cover
Contact Name
Fakultas Teknik
Contact Email
mesajurnal@gmail.com
Phone
+6285314481300
Journal Mail Official
teknik@unsub.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim No.8, Cigadung, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Published by Universitas Subang
ISSN : 23559241     EISSN : 2714884X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MESA merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala dua kali per tahun, Bulan Oktober dan Maret oleh Fakultas Teknik Universitas Subang. Makalah yang dapat dimuat dalam jurnal ini meliputi bidang keilmuan Teknik Mesin, Teknik Elektronika, Teknik Sipil, dan Arsitektur. Makalah dapat berupa ringkasan laporan hasil penelitian atau kajian pustaka ilmiah. Makalah yang akan dimuat hendaknya memenuhi format yang telah ditentukan. Bahasa yang digunakan pada jurnal ini adalah bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
Articles 88 Documents
Analisis Pengaruh Halte Atau Titik Lokasi Naik Turun Penumpang Terhadap Fungsi Dari Terminal Subang Subandi, Adi
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 1 (2018): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal merupakan titik dimana penumpang dan barang masuk atau keluar dari sistem jaringan transportasi. Ditinjau dari sistem jaringan transportasi secara keseluruhan, terminal merupakan simpul utama dalam jaringan dimana sekumpulan lintasan rute secara keseluruhan bertemu. Pada studi kasus ini, setelah melakukan pengamatan khususnya Terminal Subang banyak sekali halte atau titik lokasi naik turun penumpang baik dari titik arah barat dan selatan yang beroperasional di Terminal Subang yang dapat mempengaruhi jumlah penumpang tersebut, dilihat dimulai segi fasilitas, manajemen dan kenyamanan dari penumpang angkutan umum.Hasil pengamatan diperoleh untuk analisis arah selatan trayek Subang-Jakarta dengan menggunakan angkutan umum Bus, titik lokasi naik turun penumpang di Halte SMKN 1 Subang sangat berpengaruh dilihat dari jumlah penumpang yang ada di Terminal Subang. Untuk nilai jumlah penumpang pada hari senin dari Terminal Subang ada 260 penumpang dengan nilai persentase 35,91 %, untuk jumlah penumpang dari Halte SMKN 1 ada 284 penumpang dengan nilai persentase 39,23 % .dan untuk hari selasa nilai jumlah penumpang Terninal Subang ada 237 penumpang dengan nilai persentase 40,51 %, dan nilai jumlah pada halte SMKN 1 257 penumpang dengan nilai persentase 43,93 %. Sedangkan yang terakhir pada hari Kamis nilai jumlah 235 penumpang dengan nilai persentase 38,27 %. dan untuk nilai jumlah penumpang Halte SMKN 1 ada 268 dengan nilai persentase 43,65 %.Sementara hasil pengamatan diperoleh untuk analisis arah Selatan trayek Subang-Bandung dengan menggunakan angkutan umum Elf, titik lokasi naik turun penumpang di simpang bersinyal Wisma Karya Subang yang.berdekatan dengan pos polisi sangat berpengaruh dilihat dari jumlah penumpang yang ada di Terminal Subang. Untuk nilai jumlah penumpang pada hari senin dari Terminal Subang ada 246 penumpang dengan nilai persentase 49,50 %, untuk jumlah penumpang dari luar Terminal di Simpang bersinyal Wisma Karya ada 251 penumpang dengan nilai persentase 50,50 % .dan untuk hari selasa nilai jumlah penumpang Terninal Subang ada 244 penumpang dengan nilai persentase 53,74 %, dan nilai jumlah penumpang di simpang bersinyal Wisma Karya ada 244 penumpang dengan nilai persentase 53,74 %. %. Sedangkan untuk diluar Terminal di Simpang bersinyal Wisma Karya jumlah 210 penumpang dengan nilai persentase 46,26%. Yang terakhir hari kamis di dalam Terminal Subang yaitu 234 penumpang dengan nilai persentase 49,74 %. untuk diluar Terminal Simpang bersinyal Wisma Karya ada 236 penumpang dengan nilai persentase 50,21%.Dari kedua studi kasus diatas terlihat bahwa pengaruh halte dengan jarak terlalu dekat dengan terminal akan mempengaruhi operasional terminal itu sendiri.
