cover
Contact Name
Zaenal Abidin, SKM., M.Kes
Contact Email
jpkesmas@gmail.com
Phone
+6281224566345
Journal Mail Official
avifnuraz@bhmm.ac.id
Editorial Address
Jl. Taman Praja No.25, Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63139
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27748502     DOI : https://doi.org/10.47575/jpkm
Core Subject : Health,
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat publishes articles on: - Promkes - K3 - Epidemiologi - Kesehatan Reproduksi - Biostatistik & Kependudukan - Gizi Masyarakat - AKK - Kesling
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: Oktober 2021" : 10 Documents clear
Perbandingan Ketahanan Hidup Pasien Hemodialisis dengan Komorbid Hipertensi Tahun 2018 Nurhalina Sari; Nova Muhani; Dias Dumaika; Aprizal Hendardi
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.218

Abstract

Keberadaan pasien hemodialisis adalah akibat dari meningkatnya kasus penyakit ginjal kronis (PGK). Hipertensi menjadi salah satu faktor utama yang bisa mempercepat penurunan kualitas hidup penderita PGK. Diketahui rerata dan hubungan ketahanan hidup pasien hemodialisis dengan komorbid hipertensi di Rumah Sakit Abdoel Moeloek, Lampung. Penelitian menggunakan desain kohort retrospektif. Sumber data berasal dari dokumen rekam medis pasien hemodialisis di Rumah Sakit Abdoel Moeloek selama tahun 2018. Analisis data menggunakan kaplan meier dan regresi cox. Distribusi frekuensi menunjukkan sebanyak 283 (79.9%) orang yang mengalami hipertensi. Proporsi kelompok hipertensi yang meninggal sebanyak 147 (51.9%) orang. Rerata ketahanan hidup kelompok hipertensi adalah 38 bulan, sedangkan pada kelompok non-hipertensi adalah 47 bulan. Hasil uji regresi cox menunjukkan nilai p-value sebesar 0.033 dan hazard rasio 1.5 (95% interval kepercayaan 1.0-2.2). Rerata lama hidup pasien hemodialisis pada kelompok hipertensi lebih pendek dibandingkan kelompok non-hipertensi. Kelompok hipertensi memiliki risiko ketahanan hidup 1.5 kali lebih besar untuk mengalami kematian dibandingkan kelompok non-hipertensi pada pasien hemodialisis. Kesadaran untuk rutin mengukur tekanan darah dan melakukan deteksi dini hipertensi sangat dianjurkan melalui pemanfaatan program Posbindu (Pos Pelayanan Terpadu) di Puskemas dan mengoptimalkan sosialisasi program Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) kepada masyarakat melalui berbagai media.
Faktor yang Mempengaruhi Kapasitas Fungsi Paru pada Pekerja Meuble Kayu Riski Dwi Oktarini; Entianopa Entianopa; H. Parman
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.234

Abstract

Debu yang terhirup akan masuk ke alveoli sehingga menimbulkan reaksi radang yang mengakibatkan daya kembang paru menjadi terbatas maka terjadi gangguan fungsi paru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Adapun variabel yang diteliti antara lain kebiasaan merokok, kadar debu dan alat pelindung diri (APD) terhadap kapasitas fungsi paru pada pekerja industri meuble kayu di Kecamatan Tungkal Ilir tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini seluruh pekerja meuble kayu yang ada di Kecamatan Tungkal Ilir berjumlah 36 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan total sampling yaitu semua pekerja yang berjulmlah 36 orang. Berdasarkan hasil uji statistik Man Whitney kebiasaan merokok diperoleh nilai p-value = 0,557 tidak ada perbedaan bermakna, penggunaan APD nilai p-value 0,024 ada perbedaan bermakna dengan gangguan fungsi paru pada pekerja mebel kayu. Dan untuk hasil uji statistik Spearman ada hubungan kadar debu dengan gangguan fungsi paru pada pekerja mebel kayu di Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperoleh p-value = 0,014. Tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan gangguan fungsi paru, Ada hubungan penggunaan APD dan Kadar Debu dengan gangguan fungsi parupada pekerja mebel kayu di Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2021.
Video Animasi sebagai Media Edukasi Pengetahuan SADARI pada Wanita Usia Subur Meriana Dangga Mesa; Pertiwi Perwiraningtyas; Susmini Susmini
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.223

