cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
adeayobandung@gmail.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
Jl. Ness, Simpang Sungai Muaro Jambi – Provinsi Jambi Indonesia
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru
ISSN : -     EISSN : 27455432     DOI : https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v1i2
Jurnal Pendidikan Guru menerima hasil karya ilmiah, studi pustaka dan hasil penelitian yang di lakukan oleh guru, dengan kajian seputar peningkatan pendidikan di Indonesia, mencakup multidisiplin keilmuan tetapi masih dalam lingkup kajian pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia melalui hasil karya guru yang berkualitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
PENTINGNYA BAHASA INDONESIA BAGI SISWA MAN 2 SAROLANGUN Anizom
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.494

Abstract

Salah satu upaya menjaga agar bahasa Indonesia tidak tergeser oleh bahasa-bahasa utama dunia, bahasa asing, ialah pengukuhan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia di tengah- tengah masyarakat pendukungnya, yaitu di seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Upaya menanamkan rasa kecintaan terhadap bahasa kebangsaan itu, antara lain, dilakukan melalui peningkatan mutu kampanye “penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar” ke seluruh lapisan masyarakat dengan pendekatan dan metode yang sesuai dengan perkembangan zaman. Kampanye itu dilakukan di lingkungan kelompok masyarakat yang memiliki pengaruh atau yang berhubungan langsung dengan masyarakat, seperti aparat pemerintah, anggota DPR, guru (termasuk dosen), wartawan (cetak dan elektronik), penulis, dan yang lebih penting dan strategis dikalangan pelajar/mahasiswa. Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional negara Indonesia yang merupakan bahasa pemersatu. Bahasa Indonesia sudah diajarkan sejak tingkat SD dan SMP. Oleh karena itu sebaiknya setelah jenjang SMA/MAN bahasa Indonesia sudah dikuasai atau setidaknya mempunyai pengetahuan yang memadai tentang Bahasa Indonesia. Namun faktanya, masih sedikit siswa yang memiliki kemampuan berbahasa Indonesia secara maksimal.
AL-QURAN BERTUTUR TENTANG PEREMPUAN (Melacak Kedudukan Perempuan dalam Perspektif Al-Quran) M. Arfah Arfah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.495

Abstract

Untuk melakukan eksploitasi terhadap perempuan karena menganggap bahwa perempuan itu lebih rendah dari laki-laki. (Menurut Quraish Shihab Bahwa hadits yang menyatakan bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok merupakan hadits yang shahih atau dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya). Namun hadits ini jangan difahami secara tekstual, sehingga kemudian hal ini akan meninggalkan kesan bahwa perempuan itu adalah makhluk yang rendah derajat kemanusiaannya dibanding laki-laki. Tulang rusuk yang bengkok menurut Quraish, harus difahami dalam pengertian majazi (kiasan). Artinya, bahwa hadits tersebut mengingatkan kepada kaum Adam agar menghadapi kaum Hawa dengan sikap yang bijaksana. Sebab ada sifat, karakter, dan kecendrungan yang dimilikinya berbeda dengan laki-laki. Hal ini haruslah difahami secara baik, dan para lelaki tentu tidak akan bisa mengubah sifat itu, kalaupun dipaksakan maka akibatnya akan fatal, sebagaimana fatalnya meluruskan tulang rusuk yang bengkok.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN SKI DI MTS LABORATORIUM KOTA JAMBI: PENDEKATAN PEMBELAJARAN SKI DI MTS LABORATORIUM KOTA JAMBI Asnawiyah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.496

