cover
Contact Name
Kadar Ramadhan
Contact Email
poltekita.jpm@gmail.com
Phone
+6285299159212
Journal Mail Official
poltekita.jpm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27225801     EISSN : 27225798     DOI : https://doi.org/10.33860/pjpm
Core Subject : Health,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community health services. The scope Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat receives articles from all public service activities in the field of health.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021)" : 9 Documents clear
Media Pocket Book dan Pemberian Tablet Fe dalam Menurunkan Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Lorulun: Pocket Book and Iron Supplement as the Solution for Anemia During Pregnancy Wahyunita, Vina Dwi; Sari, Marlynda Happy Nurmalita
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.731 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.392

Abstract

Studi pendahuluan di Puskesmas Lorulun angka kejadian anemia masih cukup tinggi 77,7% dari 27 ibu hamil. Hal ini terjadi karena pengetahuan ibu hamil yang kurang mengenai anemia sehingga banyak ibu hamil yang tidak mengkonsumsi tablet Fe secara teratur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang anemia di Puskesmas Lorulun dengan media Pocketbook, screening Hb dan pemberian tablet Fe sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan mencegah anemia yang akhirnya dapat menurunkan kejadian anemia ibu hamil. Metode pengabdian dilakukan dengan pendidikan kesehatan, pemberian tablet Fe dan screening Hb. Pendidikan kesehatan yang diberikan terkait dengan anemia kehamilan seperti pengertian, penyebab, tanda gejala, akibat, pencegahan anemia dalam kehamilan, dan kebutuhan zat besi pada kehamilan. Hasil dan luaran yang didapatkan adalah pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Puskesmas Lorulun yaitu dari 26 ibu hamil yang semula hasil pretest pengetahuan yang cukup 15,4% dan pengetahuan kurang 84,6% saat posttest mengalami peningkatan yaitu pengetahuan baik 73,1% dan pengetahuan cukup 26,9%. Diharapkan Kader dan bidan puskesmas membekali ibu hamil lainnya dengan pocket book dan modul pencegahan anemia dalam kehamilan dengan keterlibatan Puskesmas dalam menjalankan program antenatal care.
Peningkatan Pengetahuan Anak Sekolah Dasar tentang Dampak Jajan Sembarangan Bagi Kesehatan Devriany, Ade
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.749 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.395

Abstract

Kebiasaan jajan sembarangan pada anak-anak memiliki risiko serta dampak yang buruk bagi kesehatan. Bagi anak yang tidak terbiasa makan pagi, makanan jajanan berfungsi sebagai makanan yang pertama kali masuk ke saluran pencernaan, sehingga jajanan menjadi penting artinya. Namun, diketahui banyak kandungan zat kimia pada jajanan yang bertentangan dengan tubuh seperti boraks, formalin, MSG. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang kandungan zat kimia dalam jajanan tersebut serta bahaya yang ditimbulkannya bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Penyampaian materi melalui video animasi dan permainan tentang akibat jajan sembarangan dan cara memilih jajanan sehat. Berdasarkan hasil penilaian pre-test, terdapat 51,95% siwa-siswa dengan tingkat pengetahuan yang cukup dan 48,05% dengan kategori pengetahuan yang baik. Setelah mendapatkan penyuluhan, post-test meningkat yaitu 7,79% peserta dengan kategori pengetahuan cukup paham, 50,64% pengetahuan yang baik dan 41,57% sangat baik. Kesimpulannya bahwa penyuluhan tentang bahaya dan dampak jajan sembarangan dapat dimengerti oleh peserta. Dengan demikian, diharapkan peran serta aktif pihak sekolah terutama bagi siswa dalam pencegahan jajan sembarangan dapat menjadi lebih baik agar kejadian penyakit akibat jajan sembarangan dapat dikurangi.
Penguatan Kualitas Pelayanan KIA Melalui Peningkatan Pengetahuan Ibu dengan Pelaksanaan Kelas Ibu Balita 0-1 Tahun Anwar, Khalidatul Khair; Naningsih, Hasmia; Patongai, Nurnasari
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.961 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.398

