cover
Contact Name
Khurin'In Ratnasari
Contact Email
altsaman10@gmail.com
Phone
+6282331288750
Journal Mail Official
altsaman@uas.ac.id
Editorial Address
Jalan Semeru No.09 Kencong Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
ISSN : 27215423     EISSN : 27159000     DOI : -
Core Subject : Economy,
urnal berkonsentrasi pada studi ilmu Ekonomi Islam dan berikhtiar untuk menyuguhkan berbagai produk riset ilmiah yang bersifat aktual maupun faktual dalam menganalisa isu-isu strategis nasional terutama dalam bidang Bisnis dan Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Islam, Akutansi maupun Ekonometrika. Jurnal ini diterbitkan oleh Prodi Ekonomi Syariah (ES), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)
Articles 91 Documents
Analisis “Wamel” dalam Tradisi Sewa Menyewa Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Terhadap Praktek Sewa Sengon di Kecamatan Randuagung Lumajang) Rusmini Rusmini
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK This research will discuss about Wamel practice in traditional lease perspective Fiqih Muamalah with the aim to describe how Wamel practice in Randuagung sub-district is in accordance with Fiqih Muamalah or not. This study uses a qualitative approach because this research will understand the social phenomena about Wamel (Rent Melleh) in Sub District Randuagung District Lumajang. How to collect data through two stages of interview and observation. The data in this research consists of two parts, namely, primary and secondary data. From result of research indicate that: In this Wamel Perspective fiqh muamalah still can’t be in accordance with Shariah, that is from the aspect of justice and the benefit of all mankind. Wamel in this Lease traditions sengon in it contain benefits or benefits achieved but with harmful also caused. Penelitian ini akan membahas tentang praktek Wamel dalam tradisi sewa menyewa persepektif Fiqih Muamalah dengan tujuan dapat mendeskripsikan bagaimana praktek Wamel di kecamatan Randuagung sudah sesuai dengan Fiqih Muamalah atau belum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena penelititan ini akan memahami fenomena sosial tentang Wamel (Sewa Melleh) di Kecamatan Randuagung Kab. Lumajang. Cara pengumpulan data melalui dua tahap yaitu wawancara, dan observasi.Data-data dalam penelitian ini terdiri dari dua bagian yakni, data primer dan sekunder. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa : Dalam Perspektif Fiqih Wamel ini masih belum bisa sejalan dengan Fiqih Muamalah, yaitu dari aspek kemaslahatan seluruh umat manusia. Wamel dalam Tradisi sewa menyewa sengon ini di dalamnya mengandung manfaat atau kemaslahatan yang dicapai tetapi dengan mudharat yang ditimbulkan juga.
Pengaruh Pendapatan dan Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Kesejahteraan Keluarga Petani Cabai Dusun Karangsono Desa Grenden Kecamatan Puger Kabupaten Jember Muhammad Syarofi
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan keluarga sangatlah penting bagi setiap orang dalam melangsungkan hidupnya, dimana sebuah keluarga dapat dikatakan sejahtera ketika terpenuhinya seluruh kebutuhannya Berdasarkan hasil penelitian kepada seluruh petani cabai, kesejahteraan keluarga petani cabai dapat dikatakan sangat tinggi, terbukti dengan semakin meningkatnya keluarga petani yang sejahtera, dengan dipengaruhi oleh pendapatan dari setiap keluarga petani dan konsumsi keluarga petani dalam mencukupi kebutuhannya, dan semakin banyaknya keluarga petani untuk terus menanam cabai pada tahun berikutnya, karena mereka beranggapan dengan menanam cabai kesejahteraan petani dapat terpenuhi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani cabai yang memiliki lahan persawahan untuk ditanami cabai yang berjumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian menggunakan Nonprobability sampling dengan teknik sampling yang paling cocok adalah sampling jenuh yaitu 30 kepala keluarga petani cabai. pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji dengan uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda menggunakan uji korelasi Product Moment dengan dibantu software SPSS 22. Berdasarkan hasil uji korelasi Product Moment, pendapatan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kesejahteraan keluarga petani dengan nilai koefisien r hitung sebesar 0,900 > r tabel 0,374, dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan dan positif terhadap kesejahteraan keluarga petani dengan nilai koefisien r hitung sebesar 0,974 > r tabel 0,374, dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, kemudian pendapatan dan konsumsi rumah tangga secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan positif terhadap kesejahteraan keluarga sesuai dengan hasil uji F (simultan) sebesar 25,1878 ≥ 2,96 dengan Sig. sebesar 0,000 ≤ 0,05, dan hasil uji R2 sebesar 94,9%, sedangkan sisanya 5,1% dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan dan positif antara pendapatan dan konsumsi rumah tangga terhadap kesejahteran keluarga, dan secara bersama-sama bahwasannya pendapatan dan konsumsi rumah berpengaruh signifikan dan positif tangga terhadap kesejahteran.