Abstract

Pembelajaran SKI merupakan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang diarahkan untuk mengenal, memahami, menghayati sejarah Islam, yang kemudian menjadi dasar pandangan hidup siswa (way of life) melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, keteladanan, penggunaan pengalaman dan pembiasaan. pembelajaran SKI sangat dibutuhkan dalam kehidupan siswa,realitanya siswa memberlakukan pembelajaran SKI hanya sebagai penggugur kewajiban dan terkesan membosankan bagi siswa, Tetapi pada kegiatan belajar mengajar SKI di MTs Laboratorium berbeda, siswa terkesan aktif dan banyak bertanya dalam kegiatan belajar mengajar berlangsung. Oleh karena itu peneliti ingin meneliti hal tersebut dan membahasnya dalam skripsi yang berjudul Strategi Pembelajaran SKI Guna Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Al-Ihsan Krian, dengan rumusan masalah ialah (1) apa strategi pembelajaran SKI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di Mts Al-Ihsan Krian? (2) Bagaimana respon siswa terhadap hasil strategi pembelajaran SKI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di MTs Laboratorium Kota Jambi. Pendekatan pembelajaran SKI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di Mts Laboratorium Kota Jambi adalah Pendekatan pembelajaran CTL (contextual teaching and learning) strategi ini mengintegrasikan materi pembelajaran dengan kejadian yang terjadi pada kehidupan siswa, sehingga dengan diterapkannya strategi CTL ini siswa bisa mengikuti pembelajaran yang menyenangkan dan tidak terbebani dengan pembelajaran yang disampaikan. Jadi dengan strategi ini efektif digunakan dalam pembelajaran SKI di Mts Laboratorium Kota Jambi dan dapat memenuhi tujuan pembelajaran yang pembelajaran yang berkualitas. Hasil strategi pembelajaran SKI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bisa dibilang berhasil, dengan adanya indikasi bahwa pembelajaran tersebut menyenangkan, membekas dan memuaskan.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DI ERA DIGITAL: PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DI ERA DIGITAL Jaenaluddin
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.497

Abstract

Tulisan ini membahas bagaimana perspektif al-Quran tentang pendidikan kewarganegaraan. Dengan menggunakan metode tafsir maudhû‘î dan metode historis kritis kontekstual dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan adalah upaya membentuk warga negara yang baik. Menurut al-Quran, warga negara yang baik adalah warga yang memiliki hubungan harmonis dengan Tuhan yang diwujudkan dengan sikap takwa dan beriman, memiliki hubungan harmonis sesama manusia yang diwujudkan dengan sikap saling mengenal atau bersaudara dan melaksanakan amar ma‘rûf nahî munkar, serta memiliki hubungan harmonis dengan alam yangdiwujudkan dengan penjagaan dan pelestarian lingkungan. Materi pendidikankewarganegaraan yang diisyaratkan al-Quran meliputi hak asasi manusia,persaudaraan, persamaan dan keadilan, serta bela negara berlandaskan nilai-nilai tauhid yang bermuara pada satu tujuan yaitu ibadah kepada Allah.
SUPERVISI MANAJERIAL DAN PERAN SUPERVISOR DALAM PENINGKATAN KUALITAS AKADEMIK DAN KELEMBAGAAN PENDIDIKAN ISLAM: SUPERVISI MANAJERIAL DAN PERAN SUPERVISOR DALAM PENINGKATAN KUALITAS AKADEMIK DAN KELEMBAGAAN PENDIDIKAN ISLAM Aziz
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.498

Abstract

Sebagai manajer seorang kepala sekolah tentunya tidak bisa terlepas dari bimbingan seorang supervisor. Kerjasama yang baik antara Kepala sekolah dan supervisor dalam menjalankan fungsi manajerial yang baik akan menghasilkan mutu pendidikan yang berkualitas. Supervisi akademik menitikberatkan pada pengamatan supervisor terhadap kegiatan akademik, berupa pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Adapun supervisi akademik esensinya berkenaan dengan tugas pengawas untuk membina guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam kegiatan supervisi akademik, supervisor memiliki peran dan fungsi meliputi peranan sebagai pembina dan pengawas. Sedangkan peranan supervisor dalam hal untuk meningkatkan kualitas kelembagaan pendidikan Islam itu dititikberatkan pada hal untuk mengawasi bagian akademik dan manajerial (secara keseluruhan) di sebuah lembaga pendidikan Islam manapun.
FIQHI ISLAM DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM: FIQHI ISLAM DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM Mardiah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.499

