cover
Contact Name
sulistiyanto
Contact Email
yantog98@gmail.com
Phone
+6281332986888
Journal Mail Official
jeecom@unuja.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/jeecom/about/editorialTeam
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM)
ISSN : 27150410     EISSN : 27156427     DOI : -
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) is published by Engineering Faculty of Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia. This journal encompasses research articles, original research report, : 1) Power Systems, 2) Signal, System, and Electronics, 3) Communication Systems, 4) Information Technology, etc.
Articles 230 Documents
Rancang Bangun Sistem Monitoring kWh-Meter Berbasis Modbus dengan Media Power Line Communication Eko Budi Utomo; Nofria Hanafi; Syahrul Ismail
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5826

Abstract

Power Line Carrier merupakan sistem pemanfaatan jaringan listrik sebagai media transmisi data guna menghubungkan beberapa device untuk dapat berkomunikasi. Teknologi komunikasi ini biasa dikenal dengan Power Line Communication, dimana jalur yang digunakan untuk melakukan transmisi listrik juga dapat berfungsi sebagai jalur komunikasi transmisi data. Masalah utama yaitu kesalahan pada pertukaran informasi atau data yang diterima berstatus invalid. Pada penelitian ini dibuat sebuah alat guna untuk meningkatkan validasi data pada komunikasi power line communication dengan menggunakan metode CRC (Cyclic Redundancy Check) guna memaksimalkan proses keputusan dalam sebuah sistem. Alat yang akan dibuat berupa Kwh-Meter yang diharapkan dapat digunakan langsung pada media komunikasi Power Line Communication serta berguna untuk memonitoring penggunaan daya suatu bangunan/laboratorium dalam case saat koneksi internet sedang nonaktif. Kwh-meter ini dapat di monitor melalui local webserver yang tertanam pada device master. Alat ini terdiri dari 1 master dan 3 slave. Jarak komunikasi maksimum dari alat ini sejauh 100M telah di uji dengan cara komunikasi antar ruangan menggunakan baudrate 9600bps sebanyak 10 Bytes data per detik. Penggunaan CRC untuk pengiriman data dari 3 Slave ke 1 Master dapat memberikan koreksi maksimal untuk jarak dibawah 100 meter.
Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan E-Wallet Menggunakan Metode Profile Matching Rudi Setiawan
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5801

Abstract

Adanya teknologi keuangan seperti e-wallet yang seperti DANA, GOPAY, OVO dan ShopeePay memberikan kemudahan transaksi jual-beli dalam berbagai platform aplikasi belanja online. Penjual menyediakan seluruh e-wallet untuk mempermudah pembayaran konsumen, disisi lain pelanggan memiliki ke khawatiran tentang penggunaan e-wallet. Di dalam penelitian ini terdapat e-wallet DANA, GOPAY, OVO dan Shopeepay sebagai objek penelitian. Keempat e-wallet akan dianalisis berdasarkan aspek kemudahan dan keamanan dengan metode profile matching. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berdasarkan survey pada 17 responden dengan pengolahan lanjutan menggunakan metode profile matching menghasilkan rekomendasi ShopeePay sebagai e-wallet yang cocok digunakan untuk transaksi keuangan secara online.
Perancangan Alat Perbaikan Faktor Listrik Rumah Tangga Dengan Monitoring Telegram Pian pian; Indah Sulistiyowati; Arief Wisaksono
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5841

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan hidup. Penggunaan beban listrik induktif dapat menurunkan nilai factor daya pada listrik, faktor daya yang baik adalah antara 0,85 sampai 1. Oleh karena itu perlu ditambahkan kompensasi daya reaktif yang timbul dari beban listrik induktif untuk menghindari kerugian yang timbul akibat kekurangan daya. nilai faktor daya. Dengan menggunakan kapasitor yang dipasang secara paralel dapat mengimbangi daya reaktif dan meningkatkan nilai faktor daya. Alat ini menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler dan sensor PZEM 004T untuk mengukur besaran listrik. Hasil pengukuran ditampilkan pada LCD dan smartphone Android yang dikirimkan melalui internet. Modul relai digunakan sebagai sakelar pemilihan kapasitor otomatis untuk peningkatan faktor daya. Ditemukan bahwa hasil tes pembacaan sensor memiliki akurasi hingga 99,7%. Untuk peningkatan efisiensi, nilai faktor daya dapat mencapai 95%, dan peningkatan tertinggi adalah 35,8%. Sedangkan pengujian pengiriman data juga dapat dilakukan pada jarak 53 Km.
Sistem Pendeteksi Jatuh Berbasis Internet of Things Steven Pandelaki; Lanny Sitanayah; Micael Liem
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5802

