cover
Contact Name
Fadhila Muhammad Libasut Taqwa
Contact Email
fadhila.muhammad@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-8380993
Journal Mail Official
komposit.journal@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar km. 2 Kedung Badak Tanah Sareal Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komposit : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil
ISSN : 35132615     EISSN : 2655934X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian, ulasan ilmiah, teori dan aplikasi serta informasi lain di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan sains (IPTekS), terutama teknik sipil, lingkungan, dan perencanaan wilayah-kota.Jurnal Komposit terbit dua kali dalam setahun. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil is a journal that publishes research results, scientific reviews, theory and applications as well as other information in the fields of science, technology and science (IPTekS), especially civil engineering, environment, and urban planning. Jurnal komposit issued biannually. Articles to be published in the Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil are compiled from articles prepared by the author(s) and sent to the editorial board of Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering and Science, Universitas Ibn Khaldun Bogor. Articles should be written in English or Bahasa Indonesia. Research scope in general is civil engineering and environmental engineering study.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2022)" : 6 Documents clear
Penggunaan BIM untuk Meningkatkan Keselamatan Kebakaran pada Bangunan Gedung Tinggi Nugroho, Paulus Setyo; Latief, Yusuf; Mulyono, Bagjo; Zaman, Alvian Amaly Fasha Najmu
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6738

Abstract

ABSTRAKBangunan gedung tinggi menjadi pilihan utama di kota-kota besar di dunia karena harga lahan yang sangat mahal dan adanya kebutuhan untuk fungsi perkantoran, tempat tinggal, hotel, dan berbagai fungsi lainnya. Selain memberikan manfaat yang besar, bangunan gedung tinggi juga ada konsekuensi berupa meningkatnya risiko kebakaran pada bangunan. Kebakaran pada bangunan gedung tinggi dapat menimbulkan korban jiwa dan material. Untuk mengatasinya dibutuhkan strategi keselamatan terhadap bahaya kebakaran yang terintegrasi dan efisien. Saat ini, pendekatan keselamatan dilakukan dengan merancang, menerapkan dan memelihara sistem proteksi kebakaran menggunakan cara-cara tradisional.  Building Information Modelling (BIM) merupakan proses pemodelan gedung yang awalnya berbasis model 3D dan telah dikembangkan sampai 7D yang menyediakan informasi dan alat yang membantu proses perencanaan dan perancangan lebih efisien dan efektif dalam proses konstruksi. BIM pada awal kemunculannya berfungsi  untuk membantu fungsi perancangan, pembangunan dan pengoperasian gedung. Walaupun belum banyak dilakukan, saat ini mulai dikembangkan  fungsi BIM untuk membantu meningkatkan keselamatan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas peran BIM untuk keperluan fire safety pada bangunan gedung bertingkat tinggi dengan pendekatan potensi pemanfaatan pada tahap pra konstruksi, konstruksi dan paska konstruksi, serta mengidentifikasi peralatan dan pekerjaan yang berhubungan dengan fire safety yang mendukung peningkatan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Metode yang dilakukan yaitu metode kualitatif deskriptif yaitu dengan kajian literatur dan validasi pakar dengan cara wawancara.  Hasil yang didapat berupa proyeksi ideal penggunaan BIM untuk meningkatkan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Hasil proyeksinya divalidasi oleh ahli BIM dan fire safety.Kata Kunci: BIM, keselamatan kebakaran, bangunan gedung bertingkat tinggiABSTRACTHigh rise building has been the main choice in big cities across the world as land price is significantly expensive and the needs for office, residence, hotel and many others are increasing. While high rise building provides great benefits, it also has negative consequence with regard to increasing risks of fire in building. High rise building fire could cause fatalities and losses. To overcome it, an integrated and efficient fire safety strategy is required. To date, the approaches for safety are design, implementation and maintenance of fire protection system from the stage of pre-construction, construction and post-construction using traditional methods. Building Information Modelling (BIM) is a process of modelling a building that initially is based on 3D and it has been enhanced to 7D that provides information and tools to help planning and designing in construction process to be more efficient and effective.  At its initial emerge, BIM were used to help planning, construction and operational of buildings. Recently, BIM has also been employed to improve fire safety. This study aims to extend the application of BIM on fire safety in high rise building using the approach of utilizing its potency from the pre-construction, construction and post-construction stage, as well as identifying equipment's and works related to fire safety that support fire safety enhancement on high rise buildings. The method implemented was qualitative descriptive that performed using literature review and expert validation through in-depth interview. The result is an ideal projection of BIM implementation to heighten fire safety on high rise buildings. The projection was validated using BIM and fire safety experts.Key words: building information modelling (BIM), fire safety, high-rise building
Perhitungan Kapasitas Pengaliran Kali Cipinang dari Kelurahan Kebon Pala sampai dengan Banjir Kanal Timur dalam Pengendalian Banjir Sukiyoto, Sukiyoto; Manurung, Edison Hatoguan; Situmorang, Nisata Sari
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6696