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan hal yang sangat penting dalam penurunan kematian ibu dan anak. Beberapa program dibuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan KIA. Salah satu program yaitu melalui penyelenggaraan kelas ibu balita bagi ibu yang mempunyai anak balita (0-59 bulan). Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang ASI, imunisasi, makanan pendamping ASI (untuk anak usia 6-12 bulan), tumbuh kembang bayi, penyakit terbanyak pada bayi serta terjadinya interaksi dan berbagi pengalaman antar peserta. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Jumlah peserta adalah 15 orang ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perbedaan nilai pre test dan post test kegiatan (0,001 < α) sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan. Kegiatan juga menjalin interaksi dan wadah berbagi pengalaman antar peserta dan juga petugas kesehatan.
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat dan Pencegahan Stunting di Pondok Pesantren Husnayain Nasrul, Nasrul; Hafid, Fahmi; Lisnawati; Amsal; Masudin; Sri Musriniawati Hasan; Wijianto
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.745 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.410

Abstract

Keberhasilan gerakan masyarakat sehat tidak terlepas dari kerjasama lintas sektor. Salah satunya dengan Lembaga Pendidikan keagamaan seperti pesantren. Pesantren dapat menjadi fondasi yang kuat bagi penggalakan gerakan masyarakat hidup sehat terutama bagi santri dan pengurusnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah terlaksananya kegiatan Sosialisasi Pesantren dan Santri Sehat Pesantren Husnayain Kota Palu. Metode pelaksanaan dengan Sosialisasi Pesantren dan Santri Sehat kepada 20 santri dan santriwati serta pengurus pesantren. Pelaksanaan pada tanggal 8-10 Februari 2021 di Pondok Pesantren Husnayain Kelurahan Silae Kecamatan Ulujadi Kota Palu Sulawesi Tengah. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini adalah terjalinnya kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Palu dengan Pesantren Husnayain dalam rangka pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) dan pembinaan pesantren dan santri sehat di Kota Palu.
Media Pocket Book dan Pemberian Tablet Fe dalam Menurunkan Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Lorulun: Pocket Book and Iron Supplement as the Solution for Anemia During Pregnancy Vina Dwi Wahyunita; Marlynda Happy Nurmalita Sari
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.731 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.392

Abstract

Studi pendahuluan di Puskesmas Lorulun angka kejadian anemia masih cukup tinggi 77,7% dari 27 ibu hamil. Hal ini terjadi karena pengetahuan ibu hamil yang kurang mengenai anemia sehingga banyak ibu hamil yang tidak mengkonsumsi tablet Fe secara teratur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang anemia di Puskesmas Lorulun dengan media Pocketbook, screening Hb dan pemberian tablet Fe sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan mencegah anemia yang akhirnya dapat menurunkan kejadian anemia ibu hamil. Metode pengabdian dilakukan dengan pendidikan kesehatan, pemberian tablet Fe dan screening Hb. Pendidikan kesehatan yang diberikan terkait dengan anemia kehamilan seperti pengertian, penyebab, tanda gejala, akibat, pencegahan anemia dalam kehamilan, dan kebutuhan zat besi pada kehamilan. Hasil dan luaran yang didapatkan adalah pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Puskesmas Lorulun yaitu dari 26 ibu hamil yang semula hasil pretest pengetahuan yang cukup 15,4% dan pengetahuan kurang 84,6% saat posttest mengalami peningkatan yaitu pengetahuan baik 73,1% dan pengetahuan cukup 26,9%. Diharapkan Kader dan bidan puskesmas membekali ibu hamil lainnya dengan pocket book dan modul pencegahan anemia dalam kehamilan dengan keterlibatan Puskesmas dalam menjalankan program antenatal care.
Peningkatan Pengetahuan Anak Sekolah Dasar tentang Dampak Jajan Sembarangan Bagi Kesehatan Ade Devriany
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.749 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.395

