cover
Contact Name
Siti Rohimah
Contact Email
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Phone
+6281323566058
Journal Mail Official
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh Alamat: Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Galuh
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 26564122     DOI : https://doi.org/10.25157
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Galuh, merupakan jurnal ilmiah nasional sebagai sarana berbagi ilmu yang memfasilitasi hasil-hasil karya ilmiah bidang keperawatan yang mencakup keperawatan maternitas, Keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan anak, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, keperawatan gawat darurat dan manajemen keperawatan. Jurnal Keperawatan Galuh diterbitkan oleh Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh yang berdomisili di Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis diterbitkan secara on line dengan no e-ISSN : 2656-4122. terbit 2 kali dalam satu tahun setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024): Januari" : 12 Documents clear
Asuhan Keperawatan Dengan Diagnosa Keperawatan Utama Ansietas Pada Pasien Anak Dengan Permasalahan Hospitalisasi Menggunakan Teknik Distraksi Story Telling Di Ruang Melati RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Putri, Serina; Abiyoga, Aries; Fahnida, Aulya
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.12795

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu kondisi yang tidak hanya berdampak terhadap kondisi fisik anak, tetapi juga kondisi psikologis anak salah satunya ansietas. Ansietas pada anak yang mengalami hospitalisasi dapat diberikan teknik story telling. Story telling merupakan salah satu teknik bermain terapeutik bercerita dalam menyampaikan isi perasaan, buah pikiran atau sebuah cerita kepada anak-anak. Menganalisis asuhan keperawatan pada anak post-operasi dengan intervensi inovasi teknik distraksi story telling untuk mengatasi ansietas pada anak yang mengalami hospitalisasi. Instrumen yang digunakan kuisioner: Human Anxiety Rating Scale(HARS). Berdasarkan landasan teori terkait dengan penerapan teknik distraksi menggunakan story telling untuk menurunkan tingkat ansietas pada anak, didapatkan bahwa penggunaan teknik distraksi story telling tersebut berhasil untuk menurunkan tingkat ansietas pada anak yang di rawat di Rumah Sakit. Penggunaan teknik distraksi menggunakan story telling memiliki pengaruh yang signifikan untuk menurunkan tingkat ansietas pada anak.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Mekanisme Koping Ibu Yang Memiliki Anak Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Gardujaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis Tahun 2023 Agustin, Ervina Dwi; Wibowo, Daniel Akbar; Hidayat, Asep Wahyudin
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.13594

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi ketika tinggi badan tidak sesuai dengan usianya, ditentukan melalui perhitungan pada skor Z-indeks tinggi badan menurut umur (TB/U). Salah satu faktor yang dapat berdampak terhadap pemberian pengasuhan kepada anak adalah kondisi kesehatan mental ibu. Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan mekanisme koping ibu yang memiliki anak stunting. responden dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak stunting yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Gardujaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis yaitu sebanyak 56 orang dari total populasi 128 orang, diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dengan pengambilan/pengumpulan data menggunakan kuesioner. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan desain deskriptif korelasi. Berdasarkan hasil analisis dua variabel menggunakan Rank Spearman’s didapatkan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,381 (sig > 0,05) dan nilai correlation coefficient sebesar 0,119 hal tersebut menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan mekanisme koping ibu yang memiliki anak stunting serta memiliki kekuatan hubungan yang sangat lemah. Saran: bagi para orang tua khususnya ibu yang memiliki anak stunting diharapkan untuk dapat mengelola kondisi kesehatan mentalnya agar dapat memberikan pengasuhan yang baik sehingga dapat menunjang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya.
Metode Table Top Exercise (TTX) Berbasis Community Health Nursing Terhadap Disaster Preparedness Siswa Sekolah Dasar Iklima, Nurul; Tania, Mery
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.12843