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah cara yang efektif untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya kanker payudara. Namun, masih banyak wanita yang belum memahami mengenai pemeriksaan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Video Animasi Terhadap Pengetahuan SADARI Pada Wanita Usia Subur di   Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian Quasi Eksperimental yaitu One-Group Pre-Post Test Design. Populasi dalam penelitian sebanyak 54 wanita usia subur dengan teknik pengambilan sampling simple random sampling, sampel sebanyak  48 orang dengan kriteria inklusi berusia 15-25 tahun dan bersedia menjadi responden dengan mengisi informed consent. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisa data yaitu  marginal homogeneity. Hasil penelitian  didapatkan bahwa sebelum diberikan edukasi dengan media video animasi terhadap pengetahuan SADARI pada wanita usia subur terdapat 24 orang (50%) responden memiliki pengetahuan cukup dan sebagiannya memiliki pengetahuan kurang. Setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan dengan kategori baik sebanyak 34 orang (70,8%). Berdasarkan hasil uji analisis didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 0,05. Disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pengetahuan SADARI sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dengan media video animasi pada wanita usia subur di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagain pedoman asuhan keperawatan khususnya sebagai media promosi kesehatan di lingkup tatanan masyarakat untuk menekan prevalensi terjadinya kanker payudara.
Sistem Informasi Peminjaman dan Pengembalian Rekam Medis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Literature Review) Gilang Dasa Dwi Mahendra; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra; Laela Indawati
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.236

Abstract

Rekam medis rawat inap harus dikembalikan dalam waktu 2x24 sedangkan 1x24 jam untuk rekam medis rawat jalan setelah pasien pulang. Buku ekspedisi rekam medis merupakan buku bukti adanya transaksi/erah terima berkas rekam medis untuk keperluan  pelayanan  kesehatan  pasien. Dengan  adanya  sistem informasi untuk mempermudah petugas dalam pencatatan, peminjaman, pengembalian, mengontrol dan mengendalikan rekam medis. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perancangan sistem infromasi peminjaman dan pengembalian rekam medis, system infromasi yang paling banyak digunakan serta kelebihan dan kekurang sistem informasi tersebut. Penelitian ini merupakan studi literature review dengan menggunakan 9 jurnal. Berdasarkan tinjauan literature review terhadap 9 jurnal terkait perancangan system informasi peminjaman dan pengembalian rekam medis ditemukan 8 jurnal dengan pengembangan sistem SDLC (Software Development Life Cycle) dengan metode 7 Waterfall, dan 1 metode Prototype, sedangakan ditemukan 1 jurnal dengan Unified Modeling Language (UML). Sistem infromasi dengan permodelan waterfall banyak digunakan karena dinilai model ini cocok untuk proyek yang singkat dan tahapannya jelas. Kelebihan dan kekurang sistem diatas beragam sesuai implementasi aplikasi dan penyimpanan basis data yang digunakan.
UPAYA MENURUNKAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DENGAN SENAM ANTI STROKE DI DSN. MENCON, DS. TAWUN, KEC. KASREMAN, KAB. NGAWI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASREMAN KABUPATEN NGAWI Sa'adah, Hamidatus Daris
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.224

