cover
Contact Name
Mikha Agus Widiyanto
Contact Email
jurnalteologipraktika@gmail.com
Phone
+628115422254
Journal Mail Official
jurnalteologipraktika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Stadion RT. 12 Kel. Loa Ipuh, Kec. Tenggarong, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Location
Kab. kutai kartanegara,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teologi Praktika
ISSN : 27228908     EISSN : 27228916     DOI : 10.51465
Jurnal Teologi Praktika adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STT Tenggarong. Jurnal Teologi Praktika mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang praktika baik hasil penelitian lapangan maupun kajian konseptual yang berkaitan dengan teologi praktika. Jurnal ini terbuka untuk penulis dari akademisi, praktisi, mahasiswa yang relevan dengan lingkup jurnal ini dengan rasio minimum 60% eksternal dan maksimum 40% internal STT Tenggarong. Jurnal ini terbit dua kali dalam 1 tahun yaitu bulan Juni dan Desember. Lingkup jurnal ini adalah: 1. Pendidikan Kristen (Gereja, Sekolah, dan Keluarga) 2. Pastoral (Pastoral umum, pastoral pemuda, pastoral konseling) 3. Kepemimpinan Kristen 4. Manajemen Gereja 5. Misi dan Penginjilan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2024): Juni" : 6 Documents clear
Peran Konseling Pastoral Dalam Perawatan Paliatif : Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Kanker Payudara Mengga, Maria Josephine; Hermanto, Yanto Paulus
Jurnal Teologi Praktika Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51465/jtp.v5i1.155

Abstract

Peran Konseling Pastoral Dalam Perawatan Paliatif: Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Kanker Payudara. Ketika seseorang terdiagnosa penyakit kanker payudara, maka ia tidak hanya membutuhkan perawatan untuk penyakitnya, namun membutuhkan perawatan bagi kondisi psikososial, spiritual, dan nyeri fisiknya. Perawatan paliatif yang dalam penerapannya bertumpu pada pendekatan biopsikososial dan spiritual dimana untuk memenuhi kebutuhan spiritual penderita kanker payudara dilakukan dengan pelayanan konseling pastoral yang diharapkan memberi dampak yang baik bagi peningkatan kualitas hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan kualitatif, dengan tekhnik penulisan menggunakan studi pustaka. Konseling pastoral berperan dalam memberikan dukungan secara psikologis dan spiritual melalui sesi konseling bagi penderita kanker payudara untuk memenuhi kebutuhan secara spiritual maupun emosional dalam bentuk bimbingan rohani,  agar penderita dapat menerima keadaan sakitnya dan mau menjalani proses perawatan dan pengobatan serta dengan tenang melewati masa-masa yang sulit selama mengalami sakitnya. Konseling pastoral berperan pula memberikan pemahaman tentang nilai-nilai dan tujuan hidup sehingga penderita kanker payudara dapat memiliki pengharapan akan rencana Tuhan yang indah bagi hidupnya, dengan pemahaman ini  penderita dapat menjalani hidup yang lebih bermakna, tanpa keraguan, terus optimis dibarengi dengan penyerahan diri kepada Tuhan,  pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidupnya.
Media Evangelisasi Kaum Muda Gereja Antonius Kotabaru Yogyakarta dari Masa ke Masa Nadyaningtyas, Beatricia Adinda
Jurnal Teologi Praktika Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51465/jtp.v5i1.169

Abstract

Abstract:The digitalization of services provided by the younger generation has now spread to various social media platforms which are the focus of the research in this article. Current developments have a strong influence on the dissemination of information to Catholics in Yogyakarta, especially the St. Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta and its surroundings. The increasing development of new media that has become a reality due to the internet has also had an impact not only on the younger generation but also on children and adults who can access this new media. Therefore, there are deep implications in bringing the Church's ministry mission or evangelization into the digital era. This research aims to examine the importance of the new media transformation that occurred at the Santo Antonius Padua Parish Church, Kotabaru Yogyakarta, which has the slogan "finding God in online things." The research method used is a literature study. Through this research, it was concluded that with the introduction of new media in the form of social media within the Church, the view of Church Social Teaching could be broadened.Key Words: Church; Service; Youth; Development; Evangelization  Abstrak:Digitalisasi dalam pelayanan yang dilakukan kaum muda kini sudah merambah ke berbagai ranah platform media sosial di mana fokus penelitian tersebut akan dikaji dalam artikel ini. Perkembangan zaman memiliki pengaruh yang kuat dalam menyebarkan informasi-informasi untuk umat Katolik di Yogyakarta khususnya jemaat Gereja Paroki Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta dan sekitarnya. Semakin berkembangnya media baru yang terwujud dikarenakan adanya internet juga memberikan dampak tidak hanya kepada kaum muda tetapi juga anak-anak maupun dewasa yang juga terjangkau akan media baru ini. Oleh karena itu, terdapat implikasi yang mendalam dalam membawa misi pewartaan atau evangelisasi Gereja di era digital. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pentingnya transformasi media baru yang terjadi di Gereja Paroki Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan observasi. Melalui kajian ini disimpulkan bahwa dengan adanya media baru berupa sosial media yang mulai masuk ke Gereja dapat memperluas pandangan Ajaran Sosial Gereja (ASG).Kata Kunci: Gereja; Pelayanan; Kaum Muda; Perkembangan; Evangelisasi
Tinjauan Alkitab Mengenai Jasa Sewa Pacar Pada Kalangan Generasi Z Senjaya, Styadi; Herman, Samuel
Jurnal Teologi Praktika Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51465/jtp.v5i1.105

