cover
Contact Name
Sri Suryanti
Contact Email
srisuryanti@umg.ac.id
Phone
+6281280297873
Journal Mail Official
didaktika@umg.ac.id
Editorial Address
Faculty Teacher Tranining and Education, Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatera No. 101 GKB Kebomas Gresik Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 16934318     EISSN : 26218941     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/didaktika
Core Subject : Education,
didaktika Jurnal Pemikiran Pendidikan memuat hasil penelitian dibidang pendidikan, baik pendidikan matematika, pendidikan bahasa inggris maupun pendidikan dasar
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 1 (2014)" : 6 Documents clear
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH EVALUASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI LESSON STUDY PADA MAHASISWA DALAM APLIKASI PEMBUATAN TES Fita Masruroh; Muyasaroh muyasaroh; Arfa Ladamay; Budi Masruri
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.61 KB)

Abstract

Kegiatan lesson studi yang dilakukan FAI-Universitas Muhammadiyah Gresik menfokuskan pada mata kuliah Evaluasi Pendidikan PAI yang melibatkan dosen-dosen pengajar dari berbagai bidang mata kuliah yang berbeda. Sesuai dengan deskripsi mata kuliah yang termasuk dalam komponen matakuliah keahlian kependidikan, mata kuliah ini merupakan komponen keahlian, matakuliah ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan bagi upaya membentuk tenaga kependidikan yang profesional di bidangnya.Pada kegiatan plan, para dosen menentukan bersama-sama fokus materi ajar yang akan disajikan. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka tim dosen berkonsentrasi pada perencanaan yang disesuiakan dengan keadaan kelas, penyusunan materi ajar, metode dan media pengajaran yang akan digunakan. Hal tersebut tidak lepas berdasarkan perhatian tim pada indikator dalam menentukan efektivitas pembelajaran diantaranya kualitas pembelajaran, insentif, waktu, dan kesesuaian tingkat pembelajaran. Selanjutnya kegiatan do (pelaksanaan pembelajaran) yakni implementasi pembelajaran sesuai dengan perencanaan (plan) dosen pengajar dan kegiatan terakhir adalah see (kegiatan refleksi). Pada kegiatan refleksi dilakukan diskusi tentang hasil dan proses pembelajaran yang telah dilakukan oleh guru model.Berdasarkan hasil refleksi, disimpulkan bahwa efektifitas pembelajaran mata kuliah evaluasi pendidikan PAI melalui lesson study pada aplikasi pembuatan tes telah berhasil atau memenuhi standar pencapaian. Efektifitas pembelajaran tidak lepas dari beberapa hal seperti keadaan kelas yang aktif, motivasi belajar mahasiswa yang tinggi, keahlian dosen dalam mengemas pembelajaran, akan tetapi dilihat juga berdasarkan hasil pencapain (product) pembelajaran yang dilambangkan pada pencapaian taraf kompetensi yang diharapkan yakni mahasiswa dapat memahami, membuat, mengukur, menentukan jumlah butir soal berdasarkan aplikasi tabel spesifikasi hingga pada pensekoran dan penilaian tes hasil belajar.
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP MATRIKS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) admin admin; Sri Suryanti; FATIMATUL Khikmiyah; Irwani Zawawi; Siti Fauziyah
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.527 KB)

Abstract

Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mendeskripsikan hasil pembelajaran yang memfokuskan pada peningkatan penguasaan konsep mahasiswa terhadap materi matriks. Sebagaicalon pendidik, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dibekali dengan kompetensi professional yang berkaitan dengan penguasaan materi secara mendalam. Kompetensi profesional ini diberikan melalui mata kuliah aljabar yang salah satunya adalah mata kuliah Matriks. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tim lesson study (LS) mencoba menerapkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray. Kegiatan LS dilaksanakan sebanyak 4 siklus dan setiap siklusnya terdapat 3 tahap yaitu, plan, do dan see. Hasil observasi dari siklus 1 sampai 4 menunjukkan penguasaan mahasiswa terhadap konsep meningkat, pada siklus ke-3 dan ke-4 mahasiswa mampu mempresentasikan hasil diskusi mereka tanpa membawa catatan serta dapat menyimpulkan sendiri materi yang mereka pelajari tanpa arahan dari dosen dan tanpa melihat buku.Dan berdasarkan nilai kuis mahasiswa pada siklus ke-2, ke-3, dan ke-4, menunjukkan adanya peningkatan penguasaan konsep mahasiswa. Pada siklus ke-2 nilai rata-rata mahasiswa 71,25; pada siklus ke-3 nilai rata-rata mahasiswa 87,28; pada siklus ke-4 nilai rata-rata mahasiswa 87,625. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dapat meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa terhadap materi yang mereka pelajari.
ANALISIS KEMANDIRIAN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM PENERAPAN MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN admin admin; Sri Uchtiawati; Sarwo Edy; ZAINUL MA'ARIF
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.708 KB)

