cover
Contact Name
Asrar Aspia
Contact Email
jppg@umsu.ac.id
Phone
+6281361147192
Journal Mail Official
jppg@umsu.ac.id
Editorial Address
Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP
ISSN : -     EISSN : 27217795     DOI : 10.3059
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, studi mendalam, pemikiran kreatif, inovatif atau karya-karya dalam pendidikan, pengajaran. Fokus jurnal adalah karya inovatif yang terkait dengan pengembangan media pembelajaran, pengembangan proses pembelajaran dan analisa kesulitan dalam pembelajaran serta penerapan e-learning yang dapat secara efektif dalam memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan lembaga pendidikan tinggi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2021)" : 10 Documents clear
Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Dengan Metode Emosi,Gerak Cepat Dan Perevisian Dengan Pendekatan Mixing Siswa Kelas IX Smp Negeri 1 Ma’u T.P 2020/2001 Maskaryanis Telaumbanua
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v1i3.5407

Abstract

Peningkatan Kemampuan Menulis Berita Melalui Strategi Pembelajaran Kreatif Produktif Siswa Kelas VIII Smp Negeri 4 Lolofitu Moi Tahun Pembelajaran Even Fransisca Waruwu
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v1i2.5403

Abstract

ABSTRAK Menulis berita adalah salah satu materi yang tercantum dalam standar isi sekolah menengah pertama, yang telah dijabarkan dalam standar kompetensi dan kompetensi  dasar. Standar kompetensi menulis kelas VIII adalah mengungkapkan informasi dalam bentuk rangkuman, teks berita, slogan/poster. Standar kompeten  si tersebut dikhususkan lagi dalam kompetensi dasar dalam bentuk menulis teks berita secara singkat, padat, dan jelas serta dijabarkan dalam indikator.Menulis berita berarti menulis kabar, pernyataan ini tentunya dilandasi pemikiran bahwa manusia adalah makhluk sosial dan lebih spesifik lagi makhluk komunikasi, secara naluriah, manusia selalu ingin menginformasikan kabar tertentu kepada orang lain.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis berita khususnya berita tentang lingkungan melalui strategi pembelajaran kreatif produktif di kelas VIII-ASMP Negeri4 Lolofitu Moi.Penerapan strategi pembelajaran kreatif produktif dalam upaya meningkatkan kemampuan menulis berita siswa kelas VIII-A SMP Negeri  4 Lolofitu Moi ditunjukkan dengan adanya perubahan dalam proses pembelajaran yaitu kesiapan dan keaktifan pada saat proses pembelajaran, juga ditunjukkan adanya peningkatan nilai tes akhir dari masing-masing siklus dalam menulis berita. 
Peningkatan Keterampilan Menyimak Berita Melalui Media Audio Visual Oleh Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Bahorok Kabupaten Langkat Dewi Purwanti
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v1i2.5396

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menyimak berita melalui  Audio visual oleh siswa kelas VIII A SMP 2 BOHOROK Tahun Pembelajaran 2018/2019. Populasi dalam penelitian ini adalah  siswa siswi kelas VIII A  Tahun Pembelajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 orang siswa yang terdiri dari satu kelas Sedangkan sampel dalam peneliti ini adalah seluruh populasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berbentuk esai yaitu kemampuan menyimak berita melalui audio visual. Media Audio Visual yang digunakan untuk mengukur kemampuan menyimak siswa adalah smartphone dan youtube berisi berita yang sebelumnya telah dibagikan link kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kemampuan siswa dalam menyimak berita dapat ditingkatkan menggunakan media Audio Visual. Siswa menunjukkan sikap dan perilaku yang lebih positif dalam menyimak berita. Sikap dan perilaku yang terlihat adalah senang, peduli, mau, bersungguh-sungguh, semangat, paham, mengerti, dan kesediaan menyediakan waktu menyimak berita. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebelum menggunakan media Audio visual  adalah sebesar 58,1 dan setelah menggunakan media Audio Visual mengalami peningkatan sebesar 289 sehingga nilai rata-rata menjadi 86,46. Setelah data dianalisis, diketahui kemampuan menyimak berita melalui Audio visual oleh siswa kelas VIII A SMP NEGERI 2 BOHOROK Tahun Pembelajaran 2018/2019 Hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan siswa dalam pembelajaran menyimak berita dengan menggunakan media audiovisual mengalami peningkatan. Dari hasil penelitian itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyimak berita.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Di Smk Pustek Serpong Dalam Mata Akuntansi Dasar Kelas X Tahun Pelajaran 2020/2021 Ayrin Rissky Amalia; Dian Novianti Sitompul
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i2.7448

