cover
Contact Name
Dwi Septian Wijaya
Contact Email
admin@jhtm.or.id
Phone
+6281334291827
Journal Mail Official
admin@jhtm.or.id
Editorial Address
Jl Gas Alam No 59 Depok
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Holistic and Traditional Medicine (JHTM)
ISSN : 25414178     EISSN : 25415409     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Holistic and Traditional Medicine aims to stimulate the discovery and development of holistic care, complementer medicine, herbal and traditional medicine. We accept articles on the holistic care, complementer medicine, herbal, cultivation and extraction of raw materials, the analysis of these materials’ phytochemical/pharmacological effects or toxicity, or the potential applications of natural extracts, fractions, or compounds in the formulation of traditional medicine. Research articles, case studies, and short communications are accepted and literature reviews will be accepted.
Articles 135 Documents
PEMBERIAN SARI KURMA (Phoenix dactylifera) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL Dwi Septian Wijaya
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 04 Mei (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan keadaan menipisnya sel darah merah (eritrosit) dalam darah yang menyebabkan ketidakmampuan menjalankan tugasnya sebagai oksigen ke seluruhan sel-sel jaringan tubuh. Anemia dalam kehamilan yaitu keadaan ibu yang mempunyai kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester 1 dan 3 atau kurang dari 10,5 gr% pada trimester 2. Anemia selama masa kehamilan memberikan dampak bagi ibu, baik selama hamil, bersalin ataupun nifas. Dampak buruknya yakni bayi yang baru dilahirkan dapat mengalami intra uterine growth retardation (IUGR), lahir sebelum masanya dan mengalami gugur kandungan, serta berat badan bayi yang dilahirkan rendah (BBLR). Keseluruhan dampak negatif itu mempengaruhi peningkatan risiko kematian bayi khususnya di negara berkembang. Pemenuhan nutrisi dalam tubuh terdapat pada buah-buahan dan sayuran, salah satunya kurma. Kurma mengandung karbohidrat tinggi yang menyediakan energi yang cukup dan memiliki kandungan gula seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kurma dengan kandungan gula yang tinggi mencapai 70%, yakni 70-73g per 100g berat kering, kandungan zat gula tersebut sudah diolah secara alami sehingga tidak membahayakan bagi kesehatan.
LATIHAN FISIK TERHADAP DENGAN TINGKAT DEPRESI LANSIA Dwi Septian Wijaya
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 7 No. 01 Agustus (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan suatu proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri secara perlahan-lahan dan mempertahankan struktur dan fungsi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang diderita. Lansia pada umumnya mengalami berbagai gejala akibat penurunan fungsi biologis, psikologis, sosial dan ekonomi. Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan, termasuk kesehatan. Semakin lanjut usia seseorang, maka kemampuan fisiknya akan semakin menurun, sehingga menurunkan peran-peran sosialnya dan menimbulkan gangguan dalam hal mencukupi kebutuhan hidupnya. Lansia yang mengalami resiko tinggi terhadap gangguan tidur diakibatkan adanya perubahan aktivitas, kondisi tubuh, panca indera menurun, dan pola makan secara tidak teratur. Kecemasan merupakan gangguan mental yang paling umum dialami oleh orang tua, mempengaruhi 1 dari 10 orang yang berusia diatas 60 tahun. Rata-rata 70% orang-orang dalam kelompok ini menderita general rasa cemas. Gejala kecemasan, baik bersifat akut maupun kronik merupakan komponen utama bagi hampir semua gangguan kejiwaan (psychiatric disorder). Diperkirakan jumlah penderita gangguan kecemasan mencapai 5% dari jumlah penduduk, dengan perbandingan antara wanita dan pria adalah 2 : 1 dan diperkirakan 2% - 4% diantara penduduk kehidupannya pernah mengalami gangguan cemas. Aktivitas fisik merupakan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik dan mental, serta mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Aktivitas fisik sangat penting perananya terutama bagi lansia.
STUNTING PADA BALITA Meliana Nursihhah
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 03 Februari (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan tubuh manusia terjadi setiap saat, pertumbuhan mencakup perubahan fisik yang terjadi sejak periode prenatal sampai massa dewasa lanjut yang dapat berupa kemajuan atau kemunduran. Anak yang berusia muda pertumbuhannya lebih cepat di banding anak yang lebih tua. Pertumbuhan yang terhambat (stunting), merupakan sebuah masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Stunting - atau terhambatnya pertumbuhan, bukan hanya menyebabkan balita menjadi lebih pendek dari pada usianya - tapi hal ini juga bisa berarti anak tersebut menderita pengembangan terhambat dari otak dan kapasitas kognitif. Faktor stunting pada balita di pengaruhi oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah keluarga dan rumah tangga, makanan tambahan dan komplementer yang tidak adekuat, menyusui dan infeksi.