Abstract

Kebiasaan jajan sembarangan pada anak-anak memiliki risiko serta dampak yang buruk bagi kesehatan. Bagi anak yang tidak terbiasa makan pagi, makanan jajanan berfungsi sebagai makanan yang pertama kali masuk ke saluran pencernaan, sehingga jajanan menjadi penting artinya. Namun, diketahui banyak kandungan zat kimia pada jajanan yang bertentangan dengan tubuh seperti boraks, formalin, MSG. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang kandungan zat kimia dalam jajanan tersebut serta bahaya yang ditimbulkannya bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Penyampaian materi melalui video animasi dan permainan tentang akibat jajan sembarangan dan cara memilih jajanan sehat. Berdasarkan hasil penilaian pre-test, terdapat 51,95% siwa-siswa dengan tingkat pengetahuan yang cukup dan 48,05% dengan kategori pengetahuan yang baik. Setelah mendapatkan penyuluhan, post-test meningkat yaitu 7,79% peserta dengan kategori pengetahuan cukup paham, 50,64% pengetahuan yang baik dan 41,57% sangat baik. Kesimpulannya bahwa penyuluhan tentang bahaya dan dampak jajan sembarangan dapat dimengerti oleh peserta. Dengan demikian, diharapkan peran serta aktif pihak sekolah terutama bagi siswa dalam pencegahan jajan sembarangan dapat menjadi lebih baik agar kejadian penyakit akibat jajan sembarangan dapat dikurangi.
Penguatan Kualitas Pelayanan KIA Melalui Peningkatan Pengetahuan Ibu dengan Pelaksanaan Kelas Ibu Balita 0-1 Tahun Khalidatul Khair Anwar; Hasmia Naningsih; Nurnasari Patongai
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.961 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.398

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan hal yang sangat penting dalam penurunan kematian ibu dan anak. Beberapa program dibuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan KIA. Salah satu program yaitu melalui penyelenggaraan kelas ibu balita bagi ibu yang mempunyai anak balita (0-59 bulan). Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang ASI, imunisasi, makanan pendamping ASI (untuk anak usia 6-12 bulan), tumbuh kembang bayi, penyakit terbanyak pada bayi serta terjadinya interaksi dan berbagi pengalaman antar peserta. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Jumlah peserta adalah 15 orang ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perbedaan nilai pre test dan post test kegiatan (0,001 < α) sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan. Kegiatan juga menjalin interaksi dan wadah berbagi pengalaman antar peserta dan juga petugas kesehatan.
Sosialisasi Pesantren dan Santri Sehat di Pondok Pesantren Mahasiswa Liwa’ul Haq Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Zainul Zainul; Junaidi Junaidi; Diah Ayu Hartini
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.939 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.404

Abstract

Pesantren telah menjadi Lembaga Pendidikan Islam yang tertua, unik dan terus berkembang. Dalam sejarah, pesantren berkiprah turut membangun bangsa Indonesia. Karena peran strategisnya itulah, pesantren dapat menjadi fondasi yang kuat bagi penggalakan gerakan masyarakat hidup sehat terutama bagi santri dan pengurusnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah terlaksananya kegiatan Sosialisasi Pesantren dan Santri Sehat Pesantren Mahasiswa Liwa’ul Haq Kota Palu. Metode pelaksanaan dengan Sosialisasi Pesantren dan Santri Sehat kepada 20 santri dan santriwati serta pengurus pesantren. Pelaksanaan pada tanggal 11-12 Februari 2021 di Pondok Pesantren Mahasiswa Liwa’ul Haq Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu Sulawesi Tengah. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini adalah terjalinnya kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Palu dengan Pesantren Mahasiswa Liwa’ul Haq dalam rangka pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) dan pembinaan pesantren dan santri sehat di Kota Palu.
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat dan Pencegahan Stunting di Pondok Pesantren Husnayain Nasrul Nasrul; Fahmi Hafid; Lisnawati; Amsal; Masudin; Sri Musriniawati Hasan; Wijianto
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.745 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i2.410

Abstract

Keberhasilan gerakan masyarakat sehat tidak terlepas dari kerjasama lintas sektor. Salah satunya dengan Lembaga Pendidikan keagamaan seperti pesantren. Pesantren dapat menjadi fondasi yang kuat bagi penggalakan gerakan masyarakat hidup sehat terutama bagi santri dan pengurusnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah terlaksananya kegiatan Sosialisasi Pesantren dan Santri Sehat Pesantren Husnayain Kota Palu. Metode pelaksanaan dengan Sosialisasi Pesantren dan Santri Sehat kepada 20 santri dan santriwati serta pengurus pesantren. Pelaksanaan pada tanggal 8-10 Februari 2021 di Pondok Pesantren Husnayain Kelurahan Silae Kecamatan Ulujadi Kota Palu Sulawesi Tengah. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini adalah terjalinnya kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Palu dengan Pesantren Husnayain dalam rangka pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) dan pembinaan pesantren dan santri sehat di Kota Palu.

Page 1 of 1 | Total Record : 9