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan di SMK PUSTEK SERPONG. Penelitian dilakukan untuk meningkatkan keaktifan siswa ketika proses pembelajaran berlangsung. Salah satu factor yang membuat siswa menjadi kurang aktif ketika proses pembelajaran berlangsung adalah karena proses pembelajaran yang masih menggunakan model yang berpusat pada guru. Model pembelajaran Problem Based Learning dipilih peneiti untuk meningkatkan hasil dan keaktifan belajar pada siswa di SMK PUSTEK SERPONG. Penggunaan model ini terbukti dapat meningkatkan keaktifan siswa dengan rata-rata sebesar 73, 89 dari 62,78. Perubahan tersebut menunjukan perubahan yang signifikan dengan dilakukannya perubahan model pembelajaran. Kegiatan seperti mengobservasi, mengambil keputusan, merumuskan masalah, menanyakan pertanyaan dilakukan ketika proses pembelajaran, kegiatan tersebut dilakukan baik secara individu maupun berkelompok. Kesimpulan yang didapat model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif diunakan untuk meningkatkan hasil dan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.
Perbedaan Kemampuan Penalaran Matematik Siswa Yang Diajar Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dan STAD Di Kelas VII SMP Swasta YPK Medan Tia Mariani
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i2.7113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas VII SMP Swasta YPK Medan, dan untuk mengetahui proses peyelesaian jawaban siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan penalaran matematik yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan STAD di kelas VII SMP Swasta YPK Medan. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan penelitian “Posttest Only Control Group Design”. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-A dan kelas VII-D sebanyak 61 orang. Kelas VII-D diajar menggunakan model kooperatif tipe jigsaw dan kelas VII-A diajar menggunakan model kooperatif tipe STAD. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran matematik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Liliefors, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas VII SMP Swasta YPK Medan, dan analisa lembar jawaban siswa dapat disimpulkan bahwa pada kelas VII-A dan VII-D sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan di setiap indikator kemampuan penalaran matematik pada setiap butir soal.
Evaluasi Mata Pelajaran Biologi Materi Sistem Pencernaan Siswa Kelas XI Sma Negeri 07 Bengkulu Selatan Nur Haviza Yuliana; Elsanti E; Ferry Eka Prasetya; Ahmad Walid
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i3.8733

Abstract

Tujuan dari penilitian ini adalah mengevaluasi pemahaman siswa dan keaktifan siswa dalam mempelajari materi sistem pencernaan kelas XI di SMA N 07 Bengkulu Selatan.Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA SMA Negeri 07 bengkulu selatan beralamat di jln.Kota agung kecamatan seginim kabupaten Bengkulu selatan provinsi Bengkulu dengan jumlah siswa kelas XI IPA 4 sebanyak 33 orang.Metode penelitian yang digunakan dalam observasi penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan melibatkan 5 orang siswa sebagai sampel.Dalam penelitian ini dibuat data dengan penilaian yang diambil dari hasil observasi dan wawancara tentang pemahaman siswa dan keaktifan siswa dalam mempelajari materi tentang sistem pencernaan dan penilaian observasi yang dilakukan berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku siswa di kelas dalam mengikkuti pembelajaran materi sistem pencernaan. Disini kami mengambil sampel 5 siswa dari 33 siswa di kelas XI IPA 4. Data di bawah ini merupakan hasil dari observasi dan wawancara yang telah dilakukan. 
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Swasta Bintang Laut Tahun Pembelajaran 2019/2020 Berdiana Butetria Tafonao
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i3.7131