Abstract

Abstract:Generation Z, which is known as a generation that is familiar with technology from an early age, has problems in socializing with the environment. Girlfriend rental services also seem like a way out for this generation to get a partner without any commitments. This paper aims to find a biblical review of girlfriend rental services among generation Z. The research used in this paper, namely a qualitative method of literature study, finds boyfriend rental services among generation Z is not a place of escape and provides a holistic understanding of life that is basic and pleasing. before God. This paper is expected to help the church to provide guidance and biblical teaching for the congregation so that they can make decisions according to God's will.  Abstrak:Generasi Z yang dikenal sebagai generasi yang akrab dengan teknologi sejak dini mengalami masalah dalam hal bersosialisasi dengan lingkungan. Jasa sewa pacar pun terlihat seperti jalan keluar bagi generasi ini untuk mendapatkan pasangan tanpa komitmen yang terjalin. Tulisan ini bertujuan menemukan tinjauan Alkitab tentang jasa sewa pacar pada kalangan generasi Z. Penelitian yang digunakan dalam penulisan ini, yaitu metode kualitatif studi pustaka, menemukan jasa sewa pacar pada kalangan generasi Z bukan menjadi tempat pelarian dan memberikan pemahaman holistik mengenai kehidupan yang mendasar dan berkenan dihadapan Tuhan. Tulisan ini diharapkan membantu gereja untuk memberikan bimbingan dan pengajaran Alkitabiah untuk jemaat agar dapat mengambil keputusan yang sesuai kehendak Tuhan.
Nilai-Nilai Tari Maena Kepulauan Nias dan Makna Tarian Daud dalam Konteks Tabut Perjanjian (2 Samuel 6:14) Tafonao, Ya'asokhi
Jurnal Teologi Praktika Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51465/jtp.v5i1.164

Abstract

Artikel ini berjudul Nilai-Nilai Tari Maena Kepulauan Nias dan Makna Tarian Daud dalam Konteks Tabut Perjanjian (2 Samuel 6:14).Penelitian ini mengeksplorasi dimensi lintas budaya dengan menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam Tari Maena Pulau Nias dan makna Tari Daud, dengan fokus pada konteks Tabut Perjanjian yang terdapat dalam  2 Samuel. 6:14. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana budaya dan kepercayaan lokal terhadap tari Maena dapat menyelaraskan atau berinteraksi dengan narasi keagamaan tari Daud.  Metode analisis ini melibatkan pendekatan interdisipliner yang memadukan aspek kajian  tari, antropologi budaya, dan teologi. Temuan penelitian menyoroti kekayaan nilai budaya tari Maena yang mencerminkan kehidupan masyarakat Kepulauan Nias, sedangkan tari Daud menawarkan dimensi spiritual dan keagamaan yang mendalam, terutama dalam kaitannya dengan Tabut Perjanjian.  Kesimpulan penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana tari tradisional dan unsur religi dapat saling mempengaruhi dan menciptakan keharmonisan dalam kerangka budaya yang kompleks. Implikasi dari temuan ini dapat memberikan pengetahuan berharga bagi pengembangan dialog antarbudaya dan memperkaya pemahaman peneliti tentang interaksi antara seni, budaya lokal, dan konteks agama.
Konsep Alkitab 2 Timotius 2:1-10 Tentang Penganiayaan/Penderitaan Tobi, Ongki Riando; Dju, Oktavia Adevin; Harming, Harming
Jurnal Teologi Praktika Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51465/jtp.v5i1.156

Abstract

Bible Concept, 2 Timothy 2:1-10, Persecution. Every human being has certainly suffered suffering. Each person has their own way of looking at the meaning of suffering. Christianity believes that God's purpose in creating humans was not to suffer. Paul in 2 Timothy 3:12 reminds and reaffirms to believers that everyone who wants to live a godly life in Christ Jesus will suffer suffering. Some of the people who suffered for the truth were Job, Jeremiah, Jesus Christ, Stephen, the Apostle Paul. The cause of human suffering is doing God's work, and on the other hand it is also caused by sin, nature, disease. But believers respond by believing that everything aims to become stronger in Christ, suffering as soldiers, God gives understanding in everything, truth cannot be shackled, behind suffering because of the Gospel there is a soul that saves. The sufferings that exist lead us to join in and suffer together with Christ and have enthusiasm in the work of preaching the Gospel and remain strong and steadfast in the midst of the storm.
Peran Orang Tua Kristen Dalam Mencegah Anak Yang Kecanduan Game Online Dikaji Dari Perspektif Fondasi Pendidikan Kristen Nendissa, Julio Eleazer
Jurnal Teologi Praktika Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51465/jtp.v5i1.133

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh kerangka berpikir penulis bahwa game online semakin marak yang mengundang perhatian dari anak-anak untuk meminatinya. Anak-anak yang dimaksud ialah anak sekolah minggu, remaja, dan pemuda berkisar umur 9-17 tahun. Anak-anak pun terjerumus dalam bermain game online sehingga lupa mengontrol diri mereka sendiri, akibatnya menjadi kecanduan dan dampak negatif dirasakan oleh mereka pribadi. Game online seperti freefire, PUBG, mobile legend menjadi peminat dari pada anak-anak tersebut. Berdasarkan masalah tersebut maka penulis ingin mengkaji peran orang tua Kristen dalam mencegah anak mereka yang kecanduan bermain game online dan fondasi pendidikan Kristen sebagai suatu perspektif untuk mengkaji permasalahan ini. Adapun tulisan ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka yang berdasarkan pada literatur-literatur sesuai topik ini. Hasil penelitian yang penulis dapatkan ialah faktor rasa penasaran anak-anak untuk mencoba bermain game online, merasakan kejenuhan, tidak dapat mengontrol diri, lingkungan yang tidak bersahabat sehingga pada akhirnya membuat mereka tidak memiliki relasi yang baik dengan sesama.

Page 1 of 1 | Total Record : 6