cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
adeayobandung@gmail.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
Jl. Ness, Simpang Sungai Muaro Jambi – Provinsi Jambi Indonesia
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru
ISSN : -     EISSN : 27455432     DOI : https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v1i2
Jurnal Pendidikan Guru menerima hasil karya ilmiah, studi pustaka dan hasil penelitian yang di lakukan oleh guru, dengan kajian seputar peningkatan pendidikan di Indonesia, mencakup multidisiplin keilmuan tetapi masih dalam lingkup kajian pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia melalui hasil karya guru yang berkualitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Model Fasilitasi Peningkatan Kompetensi Guru (Sebuah Gagasan Penelitian & Pengembangan) Hj. Yanawati
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i1.295

Abstract

Kompetensi guru merupakan faktor penting bagi keberhasilan upaya meningkatkan mutu pendidikan. Standar kompetensi guru meliputi kompetensi paedagogik, kepribadian, profesional, sosial, spiritual dan leadership. Sejalan dengan tantangan kehidupan global, maka peran dan tanggung jawab guru pada masa mendatang akan semakin kompleks, sehingga menuntut guru senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian penguasaan kompetensinya. Untuk menambah standar kualitas guru, Kemendikbud akan mengajukan tiga pola pembinaan guru, yaitu uji kompetensi, penilaian kinerja (PKG), dan diklat secara berkelanjutan dan berjenjang (PKB). Salah satu dari sekian banyak kegiatan PKB untuk pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru secara mandiri dan yang dilakukan oleh guru bekerja sama dengan guru lain dalam satu sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini relatif lebih mandiri dan berbeda-beda antara satu guru dengan guru yang lain dalam satu sekolah, maupun antar satu sekolah dengan sekolah lain. Secara teknis kegiatan ini juga tidak diatur secara baku, hal ini sangat mungkin akan menimbulkan berbagai kendala bagi guru, bahkan mungkin dapat muncul kerancuan. Kesemuannya ini dikhawatirkan akan mengakibatkan hal yang kontra produktif, khususnya yang terkait dengan pencapaian standar-standar peningkatan kompetensi guru yang seharusnya dipenuhi sesuai kebutuhan. Untuk meminimalisasi berbagai kekuaran yang ada, maka diperlukan model yang dapat memfasilitasi kegiatan ini secara komprehensip, sehingga pelaksanaannya dapat lebih terstandar. Gagasan ini merupakan gagasan penelitian menggunakan jenis Penelitian dan Pengembangan Pendidikan/research and development (R&D). Model yang digunakan adalah R&D model Borg &Gall, yang meliputi sepuluh langkah yaitu: (1) Research and Information Collection, (2) Planning, (3) Develop Preliminary form Product, (4) Preliminary Fieild Testing, (5) Main Product Revision, (6) Main Field Testing, (7) Operational Produc Revision, (8) Operational Field Testing, (9) Final Product Revision, and (10) Disemination and Implementasi.
BELAJAR ASYIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN QUIZIZZ PADA MASA PANDEMI COVID 19 DAN ERA NEW NORMAL DI SMP NEGERI 11 TAJUNG JABUNG TIMUR Abdul Mujahid
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.330

