cover
Contact Name
Endrian Mulyadi Justitia Waluyo
Contact Email
jurnal.kesehatan.mucis@gmail.com
Phone
+625223936777
Journal Mail Official
jurnal.kesehatan.mucis@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan no 20 Ciamis Jawa Barat
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmu- Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Analis Kesehatan
ISSN : 20893906     EISSN : 26565838     DOI : doi.org/10.52221
Core Subject : Health,
E-journal ini merupakan sarana publikasi artikel karya ilmiah yang memuat jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh institusi, program studi, unit dan lembaga di lingkunga STIKes Muhammadiyah Ciamis. Direktori ini memuat tautan ke berbagai jurnal yang mempublikasi artikel-artikel penelitian dan kajian-kajian ilmiah yang meliputi berbagai berbagai bidang keilmuan diantaranya keperawatan+ners, farmasi, kebidanan, analis kesehatan.
Articles 170 Documents
PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP MOTIVASI DAN SARANA PRASARANA BIDAN DESA DI KABUPATEN SUMEDANG ratna wulan; Suryani Soepardan; Adjat Sedjati
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 5 No. 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v5i2.45

Abstract

Masalah angka kematian ibu (AKI) di Indonesia tidak kunjung terselesaikan, sehingga menjadi “pekerjaan rumah” di era Sustainable Development Goals (SDGs) sekarang ini. Masih tingginya AKI menunjukkan bahwa kinerja bidan di desamasih belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbandingan pengetahuan, keterampilan, sikap, motivasi dan sarana prasarana bidan desa yang ada dan tidak ada kematian ibu di Kabupaten Sumedang Tahun 2016.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi case control. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang, 10 bidan desa yang ada kematian ibu dan 20 orang bidan desa yang tidak ada kematian ibu. Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan terikat. Analisis bivariabel dilakukan dengan menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan pada kelompok yang ada kematian lebih banyak kategori kurang 6 orang, keterampilan kurang baik 6, sarana prasarana tidak lengkap 5, sikap positif 6, motivasi kurang baik 6, sedangkan pada kelompok kontrol pengetahuan baik 13, keterampilan baik 17, sarana prasarana lengkap 18, sikap positif 13, motivasi baik 16. Adanya perbedaan pengetahuan bidan desa yang ada dan tidak ada kematian dengan nilai p=0,009, ada perbedaan keterampilan bidan desa yang ada dan tidak ada kematian dengan nilai p=0,010, tidak ada perbedaan sikap bidan desa yang ada dan tidak ada kematian dengan nilai p=0,797, ada perbedaan motivasi bidan desa yang ada dan tidak ada kematian dengan nilai p=0,029, ada perbedaan sarana prasarana bidan desa yang ada dan tidak ada kematian dengan nilai p=0,014.Kesimpulan terdapat perbedaan pengetahuan, keterampilan, motivasi dan sarana prasarana bidan desa yang ada dan tidak ada kematian di Kab. Sumedang. Penulis menyarankan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilanbidan desa secara merata perlu adanya pelatihan yang menunjang kinerja bidan desa, seperti : pelatihan APN, pelatihan MTBS, Pelatihan Buku KIA dan Pelatihan PWS KIA, serta memberi rewards bagi bidan desa yang berprestasi.
PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA endrian mjw; Dewi Adawiyah; Dedi Supriadi
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.54

