cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
adeayobandung@gmail.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
Jl. Ness, Simpang Sungai Muaro Jambi – Provinsi Jambi Indonesia
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru
ISSN : -     EISSN : 27455432     DOI : https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v1i2
Jurnal Pendidikan Guru menerima hasil karya ilmiah, studi pustaka dan hasil penelitian yang di lakukan oleh guru, dengan kajian seputar peningkatan pendidikan di Indonesia, mencakup multidisiplin keilmuan tetapi masih dalam lingkup kajian pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia melalui hasil karya guru yang berkualitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM TERPADU Arnis Arnis
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i3.383

Abstract

Pembelajaran IPA merupakan konsep pembelajaran alam dan mempunyai hubungan yang sangat luas terkait dengan kehidupan manusia. Pembelajaran IPA sangat berperan dalam proses pendidikan dan perkembangan. Pendidikan IPA di Indonesia belum mencapai standar yang diinginkam, padahal untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sains penting dan menjadi tolak ukur kemajuan bangsa. Kenyataan yang terjadi, mata pelajaran IPA tidak begitu diminati dan kurang diperhatikan. Apalagi melihat kurangnya pendidik yang menerapkan konsep IPA. Pemberian pendidikan IPA bertujuan agar siswa dapat menggunakan metode ilmiah untuk menyelesaikan persoalan alam. Selain itu dalam pembelajaran IPA guru menerapkan nilai-nilai karakter yang bertujuan agar siswa mampu menyelesaikan masalah dengan baik. Di SMPN 5 Tanjab Timur guru telah menanamkan nilai karakter melalui mata pelajaran IPA di kelas VII. Guru masih kesulitan dan kebingunan dalam menanamkan salah satu nilai-nilai karakter yaitu karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Sehingga guru perlu menggunakan beberapa metode dan model dalam menanamkan nilai-nilai karakter. Karenanya, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian guna mengetahui bagaimana proses penanaman nilai karakter melalui metode dan model pembelajaran yang dilakukan guru pada mata pelajaran IPA.
AQIDAH AKHLAK SEBAGAI KERANGKA DASAR AJARAN ISLAM Karidawati Karidawati
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i3.384

Abstract

Islam merupakan agama samawi yang memiliki ajaran yang sangat sempurna. Semua masalah diatur dalam Islam, sehingga tidak ada satu pun masalah yang tidak ada ketentuannya dalam Islam. Kesempurnaan Islam ini ditunjang oleh ketiga sumber ajarannya, yakni al-Quran dan Sunnah sebagai sumber ajaran pokoknya serta ijtihad sebagai sumber penegkapnya. Untuk memahami ajaran Islam secara keseluruhan memang dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Tidak banyak umat Islam yang mengetahui ajaran Islam secara menyeluruh, bahkan masih banyak umat Islam yang hanya menganut Islam secara formal saja dan sama sekali tidak mengetahui ajaran Islam. Untuk mendasari pemahaman Islam yang lebih luas, perlu dipahami dulu dasar-dasar Islam atau yang sering disebut kerangka dasar ajaran Islam. Dengan memahami kerangka dasar ini, seseorang dapat memahami gambaran ajaran Islam secara keseluruhan. Masalah inilah yang akan diuraikan di bawah ini secara singkat. Dengan uraian singkat ini diharapkan para pembaca, khususnya mahasiswa, memiliki pemahaman dasar tentang ajaran Islam.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TINGKAT MADRASAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ARAB SISWA Nurjana Nurjana
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i3.385

Abstract

Pembahasan dalam Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang cermat dan tepat dalam pembelajaran bahasa Arab pada tingkat Sekolah dasar dengan menghasilkan Model Pembelajaran Bahasa Arab di MTsN 1 Tanjung Jabung Timur yang dapat digunakan sebagai sistem yang Standard, baik di Madrasah Tsanawiyah Negeri maupun Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran bahasa Arab saat ini telah diaplikasikan di pendidikan tingkat sekolah dasar, namun performanya masih tidak mencakup karakteristik yang diharapkan. Oleh karena itu, pengembangan model pembelajaran bahasa Arab dalam pendidikan dasar untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab siswa, kinerja pengajarannya harus memiliki sinergi yang baik antara perwujudan dari semua karakteristik pembelajaran bahasa.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA LISAN (BERBICARA) Sri Lestari
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i3.386

