cover
Contact Name
Fakultas Teknik
Contact Email
mesajurnal@gmail.com
Phone
+6285314481300
Journal Mail Official
teknik@unsub.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim No.8, Cigadung, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Published by Universitas Subang
ISSN : 23559241     EISSN : 2714884X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MESA merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala dua kali per tahun, Bulan Oktober dan Maret oleh Fakultas Teknik Universitas Subang. Makalah yang dapat dimuat dalam jurnal ini meliputi bidang keilmuan Teknik Mesin, Teknik Elektronika, Teknik Sipil, dan Arsitektur. Makalah dapat berupa ringkasan laporan hasil penelitian atau kajian pustaka ilmiah. Makalah yang akan dimuat hendaknya memenuhi format yang telah ditentukan. Bahasa yang digunakan pada jurnal ini adalah bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
Articles 88 Documents
Kajian Kapasitas Persimpangan Bersinyal Untuk Melayani Manuver Kendaraan Berat (Hv) Terhadap Waktu Pada Persimpangan Wesel Kota Subang Subandi, Adi
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 2 (2019): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan jalan dapat didefinisikan sebagai daerah umum di mana dua jalan atau lebih bergabung atau bersimpangan, termasuk jalan dan fasilitas tepi jalan untuk pergerakan lalu-lintas di dalamnya (AASHTO, 2001). Berdasarkan lokasi kajian Persimpangan wesel kota Subang yang merupakan persimpangan dengan arus lalu lintas yang cukup tinggi di kota Subang khususnya bertambahnya volume kendaraan berat (HV) dengan dasar telah banyak pembangunan indusri sehingga kendaraan-kendaran berat melakukan manuver yang berlebih pada persimpangan tersebut. Tinjauan terhadap antrian kendaraan sebagai dampak Manuver Kendaraan Berat (HV) pada jam sibuk mengindikasikan kinerja simpang yang relatif membutuhkan ruang yang lebih terkait pelayanan manuver kendaraan berat. Serta terkait dengan perbedaan panjang radius pada simpang studi tidak berpengaruh secara signifikan tetapi kondisi nilai VCR yang mengakibatkan bartambahnya durasi waktu untuk melakukan manuver belok kanan. Diperoleh bahwa pengaruh sudut terhadap waktu dan kecepatan kendaraan rata-rata untuk masing-masing besaran sudut antara lain ; ?=106° menghasilkan waktu rata-rata 8,42564 detik dengan kecepatan rata-rata 3,937342 m/det, ?=66° menghasilkan waktu rata-rata 14,5141 detik dengan kecepatan rata-rata 1,634242 m/det dan ?=77° menghasilkan waktu rata-rata 9,75056 detik dengan kecepatan rata-rata 3,913156 m/det. Demikian pula untuk manuver belok kiri, dengan ?=106° menghasilkan waktu rata-rata 6,67512 detik dengan kecepatan rata-rata 3,201551 m/det dan ?=17° menghasilkan waktu rata-rata 10,1869 detik dengan kecepatan rata- rata 6,32663 m/det. Dimana hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi besaran sudut simpang akan menyebabkan semakin rendah waktu manuver dan meningkatkan kecepatan kendaraan pada saat melewati lintasan di simpang.
