cover
Contact Name
Anggray Duvita Wahyani
Contact Email
jigk@umus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jigk@umus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Gizi Universitas Muhadi Setiabudi Jl. P. Diponogoro KM. 2 Wanasari, Brebes 52252 Jawa Tengah Tel : (0283) 619 9000
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (JIGK)
ISSN : -     EISSN : 27160084     DOI : 10.46772/jigk
Core Subject : Health,
JIGK adalah jurnal yang memuat naskah ilmiah dari peneliti, akademisi, maupun praktisi, berupa hasil penelitian dan/atau bentuk karya tulis ilmiah lainnya, yang khusus mengkaji bidang: 1. Bidang gizi klinik 2. Bidang gizi masyarakat 3. Bidang Gizi Pangan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2023): Agustus" : 8 Documents clear
Perbandingan Tipe Pelayanan Prasmanan dan Kafetaria di Kantin Sekolah terhadap Asupan Energi dan Protein Siswa Hana Shofya Brian Primastuti; Setyowati; Ika Ratna Palupi
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1068

Abstract

Kantin sekolah berperan dalam penyediaan makanan untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi anak sekolah. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan tipe pelayanan prasmanan dan kafetaria di kantin sekolah terhadap tingkat asupan energi dan protein siswa. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional dilakukan di dua kantin sekolah menengah (SMA) di Yogyakarta yang melayani makan siang dengan cara prasmanan atau kafetaria. Subjek penelitian sejumlah 76 siswa dari masing-masing sekolah diperoleh melalui simple random sampling. Besar porsi makanan di kedua kantin diukur dengan menggunakan Ukuran Rumah Tangga (URT) dan penimbangan makanan. Jumlah asupan makan siang dilaporkan oleh subjek menggunakan formulir food record. Tingkat asupan energi dan protein dihitung dengan cara dibandingkan dengan 30% kecukupan harian. Analisis data menggunakan uji t independen dan Mann-Whitney. Terdapat perbedaan jumlah makan siang siswa pada makanan pokok, protein hewani, sayuran, dan minuman di kantin prasmanan dan kafetaria (p<0,05). Besar porsi dan tingkat asupan energi pada tipe pelayanan kafetaria lebih besar daripada prasmanan (p<0,05). Tidak ada perbedaan besar porsi dan jumlah asupan makan siang pada protein nabati serta tingkat asupan protein siswa di kedua tipe kantin (p>0,05). Tipe pelayanan makanan prasmanan dan kafetaria di kantin sekolah berhubungan dengan tingkat asupan energi tetapi tidak berhubungan dengan tingkat asupan protein siswa.
Hubungan Tingkat Kecukupan Asupan Makan, Status Gizi, Dan Perilaku Merokok Terhadap Ketahanan Fisik Pada Atlet Pencak Silat Inseba Cabang Brebes Ady Saputra Firmansyah Ady Saputra Firmansyah; Rifatul Masrikhiyah; Diah Ratnasari
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1259

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : pencak silat merupakan salah satu olahraga bela diri yang memerlukan ketahanan fisik yang baik. Ketahanan fisik pada atlet adalah faktor penting yang sangat berpengaruh dalam meningkatkan performa atlet dalam olahraga. Faktor yang mempengaruhi ketahanan fisik pada atlet antara lain adalah asupan makanan, status gizi, dan pola hidup sehat seperti merokok. Tujuan : mengetahui hubungan tingkat kecukupan asupan makan, status gizi perilaku merokok terhadap ketahanan fisik pada atlet pencak silat INSEBA cabang Brebes. Metode : desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi cross-sectional. Penelitian menggunakan teknik total sampel yaitu tidak lebih dari 100 orang. Hasil : menunjukan tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan asupan makan dengan ketahanan fisik (p= 0,742).Tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan ketahanan fisik (p= 0,087).Terdapat hubungan antara perilaku merokok dengan ketahanan fisik (p= 0,001). Kesimpulan : terdapat hubungan antara perilaku merokok denan ketahanan fisik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Persepsi dan Kepatuhan Membaca Label Pangan Makanan Kemasan Terhadap Status Gizi Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan nafisah nafisah; Rifatul Masrikhiyah; Sulasyi Setyaningsih
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1261

Abstract

Status gizi merupakan kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh asupan makanan dan penggunaan zat gizi. Ketika asupan gizi memenuhi kebutuhan, maka akan mempunyai status gizi yang baik . Penelitian ini menggunakan jenis desain cross sectional , Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan recall 24 jam. Hasil analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Chi-Square diketahui bahwa tingkat pengetahuan dan status gizi (p=0,114), persepsi dengan status gizi (p=0,028). Kepatuhan membaca label pangan dengan gizi (p=0,599) sedangkan asupan makan dengan status gizi (p=0,721). dapat diambil kelsimpullan bahwa tidak telrdapat hulbulngan antara tingkat pelngeltahulan, dan kepatuhan membaca label gizi delngan statuls gizi. Namun, terdapat hubungan antara persepsi dengan status gizi
Hubungan Aktivitas Fisik, Frekuensi Latihan Senam dan Asupan Makan dengan Massa Lemak pada Peserta Senam Aerobik Sanggar Senam Poespyta Desa Cigedog Sinta Dewi Mulyani Sinta; Anggray Duvita Wahyani; Diah Ratnasari
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1262