Abstract

Pembelajaran daring dan luring dilakukan melalui jaringan online seperti, quizizz dengan media smarphone ataupun gadget sudah menjadi keharusan pada masa pandemi covid 19 dan era new normal. Hal ini dibuktikan semua orang mulai dari anak kecil hingga orangtua mahir dalam penggunaannya. Berdasarkan hal tersebut sangatlah mungkin smsrtphone atau gadget dapat di efektifkan sebagai media atau sarana pembelajaran daring di tengah masa pandemi covid 19 dan pembelajaran luring pada era new normal dilakukan melalui model belajar tatap muka terbatas di kelas. Pemanfaatan smartphone atau gadget memerlukan aplikasi tambahan. Aplikasi ini tidak terdaftar sebagai aplikasi bawaan yang bisa diunduh di laman play store bagi pengguna android atau app store bagi pengguna IOS (iphone). Sekedar alternatif, aplikasi yang dapat dipergunakan antara lain Whatsapp, google form, quizizz, edmodo, dan microsoft office. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu suatu metode yang digunakan untuk menemukan pemahaman yang seluas-luasnya terhadap objek penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian Deskriptif. Dengan pembelajaran yang disajikan melalui aplikasi quizizz sehingga siswa tidak lagi melihat dan memandangi guru dengan lesu tetapi mata mereka tertuju pada smartphone atau gadget yang ada ditangannya. Mulai dari pembukaan, penyajian, ulangan sampai pemberian home work. diharapkan agar siswa asyik mendapatkan materi pembelajaran untuk memenuhi kekurangan pembelajaran daring yang mengalami beberapa kendala. Hasil penelitian ini akan bermanfaat sebagai referensi bagi guru menggunakan quizizz sebagai sarana atau media pembelajaran baik pada masa pandemi covid 19 maupun pada era new normal pada saat kekinian.
PERAN ORANG TUA DAN GURU BERBASIS ONLINE DI RUMAH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MI NURUL IMAN BERBAK ABDUL NGALIM
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.331

Abstract

Pembelajaran Online learning merupakan suatu sistem yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih luas, lebih banyak, dan bervariasi. Melalui fasilitas yang disediakan oleh sistem tersebut, siswa dapat belajar kapan dan dimana saja tanpa terbatas oleh jarak, ruang dan waktu. Materi pembelajaran yang dipelajari lebih bervariasi, tidak hanya dalam bentuk verbal, melainkan lebih bervariasi seperti visual, audio, dan gerak. Secara umum, pembelajaran online sangat berbeda dengan pembelajaran secara konvensional. Kerjasama dengan orang tua dan masyarakat perlu diusahakan untuk terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan menyelaraskan program yang tertuang dalam kurikulum di sekolah dengan lingkungan anak di rumah. Kerjasama yang efektif dan komunikasi dengan orang tua sangat diperlukan dalam hal yang terkait dengan kepentingan dan perkembangan anak. Orang tua perlu mengetahui keadaan anak mereka dari unsur sekolah, dan manfaat bagi guru adanya komunikasi dengan orang tua siswa, diantaranya untuk memahami perilaku anak di rumah dari masukan orang tua siswa.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PAI KELAS IX,A MATERI ZAKAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DI SMPN 2 TANJUNG JABUNG TIMUR Ali Maftuhin
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.333

Abstract

Snowball throwing merupakan salah satu pembelajaran aktif, di mana pelaksanaannya melibatkan banyak siswa. Peran guru hanya sebagai pemberi arahan awal mengenai topik yang akan dipelajari dan selanjutnya penertiban terhadap jalannya pembelajaran.1 Model pembelajaran snowball throwing melatih siswa untuk lebih tanggap menerima pesan dari orang lain atau menyampaikan pesan tersebut kepada temannya dalam satu kelompok. Lemparan pertanyaan tidak menggunakan tongkat seperti model pembelajaran talking stick, tetapi menggunakan kertas berisi pertanyaan yang diremas menjadi sebuah bola lalu lemparkan kepada siswa lain. Siswa yang mendapat bola kertas lalu membuka dan menjawab pertanyaan.
TANTANGAN PEMBELAJARAN DARING, LURING DAN TATAP MUKA TERBATAS DIMASA PANDEMI COVID19 Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.334

