cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
Perancangan Pusat kreativitas Anak Berbasis perilaku di Kota Yogyakarta nurjanah, siti
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya fasilitas yang secara khusus mendukung eksplorasi dan perkembangan  kreativitas anak di Yogyakarta menjadi perhatian penting. Meskipun terdapat beberapa  organisasi yang menyediakan aktivitas bagi anak, ruang yang ada sering kali tidak  memadai dari segi keamanan maupun desain yang mendukung perkembangan kreatif.  Banyak anak terpaksa mencari tempat alternatif yang tidak hanya kurang aman, tetapi  juga kurang optimal untuk mendorong kreativitas dan pengambilan keputusan. Hal ini  menunjukkan perlunya menciptakan pusat kreatif anak yang dirancang untuk  memenuhi kebutuhan perkembangan mereka serta mendukung pertumbuhan sosial,  kognitif, dan emosional anak-anak. Proyek ini bertujuan untuk merancang fasilitas  yang dapat mendukung eksplorasi dan kreativitas anak melalui lingkungan yang  terstruktur dan ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan perilaku untuk  memahami kebutuhan psikologis, emosional, dan sosial anak-anak. Pendekatan ini  diterapkan dalam desain yang responsif terhadap pola perilaku anak, dengan  memberikan ruang yang mendukung pengambilan keputusan dan pengalaman yang  merangsang kreativitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi  lapangan dan wawancara bersama pengurus pusat kreatif anak di Yogyakarta. Pusat  kreatif ini direncanakan untuk berlokasi di Yogyakarta dengan konsep desain yang  berfokus pada penciptaan lingkungan yang mendukung perilaku eksploratif anak,  dengan memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan. Desain ini memungkinkan  anak-anak untuk mengeksplorasi ruang dan mengembangkan kreativitas dalam  lingkungan yang aman dan mendukung. Pusat kreatif anak ini dirancang untuk menjadi  solusi berkelanjutan dalam mendukung kreativitas dan pembelajaran anak, serta  mengatasi kurangnya fasilitas yang aman dan terstruktur di Yogyakarta. Selain itu,  pusat ini akan berkontribusi pada perkembangan holistik anak-anak di wilayah  tersebut, mendorong mereka untuk bereksplorasi, berkreasi, dan mengembangkan  kemampuan mereka dalam lingkungan yang mendukung.
Sport Center Tipe B Kota Pekalongan dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer Rahman, Muhammad Aditya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Pekalongan merupakan kota yang sedang berkembang di Jawa tengah yang  mengalami peningkatan jumlah penduduk secara signifikan yang berpengaruh pada  meningkatnya partisipasi di bidang olahraga dan berhasil mendapatkan banyak  prestasi. Tah hanya itu, tingkat aktivitas gerak atau olahraga masyarakat Kota  Pekalongan relatif meningkat. Namun, sayangnya potensi, minat, dan bakat  masyarakat Kota Pekalongan di bidang olahraga ini tak sejalan dengan fasilitas  olahraga yang ada. Dari 4 kecamatan yang ada di Kota Pekalongan, kelengkapan  fasilitas olahraga belum dapat dikatakan baik dari segi kuantitas maupun kualitas.  Kebutuhan akan fasilitas olahraga ini perlu di akomodasi dengan pembangunan  sport center untuk menjawab permasalahan kebutuhan kuantitas serta kualitas  wadah berolahraga masyarakat Kota Pekalongan. Kompleksitas bangunan sport  center perlu diperhatikan agar mampu beroperasi dengan baik secara fungsionalitas  sesrta mampu meningkatkan minat serta potensi olahraga masyarakat. Maka dari  itu, perancangan Sport Center Tipe B Kota Pekalongan dirancang dan direncanakan  menggunakan pendekatan arsitektur kontemporer, dimana dengan pendekatan ini  mampu memberikan rancangan yang lebih fungsional serta menarik dari segi  asritektural karena prinsip wajah bangunan yag lebih ekspresif.