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar kognitif siswa dalam pelajaran matematika. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengubah cara belajar siswa adalah model pembelajaran talking stick. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Bintang Laut yang berjumlah  45 orang. Sampel penelitian adalah kelas VIII-A sebagai kelas kontrol berjumlah 22 orang dan kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen berjumlah 23 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar yaitu tes awal dan tes akhir. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh thitung adalah 2.561. Kemudian dikonsultasikan pada tabel harga t dengan taraf signifikan 0.025; d.f = 45, maka nilai t0.025= 2,014 sehingga thitung > ttabelyaitu 2.561 > 2,014, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan model talking stick berpengaruh lebih baik, aktif, efisien dari pada model pembelajaran konvensional dan menghasilkan pemahaman siswa mengemukakan pendapat lebih aktif, sehingga Ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran talking stick terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Swasta Bintang Laut tahun pembelajaran 2019/2020. Saran yang ditawarkan peneliti yaitu (1) hendaknya guru menggunakan model talking stick digunakan sebagi media pembelajaran karena mampu melibatkan siswa dalam belajar lebih aktif dan efisien; (3) hendaknya menggunakan model-model pembelajaran lain yang berorientas pembelajaran berpusat pada siswa; (3) hendaknya temuan penelitian ini menjadi bahan perbandingan kepada peneliti selanjutnya
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pokok Barisan Dan Deret Aritmetika Di Kelas XI Sma Negeri 1 Aramo Tahun Pelajaran 2020/2021 Susantri Simbolon
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i3.7165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar matematika materi pokok Barisan dan deret Aritmetika. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar matematika, khususnya pada materi ini. Tetapi hasil belajar siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan. Untuk itu penelitian ini mencakup dua variabel, yaitu pembelajaran berbasis masalah sebagai variabel X dan hasil belajar matematika materi pokok Barisan dan deret Aritmetika sebagai variabel Y. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1Aramo mulai Juli sampai September 2021. Populasinya sebanyak 92 siswa dan sampel diambil berdasarkan random sampling sebanyak 28 siswa.Dalam menganalisis data, digunakan observasi untuk pembelajaran berbasis masalah dan tes pilihan ganda untuk hasil belajar matematika materi pokok Barisan dan deret Aritmetika. Kemudian hasilnya dianalisis dengan analisis statistik inferensial. Dari hasil analisis diperoleh nilai rata-rata pembelajaran berbasis masalah adalah 0,75 berada pada kategori “baik”, nilai rata-rata hasil belajar matematika materi pokok Barisan dan deret Aritmetika sebelum pembelajaran berbasis masalah adalah 65,39 berada pada kategori “cukup”, dan nilai rata-rata hasil belajar matematika materi pokok Barisan dan deret Aritmetika sesudah pembelajaran berbasis masalah adalah 80,75 berada pada ketegori “sangat baik”.Berdasarkan tabel “t” dengan taraf signifikansi 5% di mana dk = n – 2 = 28 – 2 = 26, diperoleh t-tabel = 1,71, sementara nilai t-hitung = 7,35. Itu menunjukkan t-hitung lebih dari t-tabel atau 7,35 > 1,71. Berarti hipotesis diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar matematika materi pokok Barisan dan deret Aritmetika pada siswa kelas VIII SMA Negeri 1 Aramo tahun pelajaran 2020/2021.
Penerapan Model Pembelajaran Two Stay-Two Stray Dalam Pembelajaran Matematika Yeli asa Waruwu
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i3.7175