Abstract

Pandemi Covid 19 merubah pembelajaran yang signifikan, tatap muka di hentikan sementara di tengah wabah yang melanda. Guru tetap menjalankan tugasnya agar kurikulum tetap berjalan. Guru dan Orangtua harus membangun komunikasi agar siswa dapat memahami setiap tugas-tugas yang di berikan oleh guru pada pembelajaran luring ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang di hadapi guru dalam pembelajaran Luring masa Pandemi Covid 19 di SD Kecil Paramasan Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui instrumen obervasi , wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SD Kecil Paramasan Atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi guru selama pembelajaran Luring masa Covid 19 yaitu siswa merasa jenuh dengan proses yang monoton, mengingatkan orang tua untuk memantau anak saat belajar, mendorong siswa untuk tetap semangat belajar di tengah Pandemi Covid 19, siswa ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan ketika datang ke sekolah.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW MENINGKATAN HASIL BELAJAR PAI SISWA DI KELAS V SD NEGERI 03/X TANJUNG SOLOK KEC. KUALA JAMBI Elida Elida
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan membahas tentang peningkatan hasil belajar pendidikan agama islam dan budi pekerti pseserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di kelas V SDN 03/X Tanjung Solok. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 15 orang. penelitian ini dilaksanakan di SDN 03/X Tanjung Solok pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan masingmasing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan dilakukan secara kerjasama antara peneliti dan observer. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase dan reduksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islamdapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 03/X Tanjung Solok dengan tindakan penggantian anggota kelompok. Ketuntasan belajar meningkat mulai dari siklus I dan siklus II yaitu masing-masing 33% dan 97% dengan tindakan memberikan hadiah.
PROFESIONALITAS GURU PAI DALAM MENUMBUH KEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK DI ERA MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI 086/X HARAPAN MAKMUR Erlina Neni Indriyani
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.336

Abstract

Profesionalitas adalah keseluuruhan reaksi psikologi dan sosial seorang anak didik mengembangkan kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari para anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang anak. Selama ini ada anggapan yang keliru mengenai peserta didik yang berkualitas. Lembaga pendidikan bertahun-tahun mengagungkan prestasi peserta didik hanya dari perolehan nilai-nilai hasil ujian yang bersifat matematis saja, sedangkan kematangan kepribadian yang diperlihatkan dari nilai etika seakan diabaikan. Begitu pula fenomena yang terjadi dalam keluarga dan masyarakat. Ranking kelulusan dianggap sebagai cerminan kualitas anak, yang baru didominasi oleh kemampuan intelektualnya saja. Pada hal kalau kita amati kecerdasan rapor (IQ, IP) hanya mengukur kemampuan bahasa dan metematika, sementara kreativitas, kapasitas emosi, nuansa spiritual, dan hubungan sosial tidak diukur oleh IQ. Artikel ini merupakan hasil penelaahan dengan menggunakan studi pustaka dari beberapa referensi yang mendukung gagasan. Selanjutnya ditelaah sesuai dengan alur penulisan ilmiah. Adapun sistematika dalam penulisan ini terdiri dari pendahuluan, isi dan simpulan. Isi pembahasan dari artikel ini mengkaji tentang “strategi peningkatan kecerdasan spiritual anak sekolah di dasar”. Berdasarkan hasil penelusuran dari berbagai referensi menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual bukan menjadi satu-satunya barometer kesuksesan seseorang. Namun ada kecerdasan yang lebih penting dan mampu membawa seseorang menjadi lebih sukses yaitu kecerdasan spiritual. Karena kecerdasan spiritual adalah inti dari kesadaran yang membuat orang mampu menyadari siapa dirinya dan bagaimana orang memberi makna terhadap kehidupan. Agar kecerdasan spiritual itu selalu terpatri dalam diri peserta didik, maka lembaga pendidikan formal dalam hal ini sekolah dasar, perlu meningkatkan kecerdasan spritual pada peserta didik. Terkait dengan hal tersebut, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain; (1) guru menjadi teladan bagi peserta didik; (2) membantu peserta didik merumuskan missi hidup mereka; (3) baca Al-Qur?an bersama peserta didik dan jelaskan maknanya dalam kehidupan nyata; (4) menceritakan pada peserta didik tentang kisah-kisah agung dari tokoh-tokoh spiritual; (5) mengajak peserta didik berdiskusi dalam berbagai persoalan dengan perspektif ruhaniah; (6) mengajak peserta didik kunjungan ke tempat-tempat orang yang menderita; (7) melibatkan peserta didik dalam kegiatan keagamaan; (8) membacakan puisi-puisi atau lagu-lagu dan mendengarkan musik yang bersifat spiritual dan inspirasional; (9) mengajak peserta didik menikmati keindahan alam; (10) mengikutsertakan peserta didik dalam kegiatan-kegiatan sosial. Merdeka Belajar artinya guru dan muridnya memiliki kebebasan untuk berinovasi, kebebasan untuk belajar dengan mandiri dan kreaktif. Fungsi dari bentuk kemerdekaan peserta didik dalam belajar. Peserta didik dibebaskan untuk berpikir kreatif dan berinovasi dengan harapan akan terbentuk karakter.
PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE (DARING) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS XII IPS 1 DI ERA PANDEMI COVID-19 MENUJU ERA MERDEKA BELAJAR SMA NEGERI 2 TANJUNG JABUNG TIMUR M. Arfah Arfah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.337