Abstract

Sebagai produk pemikiran manusia, fiqh bukanlah sesuatu yang rigid terhadap perubahan dan perkembangan zama, oleh karenanya fiqh dituntut untuk dapat memberikan jawaban yuridis terhadap berbagai tuntutan dan persoalan hidup dan kehidupan manusia, sedangkan dinamika kehidupan senantiasa berkembang sehingga melahirkan berbagai perubahan. Sebagai produk pemikiaran manusia, fiqh sangat bersifat temporal dan bersifat local karena terkait dengan kemampuan mujtahid dalam mengakses sumber-sumber hukum dan mengadaptasinya dengan perubahan yang terjadi dalam masyarakat. Oleh karena itu harus dilakukan upaya berkelanjutan agar fiqh Islam senantiasa memiliki akseptabilitas di tengah masyarakat, salih likulli zaman wa makan dengan melakukan pendekatan kontekstual agar adaptif dengan kondisi kekinian dan keakanan. Karena itu pula, kajian fiqh harus senantiasa terbuka, dan harus dilakukan dengan memperhatikan implikasi-implikasi sosial dari penerapan produk-produk pemikiran hukumnya, di samping tetap menjaga relevansinya dengan kehendak doktrin al-Quran dan al-Sunnah (Maqashid al-Syari?ah) tentang tingkah laku manusia.
PERAN ORANG TUA TERHADAP KEBERHASILAN BELAJAR SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH: PERAN ORANG TUA TERHADAP KEBERHASILAN BELAJAR SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH Supomo
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.500

Abstract

Keberhasilan belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor lingkungan keluarga yaitu orang tua. Peran orang tua sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua terhadap keberhasilan belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan orang tua berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan mereduksi data, peragaan data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan orang tua sudah menjalankan perannya dalam keberhasilan belajar siswa. Terlihat dari hasil wawancara kebanyakan dari orang tua membantu mengerjakan tugas sekolah, menjelaskan pelajaran, memberikan fasilitas untuk kebutuhan belajar. Hasil angket respon orang tua berdasarkan indikator peran orang tua menunjukan positif sangat setuju dan setuju rata-rata sekitar 80% orang tua menjalankan peran nya sebagai pembimbing, motivator, dan fasilitator. Keberhasilan belajar siswa dilihat dari nilai ulangan dan tugas rata-rata siswa sudah mencapai kkm. Implikasi penelitian ini yaitu peran orang tua sangat membantu keberhasilan belajar siswa kerjasama yang baik orang tua dengan guru akan mempengaruhi keberhasilan belajar nya.
KEBERADAAN HUKUM ISLAM DAN SISTEM HUKUM DI INDONESIA: KEBERADAAN HUKUM ISLAM DAN SISTEM HUKUM DI INDONESIA Tumiran
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.501

Abstract

Untuk kesempurnaan amanat dan hukum yang sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, diperintahkan untuk taat kepada Allah dan taat kepada Rasul-Nya serta pemerintah. Ada tiga katagori hukum yang berlaku dalam pergaulan masyarakt Islam; 1. Syari’at yaitu keetentuan Allah yang berkaitan dengan perbuatan subyek hukum, berupa melakukan suatu perbuatan, memilih atau menentukan sesuatu sebagai syarat, sebab atau penghalang. Syari’at bersifat tetap, tidak berubah dan seharusnya tidak terdapat perbedaan pendapat, 2. Fiqh adalah pemahaman tentang hukum-hukum syara yang bersfat perbuatan yang dipahami dari dalil- dalilnya yang rinci. Fiqh adalah hasil kemampuan intelektualitas (Ijtihad) ulama terhadap dalil-dalil hukum yang terdapat pada Al-Quran dan Hadis, yang selalu berkembang dan selalu terdapat perbedaan pendapat, 3. Siyasah syari’ah adalah kewenangan pemerintah untuk melakukan kebijakan yang dikehendaki oleh kemaslahantan, melalui aturan yang tidak bertentangan dangan agama, meskipun tidak adil ada dalil tertentu. Siyasah syari’ah lebih terbuka dalam menerima perkem-bangan dan perbedaan pendapat. Perbedaan kondisi dan zaman berpengaruh besar terhadap siyasah syari’ah.
PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM MERDEKA BELAJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH: PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM MERDEKA BELAJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH Maman Suriaman
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.502