Abstract

UPAYA MENURUNKAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DENGAN SENAM ANTI STROKE DI DSN. MENCON, DS. TAWUN, KEC. KASREMAN, KAB. NGAWI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASREMAN KABUPATEN NGAWI  Hamidatus Daris Sa’adah 1*, Yudisa Diaz Lutfi 2, Rini Komalawati3 1,2,3 Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi*Korespondensi:hamy.daries@gmail.com ABSTRACT Background: That many hypertensive patients with uncontrolled blood pressure and the number continues to increase. Residents in etc. Kiss, etc. Wasps especially with hypertension is rarely checked into a health center if you experience complaints, such as the head feels heavy or dizzy. Residents said they had never done blood pressure checks routinely as a form of control or alertness to their hypertension. Only occasionally follow the elderly exercise programmed from the Puskesmas. Prevention and control efforts can be done, among others, with a diet low in salt and low fat, stop smoking and alcohol, exercise, get enough rest, and avoid stress. Early detection by routine blood pressure checks is also important to be able to provide treatment faster so that no worse complications occur. Objectives: Increase knowledge, detect awareness of hypertension, and the willingness of groups at risk and hypertension sufferers can control hypertension. Methods: Community service, namely anti-stroke gymnastics and blood pressure measurement checks, questions and answers, and discussions about the introduction and follow-up of hypertension in the community setting. Results: The majority of people involved in community service were women (70%) with blood pressure more than 140/90 mmHg. Most of the health counseling participants did joint anti-stroke exercises. Conclusion: Community service activities that have been carried out include inspection activities to recognize and detect hypertension early, about how to check blood pressure and control hypertension with anti-stroke exercises in residents of Mencon Hamlet, Tawun Village, Kasreman District. In addition, the activities carried out in this community service are health checks. Health examination (examination of blood sugar, uric acid, and cholesterol). This is given to patients or families of hypertension sufferers and the general public. especially. Some residents have been present according to the target so that the goal in increasing the role of the community, especially families in early detection and control of hypertension in Mencon Hamlet, Tawun Village, Kasreman District.
Analisis Kualitas Fisik Lingkungan Kerja dengan Keluhan Gangguan Kesehatan pada Petugas Rekam Medis Bibit Nasrokhatun Diniah; Avicena Sakufa Marsanti; La’ali’ Kirana Dzakyya Salma Herra
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.230

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui Kualitas Fisik Lingkungan Kerja dengan keluhan gangguan kesehatan petugas rekam medis bagian penyimpanan di UPTD Puskesmas Banjarejo Kota Madiun. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan kuisioner. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petugas rekam medis dan ruang penyimpanan rekam medis di UPTD Puskesmas Banjarejo Kota Madiun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suhu udara dalam ruangan 31,2˚C, Pencahayaan 230 lux, adanya debu di ruang penyimpanan rekam medis, ventilasi kurang dari 15% dan adanya keluhan gangguan kesehatan pada petugas rekam medis. Perlu adanya perbaikan secara fisik ruangan untuk mencegah munculnya Sick Building Syndrome pada petugas rekam medis serta memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kualitas fisik lingkungan di tempat kerja.
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Perawat Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal Amelia Fitriana; Eti Kurniawati; Eko Mirsiyanto
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.233

Abstract

Kelelahan merupakan suatu masalah kesehatan kerja yang perlu mendapat perhatian khusus. Masa pandemi Covid-19 ini menuntut sumber daya berperan penting dalam melakukan pekerjaanya.Tenaga kerja yang berada pada garis terdepan dalam penangulangan pandemi ini adalah tenaga kesehatan atau medis khususnya perawat. Kelelahan kerja yang dialami perawat harus menjadi perhatian oleh rumah sakit karena apabila perawat mengalami kelelahan yang cukup tinggi akan berpengaruh terhadap kinerja dan dapat mempengaruhi keselamatan dan kesehatan para pasien. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada perawat ruang isolasi covid-19 di RSUD K.H Daud Arif Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dengan cara pembagian kuesioner pada perawat ruang isolasi covid-19. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara total sampling dengan sampel 39 responden. Data di analisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan Dari 39 responden sebanyak (53,8%) responden mengalami kelelahan. Adapun hasil uji statistic menunjukkan bahwa variabel usia (p-value=  0.415), jenis kelamin (p-value=  0.503) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kelelahan kerja dan variabel beban kerja (p-value= 0.025) terdapat hubungan signifikat terhadap kelelahan kerja.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Campursari Langgam Jawa terhadap Tingkat Depresi pada Lansia di Pelayanan Sosial Permi Ponorogo Yudha Vika; Edy Bachrun
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.264 KB) | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.250

