cover
Contact Name
Delfiyan Widiyanto
Contact Email
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Phone
+6287838875519
Journal Mail Official
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Suparman No.39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kalacakra
Published by Universitas Tidar
Core Subject : Education, Social,
We publish origin article research, review article, and case study Sosial Sciences and education. The scope of Journal Kalacakra are : Social Sciences; Culture; Citizenship; Character; Pancasila; Defending the Country; Education; (learning strategies, assessment, and evaluation of learning)
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021): Juli" : 6 Documents clear
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA GOOGLE CLASSROOM DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI Jeni Danurahman; Hendra Hermawan; Sukron Mazid
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i2.4356

Abstract

Pendidikan merupakan aset untuk membentuk manusia unggul yang berprestasi dan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional sebagai langkah mempersiapkan generasi penerus bangsa. Di masa pandemi saat ini, banyak tantangan yang harus dihadapi terutama dalam penyesuaian penggunaan teknologi sebagai solusi di masa pandemi karena kebijakan yang ada untuk menjaga jarak, stay at home, dan study at home. Google Classroom adalah solusi dalam situasi ini, dengan penggunaan Google Classroom yang efektif secara bijaksana dan menarik, kegiatan pembelajaran dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Metode dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian analisis isi yang dirancang untuk mendeskripsikan isi yang mengandung informasi yang diambil dari teks tertentu. Analisis dilakukan dari berbagai artikel ilmiah terutama yang berkaitan dengan efektivitas penggunaan google classroom sebagai media pembelajaran di masa pandemi saat ini. Dengan hasil yang diperoleh bahwa penggunaan google classroom dengan baik dan bijak akan mendapatkan kualitas pembelajaran yang efektif.
PENERAPAN E-LEARNING SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ine Rahayu Purnamaningsih; Azalia Zalfa Miranda
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i2.4003

Abstract

AbstrakE-learning mampu memberikan kemudahan bagi siswa dalam mengakses dan mengambil informasi dengan cepat dan efektif. Oleh karena itu, lembaga pendidikan harus mampu mengantisipasi perkembangan tersebut dengan terus menerus mengupayakan suatu program yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Maka dalam penerapannya perlu melakukan inovasi pendidikan, salah satu inovasi pendidikan dengan menerapkan e-learning (Elektronic Learning) merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik, khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan e-learning yang dapat meningkatkan kempuan berpikir kritis siswa. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Data penelitian berupa kemampuan berpikir kritis siswa diambil dengan teknik diskusi dan tes. Diskusi dinilai secara khusus berdasarkan keaktifan siswa dalam proses belajar dalam e-learning, sedangkan tes merupakan hasil dari pengguanaan e-learning siswa. Hasil tes diperoleh hasil 75% siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan 7,5% memiliki kemampuan sangat kritis. Simpulan penelitian ini yaitu bahwa penerapan e-learning dalam pembelajaran dapat meningkatkan berpikir kritis siswa secara efektif dan cepat.Kata Kunci: E-learning, Inovasi Pendidikan, Berpikir Kritis  AbstractE-learning is able to make it easier for students to access and retrieve information quickly and effectively. Therefore, educational institutions must be able to anticipate these developments by continuously seeking a program that suits the needs of students. So in its application it is necessary to innovate education, one of the educational innovations by implementing e-learning (Electronic Learning) is a new way in the teaching and learning process that uses electronic media, especially the internet as a learning system. The purpose of this study was to determine the application of e-learning that can improve students' critical thinking skills. Sampling with simple random sampling technique. Research data in the form of students' critical thinking skills were taken with discussion and test techniques. The discussion is assessed specifically based on the activeness of students in the learning process in e-learning, while the test is the result of the students' use of e-learning. The test results showed that 75% of students had critical thinking skills and 7.5% had very critical abilities. The conclusion of this research is that the application of e-learning in learning can improve students' critical thinking effectively and quickly.Keywords: E-learning, Educational Innovation, Critical Thinking
PELAKSANAAN PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGENEGARAAN Annisa Istiqomah; Delfiyan Widiyanto
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i2.4355