Pengembangan Stasiun Poncol Semarang sebagai Stasiun Terpadu melalui pendekatan Wayfinding Ramadan, Rakha
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah penduduk  yang meningkat tiap tahunnya. Peningkatan jumlah penduduk juga sejalan degan adanya  peningkatan mobilitas yang dilakukan oleh masyarakatnya. Hal tersebut harus didukung  dengan pemberian fasilitas publik yang sesuai agar tidak menimbulkan permasalahan lalu  lintas di kemudian harinya. Fasilitas tranportasi publik yang mengalami tren peningkatan  adalah Stasiun Poncol. Stasiun Poncol merupakan stasiun yang menghubungkan system  tranportasi Kereta Api dari satu kota ke kota lainnya. Dengan fasilitas yang ada sekarang ini,  dinilai masih kurang efektif untuk mengakomodasi masyarakat yang melakukan mobilisasi dari  atau ke Kota Semarang. Masalah yang terdapat pada Stasiun Poncol terlihat pada minimnya  penunjuk arah yang efektif dan efisien (wayfinding). Hal tersebut dapat menimbulkan  kebingungan bagi masyarakat luar atau Kota Semarang yang sedang transit atau berhenti di  Stasiun Poncol. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Wayfinding yang  inklusif pada Stasiun Poncol Semarang agar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan  pengguna. Lingkup batasan pada penelitian ini adalah penerapan teori wayfinding pada Stasiun  Poncol Kota Semarang. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan masyarakat yang akan  bermobilisasi dari atau luar kota dengan menggunakan fasilitas Stasius Poncol, tidak lagi  kebingungan untuk memahami aksesibilitas pada Stasiun Poncol sendiri dapat memiliki  aksesibilitas yang efektif dan efisien.
Perancangan Apartemen Dan Shopping Mall Dengan Pendekatan Green Building Di Arjawinangun, Kabupaten Cirebon Shaynabila Fitri, Rara
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arjawinangun, sebuah daerah di Kabupaten Cirebon, mengalami peningkatan infrastruktur yang signifikan, terutama karena posisinya di jalur Pantura yang menghubungkan Jakarta dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Infrastruktur jalan provinsi yang melewati Arjawinangun telah mendorong kemajuan daerah ini dengan meningkatkan mobilitas dan menerima pengaruh dari kota besar seperti Jakarta. Ekonomi Arjawinangun didominasi oleh perdagangan (60%) dan pertanian (40%), dengan pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara sebagai aset utama yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah. Pasar Sandang Tegalgubug, namun sayangnya hanya beroperasional dua kali seminggu, padahal pasar tekstil ini memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian lokal karena terjadi perputaran uang yang signifikan didalamnya. Selain itu, Arjawinangun juga memiliki industri rotan dan pengolahan kayu yang berorientasi ekspor. Perkembangan lainnya adalah kehadiran multikampus ITB Cirebon sebagai perguruan tinggi pertama di daerah ini juga menambah perkembangan infrastruktur pendidikan, meskipun fasilitas pendukung masih terbatas. Namun, pembangunan infrastruktur ini membawa dampak positif dan negatif, termasuk kontribusi sektor konstruksi terhadap emisi karbon yang memicu pemanasan global sehingga diperlukan solusi perancangan yang berkelanjutan. Untuk mengakomodasi kebutuhan akan hunian dan keterbatasan operasional Pasar Sandang Tegalgubug, perancangan apartemen dan shopping mall dengan pendekatan green building diusulkan sebagai solusi praktis dan efisien.  Kata Kunci: apartemen, shopping mall, green building
Konsep Arsitektur Sebagai Media Penyimpanan Memori Pada Desain Bangunan Apartemen Pekerja di Nusantara Dewi, Audy Charisma
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat tinggal berperan penting dalam membentuk identitas manusia. Lebih dari sekadar struktur fisik, rumah menjadi ruang akumulasi pengalaman, memori, dan emosi. Memori yang terhubung dengan tempat tinggal baik itu rumah masa kecil atau lingkungan baru menciptakan rasa keterikatan yang mendalam. Perpindahan dan kehilangan tidak menghapus memori ini melainkan memperkaya identitas individu. Sedangkan lingkungan yang baru menawarkan kesempatan untuk menciptakan memori baru. Dalam konteks ini arsitektur berperan sebagai penyimpan memori dengan memberikan batasan teritori yang menciptakan rasa nyaman melalui proses manusia bertempat tinggal dimana makna dan rasa tempat dihasilkan. Melalui eksplorasi hubungan antara konteks bangunan dan memori pengguna, perancangan apartemen untuk pekerja dirancang untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya menyediakan kenyamanan tetapi juga mengingatkan mereka pada memori dan identitas yang membawa mereka ke tempat baru. Perancangan kali ini akan mengangkat isu memori bagi para pekerja ekspatriat di kawasan Ibu Kota Nusantara. Hal ini akan memberikan pengalaman baru bagi pengguna sekaligus dapat mendukung proses integrasi memori dan pengalaman hidup mereka sehingga membantu para pekerja untuk merasa lebih baik selama transisi kehidupannya dari tempat yang lama ke tempat yang baru.   