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Two Stay-Two Stray. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).  Tujuan penelitian: (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray di SMK Negeri 1 Lolowau, (2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray di SMK Negri 1 Lolowau, (3) Membuktikan secara signifikan kualitas pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray mencapai 75% (baik), (4) Membuktikan secara signifikan rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray mencapai 75 (baik).Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negri 1 Lolowau dengan subjek penelitian kelas X semester Ganjil, jumlah siswa 30 orang dengan jumlah laki-laki 14 orang dan perempuan 16 orang. Instrumen penelitian: (1) Lembaran observasi terdiri dari (a) Lembar observasi untuk siswa yang tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran digunakan untuk mengetahui kegiatan siswa selama proses pembelajaran khususnya siswa-siswi yang tidak aktif dalam pembelajaran, (b) Lembar pengamatan siswa dalam kegiatan pembelajaran digunakan untuk mengetahui keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, (c) Lembar pengamatan proses pembelajaran responden guru yang digunakan untuk mengetahui kegiatan-kegiatan pembelajaran yang digunakan oleh guru/peneliti. (2) Wawancara digunakan untuk mengetahui bagaimana pendapat dari siswa tentang pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray, (3) Angket digunakan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran, (4) Foto sebagai bahan dokumentasi, (5) tes hasil belajar yang digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Hasil penelitian: (1) Pada siklus I (pertama), banyak siswa yang tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran rata-ratanya 43,34%; minat, perhatian, partisipasi dan persentase siswa rata-ratanya 56,05% dengan kategori cukup; serta proses pembelajaran responden guru rata-ratanya 60,94% dengan kategori cukup, sedangkan pada siklus II (kedua), siswa yang tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran berkurang rata-ratanya 20%; minat, perhatian, partisipasi dan persentase siswa rata-ratanya 79,68% dengan kategori baik; serta proses pembelajaran responden guru rata-ratanya 86,72% dengan kategori sangat baik, (2) Angket kualitas pembelajaran pada siklus I (pertama) mencapai 63,10% dengan kategori cukup menjadi 89,83% pada siklus II (kedua) dengan kategori baik sekali,  (3) Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I (pertama) mencapai 65,43 dengan kategori cukup, persentase ketuntasan 60% dan ketidaktuntasan 40%. Pada siklus II (kedua), rata-rata hasil belajar siswa mencapai 80,90 dengan kategori baik, persentase ketuntasan 93,33% dan ketidaktuntasan 6,67%. Kesimpulan penelitian: (1) Dalam proses pembelajaran hendaknya guru mata pelajaran menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray, (2) Hendaknya setiap Guru diharapkan mampu melaksanakan pembelajaran yang telah direncanakan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, (3) Hendaknya setiap guru tidak merasa bosan memperbaiki kelemahan dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Jigsaw I Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Menentukan Komposisi Fungsi Di Kelas X SMA Negeri 1 Barusjahe Tahun Pelajaran 2018/ 2019 Yonando - Sembiring
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i3.7109

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Apakah Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Jigsaw I Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Menentukan Komposisi Fungsi Di Kelas X SMA Negeri 1 Barusjahe  Tahun Pelajaran 2018/ 2019”.. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa  Kelas X SMA Negeri 1 Barusjahe  Tahun Pelajaran 2018/ 2019 dengan jumlah 35 orang. Objek dalam penelitian ini  adalah Ketuntasan belajar matematika siswa selama pelaksanaan Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Jigsaw I Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Menentukan Komposisi Fungsi Di Kelas X SMA Negeri 1 Barusjahe  Tahun Pelajaran 2018/ 2019”.   Instrumen yang digunakan adalah tes yang terdiri dari 6 butir soal.   Pada Tes awal yang dilakukan diperoleh  ketuntasan klasikal  sebesar 7,1%. Hasil tes setelah tindakan I, diperoleh secara klasikal tingkat kemampuan pemecahan masalah  sebesar 75,2%  hal ini menunjukkan  kemampuan pemecahan masalah matematika siswa meningkat menjadi kategori sedang. Hasil tes pada siklus II, diperoleh secara klasikal tingkat Ketuntasan belajar siswa secara klasikal  sebesar 93,8%  hal ini menunjukkan  kemampuan pemecahan masalah matematika siswa meningkat menjadi kategori sangat tinggi. Dari tindakan pada siklus I dan siklus II disimpulkan penerapan Strategi Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Jigsaw I Meningkatkan Kemampuan Siswa Menentukan Komposisi Fungsi Di Kelas X SMA Negeri 1 Barusjahe  Tahun Pelajaran 2018/ 2019.Kata Kunci : Model Kooperatif Tipe Jigsaw I, Ketuntasan Belajar

Page 1 of 1 | Total Record : 10