Pengaruh Penggunaan Knalpot Modifikasi Terhadap Suhu dan Kebisingan Suara Pada Sepeda Motor Kosasih, Deny Poniman; Rachman, Maulana
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 3 No. 2 (2019): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suhu dan kebisingan pada motor Honda Beat tahun 2011 sangat berpengaruh pada lingkungan, knalpot modifikasi danknalpot standart pada motor Honda beat tahun 2011 di uji dengan pengujian suhu menggunakan Thermometer Gun dan pengujian tingkat kebisingan dengan alat Sound Lever Meter (SLM dengan Standar Internaisonal EC 61672:2003. Dari hasil pengujian yang dilakukan tiga kali pengujian dan 3 rpm yang bebeda pengujian rata – rata suhu gas buang klanpot standar , rpm 1500 = 80.6 ? c , 2000 rpm = 82.7 ? c , 3000 rpm = 84.2 ?c pengujian rata rata tingkat kebisingan adalah , rpm 1500 = 59.0 dB , 2000 rpm = 61,9 dB , 3000 rpm = 71,6 dB , sedangkan rata – rata suhu gas buang knalpot modifikasi adalah pengujian rata – rata suhu gas buang klanpot modifikasi rpm 1500 = 57.4 ? c , 2000 rpm = 64.1 ? c , 3000 rpm = 75.5 ?c pengujian rata rata tingkat kebisingan adalah , rpm 1500 = 71,7 dB , 2000 rpm = 79.0 dB , 3000 rpm = 82.6 dB dari hasil analisis bahwa knalpot modifikasi suhu gas buang lebih dingin dari knalpot standar , tinkat kebisingan lebih bising dari knalpot knalpot standar tapi tidak melebihi ambang batas maksimal yang diizinkan. Kesimpulannya knalpot modifikasi layak di gunakan pada motor Honda beat 2011
PENGARUH JENIS KLAKSON PADA MOBIL TERHADAP TINGKAT KEKUATAN BUNYI Usup Supriatna; Kosasih, Deny Poniman
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klakson mobil adalah salah satu instrumen dalam mobil yang secara umum digunakan untuk memberi sinyal-sinyal tertentu. Klakson juga bisa menandakan peringatan bagi mobil atau pengendara lain. Bising yang ditimbulkan bukan hanya karena bunyi knalpot kendaraan bermotor yang melintas tetapi juga dapat disebabkan oleh gesekan antara jalan dan ban kendaraan bahkan bunyi klakson kendaraan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui tingkat kekuatan bunyi beberapa jenis klakson yang ada di pasaran yang digunakan pada mobil, khususnya Toyota Avanza keluaran tahun 2011. Sampel Klakson yang digunakan adalah Klakson Standar Toyota Avanza, Hella dan Skeleton dan pengujian yang dilakukan adalah melakukan Pengujian Sound Level Meter. Pada kondisi mesin mati nilai kekuatan bunyi untuk klakson standar rata rata 90,7 dB, Hella 94,8 dB dan Skeleton 96,5 dB. Dalam keadaan mesin hidup nilai kekuatan bunyi untuk klakson standar rata rata 98 dB, Hella 102,7 dB dan Skeleton 104,3 dB. Berdasarkan PP No. 55 tahun 2012 kendaraan sebagaimana di maksud dalam Pasal 69, Suara klakson sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (2) huruf f paling rendah 83 desibel atau dB (A) dan paling tinggi 118 desibel atau dB (A).
Perancangan Poros Utama Mesin Bubut Kayu Hari Din Nugraha
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poros utama mesin bubut kayu merupakan salah satu komponen penting pada mesin bubut kayu. Poros utama dihubungkan dengan pencekam dan motor lisrik. Tujuan dari pembuatan poros utama mesin bubut ialah untuk lebih mengoptimalkan fungsi dari mesin bubut kayu. Hasil penelitian menunjukkan Dari hasil yang diperoleh hasil: (1) Poros utama Poros utama dapat menggerakkan pencekam sesuai dengan kecepatan yang telah ditentukan mengalami kemiringan posisi; (2) Proses pembuatan poros utama mesin bubut kayu sederhana yaitu: proses pemotongan (sawing) - proses pembubutan (turning) meliputi pembubutan facing, pengeboran senter, pembubutan rata, pembubutan bertingkat, dan pembubutan chamfe dan pembuatan ulir luar secara manual dengan snei; (2) Waktu yang diperlukan dalam membuat poros utama mesin bubut kayu sederhana yaitu 137 menit atau 2 jam 17 menit.
Revitalisasi Pasar Kalijati dengan Penataan Modern di Subang, Jawa Barat Ilham Nurdiyansyah; Agus Maryono; Susanto, Susanto
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar menjadi tempat utama untuk kegiatan jual beli. Baik itu pasar modern maupun pasar tradisional, keduanya berperan sebagai tempat pemenuhankebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. Sering kita jumpai bahwa pasar modern lebih tertata dibandingkan dengan pasar tradisional, walaupun begitu pasartradisional masih banyak peminatnya. Revitalisasi Pasar Kalijati dengan Penataan Modern adalah upaya meningkatkan citra dan mewujudkan pasar tradisional yang tertata dengan menawarkan kios pedagang yang dikelompokkan berdasarkan jenis dagangannya, sirkulasi dan pola tata ruang yang nyaman dan bersih, serta fasilitas yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif berupa deskriptif analisis melalui pendekatan desain dengan alur proses mengumpulkan data primer dan sekunder selanjutnya dianalisa melalui pendekatan perancangan yang nantinya akan mewujudkan sebuah hasil perancangan atau desain. Pendekatan yang dilakukan dengan penataan modern ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan ketertiban bagi pengguna pasar tradisional serta terpenuhinya fasilitas yang bersaing dengan pasar-pasar modern saat ini.
