cover
Contact Name
Akhmad Dakhlan
Contact Email
jrip@fp.unila.ac.id
Phone
+628127935826
Journal Mail Official
jrip@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro no.1 Bandar Lampung 35145 Email: jrip@fp.unila.ac.id; jrippeternakan@gmail.com
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25983067     DOI : https://doi.org/10.23960/jrip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (JRIP) is a scientific journal covering various aspects of animal husbandry science published since 2017. JRIP is published three times a year in April, August and December by the Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. JRIP received numerous research articles spanning the sciences, namely livestock nutrition science, food science, food technology, breeding and genetics, physiology and reproduction, biotechnology, processed products, behavior, health, livestock farming systems, socio-economic, and policy.
Articles 361 Documents
PENGARUH PEMBERIAN TEMULAWAK (Curcuma xhanthorrhiza) TERHADAP PERFORMA PRODUKSI KAMBING PERANAKAN ETAWA Rifki, Muhammad; Qisthon, Arif; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.283-290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan temulawak terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan harian, efisiensi ransum, dan income over feed cost kambing Peranakan Etawa. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari di peternakan kambing milik Bapak Adel, Kampung Sanggar Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 (pakan basal tanpa temulawak), P1 (pakan basal + 8 g temulawak), P2 (pakan basal + 12 g temulawak), dan P3 (pakan basal + 16 g temulawak). Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan termulawak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum sebesar 1,48 kg BK/ekor/hari, pertambahan bobot badan harian sebesar 133,33 g/ekor/hari, efisiensi ransum sebesar 9,02 % dan income over feed cost sebesar Rp. 143.168,91. Perlakuan terbaik diperoleh dengan level temulawak 16 g (P<0,05) terhadap konsumsi ransum sebesar 1,48 kg BK/ekor/hari, pertambahan bobot badan harian sebesar 133,33 g/ekor/hari, efisiensi ransum sebesar 9,02 % dan income over feed cost sebesar Rp. 143.168,91.
RESPONS FISIOLOGIS DAN DAYA TAHAN PANAS SAPI SIMPO DAN LIMPO DI KPT MAJU SEJAHTERA TANJUNG SARI LAMPUNG SELATAN Nugraha, Resta Eka; Qisthon, Arif; Hartono, Madi; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.277-282

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan respons fisiologis dan daya tahan panas ternak sapi Simpo dan sapi Limpo di KPT Maju Sejahtera Kecamatan Tanjung Sari Lampung Selatan. Penelitian ini berlangsung dari bulan Februari sampai dengan Maret 2022. Data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Sampel yang digunakan sebanyak 120 ekor sapi betina Simpo dan Limpo yang ditentukan dengan purposive sampling. Peubah yang diamati ialah respons fisiologis ternak meliputi suhu rektal, frekuensi pernafasan, frekuensi denyut jantung, dan indeks daya tahan panas, serta iklim mikro kandang yang meliputi, suhu udara, kelembaban udara (RH), dan temperature humidity index (THI). Data yang didapatkan dianalisis menggunakan uji beda dua rata-rata (Uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rataan suhu rektal pagi sapi Simpo lebih tinggi dibanding sapi Limpo dan siang hari menunjukkan sapi Simpo lebih rendah dibanding sapi Limpo yaitu 37,86 ± 0,26 oC; 38,49 ± 0,26 oC (sapi Simpo) dan 37,85 ± 0,09 oC; 38,75 ± 0,10 oC (sapi Limpo). Rataan frekuensi respirasi pagi dan siang hari menunjukkan sapi Simpo lebih tinggi dibanding sapi Limpo yaitu 27,13 ± 2,38 kali/menit; 32,28 ± 2,78 kali/menit (sapi Simpo) dan 27,07 ± 2,25 kali/menit; 31,20 ± 2,50 kali/menit (sapi Limpo). Rataan frekuensi denyut jantung pagi dan siang hari menunjukkan sapi Simpo lebih tinggi dibanding sapi Limpo yaitu 56,43 ± 4,84 kali/menit; 68,07 ± 4,67 kali/menit (sapi Simpo) dan 56,03 ± 6,50 kali/menit; 67,23 ± 4,58 kali/menit (sapi Limpo). Rataan daya tahan panas sapi Simpo lebih tinggi dibanding Limpo dengan nilai sebagai berikut 2,21 ± 0,06 (sapi Simpo) dan 2,18 ± 0,10 (sapi Limpo). Rataan THI di lokasi penelitian sebesar 83,31 ± 3,27 Dari penelitian ini dapat disimpulkan sapi Limpo memiliki daya tahan panas yang lebih baik dari sapi Simpo.
PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES, AMONIUM SULFAT, DAN DOLOMIT PADA SILASE PUCUK TEBU TERHADAP KANDUNGAN NDF DAN ADF Riski Putra Suswanda, Gede Bima; Muhtaruddin, Muhtaruddin; Farda, Fitria Tsani; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.300-307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan molases, amonium sulfat, dan dolomit dengan level berbeda dan mengetahui level terbaik pemberian molases dan amonium sulfat pada silase pucuk tebu terhadap kandungan NDF dan ADF. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2022 bertempat di PT. Gunung Madu Plantations, KM 90 Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Analisis kandungan NDF dan ADF dilaksanakan di Laboratorium Pelayanan Kimia, Balai Penelitian Ternak, Bogor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan, sehingga terdapat 25 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1: silase pucuk tebu (molases 2,5% + amonium sulfat 1%), P2: silase pucuk tebu (molases 2,5% + amonium sulfat 2%), P3: silase pucuk tebu (molases 5% + amonium sulfat 1%), P4: silase pucuk tebu (molases 5% + amonium sulfat 2%), P5: silase pucuk tebu (molases 5% + amonium sulfat 2 + 2% dolomit). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Lanjut Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kandungan NDF (P1: 75,49%; P2: 73,77%; P3: 73,58%; P4: 71,46%; P5: 71,65%) berpengaruh sangat nyata (P<0,01) dan kandungan ADF (P1: 43,23%; P2: 42,23%; P3: 41,95%; P4: 42,28%; P5: 44,62%) berpengaruh nyata (P<0,05). Perlakuan P4 dengan penambahan molases 5% dan amonium sulfat 2% memberikan pengaruh terbaik (P<0,05%) terhadap kandungan NDF dan Perlakuan P3 dengan penambahan molases 5% dan amonium sulfat 1% memberikan pengaruh terbaik (P<0,05%) terhadap kandungan ADF.
TINGKAH LAKU INGESTIF KAMBING SABURAI INDUKAN BERANAK DUA PADA LAKTASI PERTAMA DAN KEDUA DI GISTING ATAS KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS yamartha, yamartha; Adhianto, Kusuma; Liman, Liman; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.272-276

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkah laku ingestif dari kambing Saburai Indukan beranak dua dengan laktasi pertama dan kedua berdasarkan Tingkah Laku Makan Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 yang bertempat di Kelompok Tani Makmur II di Desa Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara pengamatan dan di analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata – rata lama waktu makan kambing Saburai indukan laktasi pertama yaitu 395,71 menit/ hari atau 6,60 jam/hari, dan pada kambing Saburai indukan beranak dua yaitu 342,78 menit/hari atau 5,71 jam/hari. Rata -rata lama waktu istirahat pada kambing indukan laktasi pertama yaitu 1.057,73 menit/hari atau 17,63 jam/hari, dan pada kambing Saburai indukan laktasi kedua yaitu 1.054,40 menit/hari atau 17,57 jam/hari. Rata – rata lama waktu ruminasi pada kambing indukan laktasi pertama yaitu 419,77 menit/hari atau 7,00 jam/hari, dan pada kambing indukan laktasi kedua yaitu 467,39 menit/hari atau 7,79 jam/hari.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG DAUN SINGKONG TERFERMENTASI TERHADAP KUALITAS FISIK DAGING DADA AYAM JOPER Rahmawati, Nelly; Septinova, Dian; Sutrisna, Rudy; Riyanti, Riyanti
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.324-332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung daun singkong terfermentasi Aspergillus niger terbaik terhadap kualitas fisik daging dada ayam joper umur 8 minggu, meliputi nilai pH, DIA, dan susut masak. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari – Maret 2022 di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%) tepung daun singkong terfermentasi Aspergillus niger yang diulang 4 kali dengan total 20 unit petak percobaan, masing-masing unit berisi 4 ekor ayam joper tanpa dibedakan jantan ataupun betina, sehingga jumlah ayam joper 80 ekor. Peubah yang diamati meliputi nilai pH, DIA, dan susut masak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan substitusi tepung daun singkong terfermentasi Aspergillus niger 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH, DIA, dan susut masak daging dada ayam joper umur 8 minggu. Substitusi daun singkong terfermentasi Aspergillus niger hingga taraf 20% masih dapat ditoleransi oleh ayam joper, dengan perolehan rata-rata nilai pH (6,04—6,11), nilai DIA (55,08--60,97%), dan susut masak (19,02--19,04%).