Abstract

Jatuh merupakan kejadian yang cukup berbahaya karena dapat menimbulkan cedera pada tubuh. Risiko jatuh pada setiap orang berbeda-beda dan ditentukan oleh banyak faktor, mulai dari keadaan lingkungan, kondisi kebugaran tubuh, dan faktor usia. Jatuh tidak hanya menimbulkan bahaya pada orang lanjut usia tetapi juga pada orang di segala usia dan dapat menjadi pertanda dari kambuhnya penyakit-penyakit tertentu. Penyakit yang diderita dapat bermacam-macam, akan tetapi penyakit yang umumnya terjadi adalah penyakit jantung, penyakit ayan, dan tekanan darah tinggi. Untuk meminimalkan dampak dari kondisi jatuh maka akan dibuat suatu Sistem Pendeteksi Jatuh Berbasis Internet of Things. Sistem ini memanfaatkan nilai keluaran dari sensor accelerometer dan gyroscope MPU6050 dengan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 untuk mengirimkan data ke database. Sensor dan mikrokontroler ditempatkan pada posisi pinggang pengguna. Aplikasi kemudian mengambil data yang dikirimkan dan mengklasifikasikan data tersebut menggunakan algoritma C4.5. Jika hasil klasifikasi adalah jatuh maka aplikasi akan menampilkan peringatan serta bunyi notifikasi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa sistem yang dibangun memiliki akurasi sebesar 95% dalam menampilkan peringatan kondisi jatuh.
Pelembutan Citra dengan Metode Filter Gaussian Junaidy B Sanger; Immanuela P. Saputro P. Saputro; Yunita Komalig
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5894

Abstract

Image is a multimedia component rich in information and has an essential role as an information provider. However, the images encountered often experience a decrease in quality, such as defects or noise, causing the information conveyed from these images less clear. Noise causes the image to be too contrasted, blurry, or not sharp enough. One type of noise is contrast noise. Image Smoothing here is one of the operations to improve quality which aims to smooth out images with unbalanced contrast noise. Disturbances in the image are generally in the form of variations in the intensity of a pixel that is not correlated with neighboring pixels. Contrasting images are caused by uneven lighting, which can cause the information in the image to be reduced and difficult to interpret. For this reason, quality improvement must be made to get a better image. In this study, the softening of contrasting images uses the Gaussian Filter method. This filter has the effect of equalizing the gray distance to make the image obtained smoother. Based on the results of the tests, it got an accuracy of 83.3%, meaning that the application's performance is suitable for image smoothing.
Implementasi Alat Penyesuai Sudut Panel Surya Terhadap Cahaya Matahari Berbasis Arduino Nano Ryan Laksmana Singgeta; Swensy Wales; Julie C Rante; Chrysantus M. M. Padachan
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5830

Abstract

Tenaga surya merupakan salah satu sumber energi bersih dan tidak menghasilkan emisi karbon atau polutan lainnya yang dapat merusak lingkungan. Salah satu alat yang menggunakan tenaga surya adalah panel surya dimana dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Panel surya pada umumnya, dipasang dengan posisi yang tetap sehingga menyebabkan nilai tegangan dan arus yang dihasilkan selalu bervariasi dan tidak stabil. Untuk itu, dirancang sistem kendali posisi panel surya, yang mana sistem ini akan menjadikan sudut datang cahaya matahari sebagai referensi, untuk menentukan posisi panel surya, agar cahaya matahari akan sebisa mungkin tegak lurus terhadap permukaan panel surya dalam jangka waktu yang lebih lama. Pada alat yang dirancang terdiri dari input/masukan Light Dependent Resistor untuk mendeteksi sudut datang sinar matahari. Nilai masukan dari sensor tersebut diproses dan diolah oleh Arduino Nano sebagai nilai pembanding dengan nilai referensi pada sistem kendali sehingga menghasilkan nilai keluaran untuk mengendalikan Motor DC (Direct Current). Berdasarkan hasil pengujian, pada saat cuaca berawan panel surya dengan pengatur sudut otomatis mampu menghasilkan daya lebih banyak 17.96 % dibandingkan dengan daya rata-rata yang diterima panel surya sudut yang tetap. Sedangkan pada kondisi cuaca yang cerah, panel surya dengan pengatur sudut otomatis mampu menghasilkan daya lebih banyak 39.96 % dibandingkan dengan daya rata-rata yang diterima panel surya dengan sudut tetap.
Prototype Kandang Pintar Untuk Anak Ayam Dengan Monitoring Pengendalian Amonia Dan Pembersihan Kotoran Otomatis Vedy Hardino; Indah Sulistiyowati; Syamsudduha Syahrorini
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5887