Pengaruh Penggunaan Alat Penghemat BBM Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor Bertransmisi Matic, Semi Automatic dan Manual Fauzan Pratama; Dian Susanto; Kosasih, Deny Poniman
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian konsumsi bahan bakar ini dilakukan dengan alat penghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) IM Power dengan spesimen uji motor matic, semi automatic dan manual. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat penghemat bahan bakar terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor uji tersebut. Bahan bakar berhubungan dengan bilangan oktan yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Pemilihan jenis bahan bakar harus diperhitungkan rasio kompresi motor. Konsumsi bahan bakar kendaraan semakin menjadi perhatian mengingat harga bahan bakar minyak sebagai bahan bakar utama kendaraan semakin meningkat harganya. Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan konsumsi bahan bakar yang dipasang dengan alat penghemat bahan bakar pada sepeda motor bertransmisi matic,semi matic dan manual. Hasil yang didapatkan dari analisa data adalah konsumsi bahan bakar yang menggunakan alat penghemat bahan bakar mengalami penurunan dengan bahan bakar bensin produksi Pertamina terdiri dari Premium, Pertamax maupun Pertalite yang mempunyai kandungan nilai oktan berbeda.
Analisis Alokasi Anggaran Penanganan Terhadap Pencapaian Kemantapan Ruas Jalan Studi Kasus Kabupaten Subang Subandi, Adi
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor penyebab kerusakan jalan yang terjadi biasanya disebabkan oleh umur rencana jalan yang telah dilewati, kelebihan beban kendaraan, perencanaan awal yang tidak tepat, pengawasan yang kurang baik serta pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Disisi lain pemerintah daerah selalu mengalokasikan anggaran biaya penanganan untuk ruas jalan yang mengalami penurunan tingkat pelayanan (kerusakan) hal ini bertujuan untuk memelihara kinerja jalan agar tetap baik dan anggaran biaya penanganan tersebut bisa saja meningkat setiap tahunnya begitupun dengan tingkat kerusakan yang terjadi. Usulan penanganan untuk setiap ruas jalan akan sangat berbeda maka diperlukan suatu perencanaan yang efektif dan efisien dalam menganalisa kondisi ruas jalan serta anggaran penanganan yang dibutuhkan agar dapat mencapai kemantapan jalan. Dari hasil analisis diperoleh skema pendanaan pada kegiatan penanganan jalan dengan kondisi terbatas untuk memperoleh hasil maksimum yaitu berdasarkan skema 3, dimana dengan skenario alokasi pendanaan dimaksimalkan pada kegiatan pemeliharaan berkala 100% sebesar Rp. 164.813.284.341,- dan sisanya dialokasikan pada kegiatan peningkatan jalan sebesar Rp. 35.186.715.679,- maka diperoleh kondisi kemantapan jalan untuk tahun selanjutnya dengan kondisi jalan mantap sebesar 82,80% dan tidak mantap sebesar 17,20%. Peneliti menilai bahwa simulasi yang dilakukan cenderung bersifat kondisional dan fleksibel, dimana sangat bergantung pada data kondisi awal kinerja jalan yang ditangani serta kapabilitas pendanaan pemerintah daerah serta target pencapaian kemantapan jalan yang diharapkan.K
Analisis Kinerja Ruas Jalan Otista Terkait Operasionalisasi Simpang Susun Subang Jalan Tol Cipali Subandi, Adi
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan infrastruktur jalan merupakan salah satu solusi dalam penyediaan akses bagi pengguna jalan. Namun siring dengan tingkat pertumbuhan pergerakan akses jalan yang dibangun tersebut tentunya menghasilkan dampak yang bervariasi jika ditinjau dari berbagai perspektif. Hal ini terjadi pada kondisi setelah beroperasinya akses simpang susun Cilameri-Subang, dimana dengan telah beroperasinya jalan tol Cipali, intensitas pergerakan pada ruas jalan Otista Kab. Subang mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dimana ruas jalan tersebut merupakan jalan yang terakses langsung dengan simpang susun tol Cipali. Dari hasil penelitian yang dilakukan mengindikasikan peningkatan volume kendaraan dan intensitas kemacetan pada ruas jalan tersebut, terhitung volume kendaraan sebesar Q = 3496,67 kend/jam datau QSMP = 1947,82 smp/jam. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan seperti mobil parkir dibadan jalan (on street parking) dampak dari pengadaan fasilitas trotoar tanpa bahu jalan sebagai kejadian hambatan samping dengan frekuensi bobot kejadian rata-rata 557,43 termasuk kategori H (tinggi), serta menghasilkan derajat kejenuhan DS = 0,67, sedangkan untuk prediksi 10 tahun mendatang tepatnya tahun 2029 menghasilkan QSMP = 4259,85 smp/jam dan derajat kejenuhan DS = 1,46 dengan kategori F yaitu volume kendaraan lebih besar dari kapasitas dan aliran arus lalu lintas mengalami kemacetan total. Dengan hasil analisis yang telah dilakukan peneliti merekomendasikan perlunya dilakukan upaya antisipatif terhadap kondisi tersebut sehingga dampak yang akan timbul dimasa mendatang dapat diminimalisir tingkat potensinya.