Abstract

Kesempatan yang baik untuk mengembangkan keterampilan berbicara ialah pada tahap publikasi dalam proses menulis. Banyak anak yang senang mengubah karangannya dalam bentuk drama pendek yang diperankan dikelas. Sedangkan untuk meningkatkan keterampilan bepikir anak-anak ialah dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan terbuka kepada mereka. Segera setelah anak-anak mulai dapat berpikir tentang proses mereka sendiri dalam berpikir, mereka siap untuk menggunakan strategi berpikir yang khas, misalnya membedakan fakta dan pendapat, mengenal hubungan sebab akibat, dan melakukan kegiatan berpikir yang lebih sulit yaitu menilai hasil, mengevaluasi argument, dan menyelidiki hal-hal yang melandasi tanggapan emosional Keterampilan berbicara lebih mudah dikembangkan apabila murid-murid memperoleh kesempatan untuk mengkomunikasikan sesuatu secara alami kepada orang lain dalam kesempatan-kesempatan yang bersifat informal.
Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Menggunakan Strategi Pembelajaran Aktif Peer Lessons Pada Siswa Kelas IX C MTs. Negeri 1 Kerinci Tahun Ajaran 2019/ 2020 Cendra Rianita
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.431

Abstract

Permasalahan yang terjadi di MTsN 1 Kerinci dimana kegiatan pembelajaran ditemukan keragaman masalah, salah satunya tentang rendahnya keaktifan belajar siswa. Hal ini dapat ditunjukkan dari sediktnya: 1) Siswa yang mengajukan pertanyaan, 2) Siswa yang menjawab pertanyaan, 3) Siswa yang mengerjakan soal latihan, 4) Siswa yang mengerjakan soal di depan kelas. Salah satu strategi pembelajaran aktif yang dapat membuat siswa aktif adalah Peer Lessons (Penelitian untuk Penilaian). Berdasarkan jumlah nilai ulangan harian IPA terdapat 12 orang siswa bernilai kurang, 3 orang siswa bernilai cukup, 2 orang siswa bernilai baik dan 1 orang siswa bernilai baik sekali. Hal ini menunjukkan bahwa hasil ulangan harian IPA pada pra tindakan belum mencapai target dari penelitian ini, sehingga perlu adanya tindakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan strategi pembelajaran aktif Peer Lessons pada proses pembelajaran IPA siswa kelas IX C MTsN 1 Kerinci materi listrik statis dalam kehidupan sehari-hari. Hasil siklus 1 terdapat 8 orang siswa bernilai kurang, 4 orang siswa bernilai cukup, 4 orang siswa bernilai baik dan 2 orang siswa bernilai baik sekali. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPA pada siklus 1 belum mencapai 50% siswa yang hasil belajar IPA nya di atas nilai/ angka 73, sehingga perlu adanya tindakan selanjutnya. Hasil siklus 2 terdapat 4 orang siswa bernilai cukup, 10 orang siswa bernilai baik dan 4 orang siswa bernilai baik sekali. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar pada penelitian ini telah mencapai 50% siswa yang hasil belajar IPA nya di atas nilai/ angka 73, sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran aktif Peer Lessons dapat meningkatkan hasil belajar IPA khususnya materi listrik statis dalam kehidupan sehari-hari siswa kelas IX C MTsN 1 Kerinci.
Menumbuhkan Motivasi Dan Keaktifan Belajar Siswa Dengan Model Pembelajaran Improve Berbasis Whatsapp Khustian Khustian
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.432

Abstract

Pada saat ini, dunia sedang menghadapi masalah besar. Berawal dari munculnya suatu wabah penyakit yang disebabkan oleh virus Covid 19. Munculnya suatu wabah ini menyebabkan pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan, salah satunya meliburkan aktivitas (tatap muka) diseluruh lembaga pendidikan, siswa dituntut untuk belajar mandiri, belajar secara daring (dalam jaringan) sebagai pencegahan penularan virus ini dan guru dituntut untuk bisa mengelolah, mendesain media pembelajaran (media online) untuk mencapai tujuan pembelajaran dan untuk mencegah atau mengantisipasi kebosanan siswa dalam pembelajaran model daring. Berdasarkan Jumlah nilai ulangan Bahasa Inggris terdapat 12 orang siswa bernilai kurang dan 6 orang siswa bernilai cukup. Hal ini menunjukkan bahwa ulangan Bahasa Inggris pra tindakan belum mencapai target penelitian ini, sehingga perlu tindakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan model pembelajaran IMPROVE berbasis WhatsApp pada proses pembelajaran Bahasa Inggris siswa kelas IX B MTsN 1 Kerinci. Berdasarkan siklus 1 terdapat 12 orang siswa bernilai cukup dan 6 orang siswa bernilai baik. Pada siklus ini belum mencapai 50% siswa yang hasil belajar Bahasa Inggrisnya di atas nilai/ angka 73, sehingga perlu adanya tindakan selanjutnya. Berdasarkan pada siklus 2 terdapat 12 orang siswa bernilai baik dan 6 orang siswa bernilai baik sekali. Siklus 2 ini telah mencapai 50% siswa yang hasil belajar Bahasa Inggrisnya di atas nilai/ angka 73, Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penerapan model pembelajaran IMPROVE berbasis WhatsApp dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris khususnya materi Grammer: Present perfect tense siswa kelas IX B MTsN 1 Kerinci
Strategi Manajemen Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Jurusan Program Keagamaan MAN 3 Bungo Haidir Haidir
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.433