Mountain Resort Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis Di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta Reinaldi, Reinaldi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Gunungkidul, Yogyakarta, merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang besar, seperti pantai, gua, dan pegunungan. Namun, kawasan ini masih kekurangan fasilitas penginapan yang memadai bagi wisatawan. Sebagian besar wisatawan hanya melakukan kunjungan singkat karena terbatasnya pilihan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas penginapan yang dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang ada di kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Mountain Resort dengan pendekatan desain arsitektur tropis yang sesuai dengan kondisi iklim dan topografi Gunungkidul. Mengingat karakteristik tanah yang tidak mendukung pembangunan bangunan bertingkat tinggi, resort ini dirancang dengan konsep bangunan rendah (low-rise) yang mengutamakan keberlanjutan dan efisiensi energi. Desain resort ini juga menggunakan material lokal untuk mendukung kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan kenyamanan bagi pengunjung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan resort dengan pendekatan desain tropis dapat menjadi solusi untuk menyediakan akomodasi yang nyaman dan ramah lingkungan di kawasan Gunungkidul. Resort ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan fasilitas wisata lainnya yang mengedepankan keberlanjutan, serta meningkatkan daya tarik wisatawan untuk menginap lebih lama di kawasan gunungkidul.
Perancangan Peternakan Sapi Berbasis Sistem Integrated Farming di Kabupaten Semarang Semesta Madani, Aura Putri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan menjadi isu krusial di Indonesia, terutama di tengah pertumbuhan populasi, perubahan iklim, dan keterbatasan sumber daya alam. Kabupaten Semarang sebagai salah satu wilayah agraris menghadapi tantangan dalam menyediakan sumber pangan yang berkelanjutan, khususnya protein hewani yang esensial bagi kebutuhan gizi masyarakat. Sistem integrated farming menawarkan solusi inovatif melalui integrasi antara peternakan dan pertanian yang saling mendukung dalam siklus produksi berkelanjutan. Limbah peternakan, seperti kotoran sapi, dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga menciptakan efisiensi penggunaan sumber daya dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti emisi gas rumah kaca. Perancangan peternakan berbasis integrated farming di Kabupaten Semarang dirancang untuk menjawab kebutuhan ketahanan pangan sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ini menggabungkan pengelolaan lahan yang efisien, pengolahan limbah terintegrasi, dan inovasi teknologi untuk meningkatkan hasil produksi dengan dampak lingkungan yang minimal. Selain itu, sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui optimalisasi potensi lokal dan peningkatan hasil produksi agrikultur. Perancangan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi peternakan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung kualitas hidup masyarakat. 
