cover
Contact Name
M. Fathul Amin
Contact Email
m.fathulamin@unisla.ac.id
Phone
+6285852062381
Journal Mail Official
animalscience@unisla.ac.id
Editorial Address
http://animalsciencejournal.unisla.ac.id/index.php/asj/editorial_team
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
International Journal of Animal Science
ISSN : 27757420     EISSN : 27465268     DOI : https://doi.org/10.30736/as.v3i02.12
Aim International Journal of Animal Science aims to publish original research results and reviews on farm tropical animals related to bioscience, biotechnology, bio resources such as chicken, duck, japanese quail, cattle, buffaloes, sheep, goats, pigs, horses, as well as nondomesticated Indonesian endemic animals, such as silkworm, bee, deers, anoa, babirusa, etc. Scope International Journal of Animal Science encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, animal embryology, reproduction and physiology, Animal production system, nutrition, nutrigenomics, feed sciences, pasture, agrostology, animal food science, animal products, animal waste, biotechnology, animal behavior and welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 97 Documents
Acidity Level of Chicken Egg Consumption by Soaking Coffee Leaves Mangalisu, Azmi; Irpan; Abdul Hakim Fattag
International Journal of Animal Science Vol. 6 No. 01 (2024): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v6i1.125

Abstract

This research aims to determine the acidity level of chicken eggs consumed by soaking coffee leaves. This research method used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments with 3 replications, namely R0: Without soaking coffee leaves (control), P1: 10% soaking coffee leaves, P2: 20% soaking coffee leaves and P3: 30% soaking coffee leaves. The variables measured are pH (degree of acidity), water content, total titration acid. The results of this study showed that the treatment had no significant effect on the average water content. The level of preference for consumption of eggs is found in the 0% treatment. The results of this research on yolk pH (egg yolk pH), namely 0% coffee leaf immersion, amounted to 6.47, 10% coffee leaf immersion, amounted to 7.63, 20% coffee leaf immersion, amounted to 8.20, 30% coffee leaf immersion , amounting to 9.53. pH of albumen (pH of egg white) soaking coffee leaves 0%, amounting to 6.73, soaking coffee leaves 10%, amounting to 7.87, soaking coffee leaves 20%, amounting to 8.40, soaking coffee leaves 30 %, amounting to 9.57. The water content with 0% coffee leaf immersion is 91.00, 10% coffee leaf immersion is 93.33, 20% coffee leaf immersion is 91.66, 30% coffee leaf immersion is 92.66. on the total titration principle of 0% coffee leaf immersion, amounting to 6.90, 10% coffee leaf immersion, amounting to 2.40, 20% coffee leaf immersion, amounting to 5.40, 30% coffee leaf immersion, amounting to 11.10. The conclusion of this research is that consumption eggs soaked in coffee leaves have a significant effect on yolk pH, albumen pH and total titratable acid but have no significant effect on water content
Kualitas Fisik Maggot BSF Pada Media Kotoran Itik Pedaging Terfermentasi dan Tidak Terfermentasi Qustiawan, Akhmad; Susanto, Edy; Adi Atma, Alfian
International Journal of Animal Science Vol. 6 No. 02 (2024): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v6i02.142

