cover
Contact Name
Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si.
Contact Email
redaksi@pewarta.org
Phone
+62811133471
Journal Mail Official
redaksi@pewarta.org
Editorial Address
Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia Gedung Dewan Pers lt. 4 Jl. Kebon Sirih No. 34 Telp. 3453131; 3862041 Faks. 3453175
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pewarta Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26566893     DOI : https://doi.org/10.25008/jpi
Core Subject : Education, Social,
JURNAL PEWARTA INDONESIA adalah Open Journal berkala ilmiah, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setiap bulan April dan Oktober tahun berjalan. Jurnal ini dikelola dengan prinsip peer-reviewed dan merupakan wadah bagi para wartawan, peneliti, dosen, serta para pemerhati media, ataupun jurnalisme untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian ataupun kajian teortis terkait media dan jurnalisme, ataupun ilmu komunikasi secara umum. Fokus terbitan Pewarta Indonesia adalah segala sesuatu yang terkait dengan media, baik media cetak, elektronik maupun siber, media sosial, termasuk juga media luar ruang. Penelitian yang terkait bidang ilmu komunikasi juga dimungkinkan sepanjang berisisan dengan media massa dalam arti luas (radio, televisi, suratkabar, film, ataupun buku).
Articles 169 Documents
Pemberitaan Bias Gender dalam Kasus Prostitusi Online Puspitasari, Wuryanti; Istiyanto, S Bekti
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.9

Abstract

Beberapa waktu yang lalu publik dikejutkan oleh berita mengenai kasus prostitusi online yang melibatkan artis. Pemberitaan mengenai kasus tersebut memenuhi ruang-ruang publik, mulai dari media sosial hingga media-media arus utama turut memberitakannya. Namun, dari berbagai pembingkaian, sebagian besar pemberitaan terfokus pada sosok sang artis, mulai dari foto hingga aktivitas selama ini, gaya hidup dan lain sebagainy. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif bertujuan mendapatkan penjelasan mengenai sudut pandang media massa dalam mengangkat dan memberitakan kasus prostitusi online. Validitas data diukur dengan teknik triangulasi dengan teknik pengambilan data wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media massa kurang sensitif gender dalam pemberitaan kasus prostitusi online karena cenderung menjadikan perempuan sebagai objek. Selain itu, pemberitaan bias gender terkait erat dengan budaya patriarki yang hidup di masyarakat yang terbentuk dari realitas konstruksi sosial.
Peran Media Baru dalam Mengubah Perilaku Perokok Tembakau ke Rokok Elektrik di Kota Banda Aceh Yanuar, Deni
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.31

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peran Media Baru dalam Mengubah Perilaku Perokok Tembakau ke Rokok Elektrik di Kota Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media baru dalam merubah perilaku perokok tembakau ke elektrik di Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Objek penelitian dalam penelitian ini ialah peran media baru. Objek penelitiannya tentang perilaku perokok tembakau elektrik di Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara mendalam yang dilakukan pada pengguna vapor dan studi dokumentasi pada media baru. Hasil penelitian menunjukkan, Instagram dan Youtube memjadi salah satu sumber informasi pengguna vapor tentang referensi terkait dunia vapor. Permasalahan yang dialami oleh pengguna rokok ialah bagaimana caranya menghilangkan kecanduan rokok tembakau yang dialami oleh mereka sehingga mereka beralih pada rokok elektrik, karena alasan kesehatan dan keuangan. Informasi yang didapatkan pengguna vapor dapat ditemukan di media-media baru dan memberikan gambaran tentang cara penggunaan vapor, sehingga dapat merubah perilaku mereka.
Mengapa Pembaca Berlangganan Majalah Berita? Priatna, Priatna
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i2.15

Abstract

Publishing industry is a business that relies on the advertising and circulation. As part of it, the print magazine industry’s total revenue mainly is received from its subscription and retail.  As the rapid development of online media nowadays, the print magazine company is hit hard. Its revenue were decreased, especially from both revenue sources. On the side of online media, the total revenue is growing significantly. Although the percentage growth is only about 10% at the moment, the figure continues to grow. Although the trend in recent years continues to decline, the print magazine company still depend on its business to generate greater revenue. In the same time, they develops its digital media business. Several theoretical studies and previous research revealed how to maintain the print magazine business. One of it says that publishers should enlarger the number of customers compared to retail buyers, because the growing number of subscribers could give the assurance for its revenue. In the long run, it could bring more power to the company to survive.  For this reason, this study aims to determine the factors that affect the magazine readers to subscribe. The method used quantitative approach by relying on the survey through questionnaires. The data processing tools were using Excel, SPSS 16 and Structural Equation Model (SEM). The result of this study is, service quality of the magazine publisher become the most dominant factor that attract people to subscribe. Then it followed by customer service quality, physical magazine quality, corporate reputation and brand, price, objectivity and promotion.
Akun Instagram @Nurhadi_Aldo: Kritik Fenomena Sosial Hapsari, Putri
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.5