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan krisis kesehatan yang menjadi focus utama di dunia. Akibatnya sekolah, perguruan tinggi dan universitas di berbagai Negara harus ditutup sementara. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berasumsi bahwa sektor yang sangat terdampak salah satunya adalah pendidikan, hal ini dikarenakan pendidikan merupakan lingkungan yang sangat padat sehingga penyebaran virus bisa terjadi sangat cepat jika tidak ada perubahan sistem pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Pada tanggal 24 Maret 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, Surat Edaran tersebut berbunyi bahwa proses belajar dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Belajar di rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemic Covid-19. Di masa Pandemi seperti sekarang ini, proses pembelajaran dilakukan dari rumah atau jarak jauh, membuat interaksi antara guru dan siswa kurang terjalin. Hal ini menuntut guru untuk berinovasi dalam menyampaikan materi yang akan diajarkan.
PENERAPAN GERAKAN LITERASI MAPEL PAI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA MENUJU ERA MERDEKA BELAJAR PASCA PADEMI COVID -19 DI SMPN 9 TANJUNG JABUNG TIMUR Siti Masitah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.338

Abstract

Konteks gerakan literasi sekolah yaitu mencakup memahami dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui upaya menyeluruh agar menjadikan warga sekolah menjadi pembelajaran literasi sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan gerakan literasi sekolah di SMPN 9 Tanjung Jabung Timur, dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja pendukung dan penghambat implementasi penerapan gerakan literasi sekolah di SMPN 9 Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini adalah jenis penilian kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi dari sumber data. Analisis data dimulai saat penulis mengumpulkan data, dengan cara pengorganisasian, pemecahan, sintesis, menentukan pola, memilah data yang penting dan tidak dengan mengacu pada kontribusi pada upaya menjawab fokus penelitian gerakan literasi sekolah. Sekolah merdeka belajar adalah gerakan baru yang di rancang oleh merupakan slogan sekolah cikal yang di bentuk oleh Najelaa shihab sekolah cikal dan kampus cikal mendaftarkan hak pada tanggal 1 maret 2018 untuk menetapakan merek merdeka belajar ke director jenderal Hak dan kekayaan intelektual kementrian Hukum dan Hal Asasi Manusia,Tujuanya melindunggi keberlangsungan upaya upaya yang telah dilakukan selama ini.tujuannya adalah untuk mengerakan pendidikan dan di prktekan dalam kurikulum,pelatihan,publikasi yayasan guru belajar.atas masukan berbagai pihak dan permintaan kemendikbud,pada tanggal 14 Agustus 2020 ,najella shihab menghibahkan merek merdeka belajar ke kemndikbud melalui keterangan majalah tempo,co .penyerahannya tampa biaya dan kompensasi apapun demi pendidkan.
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MACTH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYEBUTKAN NAMA-NAMA DAN TUGAS-TUGAS MALAIKAT ALLAH DI KELAS X MM 1 PADA MASA ERA NEW NORMAL COVID 19 DI SMKN 6 TANJUNG JABUNG TIMUR Mujiono Mujiono
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.339

Abstract

Kegiatan eksplorasi, guru, antara lain, memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan dan sumber belajar lainnya; dan melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan elaborasi, guru, antara lain, memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; dan memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok. Dalam kegiatan konfirmasi, guru, antara lain, memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik. umumnya, siswa mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi dasar tentang beriman kepada malaikat Allah. Hal ini nampak pada belum maksimalnya kemampuan dalam menyebutkan nama-nama dan tugas-tugas malaikat Allah.

Page 6 of 16 | Total Record : 154