cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
Pusat Terapeutik Bipolar dengan Pendekatan Person-Centered Design Jasmine, Zanabil Thypiana
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental, khususnya gangguan bipolar, menjadi isu yang semakin diperhatikan di Indonesia seiring meningkatnya kesadaran masyarakat. Gangguan bipolar sering kali disalahpahami dan mendapat stigma sosial yang kuat, sehingga menyulitkan penyintas mendapatkan dukungan yang diperlukan. Studi ini mengusulkan perancangan Pusat Terapeutik Bipolar dengan pendekatan Person-Centered Design, yang bertujuan menciptakan lingkungan terapeutik yang mendukung pemulihan emosional, fisik, dan sosial penyintas bipolar. Perancangan ini mengintegrasikan elemen-elemen arsitektur terapeutik, seperti ruang katarsis dan ruang interaksi, yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan khusus berbagai episode gangguan bipolar (mania, hipomania, dan depresi). Lokasi di Jakarta Selatan dipilih berdasarkan analisis kebutuhan dan aksesibilitas yang optimal. Metode penelitian melibatkan kajian literatur, analisis kontekstual, dan pendekatan desain berbasis perilaku pengguna. Hasilnya diharapkan mampu memberikan solusi desain yang inklusif, mendukung proses terapi, serta mengurangi stigma terhadap penyintas gangguan bipolar.
Rusunawa Pekerja Industri Di Kawasan Industri Terboyo Semarang Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologia Mubarok, Zaky
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan sektor industri di Kota Semarang, khususnya di Kawasan  Industri Terboyo, meningkat pesat seiring dengan bertambahnya jumlah tenaga  kerja. Namun, peningkatan ini menghadirkan risiko lingkungan, terutama  munculnya permukiman kumuh akibat tingginya kepadatan penduduk. Masalah ini  semakin diperburuk oleh banjir rob yang kerap melanda kawasan tersebut. Untuk  mengatasi tantangan ini, diperlukan perancangan rumah susun sederhana sewa  (rusunawa) yang efektif dan berkelanjutan sebagai solusi untuk mengurangi  perkembangan permukiman kumuh. Pembahasan ini bertujuan merumuskan  landasan konseptual perancangan rusunawa di Kawasan Industri Terboyo. Metode  yang digunakan mencakup pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi  lapangan, serta dokumentasi berupa gambar dan foto dari lokasi. Pendekatan  arsitektur ekologi dipilih karena mampu merespons tantangan lingkungan sekaligus  memanfaatkan potensi alam secara optimal. Konsep ini menekankan pada  penggunaan elemen alam dalam desain hunian, seperti pencahayaan alami, ventilasi  yang baik, serta ruang hijau. Elemen-elemen ini tidak hanya meningkatkan  kenyamanan penghuni tetapi juga berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup  pekerja. Desain rusunawa harus mencerminkan biaya sewa yang terjangkau bagi  pekerja industri sekaligus responsif terhadap potensi dan permasalahan lingkungan,  seperti banjir rob. Selain itu, penting untuk menyediakan ruang komunal yang  memadai sebagai tempat interaksi sosial, mengingat mayoritas pekerja di kawasan  ini berstatus lajang. Dengan pendekatan ini, rusunawa tidak hanya menjadi solusi  permasalahan permukiman kumuh tetapi juga mendukung kehidupan yang lebih  baik bagi para pekerja industri.
Tea Edu-Tourism Industry Andini, Aulia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi antara pariwisata berbasis edukasi dalam konteks industri teh dalam  perencanaan dan perancangan arsitektur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat  terharap pentingnya keberlanjutan industri teh yang mengalami penurunan dalam  beberapa dekade terakhir, khususnya di Indonesia. Bagaimana arsitektur dapat menjadi  sebuah solusi dalam menjawab tantangan industri teh melalui pendekatan desain yang  mempertimbangkan lokalitas dan keberlanjutan, tetapi juga mendukung pelestarian  budaya the sekaligus mendorong revitalisasi ekonomi lokal melalui pengalaman wisata  edukasi. Pemanfaatan elemen kontekstual kawasan, seperti lanskap perkebunan teh dan  praktik pengolahan teh, menjadi dasar dalam menciptakan ruang yang relevan.  Pendekatan atmosphere oleh Peter Zumthor, yang menekankan pengalaman  multisensori dan penciptaan suasana untuk membangun konektivitas antara manusia  dan ruang menjadi pertimbangan untuk menghasilkan arsitektur yang tidak hanya  berfungsi sebagai ruang fisik tetapi juga bermakna secara pengalaman.   Kata Kunci: Wisata Edukasi, Teh, Industri, Atmosphere.
