cover
Contact Name
Delfiyan Widiyanto
Contact Email
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Phone
+6287838875519
Journal Mail Official
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Suparman No.39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kalacakra
Published by Universitas Tidar
Core Subject : Education, Social,
We publish origin article research, review article, and case study Sosial Sciences and education. The scope of Journal Kalacakra are : Social Sciences; Culture; Citizenship; Character; Pancasila; Defending the Country; Education; (learning strategies, assessment, and evaluation of learning)
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021): Januari" : 6 Documents clear
KAJIAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI ERA DIGITAL Jeni Danurahman; Danang Prasetyo; Hendra Hermawan
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i1.3515

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pengimplementasian kajian mengenai pendidikan multikultural di era digital, dengan pesatnya teknologi saat ini tentu berdampak pada kondisi pendidikan termasuk pada kajian pendidikan multikultural. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode hukum normatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan konseptual. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah diolah secara kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) mengklasifikasikan data yang didapat kemudian disesuaikan dengan konten yang diangkat; 2) melakukan sistematisasi hasil klasifikasi data; 3) menganalisis data yang telah dilakukan sistematisasi sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan hasil temuan analisis menunjukan bahwa dengan kondisi pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memiliki dampak negatif, maka dari itu pendidikan multikultural dalam hal ini berupaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya peserta didik agar mengetahui tentang nilai-nilai multikultural, yaitu sikap menerima, menghargai, serta menghormati segala bentuk perbedaan. Agar tidak terjadi suatu kondisi yang tidak diinginkan seperti radikalisme, rasisme, diskriminatif dan lain sebagainya. 
PSIKOLOGI PANCASILA Hastangka hastangka
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i1.3516

Abstract

Pancasila merupakan dasar dan falsafah Negara Indonesia. Pancasila dalam sejarah perumusan dan pembentukan menjadi peletak dasar dalam pembentukan Negara bangsa Indonesia sebelum merdeka. Keberadaan Pancasila di Indonesia menjadi sangat penting dalam  kehidupan berbangsa dan bernegara sejak Indonesia berdiri hingga sekarang. Dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara telah banyak diwarnai berbagai persoalan mulai dari persoalan ideologis, ekonomi, social, budaya, politik, pendidikan, hukum, dan agama. Sejak Indonesia berdiri, Pancasila menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, Pancasila dalam konteks keilmuan masih didekati dengan cara klasik atau pendekatan laten seperti sejarah dan politik, serta hokum. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menjabarkan dan menguraikan tentang esensi dari Pancasila dari pendekatan psikologis. Ilmu psikologi menjadi bagian penting untuk melihat Pancasila sebagai dasar dan falsafah Negara Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi dan kajian kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa psikologi Pancasila merupakan pendekatan interdisipliner untuk menjabarkan dan merumuskan Pancasila dari aspek dan karakteristik psikis manusia. 
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM PERSPEKTIF KESEJAHTERAAN EKONOMI Delfiyan Widiyanto; Annisa Istiqomah; Yasnanto Yasnanto
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i1.3621

