cover
Contact Name
Rita Laksmitasari Rahayu
Contact Email
lakar.arsitektur@gmail.com
Phone
+6221-7818718
Journal Mail Official
lakar.arsitektur@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No. 80, Kel. Gedong, Kec. Pasar Rebo, Jakarta Timur 13760 , Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Lakar: Jurnal Arsitektur
ISSN : 26543680     EISSN : 26564106     DOI : 10.30998
Core Subject : Engineering,
Lakar: Journal of Architecture is a journal covering articles in the fields of architecture, building, interior design, and environment. Lakar: The Architecture Journal is published regularly, namely 2 (two) times a year, namely in March and September. Editors receive scientific papers about research results that are closely related to this field. For more information, please contact lakar.arsitek@gmail.com
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2024)" : 12 Documents clear
SANGGIT WOVEN IN THE MURAL CLADDING OF THE MICE HALL BUILDING IN EAST NUSA TENGGARA Anto, Andra Arie; Sunarmi, Suranmi
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24153

Abstract

Sanggit weaving has a long history in Indonesian culture. The motifs contained in these weaves often contain deep symbolic and philosophical meanings, reflecting the social, religious and natural environmental aspects of the local community. Along with the development of time and technology, woven fabric is now not only used traditionally but also has experienced innovation in various forms, including its use as mural cladding on buildings. Sangit Weaving NTT in the form of a mural on a modern building has aesthetic value with the aim of maintaining local cultural values as an identity. This research examines Sanggit Weaving from East Nusa Tenggara (NTT). It interprets it into the design of mural cladding on modern buildings, with the aim of exploring the potential of Sanggit Weaving as a mural cladding material and its impact on the aesthetic value and cultural identity of modern buildings. This research uses a qualitative approach with analytical descriptive methods. Interviews with weaving experts who participate directly in the making of weaving. These results were used to develop a model that integrates Sanggit motifs in weaving mural cladding on buildings. The implementation of this model was tested through a pilot project and evaluated based on feedback from various stakeholders. Research findings show that the incorporation of woven motifs in modern murals not only beautifies buildings but also strengthens local cultural identity and increases awareness of local cultural preservation. This research contributes to the understanding of how local cultural sanggit can create relevant and meaningful works of art, as well as inspire future generations to appreciate and continue local cultural heritage.
RESIDENTAL DESIGN OF A 3 STORY HOUSE RAMBUTAN 199 Prawadya, Reinadini; Wakyudi, Wakyudi; Hamdani, Nurjannah
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24833

Abstract

Perancangan hunian yang merupakan tempat tinggal atau tempat berlindung yang menjadi kebutuhan paling mendasar bagi manusia. Perancangan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan klien dalam merancang hunian rumah tinggal diatas lahan seluar 620,7 m2. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah subjektif grafis, pendekatan penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menangkap fenomena sosial atau perilaku manusia. Strategi subjektif yang jelas sangat berharga untuk penelitian dan pemahaman mendalam tentang fenomena kompleks yang tidak dapat diukur secara kuantitatif. Strategi ini sering digunakan dalam ilmu sosial, humaniora, dan bidang lain yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang perilaku dan interaksi manusia. penelitian ini menghasilkan dua artenatif desain fasade yang dapat digunakan. konsep desain rumah two in one on site adalah bahwa konsep ini menawarkan solusi inovatif untuk memaksimalkan penggunaan lahan dan sumber daya. Desain ini memungkinkan dua unit rumah berdiri di atas satu lokasi, memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam tata ruang. Selain itu, desain ini mendukung prinsip keberlanjutan dengan mengurangi jejak ekologi dan mempromosikan penggunaan bersama fasilitas. Dengan demikian, desain rumah two in one on site dapat menjadi model yang efektif dan adaptif untuk perumahan modern yang mengedepankan efisiensi, keberlanjutan, dan kenyamanan bagi penghuninya.
APPLICATION OF GREEN ARCHITECTURE IN MEDAN BEAUTY AND WELLNESS CENTER Syahrima, Syahrima; Hadinugroho, Dwi Lindarto
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24475

Abstract

APPLICATION OF GREEN AND ENVIRONMENTALLY FRIENDLY ARCHITECTURE IN THE CULTURAL HERITAGE BUILDING OF THE ISTIQLAL MOSQUE, JAKARTA Rifdinanda, Difti Syalsabila; Puspitasari, Cynthia
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24216

Abstract

BABY WATERFALL DESIGN ARRANGEMENT AS A NEW TOURIST ATTRACTION IN TEGENUNGAN WATERFALL AREA, GIANYAR Dhaneindra, I Made Bagus; Dharmottama, Made Dhananta; Widiyatmika, I Made Padma; Darastama, I Made Arya Danendra; Putra, I Putu Angga Adipramana Eka; Yudantini, Ni Made; Gunantara, Nyoman
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24986