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan hasil pembelajaran yang memfokuskan pada kemampuan bertanggung jawab dan kemandirian bagi mahasiswa pada mata kuliah Metodologi Penelitian, yang dilakukan oleh mahasiswa dalam proses pembelajaran melalui analisis permasalahan dan kajian literatur sebagai dasar teori, dan mekanisme proses pembelajaran melalui kooperatif, yang dilakukan oleh mahasiswa prodi pendidikan matematika semester 6. Pencapaian tujuan ini dilakukanmelalui Lesson study.Pembelajaran yang dilakukan secara kooperatif, memberikan potensi untuk meningkatkan kemampuan bertanggung jawab, serta kemandirian, yang dilakukan melalui pembuatan makalah, yang mengkaji permasalahan dan pendalaman teori matakuliah metodologi penelitian di semester genap tahun 2013/2014. Kegiatannya meliputi kajian tentang Variabel, hipotesis, eksperimen, Ex post Facto, dengan kegiatan yang dilakukan secara mandiri dan berkelompok, dan selanjutnya mempresentasikan hasil dan kemudian di evaluasi. Kegiatan ini berlangsung dalam 4 (empat) siklus pada satu semester.yang masing-masing siklus meliputi Plan, Do, See.Pada kegiatan Plan, pada kegiatan Do mahasiswa melaksanakan proses pembelajaran bersama dosen model dan diobservasi oleh 2 orang dosen yang tergabung dalam Tim. Pada akhir pembelajaran dilanjutkan dengan kegiatan See, yang merupakan kegiatan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan dipimpin oleh moderator, dan memberikan kesempatan pertama pada dosen model, sedangkan hasil pembahasan dipergunakan untuk memperbaiki Satuan Acara Perkuliahan pada plan dan dilakukan do pada siklus berikutnya.Data tentang temuan aktivitas dalam pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa setelah dianalisis menunjukkan bahwa ada peningkatan ‘tanggung jawab dan kemandirian’ pada mahasiswa terhadap mata kuliah Metodologi Penelitian yang didasarkan pendekatan pembelajaran kooperatif dengan diskusi dan presentasi, melalui Lessonstudy, mahasiswa bersemangat untuk belajar, kemandirian mahasiswa dapat dikembangkan dengan mememberikan tugas terstruktur, tanggung jawab yang dikembangkan nanpak pada saat presentasi makalah, dilakukan evaluasi untuk merngukur kemampuan penguasaan materi, dilakukan motivasi untuk membaca literatur.
STUDENTS’ INDEPENDENT LEARNING IN GROUP WORK ACTIVITIES Khoirul Anwar
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.515 KB)

Abstract

This study is to find out the students' preferences in independent learning after the implementation of group work activities at the sixth semester students of English Education Department of University of Muhammadiyah Gresik. The number of eighteen students are provided by group work activities (combined by a Lesson Study model) in the subject of Classroom Action Research. After that they are given a questionnaire about the preferences of independent learning with five categories namely self-confidence, discipline, initiative, responsibility, and motivation. Data show that there are positive responses of the students' preferences in terms of better self-confidence, higher discipline, superior initiative, recovered responsibility, and better motivation in learning.
ANALYZING STUDENTS' INTEREST IN LEARNING ENGLISH IN XIMIA2 GRADE OF SMA MUHAMMADIYAH 8 CERME Ana Abidin; Lathifah I; Pradita Eka L; Wiwik Wahyuni; Istiqomatul F
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.246 KB)

Abstract

Students’ interest is an essential tool in learning English. Students’ interest could give a positive energy for student direct to learning activities. Thus, the objective of learning activities can be achieved. Students’ interest is also an important factor which affects students’ achievement and learning environment in teaching and learning English as a foreign language. This research conducted at XI-MIA2 grade in SMA Muhammadiyah 8 Cerme. The aim of this study is to analyze students’ interest in learning English. The participants of the study were students in the eleven grades of SMA Muhammadiyah 8 Cerme the academic year of 2013/2014. The number of the students consists of 26 students, 20 persons female and 6 persons male. In this study, the technique that the writer used to collect the data were observation and questionnaire. Based on the data analysis, the writer concluded that students’ interest in learning English at XI-MIA2 was still low. The teacher should make a comfortable environment while teaching and learningEnglish process. Also, using an effective strategy to teach English will increase students’ interest.
MODEL ANALISIS FRAMING DALAM PENELITIAN SASTRA admin admin; Suhariyadi suhariyadi
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.751 KB)

Abstract

Sebagai media komunikasi, karya sastra mengkonstruksi pikiran pengarangnya untuk disampaikan kepada pembacanya. Asumsi inilah yang kemudian menjadikan titik pijak bagi masuknya disiplin ilmu komunikasi ke dalam studi sastra. Tulisan ilmiah ini mencoba mengemukakan model penelitian sastra berdasarkan studi kepustakaan dengan mengambil Model Analisis Framing dalam ilmu komunikasi. Permasalahan yang ingin dicari jawabnya adalah model Analisis Framing sastra yang bagaimanakah yang relevan untuk menjelaskan permasalahan tersebut. Dengan demikian, tulisan ini bukan bersifat aplikatif tetapi studi teoritis yang pada gilirannya bisa diuji dalam implementasinya ke dalam penelitian sastra.

Page 1 of 1 | Total Record : 6