Abstract

desain deskriptif dan rancangan penelitian cross sectional pada 67 responden remaja putri. Jumlah populasi 133 orang, dan pengambilan sampel menggunakan metode kebetulan (accidental sampling) yang diambil dari remaja puteri kelas VIII di SMP Negeri 4 Ciamis tahun ajar 2017/2018. Hasil Penelitian: kategori upaya pencegahan pelecehan seksual pada remaja puteri kelas VIII di SMP Negeri 4 Ciamis didapatkan upaya baik sebanyak 42 responden (62,7%) dan upaya cukup sebanyak 25 responden (37,3%). Pembahasan: pemahaman hak-hak pada remaja dengan penyuluhan kesehatan di sekolah menengah pertama akan lebih efektif untuk mencegah pelecehan seksual. Mencegah lebih baik daripada harus melakukan perawatan pada korban pelecehan yang memerlukan tindakan komprehensif dan melibatkan psikososial kultural dimana meskipun korban sembuh tapi akan memberikan trauma yang mendalam. Kesimpulan : penelitian ini menyatakan bahwa pada 67 remaja puteri yang dijadikan responden memiliki kategori baik dalam pencegahan pelecehan seksual.
Hubungan Tempramen Dasar Dan Pendidikan Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Prasekolah Annif Munjidah; Siti Nurjanah; Hajjriah Putri Sulistyana
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.55

Abstract

Banyak orang tua yang kurang memperdulikan pentingnya pembentukan karakter anak. Kadang-kadang mereka membiarkan anak-anak melakukan kesalahan tanpa mengatakan bahwa mereka telah melakukan hal yang salah. Pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama atas semua pendidikan, baik di rumah maupun di sekolah. Pendidikan karakter harus dimulai dari pendidik itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tempramen dan pendidikan pada pembentukan karakter anak di TK Melati Teluk Aru Surabaya. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross section. Sampel sebanyak 31 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan pengukuran dilakukan dengan angket. Kemudian data dianalisis melalui Uji Korelasi Orang dengan signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 31 responden terdapat 11 responden mengalami kecemasan tempramen. Hasil uji statistik korelasi person diperoleh ? = 0,022. Ada 14 responden yang berpendidikan menengah. Hasil uji statistik korelasi person ? = 0,023. Hal ini menunjukkan bahwa <? maka H0 ditolak. Artinya ada hubungan antara pendidikan dan tempramen dengan pembentukan karakter anak di TK Melati Teluk Aru Surabaya. Temperamen yang baik dan pendidikan tinggi orang tua akan membentuk karakter anak yang baik pula. Oleh karena itu, orang tua harus membentuk karakter anak sejak dini dan sebaik mungkin agar ketika dewasa nanti anak akan memiliki karakter yang baik. Dari penelitian ini petugas kesehatan juga dapat memberikan penyuluhan kepada para orang tua khususnya para ibu dan ayah mengenai pembentukan karakter anak sejak dini
YOGA PRENATAL MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM Heni Heryani
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.56

Abstract

Pada trimester pertama kehamilan sebanyak 50-75% ibu hamil mengalami ketidaknyamanan yaitu emesis gravidarum. Ketidaknyamanan ini dapat menyebabkan masalah dalam kehamilan. Emesis gravidarum ini bisa menurunkan nafsu makan, mengganggu aktifitas sehari-hari. Jika emesis gravidarum terjadi makin memberat akan menyebabkan Hyperemesis gravidarum. Emesis gravidarum dapat diatasi salah satunya dengan terapi non farmakologi yaitu dengan yoga prenatal. Yoga prenatal dapat mengurangi emesis gravidarum. Artikel ilmiah ini merupakan studi literatur tentang penerapan yoga prenatal terhadap pengurangan emesis gravidarum pada saat kehamilan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil Dalam Melakukan Pemeriksaan Test HIV Di Puskesmas Ibrahim Adji Bandung 2019 Hani Triani
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.57