Studi Mikro Terkait Rekayasa dan Penataan Fasilitas dalam Menunjang Aktifitas Naik Turun Pengguna Ojek Online dalam Kerangka Edukasi dan Kajian Kebijakan Pada Suatu Pusat Kegiatan, Studi Kasus Kawasan Kampus ITB Harun Al Rasyid; Rudy Hermawan Karsaman; Adi Subandi
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya intensitas kegiatan naik turun penumpang ojek online pada beberapa pintu masuk kampus yang terjadi sepanjang hari, terindikasi menyebabkan intensitas kemacetan pada kawasan kampus ITB dan sekitarnya. Berdasarkan kajian sebelumnya teridikasi penurunan kinerja jalan sebagai dam-pak aktifitas mangkal dan naik turun pengguna ojek online di kawasan ITB menghasilkan angka densitas berkisar 0,96 s/d 1,15. Berdasarkan model Biogeme yang dibangun pada penelitian yang telah dilakukan terindikasi intensitas penggunaan ojek online dipengaruhi sensitifitas negatif ter-hadap besaran biaya perjalanan (-1.09) dan waktu tunggu (-0.681), sementara sensitivitas positif ter-jadi pada besaran tingkat kecepatan operasi ojek online (0.108) khsusunya jika dibandingkan moda angkutan perkotaan. Sementara berdasarkan model SEM, mengindikasikan pengaruh variabel so-sioekonomi yang dipengaruhi indikator besaran pengeluaran transportasi menghasilkan nilai koefisien sebesar (-0,505) dan variabel Pola Perjalanan yang dipengaruhi indikator Waktu pen-capaian dan Biaya perjalanan menghasilkan nilai koefisien sebesar (+0,306). Terkait konsep penataan area parkir/ halte untuk ojek online pada kawasan pusat kegiatan, disulkan beberapa opsi yang bersi-fat kondisional tergantung ketersediaan site yang akan diperuntukan bagi area parkir/ halte yang akan diusulkan.
Pengaruh Penggunaan Alat Penghemat BBM Terhadap Konsumsi Bahan Bakar, Torsi Serta Daya Sepeda Motor Matic 150 CC Wahyudin; Yayan Sofyan; Maulana Rachman; Deny Poniman Kosasih
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 4 No. 1 (2020): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat penghemat bahan bakar terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor transmisi matic 150 cc dengan bahan bakar Pertalite dan Pertamax , digunakan alat penghemat bahan bakar kerja IM-Power Booster yang berfungsi sebagai penguat accumulator. Pertalite merupakan bahan bakar gasoline yang memiliki angka oktan 90 serta berwarna hijau terang dan jernih ini sangat tepat digunakan oleh kendaraan dengan kompresi 9:1 hingga 10:1 sedangkan Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi 9,1-10,1 . specimen uji adalah Sepeda Motor Yamaha Aerox 155 Tahun 2017 pengujian dengan dyno test untuk mendapatkan nilai daya dan torsi dari kendaraan. Pada run power test pada dyno test ini selama 1 jam untuk menemukan peak terbaik, Dari hasil data yang diperoleh dari dynotest cylinder head standar menghasilkan dua data yang pertama daya, puncak daya pada cylinder head standar yaitu 12,4 HP di putaran 8137 RPM dan torsi mesin maksimal yaitu 11,70 N.m di putaran 6826 RPM.

Filter by Year

2014 2024