cover
Contact Name
M. Marizal
Contact Email
psikobuletin@uin-suska.ac.id
Phone
+6285271563331
Journal Mail Official
psikobuletin@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Tuahmadani Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293.
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
ISSN : -     EISSN : 27208958     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/pib.v1i1.8174
Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi merupakan buletin ilmiah online yang mempublikasikan naskah empirik dan non empirik. Naskah emprik meliputi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis riset dalam bidang psikologi. Sedangkan naskah non empirik meliputi review teoritis dan pemikiran ilmiah dalam bidang psikologi. Naskah yang diterbitkan pada psikobuletin meliputi hasil karya di bidang Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Sosial, Psikologi Klinis, Psikologi Islam dan Psikometri
Articles 152 Documents
Hubungan Parental Burnout dan pola komunikasi pengasuhan pada pasangan muda di Indonesia Rainata, Windy; Oktariani, Oktariani; Nugraha, M. Fadli
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 7, No 1 (2026): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v7i1.32002

Abstract

Kelelahan pengasuhan merupakan kondisi psikologis yang dapat memengaruhi kualitas interaksi dalam hubungan pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kelelahan pengasuhan dan pola komunikasi pada pasangan muda dengan menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan convenience sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Kelelahan pengasuhan dan pola komunikasi pasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan pengasuhan berhubungan positif dengan pola komunikasi demand/withdraw (yang menuntut dan menarik diri) (r = ,313) dan pola komunikasi critize/defend (yang mengkritisi dan membela diri) (r = ,302). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kelelahan pengasuhan, semakin tinggi kecenderungan menggunakan pola komunikasi demand dan critize dalam hubungan pasangan. Dengan demikian, hipotesis null ditolak dan hipotesis alternative diterima. Implikasi dan keterbatasan penelitian dijelaskan selanjutnya.
Analisis Pengaruh Kecanduan Game Online terhadap Eskalasi Perilaku Agresif Siswa Habibah, Suci Suci; Silvia, Audya Putri; Tarmizi, Alfiah; Hasgimianti, Hasgimianti; Ahmad, Raja Rahima Munawarah Raja
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 7, No 1 (2026): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v7i1.32562

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah meningkatkan popularitas game online di kalangan siswa. Aktivitas bermain game online yang dilakukan secara berlebihan sering dikaitkan dengan berbagai perubahan perilaku, termasuk perilaku agresif seperti mudah marah, berkelahi, dan merusak benda di sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku kecanduan game online, gambaran perilaku agresif dan hubungan kecanduan game online dengan perilaku agresif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis korelasional. Populasi penelitian adalah 289 siswa kelas X di SMA Negeri 6 Pekanbaru. Sampel berjumlah 52 siswa yang ditetapkan dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kecanduan game online dan perilaku agresif dengan model skala Likert yang telah dilakukan uji coba validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan presentase. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa gambaran perilaku kecanduan game online siswa tergolong cukup tinggi 69%, gambaran perilaku agresif cukup tinggi 65%, dan hubungan kecanduan game online dengan perilaku agresif R-square sebesar 0,370 atau sama dengan 37,0% . Temuan penelitian ini berimplikasi pada layanan bimbingan dan konseling, khususnya melalui konseling individual dan kelompok untuk membantuk siswa mengendalikan perilaku agresif dan penggunaan game online.