Propaganda GNNT dalam Mewujudkan Economic Behavior Berbasis Less Cash Money Uliyatul Mu’awwanah
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berupaya untuk membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan awareness serta menambah khazanah keilmuan ekonomi Islam dalam masyarakat kekinian. Era digital menuntut manusia untuk selalu beradapatasi dalam setiap aspek kehidupannya termasuk dalam berekonomi. Keinginan individu untuk senantiasa memenuhi kebutuhan hidup merupakan suatu naluri alamiah manusiawi, revolusi era digital ini mau tidak mau menjadikan masyarakat untuk meninggalkan perilaku ekonomi (economic behavior) yang dinilai sudah tidak relevan. Era kemajuan teknologi dan globalisasi merupakan tantangan bagi bank Indonesia agar selalu meningkatkan kemananan, efisiensi, penguatan, interkoneksi sistem pembayaran yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Sebagai regulator dalam bidang perekonomian Bank Indonesia bertanggung jawab dalam mengatur alur perekonomian suatu Negara serta dalam kaitannya dengan pasar global tentu peran BI sebagai penentu kebijakan sangatlah primer. Fenomena penggunaan uang tunai dalam masyarakat yang masih tinggi secara tidak langsung mengandung beragam konsekuensi meski dalam situasi tertentu, seperti halnya inflasi, penurunan nilai mata uang, kerusakan dalam penggunaanya, biaya ekonomi yang lebih besar serta resiko lain yang mengakibatkan BI sebagai fasilitator menciptakan suatu program peningkatan efisiensi ekonomi nasional melalui GNNT (Gerakan Nasional non-Tunai). Tujuan dari kebijakan tersebut adalah untuk memaksimalkan penggunaan transaksi pembayaran dengan memperhatikan aspek keamanan, keandalan, inklusif, efisiensi serta mengutamakan kepentingan nasional atau domestik, dikarenakan transaksi non tunai memungkinkan pengehematan pada biaya ekonomi juga perputaran uang menjadi lebih cepat. Hal ini diharapkan menjadi sebuah solusi untuk aktivitas ekonomi yang lebih baik dalam rangka mewujudkan cita cita BI bersama industri sistem pembayaran nasional berbasis less cash money .
Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dalam Tinjauan Umum Hukum Islam Nashihul Ibad Elhas
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) adalah salah suatu bentuk positivisasi hukum Islam dengan beberapa pengadaptasian terhadap konteks kekinian dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kehadiran KHES adalah kebutuhan yang sangat mendesak bagi ketersediaan sumber hukum terapan Peradilan Agama di bidang ekonomi syariah pasca lahirnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi hakim untuk tidak menangani sengketa ekonomi syariah dengan dalih tidak ada peraturannya. Secara keseluruhan, KHES sudah dapat digunakan sebagai pedoman baku di lingkungan peradilan agama, tetapi masih banyak yang perlu dibenahi dan disempunakan, baik berkaitan dengan istilah-istilah maupun klausul-klausul dalam KHES itu sendiri yang tak sedikit masih multi interpretable, sehingga dikhawatirkan akan muncul ketidakpastian hukum akibat adanya klausul-klausul yang tidak jelas tersebut, oleh karena itu kritik dan penyempurnaan tersebut juga harus dilakukan untuk mengkaji ulang istilah-istilah yang terdapat pada sistem ekonomi berbasis Islam
Pengaruh Persepsi Religiusitas dan Kualitas Layanan Terhadap Kepercayaan dan Komitmen Nasabah BMT UGT Sidogiri Kantor Kas Tempurejo Mu’awanah Mu’awanah
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah persepsi religiusitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah BMT Sidogiri Kantor Kas Tempurejo? Kemudian apakah persepsi kualitas layanan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan?. Apakah persepsi religiusitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen?. Apakah persepsi kualitas layanan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen? apakah kepercayaan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen?. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris variabel-variabel dalam penelitian yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah, yaitu persepsi Religiusitas (XI) , Kualitas Layanan (X2), Kepercayaan (Y1), dan Komitmen (Y2). Pengmbilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidential sampling responden dipilih berdasarkan nasabah bank yang datang pada jam-jam pengambilan sampel. Jam pengambilan sampel ditentukan antara jam 09.00 sampai dengan 11.00 WIB. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas dan kualitas layanan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan.dibuktikan dengan uji validitas dan reliabilitas yang menunjukkan tingkat signifikan yang valid dan reliable. Kemudian Religiusitas, kualitas layanan, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen.