Abstract

ABSTRAK Masalah banjir yang terjadi didaerah perkotaan khususnya Jakarta sudah menjadi suatu hal yang biasa dan sudah menjadi agenda setiap musim penghujan tiba. Penelitian dilakukan dari daerah Kebon Pala sampai dengan Banjir Kanal Timur, yaitu daerah yang dilalui kali Cipinang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perhitungan curah hujan pada periode ulang, perhitungan kapasitas pengaliran alur sungai, dan perencanaan ulang dimensi alur sungai yang menjadi salah satu upanya untuk pengendalian banjir. Metode rata-rata aljabar menjadi alternatif perhitungan data curah hujan yang kemudian dilakukan perhitungan distribusi dengan pengujian kesesuaian distribusi yaitu Chi-Kuadrat. Perhitungan debit banjir dengan menggunakan Metode HSS Nakayasu dan perhitungan kapasitas pengaliran menggunakan perhitungan manual dengan rumus Manning. Penelitian ini difokuskan pada kemampuan atau kapasitas pengaliran alur sungai untuk mngalirkan debit banjir pada periode ulang.Kata kunci: Pengendalian Banjir, Sungai Cipinang, Kapasitas Pengaliran Sungai, Distibusi Frekuensi.ABSTRACTThe problem of flooding in urban areas, especially Jakarta, has become a common thing and has become an agenda every rainy season arrives. The research was conducted from the Kebon Pala area to the East Flood Canal, which is the area that the Cipinang river passes through. This study uses quantitative methods. This study aims to identify the calculation of rainfall in the return period, the calculation of the capacity of the river channel flow, and the redesign of the river channel dimensions which is one of the efforts for flood control. The algebraic average method is used as an alternative to calculating the rainfall data, which is then testing the suitability of the distribution. Calculation of flood discharge using the Nakayasu HSS's method and calculation of drainage capacity using manual calculations with the Manning's formula. This research focuses on the ability or capacity of the river channel to flow flood discharge in the return period. Based on the results of the study, it is known that the existing dimensions of the Kebon Pala river channel with a width of 15 m and a river channel depth of 1.2 m are only able to drain a flood discharge of 76.074 m³/second. With the trial and error method on the dimensions of the planned river, the width is 18 m and the depth is 2.1 m with the flow rate of 192.498 m³/second.Keywords: Flood management, Cipinang river, river capacity, distribution of frequency.
Perencanaan Perkerasan Lentur Jalan Raya Menggunakan Metode Analisa Komponen SNI 1732-1989-F Ruas Jalan Raya Mulya Sari Kecamatan Pamanukan Sampai Kecamatan Binong Kabupaten Subang Propinsi Jawa Barat Arthono, Andri; Permana, Vicky Ade
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6740