Abstract

Sejak tahun 2000 Indonesia telah memasuki klasifikasi endemik terkonsentrasi untuk infeksi HIV. Hingga saat ini penderita HIV-AIDS telah dilaporkan sebanyak 341 kabupaten / kota dari 497 kabupaten / kota di 33 provinsi. Seiring dengan meningkatnya proporsi HIV pada perempuan (28%), terjadi peningkatan jumlah kumulatif AIDS pada ibu rumah tangga dari 172 pada tahun 2004 menjadi 3368 sampai dengan Juni 2012. Begitu pula dengan jumlah kumulatif anak dengan AIDS yang tertular HIV dari mereka. Jumlah ibu meningkat dari 48 orang pada tahun 2004 menjadi 912 sampai dengan Juni 2012. Berdasarkan wawancara awal diketahui bahwa berbagai faktor dapat mempengaruhi penerimaan ibu hamil terhadap tes HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam melakukan tes HIV. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel 116 ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (72,4%) tidak menerima tes HIV. Faktor yang ditemukan berhubungan dengan penerimaan tes HIV oleh ibu hamil adalah faktor pekerjaan, pengetahuan dan dukungan suami, sedangkan faktor usia, pendidikan, paritas, dan dukungan tenaga kesehatan tidak berhubungan signifikan dengan penerimaan tes HIV. Tes HIV oleh wanita hamil. Alasan untuk menerima tes tersebut adalah karena rasa penasaran akan status HIV-nya saja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukan adanya hubungan antara pekerjaan, pengetahuan dan dukungan suami dengan penerimaan tes HIV oleh ibu hamil. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi petugas kesehatan dalam pelayanan antenatal care dan dapat digunakan sebagai dasar penelitian selanjutnya
Hubungan Pengetahuan Dan Karakteristik Lansia Dengan Kepatuhan Kontrol Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Moch. Ramdan Kota Bandung Tahun 2017 Surya Kristiani Gulo; Tri Ardayani; Neti Sitorus
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.58

Abstract

Diabetetes Mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah atau sering disebut juga penyakit kencing manis. Hingga saat ini di dunia, angka kejadian Diabetes Mellitus adalah sebanyak 371 juta jiwa dimana proporsi kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 adalah 95 % dari populasi dunia yang menderita Diabetes Mellitus. Sementara pendataan Diabetes Mellitus di Indonesia sangat memprihatinkan. Data nasional yang merujuk pada pravalensi Jawa Barat 2,0 % dan berada pada urutan 10 dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Meskipun terdeteksi, mereka umumnya tidak menyadari kondisi penyakitnya. Kepatuhan control adalah suatu aturan perilaku yang disarankan oleh perawat, dokter, atau tenaga kesehatan terhadap pengobatan yang dilaksanakan. Berdasarkan prevalensi, kepatuhan kontrol Diabetes Mellitus tipe 2 hanya 41% dari total 145 pasien yang tercatat atau terdiagnosa dokter di Puskesmas Moch. Ramdhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan karakteristik lansia dengan kepatuhan kontrol Diabetes Mellitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain Cross Sectional .Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 di Puskesmas Moch. Ramdhan berjumlah 60 orang. Sampel sebanyak 60 responden dengan teknik total sampling.Hasilanalisistest square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kepatuhan kontrol (p = 0,337). Hasil analisis ujis pearman rank menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia (p = 0,441), pendidikan (p = 0,225) dengan kepatuhan kontrol. Sementara hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan kontrol Diabetes Mellitus tipe 2 dengan nilai p-value < 0,05 (,004). Saran yang direkomendasikan adalah perlunya kegiatan penyuluhan kesehatan lansia dari instansi Puskesmas.
ILMU KESEHATAN, MENCEGAH PENYAKIT DAN MEMPERPANJANG HIDUP Fahmi Fuadah; Imelda Sianipar
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.59

Abstract

Masalah kesehatan merupakan masalah yang sangat penting yang di hadapi oleh masyarakat kita saat ini .Semakin maju teknologi di bidang kedokteran ,semakin banyak pula macam penyakit yang mendera masyarakat. Hal ini tentu terjadi pengaruhi oleh faktor tingkah laku manusia itu sendiri. Membicarakan kesehatan masyarakat tidak terlepas dari 2 tokoh metologi Yunani, yakni Asclepius dan Higeia yang menceritakan tentang upaya-upaya kesehatan. Higeia memberikan pendekatan / penanganan masalah kesehatan, sedangkan Asclepius melakukan pendekatan (pengobatan penyakit),setelah penyakit tersebut terjadi pada seseorang. Apabila orang yang sudah jatuh sakit Higeia lebih menganjurkan melakukan upaya-upaya secara alamiah untuk menyembuhkan penyakitnya tersebut, antara lain lebih baik dengan memperkuat tubuhnya dengan makanan yang baik dari pada dengan pengobatan/pembedahan. Dari cerita tersebut akhirnya muncul 2 aliran atau pendekatan dalam menangani masalah kesehatan. Kelompok atau aliran pertama cenderung menunggu terjadinya penyakit (setelah sakit) yang selanjutnya disebut pendekatan kuratif (pengobatan). Kelompok ini pada umumnya terdiri dari dokter, dokter gigi, psikiater dan praktisi lain yang melakukan pengobatan penyakit baik fisik, psikis, mental maupun sosial. Sedangkan kelompok kedua, seperti halnya pendekatan Higeia, cenderung melakukan upaya-upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan kesehatan (promosi) sebelum terjadinya penyakit.
Hasil Perhitungan Formula Sederhana Dalam Menghitung Taksiran Berat Badan Janin Fathia Rizki
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.60