Abstract

Berat badan ideal umumnya merupakan impian setiap perempuan, nyatanya tidak semua perempuan dapat memiliki berat badan yang ideal. Di Indonesia, sebanyak 13,5% usia 18 tahun keatas dengan status gizi lebih dan 28,7% mengalami kegemukan (IMT ≥ 25). Berdasarkan indikator RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) pada tahun 2015 hingga 2019 mencapai 15,4% mengalami obesitas (IMT ≥ 27). Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, frekuensi latihan senam dan asupan makan dengan massa lemak pada kelompok senam aerobik Sanggar Senam Poespyta Desa Cigedog. Penelitian ini menggunakan observasional analitik. Hubungan antara 2 variabel yaitu variabel terikat (massa lemak) dan variabel bebas (aktivitas fisik, frekuensi latihan senam dan asupan makan). Metode yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional sampel diambil dengan teknik total sampling dan analisa data menggunakan uji Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan Variabel aktivitas fisik terdapat hubungan yang bermakna dengan massa lemak diperoleh nilai p= 0,027. Variabel frekuensi latihan senam terdapat hubungan yang bermakna dengan massa lemak diperoleh nilai p=0,001. Variabel asupan lemak terdapat hubungan yang bermakna dengan massa lemak diperoleh nilai p=0,001. Variabel asupan karbohidrat tidak ada hubungan yang bermakna dengan massa lemak diperoleh nilai p=0,750. Variabel asupan protein tidak ada hubungan yang bermakna dengan massa lemak diperoleh nilai p=0,199. Kata kunci: aktivitas fisik, frekuensi latihan senam, asupan makan, massa lemak, aerobik
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dan Asupan Makronutrien dengan Kejadian Stunting di Desa Kluwut Faris Tidar; Yuniarti Dewi Rahmawati; Anggray Duvita Wahyani
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1263

Abstract

Stunting merupakan penilaian status gizi berdasarkan indikator tinggi badan sesuai umur (TB/U) dengan hasil antopometri menunjukkan nilai Z-score -2 sampai -3 (pendek/stuned) dan -3 (sangat pendek/stuned berat) akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Hal ini disebabkan oleh gangguan pertumbuhan yang tidak sesuai dengan kebutuhan serta asupan gizi yang tidak mencukupi, kesehatan yang buruk, dan kurangnya perawatan yang mencukupi. Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik variabel bebas dan variabel terikat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square (uji x2). Jika hasil p-value 0.05 maka terdapat hubungan yang bermakna antara variabel bebas dengan variabel terikat. Nilai p-value pada hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting adalah 0,002 yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting. Nilai p-value pada hasil hubungan asupan energi dengan kejadian stunting adalah 0,049 yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kejadian stunting. Nilai p-value pada hasil hubungan asupan protein dengan kejadian stunting adalah 0,153 yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan kejadian stunting. Nilai p-value pada hasil hubungan asupan lemak dengan kejadian stunting adalah 0,103 yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak dengan kejadian stunting. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan kejadian stunting di Desa Kluwut.
Pengaruh Pendidikan Gizi Terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Gizi pada Siswa SDN Kedunguter 01 Brebes Siti Nurjannah; Rifatul Masrikhiyah; Yuniarti Dewi Rahmawati
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1316

Abstract

Usia sekolah (usia 5 sampai 14 tahun), merupakan salah satu masa yang mengalami tumbuh kembang yang cepat. Pada usia ini aktifitas fisik terus meningkat seperti, bermain, berolahraga atau membantu orang tua dalam bekerja. Asupan gizi yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas diperlukan agar tumbuh kembang anak dapat optimal. Pendidikan gizi akan meningkatkan pengetahuan gizi anak dan akan membantu sikap anak yang dapat mempengaruhi kebiasaan anak dalam memilih makanan dan camilan yang menyehatkan. Pengaruh pendidikan gizi terhadap kesehatan mungkin akan lebih efektif jika targetnya adalah langsung pada anak usia sekolah dasar. Mengetahui pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi pada siswa SDN Kedunguter 01 Brebes. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Pre dan Post test desain. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa dan siswi kelas 4 dan 5. Sampel dalam penelitian ini 103 siswa. Instrumen penelitian ini adalah penyuluhan, Leaflet, alat peraga, kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji paired t-test dengan tingkat pemaknaan p<0,05 diperoleh dari dua variabel yakni pengetahuan gizi p-value (0,000) dan sikap tentang gizi p- (0,000) yang berarti lebih kecil 0.05 (p-value < 0,05) maka ada pengaruh. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendidikan gizi meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang gizi. Ada pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi pada siswa SDN Kedunguter 01 Kata kunci : Pendidikan gizi, Pengetahuan, Sikap tentang gizi
Hubungan Persentase Lemak Tubuh dan Sedentary Lifestyle dengan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Puskemas Kaliwates Kabupaten Jember Renita Nanda Ayu Ananta; Ratih Putri Damayanti
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1317