Abstract

Setiap anak berbeda dan perbedaan tersebut menjadi kekuatan untuk mengembangkan potensinya. Prinsip tersebut yang coba dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui program pendidikan inklusif. Penyelenggaraan pendidikan inklusif berarti menciptakan sebuah lingkungan agar peserta didik berkebutuhan khusus dapat belajar, bermain dan berinteraksi dengan semua anak. Setiap peserta didik berkebutuhan khusus memiliki program belajar secara individu yang memungkinkan dia mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki sesuai dengan kemampuannya. Pendidikan inklusif yang terjadi di Indonesia masih mengalami hambatan. Hambatan yang terjadi selama ini adalah kurangnya pengetahuan guru tentang anak berkebutuhan khusus, minimnya keterampilan guru dalam menangani ABK dan sikap guru terhadap ABK yang dilihat masih memandang sebelah mata (Juwono & Kumara, 2011). Sementara itu Sari & Hendriani (2021) menyatakan beberapa hambatan yang dihadapi sekolah dalam penyelenggaraan pendidkan inklusi yang dilansir dari beberapa negara yaitu tenaga pendidik kurang terlatih, stigma negatif, kebijakan otoritas yang kurang aplikatif, kurangnya pengetahuan tenaga pendidik, hambatan aksesibilitas, keterbatasan sumber belajar, dan keterbatasan finansial.
KEDUDUKAN AL QURAN HADITS DALAM PENDIDIKAN ISLAM: KEDUDUKAN AL QURAN HADITS DALAM PENDIDIKAN ISLAM Yurnalis
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i2.503

Abstract

Islam memandang pendidikan merupakan faktor yang penting dalam hidup manusia dengan mendasarkan pendidikan pada Al Quran dan Hadits nabi sebagai sumber utama. Al-Quran adalah wahyu atau firman Allah SWT untuk menjadi petunjuk dan pedoman bagi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT sedangkan hadits adalah sesuatu yang disandarkan kepada nabi dapat berupa apa-apa yang pernah disabdakan nabi (qauluhu), dilaksanakan nabi (fi?luhu), disetujui nabi (taqriruhu), serta informasi yang disampaikan para sahabat tentang sifat-sifat nabi (hamiyah). Pendidikan Al Quran dan Hadits bagi kehidupan manusia sangat berperan dalam pembentukan watak dan kepribadian manusia. Maka dari itu, pendidikan Al Quran dan Hadits harus ditanamkan sejak dini. Ibnu Khaldun menyatakan bahwa pendidikan Al Quran menjadi pondasi dari seluruh kurikulum pendidikan dunia Islam karena Al Quran merupakan syiar agama yang mampu menguatkan aqidah dan mengokohkan iman. Ibnu Khaldun berpendapat bahwa Al Quran adalah ilmu pertama kali yang harus diajarkan kepada anak, karena mengajarkan Al Quran kepada anak termasuk syariat Islam yang dipegang teguh oleh para ahli agama dan dijunjung tinggi oleh setiap negara Islam. Islam meletakkan Al Quran dan Hadist sebagai sumber utama dalam pendidikan. Al Quran telah menjadi saksi bagi nilai utama dari ilmu pengetahuan yang dibuktikan dengan wahyu dari Allah yang pertama turun adalah surat al-Alaq ayat satu sampai dengan lima. Ayat tersebut menyatakan bahwa Islam mengapresiasi terhadap ilmu pengetahuan dan pengenalan tentang hakikat kebenaran dalam kehidupan umat manusia.

Page 10 of 16 | Total Record : 154