Abstract

Kemiskinan merupakan tantangan bangsa yang perlu mendapatkan penyelesaian. Persoalan kemiskinan berhubungan dengan meningkatnya pengangguran, rendahnya kualitas hidup, dan rendahnya pendapat per kapita. Persoalan kemiskinan banyak terdapat di negara berkembang, seperti Indonesia. Salah satu kebijakan pemerintah dalam mengatasi persoalan kemiskinan adalah dengan alokasi dana desa. Kebijakan alokasi dana desa adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dimulai dari tingkat desa. Bentuk dari penyaluran dana dapat berupa alokasi dana desa dan dana desa. Rencana pendapatan dan belanja desa diatur dalam APBDes yang dibuat oleh pemerintah desa atas partisipasi masyarakat desa. Pengeluaran dana desa terbagi menjadi dua, yaitu pembagunan dan pemberdayaan desa. Pada realitasnya pemanfaatan dana desa lebih pada sektor pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, dll, sedangkan aspek pemberdayaan belum berjalan dengan baik. Hal ini dapat ditinjau dari masih tingginya angka kemiskinan. Penyaluran dana dari pusat ke daerah perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Pemerintah hendaknya melakukan pengawasan dalam proses penyelengaraan program desa. Upaya yang perlu dilakukan dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan desa, rencanan anggaran desa yang lebih mengutamakan pemberdayaan masyarakat, pembekalan ketrampilan masyarakat, dan pendampingan pemerintah daerah dalam program pemberdayaan masyarakat desa.
IMPLEMENTASI METODE AMONG UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER Anif Istianah
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i1.3534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode among untuk meningkatkan karakter dan mendeksripsikan faktor pendukung dan penghambat impelemnatasi metode among untuk meningkatkan karakter di Prodi PPKn FKIP Undana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek PPKn Undana yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan (library research), observasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan komponen analisis data model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode among untuk meningkatkan karakter di Prodi PPKn FKIP Undana yang sesuai dengan paradigm sili asih,asah dan asuh  dengan asas Ki Hajar Dewantara yakni Ing Ngarso sung Tulodo, Ing Madya Mangun Korso, Tut Wuri Handayani, mendapat beberapa hal sebagai berikut yakni adanya Kurikulum Prodi PPKn FKIP Undana yang disesuiakan dengan Visi, Misi, dan tujuan Prodi PPKn memuat karakter sebagai satu hal yang menjadi tujuan dalam proses perkuliahan di Prodi PPKn adanya mata kuliah yang membahas Pendidikan Karakter KPPKN 1239 secara khusus termasuk juga Pendidikan Antikorupsi, dan Dasar Konsep Pendidikan Moral serta mata kuliah PPKn lainnya yang secara esensi dalam bentuk penugasan yang diberikan dosen dan pembahasannya di kelas membicarakan hal – hal yang menyangkut pendidikan karakter tersebut, pembiasaan karakter diwujudkan dalam karakter religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, tanggungjawab, respect dan peduli. Kegiatan religious dibiasakan  melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah megakiri perkululiahan maupun ekstrakurikuler. Salah satu penerapana karakter kejujuran melalui proyek mata kuliah pendidikan karakter yang diberikan dosen yakni “Jagung Kejujuran”. Karakter toleransi diwujudkan dalam kegiatan diskusi di kelas yang difasilitator oleh dosen tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan golongan, semua mahasiswa dapat terlibat dalam diskusi sesuai kaidah ilmiah, toleransi juga dalam wujud pemilihan ketua tingkat, ketua HMJ, ketua panitia yang tidak didasarkan pada suku, agama, ras, dan golongan termasuk asal daerah. Proses perkuliahan membiasakan mahasiswa untuk berkarakter disiplin, dimana mahasiswa yang terlambat diberikan punishment sesuai kesepakatan pada kontrak kuliah. Dosen membiasakan mahasiswa mengerjakan tugas tepat waktu dengan menggunakan learning management system e – learning undana. Dosen membiasakan memberikan tugas yang berhubungan dengan teknologi digital, yang diharapkan mahasiswa bekerja kerja menghasilkan karya yang inovatif fan kreatif sesuai perkembangan zaman. Tenaga kependidikan dan dosen membiasakan mahasiswa menjaga, membersihkan dan merapikan kelas setelah perkuliahan. Tanggungjawab juga dimunculkan dalam  pembagian piket Kantin Mira Ked’di Hari. Rasa menghormati dibiasakan civitas akademika PPKn FKIP Undana melalui gerakan 3S; Senyum Salam dan Sapa, khusus hari rabu diadakan menggunakan bahasa inggris. Ketua Jurusan melalui tenaga kependidikan dan dosen bersama mahasiswa mengadakan kegiatan peduli lingkungam ialah “sabtu bersih” demi terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat, sejalan dengan hal tersebut diadakan proyek mata kuliah Sosiologi Indonesia oleh dosen kepada mahasiswa dalam menumbuhkan cinta lingkungan di tengah masyarakat.  Faktor pendukung yaitu integrasi pendidikan karakter ke dalam mata kuliah wajib Prodi PPKn FKIP Undana, dan  Prodi PPKn merupaakn bagian dari FKIP sehingga penananman nilai – nilai kependidikan atau keguruan dapat berjalan baik dan lancar sehingga mempermudah pendidikan karakter metode among tersebut, dan Faktor penghambat terdiri letak Prodi PPKn yang ditengah lalu lintas kampus dan sikap primordialisme yang dibawah mahasiswa PPKn dari 22 kabupaten / kota yang tersebar di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.
PERAN PENDIDIKAN MULTICULTURALISME DALAM MENCEGAH CULTURE SHOCK DI ERA PANDEMIC COVID 19 Patma Tuasikal
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i1.3535

Abstract

Rendahnya pendidikan multiculturalisme pada dunia persekolah mengakibatkan rendahnya kompotensi budaya, keterampilan budaya serta pengetahuan budaya yang berpengaruh pada sikap dan perilaku masyarakat ketika dihadapkan pada kehidupan baru secara tiba-tiba. ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi gejala sosial era Covid 19 menimbulkan culture shock karena segala aktifitas dilakukan dari rumah (Stay at Home). Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literature serta penyataan 30 peserta didik Kelas X SMK Kesehatan Biak Papua bahwa selama 3 bulan masa pandemic covid 19 mereka mengali culture shock pada fase recovery yaitu fase penyesuain disebabkan aktifitas yang dilakukan secara berulang pada satu titik yang sama yaitu melakukan semua pekerjaan dari rumah, bahkan sekolah dari rumah. sedangkan analisi dalam tulisan menggunakan analisis berdasarkan content isi. Hasil temuan menunjukan culture shock terjadi disebabkan Pendidikan multicultural menganai (1) Kompotensi budaya hanya mengarah pada pengembangan praktek kesenian daripada kompotensi interksi, adaptasi serta komunikasi budaya (2) Perilaku budaya, hanya mengarah pada aktivitas aktif dalam pelaksanaan kegiatan kebudayaan, sehingga perilaku mengenai gender, warna kulit serta menghargai sesama individu tidak dilaksanakan dengan baik, (3) Keterampilan budaya hanya terarah pada peningkatan kesenian setempat sehinggan mengabaikan keterampilan komunikasi, interaksi dan penyesuain dalam hubungan kerjasama, serta rendahnya pemanfaat sumber daya alam setempat untuk dalam peningkatan ekonomis
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP SISTEM PEMBELAJARAN DARING BERDASARKAN END USER COMPUTING SATISFACTION Ghufron Ulinuha; Ivo Novitaningtyas
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i1.3321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap ELITA sebagai sistem aplikasi pembelajaran daring di Universitas Tidar selama masa pandemi. Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) digunakan sebagai dimensi untuk mengukur kepuasan mahasiswa. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 93 responden sebagai sampel. Data dianalisis berdasarkan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa merasa puas terhadap dimensi konten dan dimensi akurasi. Selain itu, dimensi format, dimensi kemudahan penggunaan dan dimensi ketepatan waktu berada pada kategori cukup puas. Implikasi penelitian ini memberikan bahan evaluasi bagi pengelola Learning Management System (LMS) di Universitas Tidar yaitu ELITA untuk meningkatkan kualitasnya dalam rangka mendukung proses pembelajaran daring yang memuaskan bagi mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6