cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 926 Documents
Penerapan Cognitive Behavioral Therapy Disertai Model GI untuk Mengatasi Student Burnout pada Pelajaran Fisika Hartini Dewi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.379

Abstract

Kelelahan peserta didik yang terdeteksi oleh Instrumen Maslach Burnout Inventory menunjukkan bahwa di kelas XII Lintas Minat fisika di sekolah berbasis SKS terdeteksi ada 4 orang yang positif terapapar syndrome student burnout. Untuk mengatasinya guru selaku peneliti menerapkan metode cognitife behavioural therapy dengan disertai model belajar group investigasi. Model belajar ini dipilih dengan maksud agar student burnout merasa aman dan nyaman dalam kelompok belajar sesuai dengan model yang dimaksud, disamping menumbuhkan prilaku positif dalam terapi mengembangkan kognitif student burnout. Prilaku positif dalam belajar menginvestigasi sebuah permasalahan dalam belajar fisika diharapkan student burnout terlatih menumbuhkan prilaku dalam rangka menerapi kelelahan yang mereka alami. Tujuan Penelitian pertama untuk mengetahui besar persentase penerapan cognitife behavioural therapy disertai model GI pada kelas XII Lintas Minat Fisika. Kedua untuk mengetahui besar persentase ketuntasan belajar fisika pada kelas XII Lintas Minat fisika di semester enam 2022. Ketiga untuk mengetahui besar persentase kesuksesan student burnout dalam penerapan cognitife behavioural therapy disertai model GI. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian dan pengembangan level dua. Besar persentase penerapan cognitife behavioural therapy disertai model GI pada kelas XII Lintas Minat Fisika adalah 98%. Besar persentase ketuntasan belajar fisika pada kelas XII Lintas Minat fisika di semester enam tahun 2021-2022 adalah 100%. Besar persentase mengatasi student burnout dalam penerapan cognitife behavioural therapy disertai model GI adalah 100%.
Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Berbasis Masalah Berbantuan Google Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Etyk Widjajanti Soedarnadi; Dwi Sulisworo
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran audiovisual berbasis masalah berbantuan Google Classroom yang valid, praktis, dan efektif dengan materi pertidaksamaan rasional dan irasional dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIPA 5 SMA Negeri 6 Yogyakarta di semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes, wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa audiovisual memenuhi persyaratan yang sangat baik untuk kualitas materi dan media berdasarkan evaluasi ahli dan penilaian. Selain itu, hasil kelompok kecil dan kelompok uji lapangan menunjukkan bahwa nilai dan standar audiovisual yang tinggi. Kegunaan audiovisual dinilai saat ini menggunakan uji lapangan, yang menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara nilai rata-rata pada pretest dan posttest setelah penggunaan audiovisual. Selain itu, kemampuan berpikir kritis siswa tumbuh 55,25 persen dengan kriteria sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa audiovisual berbasis masalah berbantuan google classroom dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis.
Peningkatan Motivasi Belajar Kebugaran Jasmani melalui Model Circuit Training Berbantuan Video Pembelajaran Soemaryoto Soemaryoto
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 8 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.521 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v8i1.389

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa melalui model circuit training berbantuan video pembelajaran (vidjar) materi Kebugaran Jasmani XI IPS SMAN 3 Yogyakarta semester 2 tahun pelajaran 2021/2022. Subjek penelitian adalah kelas XI IPS dengan 35 siswa. Penelitian dilakukan melalui 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi angket, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menjelaskan hasil perhitungan angket motivasi siswa pada tiap aspek selama 2 siklus. Hasil penelitian menyimpulkan: Pertama, tahapan pelaksanaan penelitian yang dilakukan yaitu 1) Menyiapkan tempat, alat-alat, 2) Penjelasan circuit training, 3) Penjelasan teknik gerakan tiap pos, 4) Melakukan gerakan berbeda-beda dan bervariasi di tiap pos, 5) Melakukan latihan circuit training secara urut, 6) Melakukan latihan circuit training sesuai waktu (initial time), 8) Initial time sebagai target waktu yang akan dicapai kemudian, 9) Penguatan circuit training dari guru, 10) Evaluasi, penutup. Kedua, model circuit training berbantuan vidjar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan capaian: 1) siklus 1 siswa dengan kategori tinggi 25,71%, kategori sangat tinggi 2,86 %, sehingga ketercapaian sebesar 28,57% atau belum mencapai indikator keberhasilan; 2) siklus 2, persentase siswa dengan motivasi tinggi sebesar 28,57% dan sangat tinggi 48,57% atau total ketercapaian 77,14%. Hasil ini menunjukkan tindakan telah melampaui indikator keberhasilan yang ditentukan yaitu ≥75% siswa mencapai kategori tinggi. Dapat disimpulkan metode circuit training efektif untuk meningkatkan motivasi belajar pada materi Kebugaran Jasmani.
Peningkatan Kompetensi Menulis Teks Laporan Bahasa Indonesia melalui Media Gambar Seri bagi Peserta Didik Tunarungu Sudarmi Sudarmi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi menulis teks laporan pada peserta didik tunarungu menggunakan media gambar seri. Subjek penelitian adalah 3 peserta didik kelas VI SDLB/B di SLB Bhakti Pertiwi. Kompetensi yang ditingkatkan adalah menulis teks laporan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi teks laporan tentang energi alternatif bio-solar dari kelapa sawit. Pada setiap pertemuan dilakukan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data terdiri dari observasi aktivitas belajar peserta didik dan tes kompetensi menulis teks laporan. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar seri telah terbukti dapat meningkatkan kompetensi menulis teks laporan peserta didik tunarungu kelas VI SDLB/B di SLB Bhakti Pertiwi. Hal ini dapat ditinjau dari perolehan data yakni pada pra siklus diperoleh nilai 56,6, selanjutnya meningkat menjadi 69 pada siklus I dan meningkat menjadi 84 pada siklus II. Dengan demikian, hasil yang diperoleh pada siklus II sudah mencapai indikator keberhasilan tindakan yang telah ditentukan yakni sebesar 75. Berdasarkan data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa media gambar seri membuat peserta didik lebih aktif, partisipatif dan dapat meningkatkan kompetensi menulis teks laporan.
Model Pembelajaran Multisensori bagi Anak Disleksia, Efektif?: Tinjauan Sistematis
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.624 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.392