Abstract

Upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana telah menjadi perhatian utama dengan diadakannya simulasi evakuasi, dan pelatihan keterampilan. Meskipun upaya tersebut telah dilakukan, masih banyak tantangan dalam meningkatkan disaster preparedness pada anak sekolah dasar. Metode table top exercise (TTX) merupakan salah satu metode simulasi yang mudah diterapkan kepada anak. Tujuan penelitian  mengetahui efektifitas metode table top exercise berbasis community health nursing terhadap disaster preparedness pada siswa sekolah dasar. Metode quasi eksperimen two group pretest-posttest design akan digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. 49 Siswa diambil menjadi responden menggunakan metode total sampling. Selanjutnya 25 siswa masuk ke dalam kelompok kontrol dan 24 siswa kelompok intervensi. Disaster preparedness diukur sebelum dan sesudah pelaksanaan metode table top exercise menggunakan instrumen baku dari LIPI-UNESCO/ISDR. Dalam pelaksanaan simulasi bencana alam gempa bumi, siswa akan dibimbing menggunakan metode simulasi table top exercise. Hasil penelitian mendapatkan mean skor disaster preparedness siswa sebelum intervensi adalah 58,3 (SD = 10.01), dan setelah intervensi adalah 60.5 (SD = 9.84). Tidak dapat perbedaan mean yang signifikan antara skor disaster preparedness kelompok kontrol dan kelompok intervensi (F=0,650, p>0,05). Simpulan dalam penelitian ini metode table top exercise tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan disaster preparednes. Walaupun metode ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan, metode table top exercise dapat digunakan sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa pada kondisi bencana alam.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemampuan Sosialisasi Anak Retardasi Mental Ringan Di SLBN Ciamis Tahun 2023 Hartati, Ita; Zen, Dini Nurbaeti; Hidayat, Asep Wahyudin
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.13421

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan salah satu factor yang mempengaruhi kemampuan anak dalam bersosialisasi. Kemampuan sosialisasi merupakan hal yang penting dalam membentuk prilaku anak bagaimana anak berkomunikasi, berperilaku dan bersikap kepada orang – orang di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak retardasi mental di SLBN Ciamis. Desain penelitian ini menggunakan “Analitik Cross Sectional”. Sampel penelitian ini adalah semua orang tua dan anak di SLBN Ciamis sejumlah 82 responden. Populasi pada penelitian ini berjumlah 51 responden dan teknik samplingnya Simple Random Sampling, Variabel independent pola asuh orang tua dan variable dependent kemampuan sosialisasi anak retardasi mental, data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner kepada orang tua dan observasi pada anak retardasi mental, cara menganalisanya menggunakan “Uji Spearman Rank” dengan tingkat signifikasi ρ ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukan dari 51 responden sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis sejumlah 21 orang dengan persetase 41%. Dan  anak yang aktif  bersosialisasi sejumlah 29 anak dengan persentase 57%. Hasil uji statistic didapatkan tingkat signifikasinya adalah ρ ≤ α (0,041 ≤ 0,05). Maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulannya adalah ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak retardasi mental di Sekolah Luar Biasa Negeri Ciamis.
Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah 2 Jam Post Prandial Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di UPTD Puskesmas Sukawati II Pratiwi, Putu Milla Indah; Gandari, Ni Komang Matalia; Sari, Ni Luh Putu Dian Yunita
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.13411

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang terjadi karena pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin. Penatalaksanaan penyakit diabetes mellitus secara non farmakologis dapat dilakukan dengan cara edukasi, latihan olahraga, dan diet. Latihan fisik yang dapat menurunkan kadar glukosa darah salah satunya adalah dengan senam diabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah 2 jam post prandial pada penderita diabetes mellitus tipe II di UPTD Puskesmas Sukawati II. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra experimental design dengan jenis penelitian yang digunakan adalah one-group pre-post test design dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengukuran kadar gula darah dalam penelitian ini mengunakan Glucose Testing. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk membandingkan hasil pengukaran kadar gula darah sebelum dan setelah senam diabetes. Hasilnya didapatkan terjadi penurunan rata-rata kadar gula darah dari 238,83 mg/dL (pre test) menjadi 219,09 mg/dL (post test) dengan p value = 0,0001 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah 2 jam post prandial pada penderita diabetes mellitus tipe II di UPTD Puskesmas Sukawati II.
PENGALAMAN KADER KESEHATAN DALAM MENDUKUNG PROSES RECOVERY ODGJ DI WILAYAH PUSKESMAS BABAKAN SARI Tania, Mery; Iklima, Nurul
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.12845