HIPERTENSI PADA LANSIA Meliana Nursihhah
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 04 Mei (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sekitar 140 mmHg atau tekanan diastolik sekitar 90 mmHg. Hipertensi merupakan masalah yang perlu diwaspadai, karena tidak ada tanda gejala khusus pada penyakit hipertensi dan beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Gejala yang sering dikeluhkan penderita hipertensi adalah sakit kepala, pusing, lemas, kelelahan, sesak nafas, gelisah, mual, muntah, epitaksis, dan kesadaran menurun. Faktor-faktor risiko yang menyebabkan hipertensi adalah umur, jenis kelamin, obesitas, alkohol, genetik, stres, asupan garam, merokok, pola aktivitas fisik, penyakit ginjal dan diabetes melitus. Hipertensi pada lansia merupakan hal yang sering ditemukan dikarena sebagian besar orang-orang paruh baya atau lansia berisiko terkena hipertensi. Hipertensi pada lansia disebabkan oleh penurunan elastisitas dinding aorta, penebalan katub jantung yang membuat kaku katub, menurunnya kemampuan memompa jantung, kehilangan elastisitas pembuluh darah perifer, dan meningkatnya resistensi pembuluh darah perifer
MANFAAT DAUN KELOR TERHADAP LUKA INFEKSI Meliana Nursihhah
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 7 No. 01 Agustus (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman asli Indonesia yang dapat dipergunakan sebagai obat-obatan dan antioksidan. Tanaman kelor mengandung flavonoid, tanin dan saponin yang memiliki potensi sebagai antibakteria dan antifungal. Berbagai penelitian juga menujukkan bahwa flavonoid, tannin, dan polifenol mampu menurunkan kadar radikal bebas dengan cara menurunkan spesies yang menginisiasi peroksidasi. Flavonoid memberikan efek antiinflamasi yang berfungsi untuk mencegah kekakuan dan nyeri serta mengurangi peradangan saat perdarahan.
DEPRESI POSTPARTUM Meliana Nursihhah
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 7 No. 02 November (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi postpartum adalah timbulnya masalah psikologis pada seorang wanita setelah melahirkan serta adanya berbagai macam potensi stress selama waktu kehamilan hingga proses melahirkan. Seorang wanita pada saat masa kehamilan dan selama melahirkan kemungkinan lebih condong mengalami keadaan stress yang cukup besar dikarenakan adanya keterbatasan kondisi pada fisik ibu yang dapat membuatnya mengharuskan membatasi aktivitasnya. Gangguan kejiwaan postpartum dapat dibagi menjadi tiga kategori: postpartum blues; psikosis pascapartum dan depresi pascapersalinan. Blues postpartum, dengan insidensi 300-750 per 1000 ibu di seluruh dunia, dapat sembuh dalam beberapa hari hingga satu minggu, memiliki beberapasekuel negatif dan biasanya hanya memerlukan kepastian. Prevalensi global mulai dari 0,89 hingga 2,6 per 1000 kelahiran, adalah kelainan parah yang dimulai dalam empat minggu pascapersalinan dan membutuhkan rawat inap. Depresi pasca persalinan dapat mulai segera setelah melahirkan atau sebagai kelanjutan dari depresi antenatal dan perlu dirawat.
PEMBERIAN MADU TERHADAP KADAR HB DAN PROESES PERSALINAN Hamdan
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 03 Februari (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya dalam mewujudkan kesehatan anak sedini mungkin sejak dalam kandungan merupakan salah satu program pembangunan dibidang kesehatan. Gangguan kesehatan yang terjadi selama kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan hingga kelahiran dan pertumbuhan bayi selanjutnya. Anemia pada ibu hamil meningkatkan resiko perdarahan, kelahiran prematur dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) bahkan dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi. Anemia dapat meningkatkan resiko untuk dilakukannya Operasi Caesar pada ibu dan dan dapat memberikan dampak yang buruk pada nenonatus. Namun hal ini dapat dicegah melalui pemantauan /koreksi hemoglobin di akhir kehamilan untuk mencegah kejadian kejadian yang tidak di inginkan. Permasalahan anemia yang di derita oleh ibu hamil merupakan suatu permasalahan yang harus di tindak lanjuti dengan segera. Secara umum madu berkhasiat untuk menghasilkan energi, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan stamina. Madu mengandung magnesium dan zat besi. Kandungan mineral magnesium dalam madu ternyata sama dengan kandungan magnesium yang ada dalam serum darah. Selain itu, kandungan zat besi dalam madu dapat meningkatkan jumlah eritrosit sehingga meningkatkan kadar hemoglobin.