Abstract

ABSTRAKWilayah kabupaten Subang merupakan daerah dengan potensi kawasan pertanian dan pariwisata serta didukung oleh pelabuhan internasional Patimban, memiliki jalan yang kurang memadai, ditandai dengan banyaknya jalan yang rusak dan tidak memiliki saluran drainase yang baik serta tidak sedikit jalan yang menggunakan perkerasan seadanya padahal dari hasil pengamatan langsung jumlah penduduk dan lalu lintas kendaraan di wilayah ini cukup padat. Penggunaan Metode Analisa Konponen atau SNI 1732-1989-F, menjadi pilihan dikarenakan sesuai dengan kondisi dari daerah yang akan dirancang. Adapun beberapa data yang dipergunakan dalam perancangan menggunakan metode ini adalah yaitu data Curah Hujan, Data Pertumbuhan Lalu Lintas, dan Data Klasifikasi Jalan. Sedang data primer penelitian ini adalah data yang diambil berdasarkan hasil uji laboratorium dengan cara pengamatan langsung, yaitu Data Daya Dukung Tanah (DDT), Data Lalu – Lintas Harian Rata – Rata, dan Data Persentase Kendaraan Berat. Dari hasil perhitungan untuk ruas jalan arteri yang menghubungkan Jalan Raya Mulya Sari Kecamatan Pamanukan sampai Kecamatan Binong Kabupaten Subang Propinsi Jawa Barat sepanjang 11 km, diperoleh tebal perkerasan untuk lapis permukaan laston setebal 10 cm, lapis pondasi atas laston atas setebal 20 cm dan lapis pondasi bawah Sirtu/Pirun kelas A setebal 3 cmKata Kunci: Metode Analisa Komponen, SNI 1732-1989-F, Daya Dukung Tanah, laston ABSTRACTThe Subang district area is a potential area for agriculture and tourism and also supports the Patimban Seaport. The use of the Component Analysis Method or SNI 1732-1989-F, is an option because it is in accordance with the conditions of the area to be designed. The data used in the design using this method are Rainfall Data, Traffic Growth Data, and Road Classification Data. While the primary data of this study is data taken based on the results of laboratory tests by direct observation, namely the Soil Carrying Capacity Data (DDT), Average Daily Traffic Data, and Heavy Vehicle Percentage Data. From the calculation results for arterial roads that Connecting Jalan Raya Mulya Sari, Pamanukan District to Binong District, Subang Regency, West Java Province along 11 km, obtained a pavement thickness for the asphalt concrete (AC/WC) surface layer with a thickness of 10 cm, the upper foundation layer of the upper laston as thick as 20 cm and the sub-base of Sirtu/Pirun class A with a thickness of 3 cm.Keywords: Component Analysis Method, SNI 1732-1989-F, Soil Bearing Capacity, Asphalt Concrete (AC/WC) surface layer
Implementasi Standar Pelayanan Minimal Bus Trans Metro Bandung Koridor 1 Ariostar, Ariostar; Muttaqin, Ahmad Wildan; Adriadi, Adriadi; Andiyan, Andiyan; Irawan, Shendy
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6697