Abstract

Ayam pedaging merupakan bisnis usaha yang menjanjikan, tetapi ada berbagai permasalahan terkait dengan kebersihan kandang yang ditimbulkan oleh kotoran ayam dan bau amonia. Bahaya yang ditimbulkan antara lain produktivitas dan pertumbuhan ayam menjadi lambat. Oleh karena itu, dari permasalahan tersebut diperlukan sebuah sistem monitoring pengendalian gas amonia serta pembersihan kotoran secara otomatis. Sensor MQ135 digunakan untuk mengetahui kadar gas amonia dan DHT11 untuk membaca suhu kandang. Jika sensor MQ-135 membaca nilai konsentrasi gas amonia (>=20ppm) maka akan menghidupkan kipas dc selama beberapa detik sampai nilai amonia dibawah 20 ppm, jika gas amonia melebihi atau sama dengan 30ppm maka akan menghidupkan kipas dc dan menghidupkan pompa air sebagai pembersihan kotoran pada kandang selama beberapa detik sampai kotoran bersih. Blynk sebagai monitoring yang menampilkan hasil pembacaan dari sensor MQ-135 dan DHT11 di handphone, dan juga hasil dari pembacaan sensor-sensor akan tersimpan google sheet. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa prototipe kandang pintar berhasil memonitor kadar amonia di dalam kandang dan membersihkan kotoran secara otomatis. Sensor amonia berhasil mendeteksi kadar amonia yang tinggi dan memberikan notifikasi pada pengguna. Sistem pembersih kotoran otomatis berhasil membersihkan kotoran secara otomatis. Alat ini dapat membantu peternak meningkatkan kesehatan dan kenyamanan anak ayam secara efektif dan efisien.
Design of Electrical Power Telemetering System Mohanad Abdulhamid; Makhanu Makhanu
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5767

Abstract

Secara tradisional, pembacaan meter energi dilakukan oleh operator manusia yang bergerak dari rumah ke rumah untuk mengumpulkan bacaan. Latihan ini membutuhkan tenaga operator yang sangat banyak dan banyak waktu untuk mencapai pembacaan meter yang lengkap di area tertentu. Makalah ini berusaha untuk menghilangkan masalah ini dengan menggunakan sistem telemetering. Dengan sistem ini, daya dapat diukur dari jarak jauh. Untuk mencapai hal ini, pembacaan dari pengukur energi di lokasi diproses oleh perangkat mikrokontroler yang kemudian mengirimkan informasi konsumsi energi ke modul Global System Mobile (GSM). Modul GSM kemudian mengirimkan informasi ini menggunakan gelombang mikro ke pelanggan seluler tertentu yang menerimanya dalam bentuk Layanan Pesan Singkat (SMS). Pembacaan juga ditransmisikan ke sistem telemetering berbasis web melalui server. Di situs jarak jauh, komputer jarak jauh yang dapat mengakses internet dapat memperoleh data dari server melalui internet. Mikrokontroler dikembangkan sedemikian rupa sehingga mencapai komunikasi antara meteran energi dan server tertentu menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP). Program perangkat lunak juga dikembangkan untuk memfasilitasi transfer data ke pengguna di situs jarak jauh. Dengan sistem telemetering berbasis web yang terkoneksi dengan internet, pengukuran energi listrik dapat diakses secara global. Efisiensi saluran transmisi penting untuk keberhasilan sistem telemetering berbasis SMS dan web.
Alat Pengendali Temperatur dan pH Untuk Optimalisasi Pembuatan Nata De Coco Moh Iqbal Kurniawan; Rena Roy Zulkarnaen; Hasan Basri
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.4609

