cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 964 Documents
Pengembangan Desain Pembelajaran Fisika Menggunakan Learning Management System Berbasis Moodle Berbantuan Grup Whatsapp Ety Dwiastuti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.410

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital dan kondisi dunia yang sedang mengalami pandemi Covid-19 berimbas pada keberlangsungan pendidikan di semua jenjang sehingga pembelajaran yang semula tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan peserta didik terhadap pengembangan desain pembelajaran Fisika menggunakan LMS (Learning Management System) berbasis Moodle berbantuan grup Whatsapp pada pokok bahasan Impuls, Momentum, dan Hukum Kekekalan Momentum di kelas X SMKN 2 Yogyakarta. Metode penelitian Research and Development (R&D) digunakan untuk mengetahui efektifitas produk desain pembelajaran ketika diterapkan dalam PJJ. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata lebih dari 70% peserta didik memberikan tanggapan baik terhadap aspek penggunaan software, isi penyajian, dan tampilan LMS. Dapat ditunjukkan pula peningkatan hasil belajar peserta didik yang berkaitan dengan pemahaman konsep melalui metode drilling (pengulangan) pada kegiatan penilaian atau quiz. Perbaikan tampilan muka, memaksimalkan penggunaan fitur-fitur di elearning, membuat/memilih bahan ajar/sumber belajar yang menarik, menyusun urutan materi secara konsisten, memberikan kesempatan peserta didik untuk memaksimalkan upaya memperbaiki hasil belajar, memperbanyak interaksi guru dan peserta didik sebagai bentuk kehadiran sosial melalui grup Whatsapp, serta sikap tegas guru dalam mendisiplinkan peserta didik merupakan faktor penting dalam keberhasilan PJJ.
Perasaan Kesepian (Loneliness) Siswa SMP di Wilayah DIY dan Jawa Tengah pada Masa Pandemi Covid-19 Wahid Aditiono; Dody Hartanto; Mufied Fauziah; Kuswindarti Kuswindarti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.411

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kesepian (loneliness) siswa di masa pandemi dan post pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan google form skala likert tentang loneliness yang kemudian hasil dari data tersebut dianalisis secara persentase. Penelitian ini dilakukan pada rentan waktu April sampai Juni tahun 2022. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik di berbagai daerah di Indonesia khususnya DIY dan Jawa Tengah. Sampel pada penelitian ini ialah 983 responden dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan random sampling. Hasil pada penelitian ini menunjukkan data tingkat kesepian siswa dengan kategori Sangat Tinggi ialah 0,00%, 15,35% dengan kategori Tinggi, 56,75% dengan kategori sedang, 28,12% dengan kategori rendah, dan 1,03% dengan kategori sangat rendah. Pada kelompok usia menunjukkan bahwa usia memiliki perbedaan pada setiap jenjang usia, persentase loneliness pada peserta didik rentan usia 12-17 tahun menunjukkan kategori Tinggi dengan 0,20% pada usia 12 tahun, 3,15% pada usia 13 tahun, 8,34% pada usia 14 tahun, 2,85% pada usia 15 tahun dan 0,41% usia 16 sedangkan 0,20% untuk usia 17 tahun. Dari hasil ini diperlukan penanganan serius yaitu dengan mengoptimalkan layanan BK di sekolah untuk mereduksi kesepian yang dialami peserta didik pada rentan usia 12-16 tahun yaitu pada jenjang SMP/MTs agar tidak memberikan efek yang berkepanjangan.
Flipped Classroom Meningkatkan Keterampilan Berfikir Tingkat Tinggi dan Keaktifan Peserta Didik Pada Masa Pandemi Siti Khasanah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 8 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.635 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v8i1.413

Abstract

Pada masa pandemi pembelajaran biologi di kelas X APHP SMKN 1 Saptosari memiliki hambatan ketika peserta harus menyelesaikan soal HOTs (ketrampilan berfikir tingkat tinggi) dengan model pembelajaran konvensional melalui penyajian ceramah di kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Flipped Classroom, aktivitas peserta didik dan melihat peningkatan ketrampilan berfikir tingkat tinggi. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan sebanyak dua siklus, dalam setiap siklus terdiri dari 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan dan 4) refleksi. Hasilnya menunjukkan bahwa Flipped Classroom yang dilaksanakan pada masa pandemi dengan memanfaatkan aplikasi Google Classroom untuk kegiatan di rumah dan aplikasi Whattsapps Group (WAG) pada kegiatan tatap muka mendapatkan apresiasi baik dari peserta didik, mereka menyukai kegiatan dengan model ini. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya capaian keterampilan berfikir tingkat tinggi dari 54% pada kondisi pra siklus meningkat menjadi 57% pada siklus 1 dan 81% pada siklus 2. Kontribusi dari penelitian ini memberikan alternatif bagi pembelajaran biologi materi keanekaragaman hayati dan genetika level berfikir kognitif mengevaluasi dan keaktifan peserta didik yang dilakukan dengan Flipped Classroom yaitu proses memberikan materi lewat video maupun komik sebagai media belajar yang harus dicermati kemudian melakukan pengamatan dan diskusi kelompok di rumah dilanjutkan pembahasan bersama pendidik dalam kegiatan tatap muka melalui WAG.
Membangun Partisipasi Siswa pada Pembelajaran Kimia Masa Pandemi melalui Pembelajaran Discovery Learning dengan Aplikasi E-Learning Setiyarini Setiyarini
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 8 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.15 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v8i1.434