Abstract

Menjelang pemilu presiden dan wakil presiden 2019, tiba-tiba hadir sepasang calon presiden dan wakil presiden sebagai poros ketiga yang mengaku berasal dari Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik, dengan hastag #McQueenYaQueen dan pemikiran-pemikiran anti mainstream. Mereka adalah Nurhadi dan Aldo, pasangan calon presiden dan wakil presiden fiktif yang viral di media sosial, khususnya instagram. Di tengah caruk maruknya kondisi politik di Indonesia akhir akhir ini, kehadiran Nurhadi Aldo mampu memberikan hiburan di media sosial. Konten yang mereka sajikan memiliki unsur jenaka, mengundang gelak tawa namun juga syarat kondisi politik di Indonesia. Nurhadi Aldo juga sering menuliskan quote dalam bentuk meme yang berisikan kritik terhadap fenomena sosial di Indonesia. Studi ini membahas meme sebagai pesan itu sendiri untuk media komunikasi kepada khalayak dengan menggunakan tori “The medium is message” dari Marshall McLuhan.
Makna Edukasi Seksual bagi Remaja pada Film "Dua Garis Biru" Dasuki, Ira
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.36

Abstract

Film merupakan salah satu media massa yang paling berperan dalam menggambarkan suatu realitas sosial yang ditayangkan, kemudian pesan dari isi cerita sebuah film dapat diterima dengan baik oleh penonton. Perkembangan film yang bertemakan remaja, semakin beragam dalam membangun suatu cerita yang menarik, semakin berani mengangkat topik-topik yang sebelumnya dianggap tabu, seperti edukasi seksual. Salah satunya adalah film “Dua Garis Biru” yang membahas tentang bagaimana remaja perempuan pelaku seks pranikah dikemukakan dalam film drama remaja dengan tujuan untuk menyampaikan makna edukasi seksual melalui tokoh Dara dalam film tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis wacana model Teun Van Dijk. Hasil penelitian yang ditemukan adalah bahwa setiap remaja perlu mengetahui dan memahami tentang pendidikan seksual sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bentuk penyimpangan seksual memang beragam, namun film ini membahas kepada kehamilan pranikah.
Fenomena Penggunaan E-Wallet di Kalangan Pengusaha Warung Makan di Perkantoran Jakarta Rudyanta, Timotius
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.27

Abstract

Di Indonesia mulai bermunculan layanan keuangan berbasis digital, salah satunya adalah E-wallet. Go-Pay merupakan dompet virtual untuk menyimpan Go-Jek credit yang bisa digunakan untuk membayar transaksi. Go-Pay telah memperluas jangkauan hingga ke usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya suatu perubahan dalam media pembayaran yang terjadi pada masa lampau dan masa kini. Hal ini karena adanya perubahan jaman, semua ingin lebih mudah seiring dengan majunya teknologi. Peneliti menggunakan teori Phenomology of Perception untuk mengungkapkan fenomena dengan cara melihat keterikatan antara individu tidak bisa dipisahkan karena individu melakukan interaksi. Peneliti menggunakan metode kualitatif karena ingin memahami fenomena scan QR code yang terjadi dengan menggunakan pemikiran Merleau Ponty. Unit analisisnya adalah persiapan pedagang UMKM dalam menghadapi fenomena pembayaran melalui scan QR code Go-Pay. Peneliti melakukan wawancara terhadap lima pemilik dan karyawan warung makan. Peneliti juga melakukan observasi atas hasil wawancara. Kesimpulan penelitian, banyak pedagang UMKM yang belum memahami fenomena Go-Pay ini disbanding dengan  yang paham  fenomena ini. Hal ini karena kurangnya perhatian dari Go-Pay dalam menjelaskan kegunaan dari scan QR Go-Pay kepada pedagang UMKM. Banyak pedagang UMKM yang mengikuti pedagang lainnya tanpa memahami kegunaan scan QR Go-Pay.
Media Cetak Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 Pangaribuan, Olivia Christine; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i2.11

