cover
Contact Name
JUNAIDI
Contact Email
junnaidie@gmail.com
Phone
+62711 - 418873
Journal Mail Official
jurnaldisiplin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Animan Achyat (d/h Jln. Sukabangun 2) No. 1610 Kota Palembang Prov. Sumatera Selatan Telp/Fax : 0711 - 418873 Email : jurnaldisiplin@gmail.com
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda
ISSN : 14110261     EISSN : 2746394X     DOI : -
Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Berisikan tulisan ilmiah, hasil pembahasan penelitian, pembahasan buku dan pendapat yang mendukung. Redaksi mengundang para dosen, pakar, mahasiswa, membahas dan masyarakat yang tertarik untuk menuangkan hasil yang diharapkan ke dalam tulisan ilmiah. Jadwal penerbitan setahun 2 (dua) kali pada bulan Maret dan September . Tulisan yang dikirim harus berpedoman pada metode penulisan ilmiah dan petunjuk penulisan sebagaimana terlampir. Isi konten tulisan tanggung jawab sepenuhnya penulis. Redaksi tidak bertanggung jawab terhadap isi konten tulisan.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 29 No. 3 (2023): September" : 3 Documents clear
TANGGUNG JAWAB PENGEMUDI AMBULAN KARENA KELALAIANNYA MENGAKIBATKAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN Maknun, Luil
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 29 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v29i3.108

Abstract

Abstrak Masyarakat Indonesia rata-rata banyak memiliki kendaraan pribadi, sehingga banyak dealer kendaraan baik motor atau mobil memberikan penawaran terhadap masyarakat dengan harga jual murah. Dengan penawaran rendah tersebut secara tidak langsung telah menyebabkan masyakarat berkeinginan untuk memiliki kendaraan baik kendaraan motor dan mobil. Dengan membeli kendaraan tersebut semua kebutuhan transportasi yang cepat, mudah, dan bisa digunakan untuk diri pribadi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum Normatif. Kepada Kepolisian dan Pemerintah diharapkan mengadakan sosialisai mengenai undang-undang lalu lintas dan peraturan lalu lintas secara rutin dan teratur diberbagai tempat seperti di sekolah, dan di media seperti: koran, televisi dan radio. Polisi Lalu Lintas diharapkan agar lebih meningkatkan kinerja dalam menangani pelanggaran lalu lintas dan agar lebih memperhatikan kualitas dan kuantitas personil petugas Polisi Lalu Lintas agar dalam penanggulangan pelanggaran lalu liantas tidak menemui kendala dan berjalan sesuai yang diharapkan. Kata Kunci : Pengemudi, Kecelakaan, Lalu Lintas. Abstract On average, many Indonesian people have private vehicles, so many vehicle dealers, both motorbikes and cars, offer offers to the public at low selling prices. This low offer has indirectly caused people to want to own vehicles, both motorbikes and cars. By purchasing this vehicle, all your transportation needs are fast, easy, and can be used for yourself. The research used is normative legal research. The Police and Government are expected to conduct socialization regarding traffic laws and traffic regulations regularly and regularly in various places such as schools, and in the media such as: newspapers, television and radio. The Traffic Police are expected to further improve their performance in handling traffic violations and to pay more attention to the quality and quantity of Traffic Police officers so that handling traffic violations does not encounter obstacles and runs as expected. Keywords: Driver, Accident, Traffic
PEMBAGIAN WARISAN PADA PERKAWINAN POLIGAMI Jauhari, Jauhari; Candra, Andi; Afriani, Kinaria
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 29 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v29i3.109

Abstract

Abstrak Kewaritsan Islam adalah hukum yang mengatur tentang pemindahan hak pemilikan harta peninggalan (tirkah) pewarits, menentukan siapa saja yang berhak menjadi ahli warits dan berapa bagian masing-masing. Poligami diartikan suatu perkawinan di mana seorang laki-laki memiliki istri lebih dari satu orang. Yang menjadi problematika di dalam perkawinan poligami adalah mengenai pembagian waris. Di mana ketika suami meninggal dan meninggalkan harta, yang mana dalam harta tersebut juga terdapat hak istri yang harus dibagikan secara adil. Hukum kewaritsan Islam pada dasarnya tidak mengakui atau tidak mengenal konsep harta bersama itu sendiri, hal ini dikarenakan tidak adanya ketentuan baik dalam al-Qur’an ataupun hadis. Sedangkan dalam hukum positif belum menerapkan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam syari’at Islam itu sendiri. Kata Kunci : Warisan, Perkawinan, Poligami Abstract Islamic inheritance is the law that regulates the transfer of inheritance rights (tirkah) of heirs, determining who has the right to become heirs and how much each person will share. Polygamy is defined as a marriage in which a man has more than one wife. What is problematic in polygamous marriages is the distribution of inheritance. Where when the husband dies and leaves property, the wife's rights also include the wife's rights which must be distributed fairly. Islamic inheritance law basically does not recognize or recognize the concept of joint property itself, this is because there are no provisions in either the Qur'an or hadith. Meanwhile, positive law has not implemented the provisions contained in Islamic law itself. Keywords: Inheritance, Marriage, Polygamy
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG MENJADI KORBAN PERPISAHAN PERKAWINAN CAMPURAN MENURUT HUKUM DI INDONESIA Rosalinda, Rosalinda
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 29 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v29i3.116

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat, membawa pengaruh semakin mudah terjadinya hubungan antar sesama manusia, antar suku bangsa dan antar Negara dalam segala aspek kehidupan. Perkenalan membawa pasangan berbeda kewarganegaraan melangsungkan perkawinan campuran. Perkawinan campuran juga terjadi pada tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja dari Negara lain. Perkawinan beda kewarganegaraan memang seringkali menimbulkan kesulitan, terlebih lagi saat kelangsungan mencatatkan perkawinan yang akan dilangsungkan, apakah di negara asal calon suami atau di negara asal calon isteri. perkawinan campuran juga memiliki risiko masalah yang cukup rumit, terutama karena perbedaan kewarganegaraan antara pasangan suami-istri dan perbedaan kultur. berkaitan dengan tidak harmonisan dalam rumah tangga pasangan Warga Negara Indonesia dengan Warga Negara Asing dan mengakibatkan perceraian berdampak langsung kepada anak-anak yang terlahir dari perkawinan campuran. Sehingga anak-anak mendapatkan berbagai masalah dalam status kewarganegaraan atau pun perlindungan hukum terhadap hak-haknya. Kata Kunci: Anak, Perceraian, Perkawinan Campuran.

Page 1 of 1 | Total Record : 3