Abstract

Persaingan dan tuntutan zaman yang semakin bertambah dengan adanya teknologi, persaingan global dan ekonomi dunia perlunya paradigma baru orientasi pendidikan berbasis pengetahuan. Adaptasi kurikulum menjadi salah satu penyesuaian pembelajaran secara formal untuk merespons tuntunan kompetisi global. Mata pelajaran PPKn mengenalkan jati diri dan nilai budaya untuk membentuk warga negara muda yang kritis maupun kreatif. Penilaian hasil belajar menjadi bagian dari menentukan evaluasi terhadap proses pembelajaran. Penilaian terdapat tiga ranah, yaitu; afektif, kognitif dan psikomotorik. Penilaian yang meliputi tiga aspek tersebut untuk mengukur keberhasilan pembelajaran. Penilaian hasil belajar oleh pendidik untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar dan perbaikan hasil belajar siswa. Pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memiliki aspek sikap, pengetahuan, keterampilan. Keseluruhan memiliki bagian-bagian dari penilaian. Menilai pembelajaran hendaknya dirancang sehingga jelas reliabilitas yang harus dinilai, materi penilaian, alat penilaian dan interpretasi nilai. Hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan kurikulum 2013 diantaranya yaitu pembuatan tujuan penilaian, validitas instrumen, penskoran atau rubrik penilaian, pelaksanaan penilaian sikap, pemahaman guru mengenai penilaian keterampilan, penskoran pada rapor, dan perubahan format penilaian pada kurikulum.
ANALISIS HUBUNGAN INDEKS KEBEBASAN SIPIL, INDEKS HAK-HAK POLITIK, INDEKS LEMBAGA DEMOKRASI, DAN INDEKS GINI DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 2015 – 2019 Rendy Yudanto; Nugroho SBM
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i2.4378

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris dalam analisis hubungan antara indeks kebebasan sipil, indeks hak-hak politik, indeks lembaga demokrasi, dan indeks gini dengan pertumbuhan ekonomi. Data yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada data di Badan Pusat Statistik pada tahun 2015-2019. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis korelasi. Pengambilan sampel diperoleh 170 sampel yang terdiri dari 33 provinsi. Teknik analisis yang digunakan di penelitian ini adalah SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dengan SPSS 26 perangkat lunak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indeks kebebasan sipil, indeks hak-hak politik, indeks lembaga demokrasi dan indeks gini tidak berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi.
PERAN ULAMA SEPUH MAGELANG DALAM MEWUJUDKAN INTEGRASI NASIONAL Delfiyan Widiyanto; Yasnanto Yasnanto
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i2.4364

Abstract

Gagasan negara Islam dan pendirian negara berdasarkan Islam seringkali menjadi isu disintegrasi bangsa. Kelompok-kelompok ini tidak mengakui keberadaan Pancasila dan negara, sehingga dapat mengancam kebhinekaan Indonesia. Harmonisasi agama dan negara terganggu, bisa memecah belah pertahanan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ulama sepuh Magelang dalam mewujudkan toleransi, kerukunan, toleransi, dan integrasi bangsa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Ulama Tua di Magelang khususnya di Pondok Pesantren Darussalam memiliki peran dalam hal sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, penguatan ideologi negara, dan pengaruh Ulama dalam memahami pluralisme dan multikulturalisme.  
PENTINGNYA SIKAP TOLERANSI DAN EMPATI DALAM MEWUJUDKAN WARGA NEGARA YANG BAIK (GOOD CITIZENSHIP) DI MASA PANDEMI Firda Aulia Izzati
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i2.4368

Abstract

Indonesia termasuk negara yang memiliki keberagaman budaya, suku bangsa, agama, bahasa, dan ras. Keberagaman tersebut menjadi corak khas bagi, kekayaan dan identitas bangsa,. Realitas sejarah tak luput dari keadaan bangsa Indonesia sekarang, dimana perjuangan, rasa saling memiliki, sama rasa, dan tujuan untuk bersatu demi tercapainya tujuan bersama. Melahirkan masyarakat yang memiliki rasa persatuan dan kesatuan menjunjung tinggi kerukunan meskipun banyak perbedaan, menyatukan harapan demi tujuan bersama. hal-hal tersebut. Sikap menghargai sesama disertai rasa saling menghormati dan tidak menghakimi menjadi kunci atas cerminan toleransi. Sikap dan perilaku yang baik sebagaimana warga negara bisa saling menghargai, menerima perbedaan, dan keadaan sehingga dapat hidup berdampingan secara damai, rukun, dan bekerjasama dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi baik di masa pandem. Sikap Toleransi dan empati membawa dampak positif bagi negeri tercinta ini, sebagai upaya mewujudkan warga negara yang baik. Saling menguatkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan di masa pandemi sehingga dapat melewati keadaan ini dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Page 1 of 1 | Total Record : 6