Abstract

Dunia kini tengah menghadapi revolusi industri 4.0, sebuah era terobosan teknologi baru, yang mencakup bidang luas seperti kecerdasan buatan, robotika, internet of Things (IoT), kendaraan otonom, pencetakan 3D, nanoteknologi, bioteknologi, ilmu material, penyimpanan energi dan komputasi kuantum. Persaingan ekonomi dalam revolusi industri 4.0 berbeda dari periode sebelumnya. Agar tetap dapat bertahan menghadapi revolusi industri 4.0, baik perusahaan maupun negara harus berada di perbatasan inovasi dalam segala bentuknya, yang berarti strategi yang terfokus pada pengurangan biaya akan kurang efektif dibandingkan dengan yang menawarkan produk dan layanan dengan cara yang lebih inovatif. Revolusi industri juga kini sudah merambah ke industri media cetak. Media cetak, kini perlahan-lahan mulai beranjak menuju digital dan memanfaatkan internet of things (IoT).
Kepemilikan Media dan Isi Pemberitaan Koran Tempo Nurhajati, Lestari; Wijayanto, Xenia Angelica
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.1

Abstract

Kepemilikan media, khususnya surat kabar di Indonesia saat ini menunjukkan pemusatan kepemilikan, terpusat pada beberapa nama pemilik modal seperti Kompas Group, Jawa Pos Grup, Globe Media Grop, Media Indonesia grup, dan Tempo Inti Media. Situasi ini menjadikan keberagaman isi media (diversity content) tidak terjadi karena tidak ada keberagaman pemilik (diversity ownership). Akibatnya terjadi proses industri budaya bersifat massal. Dari kondisi tersebut kepentingan dan pemilik media harusnya diabaikan, namun dalam prakteknya di Indonesia sulit dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media, khususnya Koran Tempo bisa bersikap berimbang menyiarkan pemberitaan yang berkaitan dengan kepentingan para pemiliknya. Masalah penelitian ini adalah bagaimana kepemilikan dan isi pemberitaan Koran Tempo dilihat dari perspektif strukturasi Giddens. Hasil penelitian ini menunjukan, isi Koran Tempo tidak semata-mata mempublikasi apa-apa yang diharapkan oleh pemilik modal. Namun tetap berkiblat dari rapat redaksi, ide dan gagasan dari para anggota redaksi. Kesimpulan penelitian ini adalah isi pemberitaan Koran Tempo  yang disajikan tidak semata-mata mengikuti kebutuhan pemilik modal yang dianggap menjadi penentu isi dari surat kabar sebagai bagian dari industri budaya.
Jingle Dunia Fantasi dalam Realita Analisis Wacana Soe'oed, Destaria Verani; Toni, Ahmad
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.35

Abstract

Tempat wisata outdoor pertama di Indonesia, Dunia Fantasi, memiliki jingle sebagai identitas kreatif yang sudah ada sejak tempat wisata itu berdiri tahun 1985 dan hingga sekarang jingle itu masih tetap dikumandangkan tanpa pernah mengalami perubahan lirik maupun nada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna struktur teks, dan konteks sosial yang ada pada jingle Dunia Fantasi tersebut dengan menggunakan model analisis wacana Teun A. Van Dijk. Data sumber primer maupun sekunder didapat dari arsip dokumentasi teks dan lirik jingle, serta data kepustakaan, dan dari berbagai tulisan maupun informasi terkait obyek yang diteliti. Paradigma yang digunakan adalah konstruktivis, untuk menggali apa yang dirasakan oleh pengarang jingle. Temuan penelitian dari analisis teks dan konteks sosial ialah, adanya wacana ekspresi kebahagiaan keluarga yang dibangun bagi pengunjung Dunia Fantasi lewat lirik jingle yang digubah oleh pengarangnya.
Pengaruh Revolusi Digital terhadap Pemasaran dan Perilaku Konsumen Shabrina, Vashty Ghassany
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i2.16

Abstract

Seiring berjalannya waktu, revolusi industri terus mengalami perkembangan. Kini, perindustrian dan manufaktur dunia telah menghadapi revolusi berikutnya yakni revolusi industri keempat atau revolusi digital. Era ini diwarnai oleh munculnya berbagai dan perubahan yang terjadi dalam teknologi yang mengakibatkan dampak terhadap berbagai bidang, salah satunya adalah aspek pemasaran. Pemasaran saat ini sudah beralih dari konsep pemasaran tradisional menjadi pemasaran digital, dimana perdagangan atau trading sudah mencapai hitungan detik karena segala transaksinya dilakukan secara online dengan bantuan internet. Revolusi digital turut mengubah perilaku konsumen terhadap pemasaran. Perubahan perilaku konsumen tersebut terlihat dari cara mereka mencari, membayar, menggunakan hingga membuang barang-barang yang dibeli setelah dikonsumsi. Kebiasaan konsumen dalam mengkonsumsi media juga berubah drastis, dan hal ini yang mendorong para pemasar untuk membuat strategi-stragi dan berinovasi guna menemukan saluran alternatif yang lebih efektif untuk menarik konsumen.

Page 3 of 17 | Total Record : 169