A SIMULATION STUDY OF SDN DEFENSE AGAINST BOTNET ATTACK BASED ON NETWORK TRAFFIC DETECTION hadianto, rahmadani
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 1 (2018): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses the Software Defined Networking (SDN) security experiment on Zeus Botnet attacks based on traffic behavior in the network. The development of SDN technology is increasingly in demand today, both on the researcher and industry side. This is inseparable from the SDN feature that gives the developer the flexibility to program the system inside. But on the other hand, the development of network technology cannot be separated from the threat of attack, especially Botnet attacks. Botnets are able to take control of the SDN network by attacking the control plane. This is possible when the botmaster enters a third party into the network and infects the associated device in the SDN network as a bot. This problem is categorized as Integrity in CIA triad (Confidentiality, Integrity, and Availability) used in the evaluation of security performance. Integrity in the CIA triad is a state of information that is always accurate and consistent until a recognized user makes a change. At the end of this paper will be explained about future research based on experimental test results.
Wireless Sensor Network for Monitoring Rice Crop Growth ajibekti, ari; Munadi, Rendy; Rahmat, Basuki
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 1 (2018): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

For observation of rice plants continuously against climatic influences of rice plants in the vegetative stage,reproductive stage, ripening stage by measuring the pH level, temperature, soil moisture using the technology of WirelessSensor Network (WSN). The purpose of this study to monitor climate effects on the growth of rice plants with the technologyWireless sensor network (WSN). The design and implementation of WSN based on Zigbee platform and Arduino withobservation method involve monitoring the change of indicator of each sensor node, distance parameter, delay parameter oneach rice growth. Testing the performance of WSN through parameter RSSI (receive signal strength indicator) between the enddevice and the coordinator through software applications XCTU do at every stage of rice growth. Test results at a distance of100 meters obtained the average value of RSSI in the vegetative stage of -80.40 dBm, at the reproductive stage of -83.72 dBm,and at the ripening stage of -84.44 dBm. The WSN implementation, testing using cluster tree topology is done at a different time.The test is performed between the sensor node to the node coordinator in the topology of the cluster tree in different areas. Theresult of the measurement of data delivery delay is 312ms for the area of 1 hectare of rice field at 120 days of age with the nodenumber of 7 units. Furthermore, with the node number 7 units, 376ms for the paddy field with 2 hectare area. The results ofWSN implementation experiments on 2 hectares of rice farming area can provide real time information so as to contribute inagriculture when there is a change of climatic conditions or sudden pest diseases that affect the results of rice crop productivityand food security.
Kaji Eksperimental Gasifikasi Biomassa Reaktor Tekanan Vakum Setioputro, Novandri Tri; Kosim, Muhtar
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 2 (2019): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan bakar fosil akan habis dan meningkatkan gas CO2sebagai efek rumah kaca.Efek rumah kaca menyebabkan pemanasan global sehingga perlu menggeser teknologi tenaga ke energi terbarukan yang ramah lingkungan. Salah satu energi terbarukan adalah gasifikasi biomassa menjadi pengganti bahan bakar fosil. Saat ini, teknologi grasifikasi biomassa (downdraft gasifier danupdraft gasifier) menggunakan tekanan tinggi (aliran udara didorong) sehingga kerumitan sumplai bahan bakar biomassa ke reaktor dan memiliki resiko terjadinya ledakan[1]. Teknologi gasifikasi biomassa yang lebih mudah dan aman yaitu gasifikasi aliran searah (concurrent gasifier). Gasifikasi aliran searah menggunakan mekanisme aliran biomassa dan udara pada lubang yang samadengan cara diisap melalui tekanan rendah (tekanan vakum). Proses gasifikasi biomassa menjadi gas yang mudah terbakar (syngas) memerlukan temperatur tinggi (800 – 1000 0C)[2].Eksperimen gasifier aliran searah dilakuan dengan 2 jenis biomassa yaitu sekam padi dan temperung kelapa. Gasifier diuji menggunalan isolasi dan tanpa isolasi. Gasifier aliran searah tidak diisolasi menggunakan sekam padi menghasilkan temperatur reaktor sebesar 4330C dan biomassa temperung kelapa menghasilkan temperatur reaktor sebesar 4730C. Temperatur ini tidak memproduksi syngas dengan bukti tidak ada nyala api. Eksperimen gasifier aliran searah diisolasi 30 mm dengan biomassa sekam padi menghasilkan suhu sangat tinggi (1053 0C) dan nyala api akan tetapi mudah mati. Gasifikasi temperung kelapa reaktor diisolasi menghasil produksi syngas berupa nyala api selama 3 jam terus menerus dengan temperatur tertinggi pada reaktor sekitar 8000C. Pengujian variasi ketebalan isolasi reaktor (30 mm, 80 mm dan 130 mm) menghasilkan kemampunan menahan kalor atau penurunan temperatur berbeda-beda. Semakin tebal isolasi reaktor maka semakin kecil penurunan temperaturnya, isolasi tebal 130 mm menghasilkan penurunan temperatur 1720C, isolasi tebal 80 mm menghasilkan penurunan temperatur1980Cdan isolasi tebal 30 mm menghasilkan penurunan temperatur 301 0C. Hasil uji gasifikasi biomassa temperung kelapa pada mesin generator 2 HP berbahan bakar bensin mampu menghasilkan daya keluaran listrik sebesar 457,8 Watt.