Lembaga Keuangan Mikro Masyarakat (LKMM) Dalam Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat Desa Dhevin M.Q Agus Puspita W
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community microfinance institutions are tools or platforms for empowering the people's potential based on the people's economic capacity through a togetherness approach as an integral part in strengthening the national economy. In the context of rural community development, community classifications can be grouped into three types, namely self-help villages, self-help and self-sufficiency villages. The existence of a community microfinance institution (LKMM) for community economic empowerment is a very important and need to be developed. In implementing this institution there are several things that need to be considered, namely: First, the principles and objectives of empowerment include: 1) the growth of independence, togetherness, and entrepreneurship. 2) the realization of public policies that are transparent, accountable and fair. 3) business development based on regional potential and market oriented in accordance with business competencies, micro, small and medium enterprises. 4) increasing the competitiveness of micro, small and medium businesses. 5) integrated planning, implementation and control. Second, the process and effort of empowerment includes creating an atmosphere or climate that enables the potential of the community to develop optimally, strengthen, protect, support and maintain. While the existence of LKMM in the community's economy, among others, is able to create a conducive business climate, there is capital assistance that does not burden small and medium business actors in its use, there is business protection, there is partnership development, there is training for small and medium business actors as well as the association and cooperation between the government and the business community in the village community.
Aktualisasi Peran Pesantren dalam Mendirikan Baitul Mal Darussalam Syariah sebagai Solusi Problematika Ekonomi Umat Agus Toni
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, which has the largest Muslim population, should be able to improve the quality of harmonization of a better fellow. Apathy and closed attitudes must be released in order to achieve a mission of the function of Islam as a religion that can cover human life in terms of economic, social and belief. The Islamic values ​​that carry the mission of rahmatan lil alamin become the main foundation in increasing hirrah maximizing the potential to contribute to the success of the government's mission, namely to build a prosperous and civilized society. Islamic boarding schools as a basis and center for the study of religious scholarship should not focus on the applicative form of the theory of worship and faith alone. Tetpi must also be able to answer problems from all lines that are always changing. Such conditions are also the substance of the applicable elements of knowledge learned in everyday life with the concept as codified in the yellow book which is the product of the minds of Muslim scholars or scholars. Islamic boarding schools should be a place for people to seek knowledge and as learning in forming individuals who are able to understand diversity and instill high empathy values ​​for socio-economic relations. Of all the aspects that are needed in dealing with complex problems, it is necessary to have a complete system as the basis for its application by consensus on the value of good management.
Konsep Kesejahteraan pada Masa Islam Klasik Dan Masa Modern Ifa Afida
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem faced by developing countries is the welfare of their citizens. Welfare has become an important part of a country. Even the establishment or formation of a country is in order to realize the welfare of its people. Various ways, methods, rules, tools, approaches or policies have been chosen and carried out by a country in order to achieve these goals. Islam has a much better welfare concept than western economic concepts. The concept has also been implemented well from the time of the Prophet to the successor caliphs. Welfare in the view of Islam is not only assessed by material measures, but also by non-material measures such as the fulfillment of spiritual needs, maintenance of moral values ​​and the realization of social harmony. In this article, the author tries to describe the concept of well-being in the classical Islamic era and well-being in the modern period, whether in practice it has suffered a setback or progress, or both are running the same and balanced based on their particular characteristics.
Perkembangan dan Problematika Pasar Modal Syariah di Indonesia Mohamad Toha; Agnes Agnes Cahyatria Manaku
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investment is one of the efforts made in overcoming the problems of the Indonesian economy. Through the Islamic capital market sector with a variety of instruments in it able to provide new breakthroughs in the development of Indonesian Islamic finance and economic growth in Indonesia. At present the development of the Islamic capital market is very significant and continues to increase every year. In statistical data managed by the OJK, sharia shares have increased from the list of sharia securities recorded in 2013 by 328, rising to 445 in 2019. Likewise, sharia bonds and sharia mutual funds also continue to grow. Various challenges and obstacles faced in the development of Islamic capital markets ranging from regulation, literacy or public knowledge, to the lack of support from stakeholders in the Islamic capital market at this time are still coping with various efforts from both the IDX and the FSA that make the roadmap as strategies in developing the sharia capital market include regulating sharia capital market products, enhancing HR and information technology, working with the government and DSN-MUI to prove that transactions in the sharia capital market are in accordance with sharia principles. The roadmap is valid for 5 years ending in 2019. In 2020 OJK continues to undertake new efforts with the latest focus also in developing Islamic capital markets such as cooperating with MSMEs in enhancing the role of the capital market in financing the government sector.
Transparansi Pengelolaan Dalam Kecendrungan Pilihan Berzakat Ke Lembaga Pengelola Zakat Abdul Hafiz Sahron
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat is one of the obligations of Muslims that must be fulfilled, in addition to other obligations. Zakat management organizations that are recognized by the government are the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) and the Amil Zakat Institution (LAZ). The Zakat Management Agency must report the results of the management of zakat so that there are no more doubts or worries in the management of zakat funds conducted by BAZNAS and LAZ so as to create transparency in the management of the zakat funds. There are several factors that can influence the choice of tithe in the Zakat Management Institution, namely because of satisfaction factors, namely the quality of service and also transparency in management which includes collection, distribution and utilization of zakat with indicators of management quality and financial reports.

Page 2 of 10 | Total Record : 91