengetahui hubungan penerapan sistem informasi terhadap keberhasilan program PHBS di wilayah kerja puskesmas sepatan kabupaten tangerang. Desain penelitian: termasuk survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan rumus stanley lameshow dengan proporsi yang tidak diketahui diperoleh jumlah sampel sebanyak 196 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: berdasarkan analisis univariat dari 196 responden mayoritas penerapan sistem informasi baik sebesar 59,7%, keberhasilan program PHBS sebesar 57,7%. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapat ada hubungan antara penerapan sistem informasi terhadap keberhasilan program PHBS (p-value 0,000). Kesimpulan: dari variabel yang diteliti dapat diketahui bahwa penerapan sistem informasi berhubungan dengan keberhasilan program PHBS. Saran: bagi perawat hendaknya meningkatkan pengetahuannya tentang program PHBS, serta senantiasa mencari metode-metode terbaik agar dapat menyampaikan tentang program PHBS tersebut kepada masyarakat disekitar mereka.
Potensi Fitokimia Citrus Aurantium (Hesperetin, Naringenin) Dalam Menghambat Xantin Okisidase Pada Hiperurisemia Secara In Silico Muhammad Fakhruri; Yuni Rahmayanti; Isfanda
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.80

Abstract

Prevalsensi penderita hiperusemia cenderung meningkat dalam beberapa dekade. Obat golongan xantin oksidase inhibitor digunakan untuk hiperurisemia. Citrus aurantium merupakan sumber flavonoid, dimana flavonoid utamanya hesperetin dan naringenin. Penelitian ini bertujuan mengetahui interaksi molekuler senyawa flavonoid utama C. aurantium dalam menghambat kerja xantin oksidase. Penelitian dilakukan dengan metode in silico dan perangkat AutoDock Vina untuk proses penambatan. Grid box yang digunakan memiliki ukuran dimensi x 26, y 26, dan z 38 dan pusat x 97.706, pusat y 104.809, pusat z 31.607. Hasil optimasi grid box dengan menambatkan ligan kontrol menghasilkan nilai rmsd 1.4338 Å. Hasil penambatan molekuler menghasilkan energy Gibbs ligan hesperetin (-7.2 kkal/mol) dan ligan naringenin (-8.4 kkal/mol). Nilai tersebut lebih tinggi dari ligan kontrol dan pembanding, nilai tersebut menunjukkan interaksi kuat dan stabil sebagai inhibitor enzim xantin oksidase. Hal ini menunjukkan hesperetin dan naringenin dapat menjadi alternatif pengobatan bagi penderita hiperusemia.
Pengaruh Senam Aerobic Terhadap Skala Dismenore Pada Peserta Senam Di Gedung Barata Elsy Oktamulyanisa
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.82

Abstract

Di Indonesia, diperkirakan 55% perempuan usia produktif mengalami dismenore, dengan 54,89% mengalami dismenore primer dan 45.11% mengalami dismenore sekunder. Sampai saat ini metode pengobatan yang khusus untuk dismenore masih kurang sehingga para ahli menyarankan menggunakan metode nonmedis dengan aktivitas fisik yaitu berolahraga. Salah satu jenis olahraga yang paling banyak digemari adalah Aerobic. Latihan olahraga aerobic mampu mengurangi gejala-gejala gangguan menstruasi seperti dismenore yaitu mengurangi kelelahan dan stress. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh senam aerobic terhadap skala dismenore serta melihat hubungan antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat survey-analitik dengan desain crosectional study. Sampel sebanyak 53 orang diambil dari total sampling peserta senam aerobic di Gedung Barata. Analisa dilakukan dengan menggunakan dua uji yaitu Uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Chi-Square Tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ada perbedaan derajat nyeri dismenore antara sebelum dan sesudah mengikuti senam aerobic namun demikian, tidak ada hubungan antara senam aerobic dengan derajat nyeri dismenorea pada peserta senam Gedung Barata Banda Aceh. Senam Aerobic bukan merupakan variabel yang secara langsung dapat berhubungan dengan peurunan derajat nyeri dismenorea.

Page 6 of 77 | Total Record : 764


Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Journal Health Sains Vol. 7 No. 2 (2026): Journal Health Sains Vol. 7 No. 1 (2026): Journal Health Sains Vol. 6 No. 12 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 11 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 10 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 9 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 8 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 7 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 6 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 5 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 4 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 3 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 2 (2025): Journal Health Sains Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Health Sains Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Health Sains Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Health Sains Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Health Sains Vol. 5 No. 9 (2024): Journal Health Sains Vol. 5 No. 8 (2024): Journal Health Sains Vol. 5 No. 7 (2024): Journal Health Sains Vol. 5 No. 6 (2024): Journal Health Sains Vol. 5 No. 5 (2024): Journal Health Sains Vol. 5 No. 4 (2024): Journal Health Sains Vol. 5 No. 3 (2024): Journal Health Sains Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Health Sains Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Health Sains Vol. 4 No. 12 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 11 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 10 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 9 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 8 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 7 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 6 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 5 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 4 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 3 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 2 (2023): Journal Health Sains Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 10 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 9 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 8 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 7 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 4 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 9 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 8 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 7 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 5 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 6 (2020): Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 5 (2020): Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 3 (2020): jurnal health sains Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Health Sains More Issue