Abstract

Pendidikan merupakan hak yang dimiliki oleh setiap warga negara, bahkan anak yang berkebutuhan khusus pun sudah diatur pendidikannya oleh negara. Berdasarkan undang-undang tersebut anak akan mendapatkan pendidikan yang bermutu dengan cara belajar, membaca merupakan proses dalam belajar. Bagi anak-anak yang menyandang disleksia tentunya akan kesulitan menjalankan proses ini, dimana anak disleksia sulit untuk mengenal huruf, angka dan tanda baca disebabkan gangguan neurologis pada sistem sarafnya. Oleh karena itu dibutuhkan model pembelajaran yang efektif untuk membantu proses belajar anak disleksia dalam membaca. Tujuan review artikel ini adalah untuk mengkaji artikel ilmiah yang membahas metode pembelajaran yang efektif bagi anak disleksia. Metode yang digunakan adalah metode kajian pustaka dengan sumber referensi diperoleh dari program Publish or Perish 7 yang terindeks google scholar. Kriteria artikel yang digunakan sebagai referensi adalah jurnal yang dipublikasikan 5 tahun terakhir dari tahun 2017-2021. Hasil dari review artikel yang dipilih menyatakan bahwa metode multisensori dapat diterapkan sebagai metode pembelajaran bagi anak yang menyandang disleksia, dengan mengoptimalkan seluruh fungsi sensorik yang dimiliki anak yaitu visual, auditori, kinestetik, dan taktil. Penerapan metode multisensori dianggap efektif untuk membantu anak disleksia dalam proses belajar khususnya membaca dan menulis, dengan demikian diharapkan metode ini dapat meningkatkan prestasi belajar bagi anak disleksia.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas X KKO di SMA Negeri 1 Sewon Rochimah Aryati Putri; Sri Hartini; Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo; Rini Siswanti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.102 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan strategi guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa Kelas X Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMA Negeri 1 Sewon. Data menunjukkan bahwa selama satu tahun terakhir prestasi siswa KKO memperoleh prestasi 1 kejuaraan tingkat internasional, 4 tingkat nasional dan 2 tingkat regional, hal tersebut menunjukkan motivasi yang tinggi dalam bertanding disuatu kejuaraan dan belajar dilingkungan sekolah. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai peran guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 1 guru Bimbingan dan Konseling, 1 wali kelas dan 4 siswa KKO. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan tiga langkah yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing atau verivication. Hasil dari penelitian adalah : 1) melaksanakan layanan sesuai dengan empat layanan dasar yaitu: layanan dasar, layanan responsive, layanan perencanaan individual dan dukungan sistem; 2) melaksanakan layanan bimbingan dengan topik yang mendukung motivasi belajar melalui teknik yang menarik; 3) memberikan layanan konseling kelompok maupun individu utnuk membantu memecahkan masalah; 4) melaksanakan layanan informasi studi lanjut yang sesuai dengan bidang; 5) melaksanakan kolaborasi dengan guru mata pelajaran dan wali kelas; dan 6) menjadi guru yang bersikap tegas namun tetap membuat nyaman peserta didik.
Analisis Standarisasi Laboratorium Fisika dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Tempel Rita Nunung Tri Kusyanti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 8 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v8i1.404