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengubah paradigma pembelajaran yang semula dengan tatapmuka beralih dengan media daring. Guru menemukan permasalahan pada pembelajaran daring yang dilaksanakan di kelas X MIPA 5 yakni kurangnya partisipasi aktif dan rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi kimia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru melakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapan pembelajaran Discovery Learning melalui aplikasi E-Learning pada materi konsep mol dan stoikiometri yang tertuang dalam dua siklus, dengan tiap siklusnya meliputi empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksankan di kelas X MIPA 5 SMA Negeri I Wates Tahun Pelajaran 2020/2021. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari lembar observasi siswa maupun guru, perangkat tes pengetahuan siswa dan angket pelaksanaan pembelajaran. Data hasil penelitian dianalisa dan disajikan untuk ditarik kesimpulan secara deskriptif kuantitatif. Analisis terhadap data penelitian memberikan hasil bahwa melalui penerapan pembelajaran Discovery Learning dengan aplikasi E-learning telah dapat meningkatkan partisipasi aktif dan tingkat pengetahuan siswa pada pembelajaran kimia. Terdapat peningkatan partisipasi aktif siswa aspek diskusi pada siklus I dan siklus II dengan skor rata-rata 81% menjadi 89,84%, sedangkan aspek presentasi dari skor rata-rata 56,67% menjadi 91,53%. Hasil tes pengetahuan siswa juga mengalami peningkatan pada tahap pra siklus rata-rata kelas sebesar 4l,72 setelah dilakukan tindakan siklus I meningkat menjadi 84,44 sedangkan pada siklus II menjadi 81,56.
Meningkatkan Motivasi Belajar dengan Discovery Learning Berbantuan Media Laboratorium Virtual pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Dwi Essy Sumaryanti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 8 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1267.015 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v8i1.436

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu enjelaskan pelaksanaan peningkatan motivasi belajar siswa dengan penerapan model Discovery Learning menggunakan media laboratorium virtual materi sistem ekskresi pada kelas XI MIPA 5 SMA N 5 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mencakup 4 prosedur yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian diambil dengan angket, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif selama 2 siklus. Tahapan dalam kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning mulai dari pemberian rangsangan, pertanyaan/identifikasi masalah, pengolahan data, pembuktian, menarik kesimpulan/ generalisasi. Pembelajaran model Discovery Learning menggunakan media laboratorium virtual pada materi sistem ekskresi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 5 Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa pada siklus I yaitu 73,87%, yang artinya belum memenuhi indikator keberhasilan. Kenaikan persentase motivasi belajar siswa terjadi di siklus II dimana motivasi belajar siswa mencapai 83,39% sehingga dapat dikatakan telah memenuhi indikator keberhasilan.
Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah dalam Layanan Inklusi melalui Gandeng Gendong di Sekolah Binaan Siyam Mardini
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.438

Abstract

Latar belakang dilakukan penelitian hasil supervisi manajerial pengawas bulan April-Juni 2021 ada empat sekolah mempunyai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), yaitu SD Taman Muda Ibu Pawiyatan, SD N Surokarsan 2, SD N Karanganyar, dan SD Bopkri Bintaran dengan layanan inklusi kurang baik. Hal ini disebabkan karena: 1) Sekolah kekurangan siswa sehingga menerima ABK; 2) Kompetensi kewirausahaan Kepala Sekolah rendah. Peneliti melakukan tindakan membimbing Kepala Sekolah melalui kegiatan Gandeng Gendong, harapannya sekolah mampu meningkatkan layanan inklusi sehingga Anak Berkebutuhan Khusus dapat belajar nyaman. Jenis penelitian adalah kualitatif komparatif, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi melalui 2 siklus. Pengambilan data: Kepala Sekolah, shadow, orang tua dan siswa. Metode yang digunakan: observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Pembimbingan secara klasikal dan individu. Hasil penelitian kompetensi kewirausahaan Kepala Sekolah dalam layanan inklusi melalui gandeng gendong siklus 1 ada peningkatan dari 61.50 menjadi 79.42. Peningkatan sangat signifikan pada siklus 2 menjadi 85.03. Kesimpulannya Gandeng Gendong dapat meningkatkan kompetensi kewirausahaan Kepala Sekolah dalam layanan inklusi di sekolah binaan.
Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi melalui Project Based Learning Berbantuan Foto Keluarga M.C. Indri Wahyuningsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.439

