cover
Contact Name
Rohita
Contact Email
rohita@uai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalaudhi@uai.ac.id
Editorial Address
Universitas AL-AZHAR INDONESIA Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)
ISSN : 26222469     EISSN : 27748243     DOI : 10.36722/jaudhi
Core Subject : Education,
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh PG PAUD Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Al Azhar Indonesia menggunakan platform pengelolaan jurnal ilmiah secara online, yaitu Open Journal System (OJS). Jurnal AUDHI memuat naskah di bidang anak usia dini (AUD) yang ada di Indonesia dan terbit secara berkala, 2 (dua) kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan Januari. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif mempunyai scope, namun tidak terbatas pada beberapa tema kajian berikut: 1. Kesehatan dan gizi anak usia dini, 2. Pendidikan anak usia dini, 3. perlindungan, pengasuhan dan kesejahteraan bagi anak usia dini.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2022)" : 6 Documents clear
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENANAMAN NILAI TATA KRAMA BUDAYA JAWA DI LINGKUNGAN KARATON SURAKARTA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Oktavia Indah Permata Sary
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v5i1.923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat keterlibatan orang tua dalam penanaman nilai tata krama Budaya Jawa di lingkungan Karaton Surakarta pada anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitiaan ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Dokumen yang dikumpulkan berfungsi sebagai data pendukung. Kemudian keabsahan data dilihat menggunakan triangulasi teknik. Subjek penelitian memilih dua orang ibu yang memiliki anak usia 5-6 tahun di lingkungan Karaton Surakarta dan informan dengan ditetapkan atas dasar kriteria atau pertimbangan yang mengetahui informasi tentang penelitian ini, yaitu Sekretaris Kelurahan Baluwarti dan pengurus Karaton Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di lingkungan Karaton mengajarkan anak tentang tata krama budaya Jawa sejak kecil sehingga anak terbiasa menggunakan bahasa krama dan sopan santun. Keterlibatan orang tua ini juga dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa faktor lingkungan keluarga, motivasi orang tua, dan kegiatan budaya Jawa di Kelurahan Baluwarti. Faktor penghambat berupa faktor budaya digital dan faktor pergaulan di masyarakat. Peneliti merekomendasikan Kelurahan Baluwarti untuk mengadakan kegiatan di masa pandemik dengan perlombaan seni untuk anak-anak yang nantinya bisa diunggah di berbagai media sosial agar anak-anak di rumah tetap mendapatkan kegiatan dan pengetahuan
UPAYA GURU DALAM MEMBIMBING ANAK HIPERAKTIF DI TK PKK TANJUNG PADEMAWU PAMEKASAN Selfi Lailiyatul Iftitah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v5i1.950

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya perilaku hiperaktif yang masih terdapat di Taman Kanak-kanak sehingga diperlukan tindakan guru dalam membimbing anak hiperaktif.  Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perilaku anak hiperaktif, upaya guru dalam membimbing anak hiperaktif dan kendala yang dihadapi dalam membimbing anak hiperaktif. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif mulai dari reduksi datam penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut ciri-ciri perilaku anak hiperaktif  meliputi tidak bisa diam, sering membuat ulah, tidak memperhatikan guru, sering mengganggu temannya dan perhatiannya mudah teralihkan. upaya yang dilakukan guru dalam membimbing anak hiperaktif adalah menghargai setiap usaha dan keberhasilan yang dicapai oleh anak, menggunakan metode pemberian tugas dan bermain. Kendala yang dialami oleh guru dalam membimbing anak hiperaktif adalah fokus perhatiannya  mudah teralihkan dan moodnya yang gampang sekali berubah
STRATEGI PEMBELAJARAN FUN LEARNING di biMBA AIUEO DI KOTA CILEGON Felisia Gusti Pangestu; Gray Eliza Suri; Magfirotul Fitri; Putri Aulyana Dewi; Rr. Deni Widjayatri
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v5i1.991