Abstract

ABSTRAKTingkat pelayanan sistem angkutan umum di Kota Bandung masih jauh dari kondisi yang diharapkan, baik dari sisi kapasitas maupun kualitas pelayanan. Salah satu upaya yang ditempuh Pemkot Kota Bandung dalam mengatasi kemacetan dengan mengembangkan angkutan massal, yaitu Bus Trans Metro Bandung (TMB). Pada prinsipnya penerapan TMB untuk mengubah sistem pengelolaan angkutan umum perkotaan.Tujuan penelitian ini terdiri dari 2 (dua) bagian yaitu : Pertama untuk mengetahui Standar Pelayanan Minimal Bus TMB Koridor 1, Kedua untuk megetahui sejauh mana Standar Pelayanan Minimal Bus TMB Koridor 1.Penelitian ini merupakan penilaian kesesuaian kondisi ekisting pelayanan TMB yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimal Pemenhub Nomor 10 tahun 2012 dan Pemenhub Nomor 27 tahun 2015. Tinjauan dari penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder berupa kajian literatur, kebijakan serta studi instansi yang terkait serta didapat langsung dari tinjauan sarana maupun prasaranan yang ada dilapangan. Dari hasil penilaian ini didapat beberapa kesimpulan, yaitu Pelayanan Bus TMB saat ini belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal TMB masih memiliki kekurangan dalam segi keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan keteraturan. Saran sebagai masukan bagi pihak operator dan pemerintah Kota Bandung ini yaitu dengan memperbaiki pelayanan – pelayanan yang memiliki penilaian buruk yakni berkaitan dengan atribut keamanan, atribut keselamatan dan atribut kenyamanan seperti kondisi halte yang ada.Kata Kunci: Sistem Angkutan Umum TMB, Penilaian Kinerja TMB, Standar Pelayanan Minimal.ABSTRACTThe level of service of the public transport system in Bandung is still far from the expected conditions, both in terms of capacity and quality of service. One of the efforts taken by the City Government of Bandung City in overcoming congestion is by developing mass transportation, namely the Trans Metro Bandung Bus (TMB). In principle, the application of TMB is to change the urban public transport management system. The purpose of this study consists of 2 (two) parts: First, to determine the Minimum Service Standards for Corridor 1 TMB Buses, and to determine the extent to which the Minimum Service Standards for Corridor TMB Buses are implemented. This study assessed the suitability of the existing condition of TMB services which refers to the Minimum Service Standards of the Ministry of Transportation Number 10 of 2012 and the Ministry of Transportation Number 27 of 2015. The review of this study uses primary and secondary data in the form of literature studies, policies, and studies of related agencies and is obtained directly from the review. Facilities and infrastructure are available in the field. From the results of this assessment, it is hoped that some conclusions can be drawn, namely that the TMB Bus Service currently does not meet the Minimum Service Standards for TMB and still has shortcomings in terms of security, safety, comfort, and regularity. The conclusion for the operator and the Bandung city government is to improve services that have a bad rating, namely related to security attributes, safety attributes and comfort attributes such as the existing bus stop conditions.Keywords: TMB Public Transport System, TMB Performance Assessment, Minimum Service Standard
Sistem Drainase Berkelanjutan pada Taman Impian Jaya Ancol Menggunakan Geopori ITB Munir, Mohamad Husin; Tumatar, Novelin A. N.; Putra, Fisika Prasetyo
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6739

Abstract

ABSTRAKTaman Impian Jaya Ancol yang terletak di pesisir pantai Jakarta Utara yang mempunyai magnet luar biasa terhadap masyarakat yang ingin menikmati keindahan pantai, namun disisi lain ada kendala yang dihadapi yaitu mengenai penyerapan air hujan dan aliran di wilayah pantai, pada tahun 2019 kawasan Taman impian sempat terkena dampak banjir yang melumpuhkan kegiatan wisata, akibat hujan yang mengguyur kawasan tersebut cukup lama.  Dengan demikian, perlu adanya perencanaan sistem drainase berkelanjutan yaitu merupakan sistem drainase yang bertujuan untuk mengurangi permasalahan yang ditimbulkan oleh adanya limpasan air hujan pada permukaan, untuk mengetahui hal tersebut dilakukan analisa drainase eksisting serta mengumpulkan data data yang berkaitan dengan kondisi wilayah dimaksud. Metode penelitian meliputi data intensitas curah hujan, menghitung kala ulang 10 tahun, 25 tahun, membuat skema drainase, mencari koefisien pengaliran serta mengetahui debit dan dimensi saluran sehingga dalam menerapkan perencanaan yang akan dilakukan berpijak pada kondisi lapangan yang sesuai dengan kajian. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, diperoleh model dan pembaharuan sistem pada kawasan Taman Impian Jaya Ancol dengan menggunakan material Geopori ITB untuk memperkecil koefisien aliran (C) dengan merubah perkerasan jalan dan paving dengan memanfaatkan material Geopori ITB yang sedang di kembangkan dan bisa diterapkan di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.Kata Kunci: drainase berkelanjutan, geopori ITB, koefisien aliran.ABSTRACTTaman Impian Jaya Ancol which is located on the coast of North Jakarta which has an extraordinary magnet for people who want to enjoy the beauty of the beach, but on the other hand there are obstacles faced, namely regarding the absorption of rainwater and flow in the coastal area, in 2019 the Taman Impian Jaya area was affected the impact of floods that paralyze tourism activities, due to the rain that flushed the area for quite a long time. Thus, it is necessary to plan a sustainable drainage system, which is a drainage system that aims to reduce the problems caused by the presence of rainwater runoff on the surface, to find out about this, an analysis of the existing drainage and collecting data related to the condition of the area is needed. The research method includes data on rainfall intensity, calculating the flood return period of 10 years, 25 years, making a drainage scheme, looking for the coefficient of flow, and calculating the discharge and dimensions of the channel so that in implementing the planning that will be carried out, it is based on field conditions by the study. Based on the studies that have been carried out, a model and system update was obtained in the Taman Impian Jaya Ancol area using Geopori ITB material to reduce the flow coefficient (C) by changing the road pavement and paving by utilizing Geopori ITB material which is being developed and can be applied.Key words: sustainable drainage, geopori ITB,  flow coefficient.
Pengaruh Penambahan Floor Hardener terhadap Ketahanan Aus, Kuat Tekan dan Harga Satuan Beton (Studi Kasus Proyek Gedung Parkir dan Bangsal Perawatan RSUP dr. Sardjito) Maryoto, Agus; Nugroho, Paulus Setyo; Arrahma, Fitra
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6698