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis puisi dengan model Project Based Learning berbantuan foto keluarga pada peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Yogyakarta tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil analisis data dibandingkan berdasarkan indikator keberhasilan kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan menulis puisi berbantuan foto keluarga dari siklus I dengan nilai rata-rata 77,36 dengan interpretasi cukup dan meningkat pada siklus II. menjadi 83,75 dengan interpretasi baik. Peningkatan nilai tersebut terlihat juga pada nilai rata-rata berdasarkan per aspek pembangun puisi. Pada siklus I masih ada lima aspek yang nilai rata-ratanya di bawah ketuntasan 75, sedangkan pada siklus II semua nilai sudah tuntas per aspeknya. Selain itu, ada peningkatan pada capaian hasil ketuntasan seluruh peserta didik, pada siklus I sejumlah 72 % naik secara signifikan menjadi 97% pada siklus II. Hasil ini melampaui indikator keberhasilan yaitu “Jika seluruh peserta didik yang memeroleh nilai batas ketuntasan 75 minimal mencapai 85 %. Hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa model project based learning. berbantuan foto keluarga mampu meningkatkan kemampuan menulis puisi peserta diidk kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Yogyakarta tahun ajaran 2020/2021.
Minat Mahasiswa Prodi Akuntansi untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi Hari Purnama
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.614 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.443

Abstract

The purpose of this study is to find out empirically the interest of accounting study program students in following the accounting profession education which is influenced by factors of perception of the accounting profession, education costs, perception of study period, career motivation and economic motivation. This type of survey uses a questionnaire. The type of data is primary data. The population of all students of the Accounting Study Program at PGRI Yogyakarta University is 500 students. The sample of this research is part of the population of 85 respondents. The technique used is purposive sampling. The analysis tool uses multiple linear regression analysis with a significant level of 5%, with hypothesis testing t test, F test, and coefficient of determination. (R2) This study shows that the interest of accounting study program students in following accounting profession education is not significantly influenced by accounting profession perception factors. While the cost of education, perception of study period, career motivation and economic motivation have a positive and significant effect on the interest of accounting study program students in following accounting profession education.
Workshop Teknik Kelompok sebagai Strategi Efektif Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Instrumen Penilaian Basuki Jaka Purnama
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.491 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.445

Abstract

The competence of teachers in constructing instruments of assessment greatly affects the accuracy of measuring the achievement of students’ competence. This study aims to: (1) improve the competence of teachers in preparing assessment instruments and (2) obtain the information of the workshop implementation on improving the teachers of SMA Negeri 1 Kalasan competence in developing assessment instruments. This research is an action research which was conducted in semester 1 of the 2020/2021 academic year for 4 months with 10 teachers as the research subjects. This action research used the Kemmis and Taggart models with two cycles, each cycle consisted of two meetings with the stages of planning, action, observation, and reflection. The data collection was done through observation and product assessment. The data analysis was carried out by scoring and calculating the final score of the observed and assessed activities. The results of the study indicate that the workshop can improve the competence of the teachers in constructing assessment instruments in the form of a grid of questions and items. This was proven by an increase in the ability to compose a grid of questions from 75.88% (poor) in the first cycle to 88.25% (able) in the second cycle and an increase in the ability to construct the items from 77.42% (poor) in the first cycle to 88.89% (able) in the second cycle. It means that the teacher's competence has met the indicator of a successful action at 80%. Based on these results, it can be concluded that the workshop has really improved the competence of the teachers of SMA Negeri 1 Kalasan in constructing the grids and test items.
Analisis Potensi RPP Education for Sustainable Development pada Mata Pelajaran Fisika SMA Tirtandro Meda
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.446

Abstract

Tujuan pembangunan berkelanjutan yang disetujui oleh para pemimpin global pada KTT Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2015, menegaskan kembali kebutuhan kritis untuk menanamkan prinsip-prinsip ESD di semua tingkat pendidikan. Pendidikan diperkuat sebagai tujuan penting dalam pondasi 17 (SDGs) untuk membantu membangun masyarakat yang lebih berkelanjutan, adil, dan setara. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Tujuan penelitian deskriptif kualitatif ini yaitu untuk mendeskripsikan kesesuaian perangkat pembelajaran mata pelajaran Fisika dengan semangat pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunkan interpretasi data dari 30 RPP. Dari RPP yang dianalisis data yang didapatkan menunjukkan bahwa RPP yang dibuat dan digunakan tidak sesuai dengan yang diharapkan, yang menginginkan integrasi ke dalam pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Lebih khusus lagi, kompetensi kesadaran diri masih minim dalam memfasilitasi siswa untuk dapat mencerminkan apa yang menjadi perannya dalam komunitas lokal dan masyarakat global. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kesesuaian RPP dengan prinsip-prinsip pendidikan untuk pengembangan berkelanjutan guru Fisika masih berkisar antara 13% hingga 70%. Indikator yang masih perlu banyak mendapat perhatian dari guru dalam merancang RPP adalah kompetensi kesadaran diri siswa.