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Pelayanan Sosial Permi Ponorogo. Saat dilakukan wawancara dengan menggunakan alat ukur depresi yaitu BDI (Beck Depression Inventory) terhadap 11 orang lansia, 5 diantaranya tidak mengalami depresi, 3 orang lansia mengalami depresi ringan dan 3 orang lansia mengalami depresi sedang. Gambaran perilaku lansia yang mengalami depresi ditandai dengan adanya rasa sedih 11 orang (100%), tidak bersemangat 8 orang (73%), suka menyendiri dan merasa tidak nyaman 3 orang (28%). Lansia yang mengalami depresi mengatakan bahwa mereka malas dan kebanyakan lansia yang menderita depresi memilih diam di tempat tinggal mereka dari pada harus keluar bersama lansia lainnya untuk bersosialisasi 5 orang (45%). Jenis penelitian Quasy Eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 34 responden. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat menggunakan Uji Mann Whitney U-Test. Dari data posttest kelompok intervensi didapatkan data sebesar 9,93 dan kelompok kontrol didapatkan data sebesar 26,06. Pada kedua kelompok tersebut, menunjukkan nilai asymp sig (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti H0 ditolak H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi yang dilakukan pemberian terapi musik campursari langgam jawa dibandingkan dengan kelompok kontrol yang dilakukan pengamatan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Range of Motion (Rom) terhadap Pengetahuan dalam Merawat Ulkus Kaki Diabetik pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Dr. Soeroto Ngawi Fitria Yuliana; Sesaria Betty Mulyati
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.606 KB) | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.251

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian PreExperimental, dan dengan rancangan one group pre-Test and post-Test. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 19 responden. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat menggunakan ilcoxon signed rank test. Dari 19 responden dapat diketahui bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang tentang Range Of Motion (ROM) sejumlah 14 orang (73,7%) dan yang terkecil sejumlah 2 orang (10,5%) memiliki pengetahuan yang baik tentang Range Of Motion (ROM). dari 19 responden dapat diketahui bahwa setelah dilakukan pendidikan kesehatan, sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik tentang Range Of Motion (ROM) sejumlah 12 orang (63,2%), sedangkan yang terkecil sejumlah 2 orang (10,5%) memiliki pengetahuan yang kurang tentang Range Of Motion (ROM). didapatkan hasil uji Wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p value = 0,001 ɑ = 0,05 H1 diterima artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang Range Of Motion (ROM) pada Pasien Ulkus Diabetik di Ruang Seruni dan Ruang Anggrek RSUD dr. Soeroto Ngawi.
Pengaruh Kegiatan Keterampilan Menganyam terhadap Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah Usia 5-6 Tahun di TK Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun Sagita Haryati; Karina Nur Ramadhaningtyas
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.252

Abstract

Perkembangan motorik merupakan perubahan progresif dalam perilaku motorik sebagai akibat interaksi antara faktor biologis dan pengalaman dalam siklus kehidupan manusia. Menganyam  adalah jenis terapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemmapuan motorik halus anak usia prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah usia 5-6 tahun melalui ketrampilan menganyam di TK Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra-Eksperimen dengan One Group Pre-post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di TK Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun yang berjumlah 16 anak dengan kriteria inklusi. Alat ukur untuk mengukur perkembangan motorik halus menggunakan lembar observasi perkembangan motorik halus uji data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa hasil pretest lebih tinggi dibandingkan dengan hasil posttest.  Sehingga hal ini berarti tidak terdapat peningkatan perkembangan motoric halus anak prasekolah usia 5-6 tahun setelah diberikan kegiatan menganyam. Kegiatan menganyam tidak dapat meningkatkan perkembangan motoric halus anak usia prasekolah. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memberikan stimulasi yang lebih banyak untuk hasil yang lebih akurat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10