Abstract

ABSTRAKPelat lantai merupakan bagian yang banyak dilalui berbagai alat berat dan kendaraan pada bangunan industri, gedung parkir, dan pergudangan. Oleh karena itu, dibutuhkan beton yang berkualitas baik untuk menghasilkan struktur bangunan kuat dan tahan lama. Proses pengecoran pelat lantai biasanya banyak terjadi penurunan agregat kasar sehingga permukaan pelat hanya tersisa agregat halus. Hal ini menyebabkan daya tahan aus dan kuat tekan beton menjadi rendah. Pengikisan terus menerus permukaan lantai pelat beton mengakibatkan penurunan dari mutu beton itu sendiri. Floor hardener merupakan bahan tambah yang bisa digunakan untuk meningkatkan ketahanan aus permukaan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh floor hardener terhadap ketahanan aus dan kuat tekan beton. Pengaruh penggunaan floor hardener juga akan meningkatkan biaya satuan untuk pekerjaan pelat beton tersebut sehingga faktor biaya juga ditinjau dalam penelitian ini. Dosis floor hardener yang digunakan pada beton yaitu  0, 3, 5, dan 7 kg/m2. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan mengalami peningkatan sebesar 3.18%, nilai abrasi beton turun 24.34%, dan semakin tinggi dosis floor hardener yang digunakan, semakin mahal pula biaya satuan pekerjaan pelat beton.Kata Kunci: Floor hardener, Kuat Tekan, Ketahanan Aus, BiayaABSTRACTThe floor plate is the part that is often passed by various heavy equipment and vehicles in industrial buildings, parking buildings, and warehousing. Therefore, good quality concrete is needed to produce a strong and durable building structure. The process of casting floor slabs usually occurs a lot of decrease in coarse aggregate so that the surface of the slab is left with only fine aggregate. This causes the wear resistance and compressive strength of concrete to be low. Continuous abrasion of the concrete slab floor surface results in a decrease in the quality of the concrete itself. Floor hardener is an additive that can be used to increase the wear resistance of concrete surfaces. This study aims to determine the effect of floor hardener on the wear resistance and compressive strength of concrete. The effect of using floor hardener will also increase the unit cost for the concrete slab work so that the cost factor is also reviewed in this study. The floor hardener doses used in concrete are 0, 3, 5, and 7 kg/m2. The test results show that the compressive strength increased by 3.18%, the concrete abrasion value decreased by 24.34%, and the higher the dose of floor hardener used, the more expensive the unit cost of the concrete slab work.Key words: Floor hardener, Compressive Strength, Wear Resistance, Unit Cost

Page 1 of 1 | Total Record : 6