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas fisik maggot BSF padamedia kotor itik pedaging terfermntasi dan tidak terfermentasi yang dilihat darikenaikan berat massa larva, efisiensi konversi pakan yang dicerna (ECD) dan indekspengurangan limbah (WRI). Materi penelitian adalah maggot BSF yangdibudidayakan di kotoran itik pedaging terfermentasi dan tidak terfermnetasi,kotoran itik difermentasi dengan penambahan EM4, molasses dan konsentrat ayamsebagai media penetasan telur dan pertumbuhan larva. Metode penelitian inimenggunakan metode eksperimen. Data yang didapat dianalisa menggunakanUji T student tidak berpasangan 5%. Penelitian menggunakan objek berupalarva Hermetia Illucens umur 6 hari sebanyak 10 gram/perlakuan yang ditebar dibiopon pembesaran sebanyak 12 biopon. Hasil penelitian menunjukkanpertambahan berat badan pada media kotoran itik pedaging terfermentasi (P1)yaitu 121.67 gram, sedangkan pertambahan berat badan pada media kotoranitik pedaging tidak terfermentasi (P2) yaitu 104.33 gram. Jumlah konsumsi pakanpada media kotoran itik pedaging terfermentasi (P1) yaitu 893.5 gram sedangkanpada media kotoran itik tidak terfermentasi (P2) yaitu 858.67 gram, nilai efisiensikonversi pakan yang dicerna (ECD) pada media kotoran itik terfermentasi (P1)yaitu 18.38% sedangkan pada media tidak terfermentasi (P2) yaitu 14.49%.Nilai WRI atau indeks pengurangan limbah pada penelitian mempunyai hasilyang berkisar antara 5.09% sampai 5.29%.
Pengaruh Penambahan Tanaman Mata Lele (Lemna Minor) Pada Ransum Pakan Itik Pedaging Untuk Melihat Kualitas Fisik Dan Kolesterol Daging Itik Al-Anshori, Ahmad Zayyin; Ladhunka Nur Aliyya, Wenny; Adi Atma, Alfian
International Journal of Animal Science Vol. 6 No. 02 (2024): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v6i02.143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tanaman mata lele (lemna minor) pada ransum pakan itik pedaging untuk melihat kualitas fisik dan kolesterol daging itik. Metode penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) 4 kali perlakuan 3 kali pengulangan. Variabel yang diamati dari penelitian ini adalah kualitas daging itik yang meliputi nilai Ph, daya ikat air, susut masak dan kolesterol. Menggunakan analisis data yang berupa analisis sidik ragam atau uji ANOVA (analysis of variance) menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitihan ini menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil perhitungan analisis sidik ragam menunjukkan bahwa penambahan tanaman mata lele dalam ransum terhadap kualitas fisik dan kolesterol itik pedaging di Dusun Gapuk Desa Sidobinangun Kecamatan Deket Kab Lamongan tidak perpengaruh nyata (P>0,05) terhadap PH, daya ikat air (DIA)/WHC (water holding capacity), susut masak (cooking loss). Kesimpulan dari penelitihan ini adalah Penambahan tanaman mata lele (lemna minor) pada penambahan sebanyak 10% untuk p3 untuk masing-masing perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata baik pada nilai PH daging, daya ikat air dan susut masak. dapat dilihat dari perhitungan SPSS, dengan penambahan tanaman mata lele (lemna minor) dalam ransum dapat menurunkan kadar kolesterol pada daging itik dapat dilihat dari perhitungan SPSS, dan dengan penambahan tanaman mata lele (lemna minor) dalam ransum dapat menurunkan kadar kolesterol pada daging itik  
Pengaruh Subtitusi Ampas Rumput Laut Pada Ransum Pakan Terhadap Performa Itik Hibrida Fase Grower Asrori, Ahmad; Susanto, Edy; Fadlilah, Anik
International Journal of Animal Science Vol. 6 No. 02 (2024): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v6i02.144