Abstract

Penanganan masalah kesehatan jiwa saat ini telah bergeser dari hospital based menjadi community based psychiatric services. Tugas dalam memantau kondisi kesehatan jiwa di masyarakat terutama dalam proses recovery orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menjadi tugas dari kader kesehatan umum yang baru mendapatkan sekilas penyuluhan tentang kesehatan jiwa sehingga penanganan odgj menjadi suatu pengalaman yang lebih dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan pengalaman kader kesehatan dalam mendukung proses recovery pada ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan Sari. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Populasi dalam penelitian yaitu kader kesehatan. Jumlah partisipan ditentukan melalui purposive sampling sehingga didapatkan 5 pastisipan yakni kader kesehatan pendidikan minimal SMA, berpengalaman minimal 2 tahun dan kooperatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan metode Colaizzi digunakan untuk analisa data. Hasil penelitian diperoleh 4 tema yaitu perasaan takut dalam menghadapi ODGJ, peran kader dalam mengingatkan keluarga tentang obat-obatan ODGJ, merasa puas dan senang mendukung proses recovery dan tulus ikhlas penting dalam mendukung proses pemulihan ODGJ. Disimpulkan bahwa pengalaman yang dirasakan kader kesehatan dalam mendukung proses recovery ODGJ merupakan gambaran perasaan, hambatan, dan harapan yang muncul dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di komunitas.
Gambaran Diri Dengan Kualitas Hidup Penderita Thalassemia Di Ruang Anak Blud RSU Kota Banjar Hertini, Reni; Kurniati, Elin; Suriany, Suriany
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.12958

Abstract

Penyakit thalassemia selain berdampak pada kondisi fisik juga berdampak terhadap kondisi psikososial, dimana anak dengan kondisi penyakit kronik mudah mengalami emosi dan masalah perilaku. Anak penderita thalassemia mengalami perasaan berbeda dengan orang lain dan mengalami gambaran diri yang berbeda dengan anak lain dalam kondisi normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gambaran diri dengan kualitas hidup penderita thalassemia di Ruang Anak BLUD RSU Kota Banjar.  Desain penelitian adalah penelitian korelasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien thalassemia usia 11 – 17 tahun sebanyak 51 pasien, sedangkan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Dari hasil analisa diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gambaran diri dengan kualitas hidup penderita thalassemia di Ruang Anak BLUD RSU Kota Banjar, dengan nilai Sig.2 Tilled sebesar 0.000 lebih kecil dari alfa 0.05. Saran bagi praktisi keperawatan diharapkan perawat mampu memberikan konseling terkait kualitas hidup penderita thalassemia yang melakukan pengobatan di BLUD RSU Kota Banjar, selain itu diharapkan memberikan intervensi dan solusi bagi penderita thalassemia yang mengalami kualitas hidup buruk dan gambaran diri rendah.
Hubungan Gaya Kepemimpinan dengan Keberhasilan Penanganan Kegawatdaruratan: Literature Review Diharja, Adnan Dhanny; Egliana, Anggi; Maula, Atifatul; Alifa, Rehieta
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.12688