Abstract

Bali merupakan salah satu pulau yang bergantung pada sektor pariwisata. Kekayaan alam dan budaya yang terdapat di Bali memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Salah satu keunikan dan keindahan tersebut terdapat di Desa Kemenuh. Potensi yang terdapat di Desa Kemenuh yaitu wisata alam, budaya, dan spiritual. Salah satu contoh potensi wisata yang terdapat di Desa Kemenuh yaitu air terjun kecil di wilayah Air Terjun Tegenungan yang disebut Baby Waterfall. Baby Waterfall ini memiliki keindahan yang memberikan kesan sejuk karena dikelilingi pohon rimbun dan tebing. Meskipun demikian, Baby Waterfall ini memiliki kekurangan pada fasilitas pendukung seperti kurangnya signage sebagai penanda tempat dan aksesibilitasnya yang kurang memadai sehingga belum menarik banyak wisatawan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membahas mengenai Penataan Baby Waterfall sebagai daya tarik baru di kawasan Air Terjun Tegenungan yang berlokasi di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu metode yang menganalisis, menggambarkan, dan meringkas berbagai kondisi dan situasi berdasarkan data yang dikumpulkan melalui wawancara atau pengamatan terkait masalah yang diteliti di lapangan. Penelitian ini juga didukung metode perancangan dari Duerk (1993). Baby Waterfall Tegenungan ditata berdasarkan teori lanskap yang lebih mengarah ke penataan lingkungan. Hasil dari penelitian ini berupa sebuah masterplan dan 3D Rendering mengenai penataan objek wisata Baby Waterfall Tegenungan sehingga dapat menambah daya tarik wisatawan terhadap objek wisata Tegenungan Waterfall.
Baranangsiang Integrated Transportation Facilities with TOD Approach in Bogor City Prayitno, Agung; Pratama, Fery Mulya; Afif, Lukman
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.22880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan ide atau konsep terkait pengembangan Terminal Baranangsiang dan Stasiun LRT Bogor sebagai moda transportasi yang saling terhubung, menciptakan desain Terminal Baranangsiang yang user-friendly yang melayani pengguna angkutan umum, pejalan kaki, pesepeda, dan penyandang disabilitas. Tujuannya adalah mengubah Terminal Baranangsiang menjadi terminal Tipe A. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, dengan pengumpulan data melalui tinjauan literatur, studi preseden proyek bangunan serupa, dan analisis implementasi konsep Transit-Oriented Development (TOD) di Indonesia. Tema perancangan proyek ini mengadopsi pendekatan TOD yang mengintegrasikan desain terminal bus dengan moda transportasi LRT. Hasil perancangan sarana transportasi terpadu Baranangsiang menggunakan TOD di Bogor menunjukkan potensi besar Baranangsiang menjadi transit hub yang komprehensif. Melalui penerapan TOD, pembangunan dapat mengintegrasikan LRT Bogor, angkutan umum, dan area parkir yang nyaman. TOD juga melibatkan pengembangan kawasan sekitar menjadi pusat perbelanjaan, bisnis, dan fasilitas umum yang mendukung mobilitas berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Fasilitas transportasi terpadu ini meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi perjalanan warga Bogor, mengurangi kemacetan lalu lintas, polusi udara, dan meningkatkan sirkulasi Terminal Baranangsiang, sehingga berkontribusi pada terciptanya kota yang lebih berkelanjutan dan terintegrasi.
INDOOR NATURAL LIGHTING OPTIMIZATION THROUGH LIGHT SHELF REFLECTOR Pekei, Derius; Mintorogo, Danny Santoso; Elsiana, Feny
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24476

Abstract

STUDIES OF ENVIRONMENTAL QUALITY CHANGES IN POGUNG DALANGAN AREA, SLEMAN, YOGYAKARTA Tiara, Okita Sisy
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.25783

Abstract

REDESIGN OF CHINESE BIDARA FLATS IN EAST JAKARTA WITH BIOPHILIC APPROACH Hamidah, Wardah; Pratama, Fery Mulya; Dwiputri, Marselly
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.23625

Abstract

The Bidara Cina flats is a building constructed in 1996. The phenomenon of urbanization in Jakarta City, which caused limited land availability at that time, and the presence of numerous irregular urban areas due to the proliferation of slums, prompted the initial construction of these flats. However, the construction of this building did not immediately solve the existing problems. The lack of adequate facilities and insufficient maintenance of the building have led to an unhealthy environment. Therefore, it is hoped that the redesign of the Bidara Cina flats in the future can integrate housing function, entertainment, and provide adequate facilities. The result of this redesign is expected to become a healthy living place for the lower-middle-class community or MBR.
CREATIVE HUB DESIGN FOR GENERATION Z WITH AN EDUCATIONAL AND RECREATIONAL APPROACH IN TANGERANG DISTRICT Wati, Aisyah Maysefira; Ratnasari, Anisza; Hibrawan PW, Abdullah
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24735

Abstract

Gen z dengan kelahiran 1997-2012 menjadi bagian yang penting dalam demografi Indonesia saat ini, mencakup sekitar 27,94% populasi. Generasi ini memiliki karakteristik mahir dalam teknologi, kreatif, inklusif, namun lemah terhadap rasa cemas dan stres. Kegiatan kreatif merupakan kegiatan yang dilakukan gen z di setiap harinya. Kegiatan kreatif yang dilakukan gen z beragam salah satunya adalah memanfaatkan teknologi hingga mendorong gen z untuk berwirausaha. Namun, kegiatan kreatif dengan fungsi creative hub di Kabupaten Tangerang belum terfasilitasi. Untuk itu, perancangan creative hub hadir untuk mengekspresikan kegiatan kreatif gen z serta komunitas kreatif dengan menggunakan pendekatan edukatif dan rekreatif. Pendekatan tersebut memiliki beberapa elemen, seperti visibilitas, sirkulasi, material dan warna, pengalaman ruang, dan bentuk bangunan yang dinamis. Hal ini dapat memudahkan pengguna dalam suatu wadah atau tempat yang sesuai akan kebutuhuan dan karakteristik gen z. Diharapkan perancangan ini dapat membangun komunitas kreatif khususnya gen z di Kabupaten Tangerang dalam mengembangkan ide atau karyanya dengan memiliki nilai tambah dan dapat diapresiasi oleh masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 12