Abstract

Absrak-Salah satu serat alam yang memiliki pontensi ialah serat Nata de coco atau lebih dikenal dengan sari kelapa. Nata de coco merupakan bahan yang umum dijumpai di indonesia dan pembuatannya sendiri tidak terlalu rumit. Nata de coco merupakan produk komersial dalam industri makanan, dan sangat populer karena membuat pencernaan lebih lancar dan cocok untuk menu diet. Ini karena gajihnya yang tinggi. Secara kimiawi, serat yang berkembang dalam nata adalah selulosa. Di sisi lain, penelitian tentang selulosa telah sangat luas, baik pada senyawa selulosa itu sendiri maupun pada senyawa turunannya. Nata de coco adalah makanan yang terbuat dari air kelapa. Nata digunakan untuk mendemonstrasikan perkembangan gel atau agar terapung yang dibawa oleh jamur Acetobacter xylinum pada lapisan luar media yang mengandung sumber karbon (gula), hidrogen, nitrogen, dan asam. Nata sebagai lapisan tebal mengandung 35-62% selulosa, berwarna putih dan keras. Selulosa yang terbentuk selama pematangan adalah kelas polisakarida mikroba yang terdiri dari filamen selulosa yang dibawa oleh Acetobacter xylinum dan diikat oleh mikrofibril. penelitian ini akan mengkaji proses pembuatan dan kelayakan fermentasi air kelapa dalam produksi Nata de coco, selain itu juga akan mempelajari kadar glukosa dan waktu optimum untuk kekentalan nata selama proses pembuatan Nata de coco. Proses fermentasi Nata de coco,dengan keterbatasan pengontrolan Nata de coco maka di buat alat pengendali temperatur dan pH untuk optimalisasi pembuatan Nata de coco, sebagai tujuan untuk mengetahui optimalisasi suhu 29 C° sampai 30 C° dan membutuhkan keasamaan (pH) nata dapat terbentuk pada pH optimal 3,7-5. pH netral.Abstract—One of the natural fibers that have potential is Nata de coco fiber or better known as coconut juice. Nata de coco is a common ingredient in Indonesia and the manufacture itself is not too complicated. Nata de coco is a commercial product in the food industry, and is very popular because it makes digestion easier and is suitable for diet menus. This is because of the high salary. Chemically, the fiber that develops in nata is cellulose. On the other hand, research on cellulose has been very extensive, both on the cellulose compound itself and on its derivative compounds. Nata de coco is a food made from coconut water. Nata is used to demonstrate the development of a gel or floating agar carried by the fungus Acetobacter xylinum on the outer layer of media containing carbon (sugar), hydrogen, nitrogen, and acid sources. Nata as a thick layer contains 35-62% cellulose, white and hard. Cellulose formed during ripening is a class of microbial polysaccharides consisting of cellulose filaments carried by Acetobacter xylinum and bound by microfibrils. This research will examine the process of making and the feasibility of fermenting coconut water in the production of Nata de coco, besides that it will also study the glucose levels and the optimum time for the viscosity of nata during the process of making Nata de coco. Nata de coco fermentation process, with limited control of Nata de coco, a temperature and pH control device was made for optimizing the manufacture of Nata de coco, as the aim is to determine the optimal temperature of 29 C° to 30 C° and requires acidity (pH) nata can be formed at Optimal pH 3.7-5. neutral pH.
SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PASIEN DI PUSKESMAS Sophan Sophian
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i1.5888

Abstract

Puskesmas merupakan suatu instansi yang melayani masyarakat dalam bidang kesehatan. Instansi ini belum menggunakan sistem komputerisasi dalam melakukan pengolahan data pasien. Dimana pengolahan data pasien masih dikelola secara manual dengan melalukan pencatatan pada buku pasien, banyaknya file-file pasien juga mengakibatkan staf puskesmas kewalahan dalam mencari data pasien sehingga waktu yang ada menjadi tidak efektif dan tidak efesien.. Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam pencatatan data pasien dan pencatatan laporan data pasien yang akan diberikan kepada pimpinan. Dari permasalahan tersebut diusulkan perancangan sistem informasi pengolahan data pasien yang diharapkan  dapat menyelesaikan permasalahan pada Puskesmas terutama dalam pengolahan data pasien dan penyajian laporan data pasien.

Page 6 of 23 | Total Record : 230