Perancangan Sistem Pendingin Pada Gasifikasi Biomassa Reaktor Aliran Searah Untuk Pengganti Bahan Bakar Bensin Mesin Generator 2 kVA Setioputro, Novandri Tri; Setiawan, Ayudi; Kosim, Muhtar
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 2 (2019): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejalan perkembangan jaman dan pertumbuhan penduduk, kebutuhan listrik di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Banyak pembangkit listrik di Indonesia masih mengandalkan bahan bakar fosil, hal itu berbanding terbalik dengan jumlah bahan bakar fosil yang ketersediannya semakin berkurang dan tidak dapat diperbaharui. Gasifikasi biomassa adalah salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil, selain karena ramah lingkungan, di Indonesia bahan utama untuk gasifikasi biomassa ini banyak dijumpai dalam bentuk limbah pertanian berupa sekam, jerami, tempurung kelapa dan lain-lain.Gas produk hasil gasifikasi biomassa memiliki suhu yang tinggi, agar tidak merusak komponen-komponen dalam mesin generator yang tidak tahan panas perlu dilakukan perancangan alat sistem pendingin untuk menurunkan suhu gas produk agar dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar bensin pada mesin generator. Perancangan sistem pendingin ini menggunakan metode konveksi bebas, bahan yang digunakan dalam perancangan ini pipa tembaga dan aluminium dengan diameter luar 1 inch, tebal 1,27 milimeter dan panjang 5,8 meter. Pada hasil akhir perancangan didapat laju perpindahan kalor sebesar 4597,5 Watt, dengan total kebutuhan panjang pipa untuk kedua bahan adalah 9,86 meter.
Pengaruh Pengunaan Agregat Batu Bata Dan Agregat Batu Pecah Terhadap Kekuatan Tekan Beton Subandi, Adi
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 2 No. 2 (2018): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mendapatakan sifat – sifat dari beton yang menggunakan agregat batu bata dan agregat batu pecah. Sifat – sifat yang akan diteliti adalah kekuatan tekan (?c) dengan menggunakan dua macam variasi campuran agregat sebagai bahan perbandingan.Data-data yang dipergunakan diperoleh dari pengamatan langsung melalui uji laboraturium dari beberapa sampel yang disyaratkan yang merupakan benda uji tes beton dengan bentuk kubus dengan ukuran 15x15x15 cm, Pengujian akan meliputi pengujian kuat tekan, pada beton umur 28 hari, berdasarkan Standar Konstruksi Bangunan Indonesia 1.453.1989-UDC : 693.5. Penggunaan batu bata sebagai campuran beton tidak dapat dipakai sebagai campuran beton mutu tinggi karena prosentase penyerapannya lebih tinggi dan density nya sangat kecil. Namun disisi lain penggunaan agregat batu pecah lebih ekonomis jika dibandingkan dengan menggunakan agregat batu bata karna harga batu bata lebih mahal dibandingkan batu pecah kecuali batu bata yang digunakan batu bata bekas. Kuat tekan yang dihasilkan pada agregat batu pecah 276.66 kg/cm²,sedangkan pada agregat batu bata dihasilkan kuat tekan sebesar140.07 kg/cm².
PERANCANGAN ALAT JARINGAN SENSOR NIRKABEL DENGAN TEKNIK RSSI BERBASIS ZIGBEE DI AREA PERTANIAN ajibekti, ari
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 1 (2018): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) merupakan sebuah jaringan yang disusun oleh sensor-sensornode yang terdistribusi dalam suatu cakupan area tertentu yang dihubungkan melalui kanalkomunikasi nirkabel. Untuk dapat memonitoring iklim dan cuaca pada lingkungan outdoordibutuhkan sinyal yang kuat supaya antar node bisa berkomunikasi dengan baik. Masalah yangada yaitu geografis area pertanian tanah nya tidak datar dan begitu luas serta faktorpertumbuhan padi. Pada penelitian ini hanya melakukan pengukuran sinyal yang diterima padaarea pertanian pada tanaman padi. Pada perancangan jaringan sensor nirkabel dilingkunganoutdoor ini untuk memdapatkan sinyal yang diterima menggunakan metode empiris yaknidengan teknik ranging RSSI dan topologi jaringan point to point. Sistem ini menggunakanmikrokontroler Arduino Uno R3 dimana komunikasi wirless yang digunakan Modul zigbee(Xbee Series 2) serta software aplikasi XCTU untuk melihat perubahan sinyal yang diterima.Pengukuran dilakukan setiap 5 meter antara node coordinator dan node end device. Hasil dariperancangan sistem dan penelitian ini sinyal yang diterima pada jarak yang ditentukan sampai100 meter yaitu 88 dBm. Komunikasi anatar node masih terkoneksi meskipun terjadipenurunan level sinyal yang diterima.