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran yang digunakan di sekolah paud nonformal biMBA AIUEO Kota Cilegon . Metode penelitian ini adalah kualitatif yang berlokasi di daerah Pondok Cilegon Indah Kota Cilegon. Pengumpulan data  dilakukan dengan dengan cara observasi kegiatan anak di biMBA AIUEO, wawancara bersama salah satu guru yang mengajar di biMBA AIUEO ,dan dokemtasi kegiatan belajar anak. Hasil dari penelitian ini memberikan informasi mengenai strategi pembelajaran yan digunakan di PAUD Nonformal biMBA AIUEO dan mengetahui bagaimana guru menyikapi hambatan belajar pada anak . Dari hasil wawancara dengan  guru biMBA AIUEO mununjukkan bahwa strategi pembelajran menggunakan metode fun learning dapat membantu anak tertarik untuk belajar terutama dalam hal membaca. Strategi pembelajaran pada anak usia dini harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan yaitu bermain sambil beajar.Kata kunci : strategi pembelajaran, biMBA AIUEO, menyikapi hambatan belajar AbstractThis study aims to determine the learning strategies used in non-formal early childhood education biMBA AIUEO Cilegon City. This research method is qualitative which is located in Pondok Cilegon Indah, Cilegon City. Data was collected by observing children's activities at BIMBA AIUEO, interviewing one of the teachers who taught at BIMBA AIUEO, and documenting children's learning activities. The results of this study provide information about the learning strategies used in BiMBA AIUEO Non-formal PAUD and find out how teachers respond to learning barriers in children. The results of interviews with AIUEO biMBA teachers show that learning strategies using the fun learning method can help children become interested in learning, especially in terms of reading. Learning strategies in early childhood must be done in a fun way, namely playing while learning.    Keywords: learning strategy, AIUEO biMBA, addressing learning barriers 
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TK DALAM PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) PADA PROSES PEMBELAJARAN Fransiska Fransiska
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v5i1.1198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan alat permainan edukatif sehingga dapat dilihat respon siswa ketika menggunakan alat permainan edukatif (APE) dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 26 orang yang terdiri dari 1 orang kepala TK, 2 orang guru dan 20 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang berupa observasi, wawancara, dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data dari Milles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kompetensi pedagogik dengan memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki dengan menyediakan fasilitas pembelajaran berupa alat permainan edukatif (APE) yang terdiri dari balok permainan, lego dan lilin mainan. Guru berkomunikasi secara efektif, empati dan santun kepada peserta didik sehingga membuat peserta didik merasa nyaman dan guru menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik melalui aktivitas yang kreatif dalam mengajarkan huruf dan angka dengan menggunakan APE. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut maka kompetensi pedagogik guru merupakan hal yang sangat penting dimiliki oleh seorang guru dan hal ini dapat terlihat dengan kompetensi guru menggunakan alat permainan edukatif sebagai media dalam pembelajaran 
IDENTIFIKASI KEBUDAYAAN KEMATARAMAN DALAM PEMBELAJARAN SENI DI TK PANGUDI LUHUR BORO Anastasia Arum Sari Dyahningtyas
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v5i1.1213

Abstract

Kebudayaan sebuah daerah memiliki peran yang sangat besar dalam proses pendidikan. Kebudayaan Mataraman merupakan salah satu budaya yang berkembang di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana implementasi unsur-unsur kebudayaan Kemataraman dalam pembelajaran seni di TK Pangudi Luhur Boro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dokumen yang dikumpulkan berfungsi sebagai data pendukung. Keabsahan data dapat dilihat pada saat melakukan kegiatan pengembangan seni yaitu dengan mengecek dan mengobservasi serta melakukan wawancara dengan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni di TK Pangudi Luhur Boro mengandung unsur-unsur Budaya Kemataraman. Adapun unsur-unsur  Budaya Kemataraman yang terdapat dalam pembelajaran seni di TK Pangudi Luhur adalah Bahasa dan Sastra Jawa, Adat Istiadat dan Budaya Jawa, serta Kesenian Khas Jawa. Secara garis besar ada dampak positif yang ditemukan dalam pembelajaran seni yang dilaksanakan di TK Pangudi Luhur Boro yang  dapat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak seperti dapat meningkatkan nilai persatuan, bangga sebagai bangsa Indonesia, demokrasi Indonesia, kesamaan derajat, ketaatan terhadap hasil musyawarah, adil, bekerja keras, menghargai hasil karya orang lain dan gotong royong. Melalui pembelajaran seni tersebut anak-anak dapat menguatkan karakter mereka dalam mengamalkan pengamalan nilai-nilai Pancasila
MINAT ORANGTUA MENYEKOLAHKAN ANAK DI LEMBAGA PAUD PADA MASA PANDEMI COVID-19 Indah Maysela Azzahra; Ichsan Ichsan; Kiki Melita Andriani
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v5i1.966

Abstract

Interest is a feeling such as being happy and interested in fighting for something or being happy and interested in doing something desirable. The purpose of this study was to find out parents who were interested in sending their children to school at PAUD institutions during the Covid-19 pandemic.  The research method used is the survey research method. The data collection technique used in this study was to use the questionnaire technique by distributing questionnaire instruments to respondents. The subjects of the study were parents who had children aged 4-6 years and sent their children to school in PAUD and kindergarten in Palembang city which became the criteria for selecting samples. So, the sampling technique uses purposive sampling techniques. The data analysis technique used is quantitative descriptive statistics with percentages, percentage results will then be described based on the category of parents' interest in sending their children to PAUD institutions. The results of the study obtained the most respondents who were interested in sending their children to PAUD institutions as many as 38% of respondents and categorized into moderate interests. The average respondent/parent who has an interest in sending their children to school in PAUD institutions is influenced by factors of parents' personal needs and goals/motives, school factors, and community factors are relatively high. However, family factors and the Covid-19 Pandemic also caused respondents not interested in sending their children to ecclesiastical institutions to be the same high. Based on the data obtained, the conclusion is that there is a lack of interest in parents sending their children to early childhood institutions during the Covid-19 pandemic

Page 1 of 1 | Total Record : 6