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui performa itik hibrida fase grower. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan analysis of variance (ANOVA) menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Materi penelitian adalah itik hibrida 120 ekor dan ampas rumput laut sebagai subtitusi pakan itik, pemberian subsitusi ampas rumput laut pada masing-masing perlakuan adalah P1 sebesar 1,5%, P2 sebesar 3%, dan P3 sebesar 4,5%. Variabel yang yang diamati dalam penelitian adalah komsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukan rata-rata konsumsi pakan tertinggi pada P3 sebesar 274,5 g/ekor/minggu dan data terendah pada P0 yaitu sebesar 228,583 g/ekor/minggu, data rata-rata pertambahan bobot badan tertinggi pada P3 sebesar 274,5 g/ekor/minggu dan terendah pada P0 yaitu sebesar 228,583 g/ekor/minggu, rata-rata korversi pakan tertinggi pada P1 sebesar 2,014,dan data terendah pada P3 sebesar 1,607. Berdasarkan analysis of variance (ANOVA) pola searah perlakuan berpengaruh sangat nyata (P˂0,01) pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan berpengaruh yang nyata pada konversi pakan
Analisis Pemasaran Kambing Peranakan Etawa Di Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan Criswanto, Mohamad Akbar Ryo; Susanto, Edy; Hertanto, Arif Aria
International Journal of Animal Science Vol. 6 No. 02 (2024): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v6i02.145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemasaran usaha ternak Kambing di Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 5 Maret - 20 Maret 2024. Metode penelitian ini menggunakan survei lapangan, yaitu prosespengumpulan data dari survei dengan menggunakan metode kuesioner atau wawancara yang ditujukan kepada 10 orang peternak yang ada di Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Dengan jumlah populasi 12 - 50 ekor per peternak. Hasil penelitian menunjukan bahwa margin dari penjualan kambing di Kecamatan Sukodadi pada saluranpemasaran I adalah Rp 0 per ekor. Hasil analisis margin pada saluran pemasaran II menunjukkan Rp 200.000 per ekor jantan dan Rp 200.000 per ekor betina. efisiensi penjualan kambing di Kecamatan Sukodadi memiliki nilai kurang dari 1, sehingga dapat dikatakan efisien. Saluran pemasaran yang paling efektif adalah saluran pemasaran I nilai efisiensi untuk saluran I adalah 0, yaitu dari produsen langsung ke konsumen
Analisis Persepsi Terhadap Program Vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) Pada Sapi Di Desa Sukorame Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan Gozali, Mochtar; Susanto, Edy; Hertanto, Arif Aria
International Journal of Animal Science Vol. 6 No. 02 (2024): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v6i02.146

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pandangan peternak terhadap program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Sukorame, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, dan statistik deskriptif sederhana digunakan untuk menganalisis persepsi peternak. Dengan jumlah responden 27 peternak. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi peternak terhadap program vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) positif, Hasil persepsi menyatakan sebagian besar peternak mendukung program vaksinasi. Hal ini dapat dibuktikan bahwa persepsi peternak mendapatkan respon dengan hasil presentasi 71,8 % kategori Kuat
Tata Niaga Ayam Ras Pedaging Broiler di Balongpanggang : Analisis dan Implikasinya Saputra, Trio; Susanto, Edy; Ladhunka Nur Aliyya, Wenny
International Journal of Animal Science Vol. 6 No. 02 (2024): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v6i02.147

Abstract

Tata niaga ialah rangkaian proses penyaluran barang dari produsen kepada konsumen akhir, dalam penyaluranya terdapat lembaga pemasaran yang menyalurkan barang dari waktu ke waktu. Adapun sektor yang sedang di bahaskaliini adalah sektor peternakan, yang dimana mayoritas penduduk di daerah Balongpanggang adalah berprofesi sebagai peternak ayam ras pedaging broiler. Adapun tujuan penelitian kali ini adalah untuk mengetahui bagaimanarangkaian proses tata niaga yang berlangsung antar produsen dan konsumen, penjual dan pembeli yang ada di Balongpanggang. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah menggunakan random sampling denganpengambilan data melalui observasi dan melakukan wawancara serta pencatatan lapangan. Data akan di analisis berdasarkan margin, farmer’s share dan analisis biaya dan keuntungan. Adapun hasil yang diperoleh yakni menghasilkan penjualan yang efisien efisien karena memiliki angka margin sebesar Rp. 4000 pada saluran tata niaga 1, dengan nilai farmer’s share sebanyak 85,71%, dengan perolehan rasio keuntungan Rp.1.500 dan Rp. 1.750 serta biaya yang bernilai sebesar Rp.500 dan Rp. 250. Sedangkan saluran tata niaga yang paling efisien berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan oleh konsumen adalah saluran tata niaga 2 karena memiliki angka margin sebesar Rp. 3.000, dan nilai farmer’s share sebesar 88,88%, dengan perolehan rasio keuntungan Rp. 2.500 dan biaya yang bernilai sebesar Rp. 500

Page 10 of 10 | Total Record : 97