cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 2 (2026)" : 5 Documents clear
Gambaran Intensi Memilih pada Pemilih Pemula Menjelang Pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden 2024 Maizar Saputra
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v7i2.3260

Abstract

Intensi memilih merupakan tema yang menarik karena berkaitan dengan kesuksesan pelaksanaan pemilu.Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai intensi memilih pada pemilih pemula menjelang pemilihan umum presiden 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan responden yang digunakan sebanyak 361 orang pemilih pemula berusia 17-21 tahun dan belum pernah menggunakan hak pilih. Hasil penelitian menunjukkan intensi memilih pada pemilih pemula berada pada kategori tinggi. Pemilih pemula menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi untuk menggunakan hak pilihnya, pemilih pemula ingin menggunakan hak pilihnya karena hal tersebut dianggap sebagai hak dan kewajiban yang harus dilakukan sebagai warga negara yang baik.
Evaluasi Program Model Cse-Ucla Pada Program Ekstrakulikuler Kerohanian Kristen Di SMP N 11 Kota Kupang Betty Yolanda; Missa Anjelina; Dimu Anapati Yohanes
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v7i2.3334

Abstract

This study evaluates the implementation of the Christian spiritual extracurricular program at SMP N 11 Kupang City using the CSE-UCLA Evaluation Model. The study aims to examine the implementation of the program in developing students’ character and to determine the extent to which the program has achieved its character education objectives. This research employed a qualitative approach using an evaluative study method. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with the principal, teachers, students, and other relevant stakeholders, as well as document analysis. The evaluation focused on four components of the CSE-UCLA model: Context, Input, System, and Environment. The findings indicate that the Christian spiritual extracurricular program has been consistently implemented for 11 years and has contributed to students’ character development through activities based on Christian values, including responsibility, discipline, respect, tolerance, and mutual understanding. The program also provides opportunities for students to develop awareness of religious diversity and interfaith tolerance. However, several challenges remain, particularly limited budget allocation and inconsistent student participation. Collaboration between the school and an external foundation has supported the implementation and strengthened the quality of program activities. The study recommends improving funding, student participation, program management, and stakeholder collaboration to enhance the quality and effectiveness of the program in shaping students’ character based on Christian values.
Pengaruh Media Puzzle untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Pecahan Senilai di Sekolah Dasar Nur'amaliah Nur'amaliah; Riana Irawati; Maulana Maulana
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v7i2.3396

Abstract

Penelitian ini dilatarbelangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman matematis siswa dalam pada pembelajaran matematika, khususnya materi pecahan senilai. Minimnya penggunaan media pembelajaran oleh guru dan sumber belajar yang inovatif menyebabkan pembelajaran matematika membosankan. Matematika sangat berperan penting bagi kehidupan manusia. Selain dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, matematika juga merupakan dasar bagi ilmu-ilmu yang lainnya, oleh sebab itu penting untuk menguasai kemampuan pemahaman matematis sejak dini. Melalui media pembelajaran puzzle pecahan guru mengusahakan pengoptimalan pembelajaran matematika pada materi, sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi pecahan senilai di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel yang diambil pada penelitian ini yaitu kelas IV yang berjumlah 30 siswa dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes pemahaman matematis yang telah valid dan reliabel. Tes pemahaman matematis ini dilakukan kepada dua kelompok sampel yaitu sebelum mendapat perlakuan dan setelah mendapat perlakuan Rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 29,73, kemudian setelah diberikan perlakuan rata-rata posttest di kelas eksperimen sebesar 64,43 yang artinya mengalami kenaikan sebesar 34,70. Teknik yang digunakan untuk mengunji hipotesis adalah dengan uji Wilcoxon atau uji berpasangan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media puzzle terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi pecahan senilai di sekolah dasar.
Struktur Komposita Nomina dalam Penjenamaan Produk Kosmetik pada Situs Web Nivea.De Sutan Zaharsyah Darmawan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v7i2.6527

Abstract

Penamaan produk merupakan salah satu strategi utama dalam pemasaran karena nama produk tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga sebagai sarana komunikasi yang menyampaikan informasi mengenai fungsi dan karakteristik produk kepada konsumen. Dalam proses penamaan ini, bahasa sering digunakan secara kreatif melalui berbagai proses pembentukan kata. Dalam bahasa Jerman, salah satu proses pembentukan kata yang sangat produktif adalah komposisi atau pembentukan kata majemuk (Kompositia), khususnya kata majemuk nomina (Nominalkomposita), yang melibatkan penggabungan dua atau lebih unsur leksikal menjadi satu kata baru dengan makna tertentu. Fenomena ini tidak hanya ditemukan dalam kosakata umum bahasa Jerman, tetapi juga dalam berbagai konteks penggunaan bahasa, termasuk dalam penamaan produk kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis struktur kata majemuk nomina dalam penamaan produk kosmetik berbahasa Jerman di bawah merek Nivea. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan fenomena bahasa berdasarkan data yang diperoleh (Creswell & Guetterman, 2019). . Data penelitian terdiri dari unsur leksikal dalam nama produk kosmetik berbahasa Jerman yang mengandung kata majemuk nomina. Data dikumpulkan dari nama produk yang tercantum pada kemasan produk dan katalog di situs web resmi Nivea. Dalam penelitian ini, analisis tidak berfokus pada nama produk secara keseluruhan, melainkan pada unsur leksikal yang menunjukkan proses komposisi atau pembentukan kata majemuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata majemuk nomina yang ditemukan dalam penamaan produk kosmetik Nivea umumnya dibentuk melalui pola nomina + nomina (N+N), kata majemuk dengan unsur penghubung (fugenmorfem), serta kata majemuk kompleks yang terdiri dari lebih dari dua unsur leksikal. Selain itu, semua kata majemuk tersebut menunjukkan pola “right-headed”, yang berarti unsur kepala terletak di akhir kata dan menentukan makna utama dari kata majemuk tersebut.
Pendidikan Karakter Dalam Kisah Nabi Musa a.s Dan Nabi Khidir A.S. Ahmad Fakhri Nurfaiz; Ghufron Hamzah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v7i2.6705

Abstract

Character education is an essential component of education because it aims to develop students who possess not only academic competence but also good moral character, attitudes, and personality. The Qur'an contains various exemplary stories that can serve as sources for character education, one of which is the story of Prophet Musa and Prophet Khidir in QS. Al-Kahf verses 60–82. This study aims to analyze the character education values contained in the story of Prophet Musa and Prophet Khidir and examine their relevance to character education in schools. This study employs a qualitative approach with a library research method and thematic interpretation approach. The primary sources consist of the Qur'an and relevant classical and contemporary interpretations, while secondary sources include books, scientific articles, and documents related to character education. Data were collected through documentation and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the story contains several important character education values, particularly patience in the process of seeking knowledge, humility and proper manners toward teachers, as well as positive thinking, trust in Allah, and awareness of the wisdom behind divine decree. The value of patience is reflected in Prophet Musa's learning process with Prophet Khidir, particularly when he was required to refrain from asking questions before receiving an explanation. The value of manners is demonstrated through Musa's polite request to accompany Khidir and learn from him despite his status as a prophet. Meanwhile, the values of husnuzan and tawakkal are reflected in the explanation of the wisdom behind the three events that initially appeared negative from an outward perspective. These values are relevant to character education through exemplary behavior, story-based learning, habituation, reflection, and contextual learning. Therefore, the story of Prophet Musa and Prophet Khidir can serve as an important source for developing character education that integrates intellectual, moral, emotional, and spiritual dimensions.

Page 1 of 1 | Total Record : 5