OSTEOPOROSIS Hamdan
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 04 Mei (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoporosis merupakan kondisi atau penyakit dimana tulang menjadi rapuh dan mudah retak atau patah. Osteoporosis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan adanya perubahan mikroarsitektur (bentuk mikro/terhalus) jaringan tulang yang mengakibatkan menurunnya kekuatan tulang dan meningkatnya kerapuhan tulang, sehingga menyebabkan tulang mudah patah. Osteoporosis dijuluki sebagai silent epidemic diseases, karena menyerang secara diam-diam, tanpa adanya tanda-tanda khusus, sampai pasien mengalami patah tulang. Osteoporosis kini telah menjadi salah satu penyebab penderitaan dan cacat yang paling sering terjadi pada orang berusia lanjut, terutama pada wanita. Ketika wanita mencapai usia menopause, maka semakin menurun pula kadar kalsium dalam tulang. Wanita memiliki resiko osteoporosis lebih tinggi dibanding laki-laki, hal ini dikarenakan wanita mengalami proses kehamilan dan menyusui serta penurunan hormon estrogen pada saat premenopause, menopause, dan pascamenopause. Penyebab osteoporosis diantaranya, yaitu rendahnya hormon estrogen pada wanita, rendahnya aktivitas fisik, kurangnya paparan sinar matahari, kekurangan vitamin D, usia lanjut dan rendahnya asupan kalsium.
PNEUMONIA PADA BALITA Hamdan
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 7 No. 02 November (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia adalah bentuk infeksi saluran pernapasan akut yang mempengaruhi paru-paru. Paru-paru terdiri dari kantung-kantung kecil yang disebut alveoli, yang diisi dengan udara ketika orang yang sehat bernafas. Ketika seorang individu memiliki pneumonia, alveoli diisi dengan nanah dan cairan, yang membuat bernapas menyakitkan dan membatasi asupan oksigen. Banyak faktor risiko yang meningkatkan angka kejadian pneumonia yaitu bayi kurang dari 2 bulan, berat badan lahir rendah, tidak mendapat ASI eksklusif, polusi udara, kepadatan tempat tinggal, imunisasi yang tidak memadai, dan defisiensi vitamin A. Pneumonia disebabkan oleh sejumlah agen infeksi, termasuk virus, bakteri, dan jamur. Sebagian besar anak-anak yang sehat dapat melawan infeksi dengan pertahanan alami mereka, anak-anak yang sistem kekebalannya terganggu memiliki risiko lebih tinggi terkena pneumonia. Sistem imun seorang anak mungkin dilemahkan oleh kekurangan gizi, terutama pada bayi yang tidak disusui secara eksklusif
DEPRESI PADA LANSIA Yang Fajar Kurniawan
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 04 Mei (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi pada lansia terus menjadi masalah kesehatan mental yang serius meskipun pemahaman kita tentang penyebab depresi dan perkembangan pengobatan farmakologis dan psikoterapeutik sudah sedemikian maju. Depresi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor genetik, dianggap mempengaruhi transmisi gangguan afektif melalui riwayat keluarga dan keturunan dan kehilangan keterikatan yang nyata atau dibayangkan, termasuk kehilangan cinta, seseorang, fungsi fisik, kedudukan, atau harga diri karena elemen aktual dan simbolik melibatkan konsep kehilangan. Sekitar 80% lansia depresi yang menjalani pengobatan dapat sembuh sempurna dan menikmati kehidupan mereka, akan tetapi 90% mereka yang depresi mengabaikan dan menolak pengobatan gangguan mental.

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 02 November (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 7 No. 01 Agustus (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 04 Mei (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 03 Februari (2022): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 02 (2021): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 6 No. 01 (2021): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 5 No. 04 (2021): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 5 No. 03 (2021): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 5 No. 02 (2020): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 5 No. 01 (2020): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 4 No. 04 (2020): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 4 No. 03 (2020): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 4 No. 02 (2019): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 4 No. 01 (2019): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 3 No. 04 (2019): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 3 No. 03 (2019): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 3 No. 02 (2018): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 3 No. 01 (2018): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 2 No. 04 (2018): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 2 No. 03 (2018): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 2 No. 02 (2017): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 2 No. 01 (2017): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 1 No. 04 (2017): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 1 No. 03 (2017): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 1 No. 02 (2016): Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 1 No. 01 (2016): Journal of Holistic and Traditional Medicine More Issue