Abstract

Perhitungan tugas berat badan janin merupakan salah satu indikator untuk mencegah terjadinya komplikasi pada ibu dan janin selama kehamilan. Oleh karena itu, perlu adanya ketelitian dan kecepatan dalam menghitung taksiran berat badan janin. Salah satu rumus yang dapat digunakan adalah rumus sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil perhitungan taksiran berat badan janin yang menggunakan rumus sederhana dengan berat badan bayi baru lahir di Puskesmas Batujajar. Sebanyak 39 ibu wiraswasta melahirkan usia kehamilan 40 minggu yang memenuhi kriteria inklusi selama bulan Maret-April 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden adalah 20-35 tahun 59% dan multiparitas (30%) dengan perkiraan berat badan rata-rata 2.700 gram dan berat lahir aktual 3150 gram. Hasil perbedaan hasil perhitungan taksiran berat badan janin menggunakan rumus sederhana dengan berat badan bayi baru lahir memiliki nilai signifikansi 0,054 (?0,05) Kesimpulannya adalah Tidak ada perbedaan perhitungan taksiran berat janin yang menggunakan rumus sederhana dengan berat badan bayi baru lahir.
Strategi Koping Pada Ibu Dengan Anak Berkebutuhan Khusus Ima Sukmawati
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 7 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v7i2.61

Abstract

ABSTRACT Children who experience obstacles in their development are known as children with special needs (ABK). ABK is one of the stressors, especially mothers, where the response must be balanced with coping strategies. This study aims to describe coping strategies in mothers with children with special needs. The method used was descriptive with purposive sampling or judgment sampling technique, the total sample was 62 respondents from a total population of 168 respondents. The results showed that the coping strategy in mothers with special needs in Ciamis State Special School was an adaptive coping strategy of 42 respondents (56.5%). While the description of the types of coping strategies used by problem focused coping were 32 respondents (51.6%). The conclusion of this study is that the coping strategy of mothers with special needs in Ciamis State Special School is adaptive to the type of problem focused coping coping strategy. Keywords: Coping Strategy, Mother, Children with Special Needs
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) : FACTORS AFFECTING THE UTILIZATION OF INTEGRATED DEVELOPMENT POSTS OF NON-CONVERTABLE DISEASES (POSBINDU PTM) Elis Noviati
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 7 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v7i2.62

Abstract

ABSTRACT The Integrated Non-Communicable Diseases Development Post (Posbindu PTM) is a form of service that involves the role of the community through promotive-preventive efforts to detect and control early risk factors for non-communicable diseases in an integrated manner. The research aims to describe the factors that influence the use of Posbindu PTM in Jalatrang Village, the Cipaku Health Center Work Area. The research method used is descriptive with a population of people aged ? 15 years. Sampling using proportional random sampling technique as many as 98 respondents. The results showed that the respondents' education was in the middle category of 52.0%, the work category of not working was 60.2%, the knowledge was in the poor category of 48.0%, the support of cadres was in the poor category of 50.0%, and the support of the family was in the category of less as much as 47.0%. Conclusion: a description of the factors that influence Posbindu PTM in general are in the poor category.

Page 3 of 17 | Total Record : 170