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui standarisasi laboratorium fisika SMA Negeri 1 Tempel dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek yang menjadi sasaran penelitian ini adalah kepala Laboratorium, pengelola laboratorium, guru bidang studi fisika, siswa dan sarana prasarana laboratorium fisika di SMA Negeri 1 Tempel. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar angket, pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian standarisasi daya dukung prasarana laboratorium fisika mempunyai rerata 87,5% dengan klasifikasi sangat baik, standarisasi daya dukung sarana mempunyai rerata persentase 90,15% dengan klasifikasi sangat baik, standarisasi tenaga laboratorium mempunyai persentase 66,66% masuk kategori baik, standarisasi manajemen laboratorium fisika berdasar pada kompetensi dan sub kompetensi yang dimiliki oleh kepala laboratorium fisika mempunyai persentase 85,16% termasuk dalam klasifikasi sangat baik. Implementasi kurikulum merdeka belajar pada prinsip pembelajaran dan prinsip asesmen mempunyai kriteria baik dengan persentase 72,6%. Secara keseluruhan laboratorium fisika SMA Negeri 1 Tempel mempunyai standarisasi kategori baik, pengelola laboratorium berorientasi masa depan dengan digitalisasi informasi sehingga laboratorium fisika SMA Negeri 1 Tempel siap untuk mendukung implementasi pembelajaran kurikulum merdeka.
Penerapan Strategi Pemodelan dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Esai Retna Rahayu Widawati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 8 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.079 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v8i1.407

Abstract

This classroom action research is entitled Application of Modeling Strategy Implementation in Improving Essay Writing Skills for Class XII Social Sciences 2 Students at SMA Negeri 10 Yogyakarta in the 2021/2022 Academic Year. The main objective of this research is to explain the learning process and the results of improving students' skills in writing Indonesian essays through modeling strategies. This research uses an action research study with two cycles. The data analysis technique used descriptive statistics. The data of this research are in the form of essay writing, value data, documents and observations. The results of data collection were processed qualitatively and quantitatively. From these data, the results of learning to write Indonesian essays for class XII IPS 2 students were obtained using a modeling strategy. Of the 33 students during the initial test, only 12 or 36.36% managed to get a score above the Minimum Completeness Criteria (KKM) set by SMAN 10 Yogyakarta which was 75 or an average value of 72.68. After the implementation of the action the score increased to 82 ,24 in cycle 1 became 90.09 in cycle 2. The condition of completeness presentation was 100%. Similar conditions also occur in the results of observations on student activities in participating in learning. The results of the observation there are aspects of student activity in learning in the first cycle the average score is 59 or a value of 92, 18 increases to a score of 62 or a value of 96.87 in the second cycle II.
Problem Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Ari Priyanti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 8 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.781 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v8i1.408

Abstract

The learning patterns of students during the pandemic must be carried out independently at home. Various problems faced are psychological conditions, lack of learning reference sources, decreased thinking ability, low awareness of independent learning, decreased learning activities and unsatisfactory learning achievement. This motivates teachers to make learning more creative and innovative in the classroom. The choice of the Problem Based Learning (PBL) model is intended to activate students and improve their learning outcomes. The formulation of the problem is how the process of implementing the PBL model, whether the use of the PBL model increases the activity and learning outcomes of students in SPLTV material in X APHP1 students of SMK N 1 Cangkringan. Meanwhile, the purpose of the research is to find out the process of implementing the PBL learning model in increasing students' activities and learning outcomes. The research method uses classroom action research. The data collection uses learning outcomes tests, notes when learning is carried out and student responses. The results obtained that the use of the PBL learning model increased the activities and learning outcomes of students as evidenced when studying the SPLTV material, students' learning activities increased in the first cycle from a score of 31 categories of "medium" learning activities to a score of 38 cycles II in the "high" category. While the completeness of student learning outcomes 27.78% with an average value of 57.78 in the first cycle increased to 77.78% with an average of 72.22 in the second cycle. The results of this study contribute to the use of one of the learning models of mathematics for teachers as an alternative to learning on SPLTV material.
Menulis Bentuk Passé Composé Menggunakan Padlet Berbasis Project Based Learning Nauli Trisnainy Siregar
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.409

Abstract

Menulis merupakan salah satu kompetensi berbahasa, namun demikian peserta didik mengalami kesulitan saat menulis dalam bentuk Passé Composé. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi ketrampilan menulis bentuk Passé Composé, serta untuk mengetahui penerapan penggunaan Padlet berbasis model pembelajaran proyek pada pembelajaran ketrampilan menulis bentuk Passé Composé. Penelitian tindakan dilaksanakan pada semester 2 tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penerima tindakan adalah peserta didik kelas XI IPS 1 SMAN 1 Kalasan. Data dikumpulkan melalui tes, non tes, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode penskoran dan kriteria keberhasilan. Hasil penelitian setelah diberi tindakan berupa pembelajaran menulis menggunakan Padlet secara berkelompok menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan hasil belajar peserta didik pada ketrampilan menulis bentuk Passé Composé. Partisipasi peserta didik meningkat dari 33,33% pada Siklus I menjadi 97,22% pada Siklus II, sedangkan hasil belajar meningkat dari 24,99% menjadi 88,56% pada Siklus II. Dari hasil penelitian tindakan ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Padlet dengan model pembelajaran proyek secara berkelompok dapat meningkatkan kompetensi ketrampilan menulis bentuk Passé Composé.