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan nasional telah dilakukan dengan meningkatkan kurikulum, meningkatkan kualitas pendidik, menyediakan fasilitas dan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan guru, meningkatkan organisasi sekolah, meningkatkan manajemen, pengawasan dan regulasi. Ini penting bagi pemerintah untuk dilakukan, mengingat bahwa pendidikan terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Komitmen Pemerintah dan Parlemen Indonesia dalam upaya memajukan sektor pendidikan semakin menguat setelah diadopsinya beberapa produk hukum baru di bidang pendidikan 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu dengan mendelegasikan otoritas pendidikan ke daerah dan mendorong otomatisasi di tingkat sekolah, dan melibatkan masyarakat dalam mengembangkan program pendidikan. dan mengembangkan sekolah lain. Pada umumnya manajemen dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan di jurusan keagamaan di Madrasah Aliyah itu tidak sebanding dengan manajemen dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan di jurusan lain termasuk jurusan IPA, jurusan IPS sehingga mau tidak mau keadaan ini menjadikan tujuan diajarkannya PAI di sekolah-sekolah kurang mendapatkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, peneliti ingin membahas tentang manajemen dalam meningkatkan mutu pendidikan di jurusan program keagamaan MAN 3 Bungo, dimana nantinya terkhusus jurusan program Keagamaan MAN 3 Bungo diharapkan dapat memiliki mutu pendidikan yang tinggi yang setaraf bahkan dapat lebih tinggi dengan jurusan IPA maupun IPS yang ada di MAN 3 Bungo tersebut.
Pengembangan Kurikulum PAI di RA Tunas Literasi Qur’ani Desa Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara Untuk Membentuk Generasi Qurani Beta Hana Hhoiriah; Maria Botifar; Deriwanto Deriwanto
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.434

Abstract

Strategy is interpreted as a guideline for action in which it can be interpreted as a learning plan between teachers and students in realizing two-way communication in achieving predetermined goals. by enrolling their children in Islamic educational institutions such as RA Tunas Literasi Qur'ani. Raudhatul Athfal is a formal institution that carries out basic teaching of general knowledge and religion, especially the teaching of the main Qur'an and provides basic religious education to children of basic education age between 5-6 years old. The Qur'anic Generation is a generation that is always in touch with the Al-Qur'an and prioritizes it as a way of life every day. The Qur'anic Generation is the best Generation among the other Generations because it is always guided by the Al-Qur'an in thinking, speaking, behaving and acting
Kurikulum PAI Aktual dan Ideal di MIN 4 Rejang Lebong Yosita Yosita; Deri Wanto
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.435

Abstract

Madrasah are schools that emphasize the value of Islamic religious teachings compared to other public schools. Madrasah also play a role in creating civilized and Islamic generations. So Madrasah are required to be able to provide effective and efficient learning of Islamic religious education to students and be able to answer the wishes of the surrounding community. So that Madrasah should be able to develop an actual and ideal Islamic religious education curriculum. Including Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Rejang Lebong also has the same challenges. The condition of the community around the Rejang Lebong 4 Public Elementary School which is lagging behind in moral values is a big task for the madrasa in providing Islamic religious education to its students. So the Rejang Lebong 4 Public Elementary School tries to apply the actual and ideal curriculum. This is a real form of effort made by the madrasa in shaping and changing student behavior and fortifying students against negative things from the environment around students. In the process the teacher arranges learning administration in the form of a syllabus, lesson plan, annual program and semester program. Teachers use technology in learning. Teachers carry out exemplary-based programs. The commemoration of Islamic holidays is used as a moment to convey noble moral teachings to students
Perubahan Pendidikan Islam Dedi Damhudi; Deri Wanto
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.436

Abstract

Islam apart from being a religion is also a means of education for its people. Islam provides guidelines that need to be considered by its people as a way to achieve salvation. In its history, Islamic civilization cannot be separated from education, starting from the time of the Prophet Muhammad SAW, periodKulafaur Rashidun,the Umayyad empire, to its peak during the Abbasid empire. At the peak of the heyday of Islam, at that time Islamic education was experiencing its heyday as seen from the many world-class Islamic thinkers, one of them Al-Gazali, Ibn Sina, Ibn Khaldun, Al Kindi to Al Khawarizmi. All of these Islamic thinkers have influenced the face of world scholarship, whose ideas are still used and their truth is acknowledged today. With the changes in Islamic education that have occurred at this time, it is hoped that there will be values that can be taken as lessons for Muslims today, as well as being a motivation for Islamic scholars to be able to express their thoughts.

Page 8 of 16 | Total Record : 154