PERANCANGAN PENGONTROL SUHU RUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR LM35 BERBASIS ARDUINO UNO hadianto, rahmadani
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 2 No. 2 (2018): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Perancangan Pengontrol Suhu ruangan dengan menggunakan sensor LM35 berbasisArduino Uno. Perancangan pengontrol suhu ruangan ini menggunakan Arduino Uno sebagaikontroler dan sensor LM35DZ sebagai pendektsisuhu nya, Limit switch, LCD 16X2 karakter,beberapa komponen pendukung lainnya. Perancangan pengendali Suhu ruangan berbasisArduino Uno ini hasil dari diskusi dengan pemilik peternakan ayam broiler, yang merasakesulitan ketika mengontrol suhu ruangan atau kandang ayam, padahal ayam sangat rentanterhadap perubahan suhu yang drastis sehingga mengakibatkan kematian pada ayam yangcukup banyak dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Perancangan Pengontrol Suhuruangan dengan menggunakan sensor LM35 berbasis Arduino Uno ini menggunakan relayyang dikendalikan oleh Arduino Uno sebagai saklar elektroniknya. Sehingga pemilihan jenisrelay yang sesuai dengan beban harus diperhatikan atau penggunaan relay dapat diganti denganTRIAC jika diperlukan. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, perancangan pengontrolsuhu ruangan dengan menggunakan sensor LM35 berbasis Arduino Uno ini bekerja dengancukup baik, pada saat mendeteksi suhu yang sudah ditentukan untuk batas atas dan batasbawah.
PERANCANGAN ALAT PENGONTROL KECEPATAN MOTOR MENGGUNAKAN ARDUINO MEGA 2560 BERBASIS ANDROID MELALUI BLUETOOTH Kurniadi, Sonny
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 2 (2019): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikrokontroler Arduino 2560 sebagai alat pemprosesan semua input/outputi, modulBluetoothHC05 sebagai jalur komunikasi antara smartphone dan plant, Driver Motor L298 berfungsiuntuk mengatur putaran Motor DC agar dapat di ubah kecepatan dari Motor DC dan aplikasiyang terpasang pada smartphone Android sebagai remote kontrol dari sistem ini. Uji kinerjarancangan diketahui bahwa: (a) minimum sistem ATmega16 berfungsi dengan baik yang telahdiuji dengan cara menguji PORT Mikrokontroler Arduino 2560 sebagai Input/ Output; (b)driver motor L298 berfungsi dengan baik yang di uji dengan cara memberikan sinyal PWMyang dibangkitkan dari mikrokontroler; (c) Modul Bluetooth HC05 berfungsi dengan baik yangdi uji dengan cara menghubungkan Modul Bluetooth, mikrokontroler, Android dan LCDsebagai penampil data yang di terima dari Android; (d) Pengujian Program di CVAVR; (e)pengujian rangkaian kontrol kecepatan motor DC menggunakan Android. Dengan demikiantrainer yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan.
PERANCANGAN ALAT INDIKATOR SUHU RUANGAN UNTUK PRAKTIKUM BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 Arief Permana
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 2 No. 1 (2017): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat bantu dalam praktikum di laboratorium khususnya laboratorium Elektro sangat menentukan kelancaran jalannya praktikum. Salah satu unsur alat praktikum tersebut adalah alat ukur suhu yang mampu mengukur secara realtime .Hadirnya teknologi mikrokontroler dan sensor serta pemrograman komputer mampu menjembatani masalah tersebut sehingga proses kelancaran praktikum tidak terhambat. Arduino sebagai mikrokontroler berbasis AtMega328 serta sensor suhu LM-35 dapat dimanfaatkan untuk membuat alat pengukur suhu digital. Hasil pengukuran akan ditampilkan melalui layar LCD berukuran 16x2. Alat pengukur suhu ruangan berbasis Arduino dan sensor suhu LM35 ini cukup akurat dalam melakukan pengukuran suhu ruangan sehingga sangat layak digunakan untuk berbagai kepperluan pengukuran suhu. Oleh karena itu untuk membuat alat peraga yang layak dilakukan uji kelayakan alat peraga kontrol suhu berbasis Arduino.

Filter by Year

2014 2024