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular paling umum yang ada di Indonesia yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah arteri dengan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah adalah persentase lemak tubuh dan sedentary lifestyle. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persentase lemak tubuh dan juga perilaku sedentary atau kurang gerak dengan tekanan darah penderita hipertensi. Jenis penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan di Puskesmas Kaliwates selama kurun waktu 6 bulan (Januari – Juni) tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan data puskesmas, pengukuran persentase lemak tubuh, dan kuisioner sedentary lifestyle. Analisis statistik menggunakan SPSS 22.0 dengan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara persentase lemak tubuh dengan tekanan darah sistolik (sig = 0,955) dan diastolik (sig = 0,757) pada penderita hipertensi di Puskesmas Kaliwates Kabupaten Jember, tidak terdapat hubungan antara sendentary lifestyle dengan tekanan darah sistolik (sig = 0,932) dan diastolik (sig = 0,979) penderita hipertensi di Puskesmas Kaliwates Kabupaten Jember.
Hubungan Pengetahuan, Tingkat Ekonomi, dan Jenis Pekerjaan Ibu terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Pekerja di Kedungpane Semarang laras pamela; Farohatus Sholichah; Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1318

Abstract

ABSTRAK Ibu bekerja mempunyai kecenderungan lebih banyak untuk menghentikan pemberian ASI sebelum bayi berusia 6 bulan. Di Kedungpane, Mijen, Kota Semarang diketahui terdapat 33.8% bayi yang mendapatkan ASI eksklusif 0-6 bulan dan sebanyak 66.2 % lainnya tidak mendapatkan ASI eksklusif. Dilihat berdasarkan status pekerjaan ibu, sebanyak 52% diantaranya merupakan ibu bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan, tingkat ekonomi, dan jenis pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja di Kelurahan Kedungpane Kecamatan Mijen Kota Semarang. Metode penilitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian berupa observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 49 orang. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Data pengetahuan, tingkat ekonomi, dan jenis pekerjaan diambil menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan mayoritas ibu tidak memberikan ASI eksklusif sebesar 69.4%. Pengetahuan ibu mayoritas baik, yaitu sebesar 75.5%. Sebanyak 51% ibu memiliki tingkat ekonomi yang tergolong tinggi. Berdasarkan jenis pekerjaan ibu, sebanyak 55.1% diantaranya memiliki pekerjaan formal. Hasil uji chi square menunjukan tidak ada hubungan antara pengetahun (p= 0.900) dan tingkat ekonomi (p=0.924) terhadap pemberian ASI eksklusif. Namun, hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan jenis pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0.00, OR=0.05). Jenis pekerjaan ibu berhubungan terhadap pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: ASI eksklusif; pengetahuan; tingkat ekonomi; jenis pekerjaan; ibu pekerja; ABSTRACT Working mothers have a greater tendency to stop breastfeeding before the baby is six months old. In Kedungpane, Mijen, Semarang City, 33.8% of infants received exclusive breastfeeding for 0-6 months and another 66.2% did not receive exclusive breastfeeding. Judging by the status of the mother's work, as many as 52% of them are working mothers. The aim of this research was to know the relationship of knowledge, economic level, and type work of mothers to the establishment of exclusive breastfeeding for working mothers in Kedungpane village Mijen districts Semarang city. The research method used is quantitative research design in the form of observational analytic with cross sectional approach. The number of samples was 49 people. The method of sampling is done by total sampling. Knowledge data, economic level, and types of work were taken using a questionnaire. Bivariate data analysis was performed using the chi square test. The result showed the majority of mothers did not provide exclusive breastfeeding as much as 694%. Knowledge of the majority of mothers is good at 75.5%. Economic level the majority of mothers have a high economic level of 51%. Types of work the majority of mothers have formal employment by 55.1%. Chi square test result showed no relationship between knowledge (p=0.900) and economic level (p=0.924) on exclusive breastfeeding. This study shows that there is a relationship between the type of work a mother has for exclusive breastfeeding (p=0.00, OR=0.05). Type of mother’s work related to exclusive breasfeeding. Keyword: Exscluive breastfeeding; Knowledge; Economic level; Type of work; Working mother;

Page 1 of 1 | Total Record : 8