PENGARUH PEMBERIAN TONGKOL JAGUNG TERAMONIASI TERHADAP POLA TINGKAH LAKU MAKAN DOMBA EKOR TIPIS Kurniantha, Muhammad Aldi; Adhianto, Kusuma; Husni, Ali; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.308-314

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh untuk mengetahui tingkah laku makan dari domba ekor tipis yang diberi pakan amoniasi tongkol jagung. Penelitian ini dilaksanakan Agustus – Oktober 2022 di kandang Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali serta pada setiap satuan percobaan terdapat 1 ekor domba ekor tipis dengan pengelompokkan sesuai bobot badan ternak dengan perlakuan amoniasi tongkol jagung menggunakan urea 5%. Adapun rancangan perlakuan yang digunakan adalah sebagai berikut: P0: complete feed 100 %; P1: 75 % complete feed + 25 % tongkol jagung teramoniasi (5% urea); P2: 50 % complete feed + 50 % tongkol jagung teramoniasi (5% urea). Peubah yang diamati adalah tingkah laku makan domba ekor tipis jantan. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis of varian (ANOVA) dengan taraf 5% dan dilanjutkan Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap lama makan domba dengan nilai rata-rata perlakuan yaitu P0 3,15 jam/hari; P1 3,43 jam/hari; dan P2 3,29 jam/hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap frekuensi makan domba dengan nilai rata-rata perlakuan yaitu P0 11,65 kali/hari; P1 12,48 kali/hari; dan P2 10,95. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap lama ruminasi dengan nilai rata-rata pada tiap perlakuan yaitu P0 3,33 jam/hari; P1 3,66 jam/hari; dan P2 3,26 jam/hari.Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap frekuensi ruminasi dengan nilai rata-rata perlakuan yaitu P0 10,25 kali/hari; P1 9,36 kali/hari; dan P2 12,83 kali/hari. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa subtitusi tongkol jagung teramoniasi tidak menunjukkan perbedaan kecuali frekuensi ruminasi.
PENGARUH PENAMBAHAN AZOLLA MICHROPHYLLA PADA RANSUM BR-1 TERHADAP KONSUMSI RANSUM, PERTAMBAHAN BOBOT TUBUH, DAN KONVERSI RANSUM AYAM BROILER Safira, Auliya; Erwanto, Erwanto; Septinova, Dian; Liman, Liman; Ermawati, Ratna
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.266-271

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan Azolla microphylla pada ransum komersil terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, konversi ransum pada broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus--September 2021, bertempat di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Parameter yang diukur pada penelitian ini yaitu jumlah konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, dan konversi ransum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Ranca ngan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 ulangan, perlakuan yang digunakan yaitu P0: Ransum komersil 100% (kontrol); P1: Ransum komersil 97,5% + 2,5 % tepung Azolla microphylla dalam ransum, P2: Ransum komersil 95% + 5,0 % tepung Azolla microphylla dalam ransum, P3: Ransum komersial 92,5% + 7,5% tepung Azolla microphylla dalam ransum. Data dianalisis dengan analisis ragam pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian suplementasi tepung Azolla microphylla tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh dan konversi ransum, dan persentase substitusi tepung Azolla microphylla dapat diberikan sampai tingkat 7,5%.
PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES, AMONIUM SULFAT, DAN DOLOMIT TERHADAP KUALITAS FISIK, KADAR BAHAN KERING, DAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SILASE PUCUK TEBU Wardana, Indra; Erwanto, Erwanto; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin; Tantalo, Syahrio
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.315-323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian molases, amonium sulfat, dan dolomit dengan level berbeda terhadap organoleptik, kadar bahan kering, dan derajat keasaman (pH) pada silase pucuk tebu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei--Juni 2022 bertempat di PT. Gunung Madu Plantations Lampung dan analisis kandungan bahan kering di PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 (menggunakan molases 2,5% dan amonium sulfat 1,0%); P2 (menggunakan molases 2,5% dan amonium sulfat 2,0%); P3 (menggunakan molases 5,0% dan amonium sulfat 1,0%); P4 (menggunakan molases 5,0% dan amonium sulfat 2,0%); P5 (menggunakan molases 5,0%, amonium sulfat 2,0%, dan 2% dolomit). Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjut Berganda Duncan. Hasil penelitian terdapat pengaruh yang sangat nyata pada pemberian molases, amonium sulfat, dan dolomit dengan level berbeda sangat berpengaruh terhadap organoleptik dan derajat keasaman (pH), dan kadar bahan kering pada silase pucuk tebu. Level molases 2,5% dan amonium sulfat 2,0% menunjukkan hasil data yang baik terhadap warna, aroma, tekstur, pH, serta kandungan bahan kering pada silase pucuk tebu.