Abstract

Latar Belakang: Gaya kepemimpinan ialah suatu ciri khas yang melekat pada seorang pemimpin dalam menjalankan kehidupan dan mencapai tujuan organisasi. Tujuan: Peneliti ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan dengan keberhasilan penanganan kegawatdaruratan. Metode:  Melakukan literature review dengan 11 jurnal yang dikumpulkan dari mesin pencari Google scholar. Hasil: Gaya kepemimpinan sangat mempengaruhi bagaimana perawat pelaksana melakukan tugas dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, termasuk pasien kegawatdaruratan. Kesimpulan: Gaya kepemimpinan demokratis lebih efektif digunakan dalam penangan kegawatdaruratan dibandingkan dengan gaya kepemimpinan yang lain. 
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kecanduan Kecanduan Gadget Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Sdn 7 Ciamis Fauziah, Nida Rahma; Zen, Dini Nurbaeti; Rosdiana, Nina
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.13422

Abstract

Penggunaan gadget tidak hanya untuk orang dewasa atau anak-anak saja, tetapi mulai digunakan di masa kanak-kanak. Dalam pola asuh orang tua memegang peranan yang sangat penting, karena kemudahan penggunaan kecanggihan teknologi yang menarik pada gadget memungkinkan anak usia sekolah dasar menggunakan gadget nya sendiri. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan sampel 85 responden. Metode penarikan sampel dengan cara pengambilan sample secara acak (Stratified Random Sampling). Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruhnya orang tua menerapkan pola asuh Demokratis (80%) dan Sebagian besar anak tidak mengalami kecanduan gadget (65,9), ada hubungan pola asuh orang tua dengan kecanduan gadget pada anak usia sekolah dasar. Uji spearman rank menunjukan bahwa r = 0,007 (r<α=0,05) yaitu ada hubungan pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecanduan gadget pada anak usia sekolah dasar. Implikasi penelitian ini diharapkan agar orang tua lebih memantau dan membatasi waktu penggunaan gadget tidak lebih dari 2 jam sehari, menentukan jadwal yang sesuai untuk anak bermain gadget, mengajak anak-anak bermain diluar rumah, menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak anak, serta memberikan contoh yang baik dan tidak terus menerus menggunakan gadget. 
Hubungan Pengetahuan Dan Riwayat Hipertensi Terhadap Nyeri Berulang Pada Pasien Lansia Dengan Osteoarthitis Di Poli Geriatri Pendit, Saka Adhijaya; Ginajar, Yoga
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.13247

Abstract

Kejadian keluhan nyeri berulang pada lansia dengan Osteoartritis disebabkan oleh riwayat hipertensi, berat badan dan pengetahuan. Kemenkes RI menunjukan bahwa prevalensi Osteoarthritis meningkat mencapai 11,1% diusia 45-54 tahun, 15,5% di usia 55-64 tahun, 18.6-18.9% pada usia > 65 tahun. Prevalensinya cukup tinggi pada wanita yaitu 8,5%, pada pria 6,1%. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan Pengetahuan dan Riwayat hipertensi terhadap nyeri berulang pada pasien lansia dengan Osteoarthritis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien lansia dengan Osteoarthritis yang datang berobat di Puskesmas Mamboro saat penelitian berlangsung. Sampel pada penelitian ini berjumlah 46 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan riwayat hipertensi dengan nyeri berulang pada Osteoarthitis pasien lansia dengan nilai p = 0,015 (p value ≤ 0.05). Ada hubungan berat badan dengan nyeri berulang pada Osteoarthitis pasien lansia dengan nilai p = 0,026 (p value ≤ 0.05). Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan nyeri berulang pada Osteoarthitis pasien lansia dengan nilai p = 0,021 (p value ≤ 0.05). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu riwayat hipertensi, berat badan dan tingkat pengetahuan mempunyai hubungan dengan nyeri berulang pada Osteoarthitis pasien lansia. Saran pada penelitian yaitu diharapkan bagi petugas kesehatan agar lebih berperan aktif dalam meningkatkan pengetahuan pasien penderita ostheoarthitis, sehingga penderita dapat mencegah serta meminimalisir terjadinya nyeri berulang pada penderita ostheoarthitis.

Page 1 of 2 | Total Record : 12