Pusat Olahraga Akuatik Dengan Pendekatan Arsitektur Biomimikri Di Kota Serang Pratama, Davi Aulia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga akuatik, terutama renang, mengalami perkembangan yang pesat. Namun, Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten masih menghadapi kekurangan fasilitas olahraga akuatik yang memadai, yang sesuai dengan standar yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan olahraga ini baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, perancangan Pusat Olahraga Akuatik berbasis desain arsitektur biomimikri di Kota Serang bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang dapat mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga akuatik. Pendekatan biomimikri dipilih karena prinsip-prinsip yang berakar pada alam dapat menciptakan desain bangunan yang harmonis dengan lingkungan. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan fasilitas yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga selaras dengan alam sekitar, mendukung berbagai kegiatan olahraga akuatik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Diharapkan, perancangan ini dapat memenuhi kebutuhan fasilitas olahraga akuatik yang layak di Serang dan menjadi acuan untuk pengembangan fasilitas serupa di daerah lainnya. Kata kunci: Pusat Olahraga Akuatik, Biomimikri, Kota Serang.
Yogyakarta Art Space Center Dengan Pendekatan Arsitektur Simbiosis Pratama, Nathan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang dikenal sebagai kota seni dan budaya. Yogyakarta ditetapkan sebagai Kota Kebudayaan ASEAN (ASEAN City of Culture) ke-5, periode 2018 hingga 2020 oleh menteri ASEAN bidang kebudayaan dan kesenian. Selain itu, Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai banyak event dan fasilitas yang mendukung aktivitas kesenian di Yogyakarta. Menurut. Dr. Soewarno Wisetrotomo, seorang kritikus seni dan dosen Institut Seni Indonesia Yogyakarta, mengatakan bahwa Yogyakarta merupakan lahan yang subur bagi perkembangan seni. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya seniman besar berasal dari kota ini, seperti Basuki Abdullah, Affandi Koesoema, dan Eko Nugroho. Berbagai hal tersebut membuktikan bahwa Yogyakarta Art Space Center mempunyai iklim seni yang bagus. Perancangan Yogyakarta Art Space Center bertujuan untuk memperkuat identitas dan mendukung iklim Kota Yogyakarta sebagai kota seni dan budaya. Selain itu, Yogyakarta Art Space Center menyediakan ruang publik berupa ruang kreatif bagi seniman dan masyarakat. Perancangan Yogyakarta art space center menggunakan pendekatan arsitektur simbiosis dalam penetuan zona di dalam perancangan. Dengan pendekatan tersebut, dapat menggabungkan tiga fungsi utama bangunan pada zona suci (sacred zone), yaitu exhibition space, art space center, dan creative space yang dapat meningkatkan kualitas seniman dan komunitas kreatif, serta mempertahankan budaya dan lokalitas Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui arsitektur simbiosis, zona suci (sacred zone) akan dipadukan dengan adanya zona antara (intermediate zone). Ruang-ruang yang berada di zona antara (intermediate zone) ini diharapkan dapat menjadi penengah dari aspek yang saling bertentangan baik dari fungsi, maupun kegiatan pengguna di zona suci (sacred zone). Oleh karena itu, diperlukan perancangan Yogyakarta art space center sebagai ruang publik untuk mendukung iklim kesenian dan industri kreatif di Yogyakarta
Masjid Raya Baiturrahman Semarang Jawa Tengah Rabbani, Vania Yumna
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Raya Baiturrahman Semarang dibangun pada tahun 1986 dan  selesai pada tahun 1974. Masjid ini merupakan simbol penting yang  menggabungkan urban dan spiritualitas dengan dinamika perkotaan.  Masjid ini dapat menampung hingga 10.000 jemaah dan menghadapi  tantangan peningkatan jumlah pengunjung, terutama pada hari-hari  besar, kebutuhan akan aksesibilitas yang baik pun semakin mendesak  karena keterbatasan lahan parkir sehingga dapat mengurangi  kenyamanan ibadah. Oleh karena itu, penambahan pembangunan  parkir bawah tanah di kawasan simpang lima dapat menjadi solusi dan  membuat jalur konektivitas yang langsung menuju masjid untuk  memudahkan aksesibilitas pengunjung. Aktivitas SD Hj. Isriati  Baiturrahman 1 seringkali menciptakan gangguan untuk pengalaman  spiritual jemaah. Oleh karena itu penting untuk merancang  konektivitas yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik tetapi juga  mendukung kegiatan ibadah di tengah hiruk-piruk kota.