PENGARUH PEMBERIAN SUMBER PROTEIN SBM (Soybean Meal) DAN MINERAL ORGANIK (Zn DAN Cr) TERHADAP KECERNAAN LEMAK KASAR DAN TDN (Total Digestible Nutrient) PADA KAMBING RAMBON Khairunisa, Ni Komang Triana; Muhtarudin, Muhtarudin; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.414-420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sumber protein SBM (Soybean Meal) dan mineral organik (Zn dan Cr) terhadap kecernaan lemak kasar dan TDN (Total Digestible Nutrient) pada kambing rambon. Serta mengetahui perlakuan terbaik dalam ransum terhadap kecernaan lemak kasar dan TDN (Total Digestible Nutrient). Percobaan dilakukan pada 12 ekor kambing rambon jantan, dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu: P1 : ransum basal (silase daun singkong, onggok, bungkil sawit, dan urea 35 gr), P2: ransum basal 90% dan SBM 10%, P3: ransum basal + mineral organik (Zn 40 ppm + Cr 0,3 ppm), dan P4 : ransum basal 90% + SBM 10% + mineral organik (Zn 40 ppm + Cr 0,3 ppm). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) lalu di uji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf nyata 5%. Peubah yang diamati adalah kecernaan lemak kasar dan nilai TDN. Pemberian ransum dengan sumber protein SBM dan mineral organik (Zn dan Cr) menunjukan hasil berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai TDN serta berpengaruh nyata (P<0,05) pada ransum perlakuan terhadap kecernaan lemak kasar. Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki nilai yang tertinggi yaitu 82,81±3,66 berbeda nyata dengan P2 dan P4, namun tidak berpengaruh nyata dengan P1. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan pemberian sumber protein SBM dan mineral organik (Zn dan Cr) berpengaruh terhadap kecernaan lemak kasar dan TDN pada kambing rambon.
APLIKASI ARBUSCULAR MYCORRHIZAE DAN JENIS PUPUK BERBEDA PADA KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP MORFOLOGI DAN EFISIENSI PENGGUNAAN AIR PADA RUMPUT PAKCHONG Susanti, Wulan; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.377-386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian level mikoriza dan jenis pupuk yang berbeda pada kondisi cekaman kekeringan serta interaksi antara keduanya terhadap morfologi dan efisiensi penggunaan air rumput pakchong. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2022-Januari 2023, dilakukan di Rumah kaca Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri atas faktor mikoriza dan faktor pupuk. Faktor mikoriza terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu M0 (tanpa mikoriza), M1 (mikoriza 20 gram), M2 (mikoriza 40 gram), M3 (mikoriza 60 gram) dan faktor pupuk terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu P1 (pupuk kambing), P2 (pupuk NPK), P3 (pupuk NPK + pupuk kambing). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Sidik Ragam (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian pemberian mikoriza dan jenis pupuk tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap morfologi tinggi tanaman, jumlah daun, rasio daun batang, luas permukaan daun dan efisiensi penggunaan air rumput pakchong serta tidak ada pengaruh antara kedua perlakuan. Pemberian mikoriza dan jenis pupuk berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot akar rumput pakchong, akan tetapi tidak ada interaksi antara kedua perlakuan. Hasil uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada bobot segar akar rumput pakchong menunjukkan bahwa perlakuan mikoriza M0 tidak berbeda nyata dengan perlakuan M1 dan M3, perlakuan mikoriza M2 tidak berbeda nyata dengan perlakuan M1 dan M3, dan perlakuan M0 berbeda nyata dengan perlakuan M2. Hasil uji BNT bobot segar akar rumput pakchong pada perlakuan pupuk menujukkan bahwa perlakuan P1 berbeda nyata dengan perlakuan P2 dan P3.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025 Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025 Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2022 Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2022 Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2021 Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2020 Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2020 Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2020 Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2019 Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2019 Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2019 Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2018 Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2018 Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2018 Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2017 Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2017 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2017 More Issue