Probolinggo Mango Community Hall dengan Pendekatan Regionalism Architecture dan Walkability Yusuf Nugraha, Andy
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangga manalagi merupakan komoditas unggulan Kota Probolinggo yang semakin berkurang akibat alih fungsi lahan, minimnya edukasi, dan kurangnya promosi. Probolinggo Mango Community Hall dirancang sebagai pusat komunitas untuk melestarikan, mempromosikan, dan mengembangkan mangga manalagi dengan pendekatan regionalism architecture yang menyesuaikan desain dengan karakter lokal serta konsep walkability yang menciptakan lingkungan nyaman dan mudah diakses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain berbasis regionalism architecture memperkuat identitas budaya lokal, sedangkan walkability meningkatkan aksesibilitas dan interaksi sosial. Dengan adanya community hall ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian mangga manalagi meningkat serta membuka peluang ekonomi baru bagi petani, UMKM, dan investor.  Kata Kunci: Mangga Manalagi, Community Hall, Regionalism Architecture, Walkability, Kota Probolinggo
Redesain Soerojo Hospital Kota Magelang Dengan Pendekatan Patient-Centered Design Shidqi, Muhammad
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redesain Soerojo Hospital Kota Magelang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan mental dengan standar rumah sakit jiwa tipe A melalui pendekatan Patient-Centered Design. Perancangan ini berupaya merespons tantangan dalam meningkatkan kualitas tata ruang, sirkulasi pelayanan, dan fasilitas pendukung sesuai standar kesehatan modern. Elemen seperti pencahayaan alami, ventilasi optimal, ruang hijau terapeutik, serta tata ruang yang mendukung kenyamanan dan privasi pasien diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses pemulihan. Dengan zoning yang jelas, aksesibilitas yang baik, dan integrasi teknologi, redesain ini diharapkan dapat menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang efisien dan holistikpital, Patient-centered design 
Resort Hotel dengan Fasilitas Beach Club di POJ City Adam, David
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resort Hotel dengan Fasilitas Beach Club di Kawasan POJ City dirancang untuk memenuhi kebutuhan akomodasi dan hiburan di kawasan pesisir Semarang. Proyek ini mengusung tipologi Resort Hotel yang berlokasi di POJ City, Semarang, yang merupakan kawasan dengan potensi pariwisata yang memiliki aksesibilitas yang mudah, keindahan alam, dan budaya pesisir. Pendekatan arsitektur tropis digunakan untuk menciptakan ruang yang tidak hanya estetis tetapi juga responsif terhadap iklim dan lingkungan setempat, serta mendukung konsep hunian terpadu atau one-stop living. Lingkup pembahasan LP3A mencakup tahapan analisis untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, dan kebutuhan kawasan serta pengguna. Proses ini melibatkan kajian terhadap aspek tapak, keberlanjutan, inovasi desain, hingga pengembangan konsep ruang yang seimbang antara fungsi, kenyamanan, dan harmonis dengan lingkungan. Metode yang digunakan mencakup analisis kontekstual berbasis data kuantitatif dan kualitatif, seperti studi kasus proyek sejenis, observasi lapangan, dan wawancara. Fokus utama adalah menyelesaikan isu-isu seperti optimalisasi tata ruang, efisiensi energi, dan menciptakan pengalaman bagi pengunjung. Pendekatan ini membantu merancang program perencanaan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan pengguna, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Hasil akhirnya adalah program perencanaan dan perancangan yang matang, meliputi zonasi ruang, jenis fasilitas, dan konektivitas antar fungsi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Konsep desain tidak hanya menonjolkan aspek kenyamanan dan estetika, tetapi juga menciptakan ruang yang berkesan bagi setiap pengunjungnya.
Marine Education Center Di Taman Nasional Karimunjawa Dengan Pendekatan Arsitektur Biomimikri Nur Maulida, Salwa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki keanekaragaman hayati laut yang luar  biasa, namun tekanan aktivitas manusia terus mengancam keberlanjutan ekosistemnya.  Taman Nasional Karimunjawa, yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional  (KSPN), memiliki potensi besar untuk mendukung konservasi, pendidikan, dan penelitian  terkait biodiversitas laut, meskipun data menunjukkan kunjungan untuk tujuan edukasi dan  penelitian masih rendah. Untuk menjawab tantangan ini, Marine Education Center dirancang  menggunakan pendekatan Arsitektur Biomimikri yang meniru prinsip-prinsip alam,  menghasilkan desain yang ramah lingkungan, efisien, dan terintegrasi dengan ekosistem  lokal. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pengurangan dampak ekologis, tetapi juga  mendukung kegiatan edukasi, penelitian, dan konservasi secara holistik. Hasil perancangan  diharapkan menjadi model fasilitas pendidikan berkelanjutan yang mendukung pelestarian  biodiversitas laut dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi.  Kata Kunci: Keanekaragaman Hayati Laut, Marine Education Center, Arsitektur  Biomimikri.
Perancangan Beach Resort di Kabupaten Gunung Kidul dengan Pendekatan Biofilik Maulana, Hanif
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat stres masyarakat Indonesia pascapandemi meningkat, terutama stres berat. Rekreasi berbasis alam terbukti mampu meredakan stres dan memberikan efek relaksasi. Gunung Kidul memiliki potensi alam karst seperti pantai, goa, dan sungai bawah tanah. Wilayah ini cocok untuk pengembangan wisata yang menghubungkan manusia dengan alam. Perancangan berupa beach resort dipilih karena sesuai dengan garis pantai Gunung Kidul. Resort menyediakan hunian sekaligus fasilitas rekreasi yang kontekstual dengan alam. Pendekatan desain biofilik digunakan untuk menciptakan ruang yang sehat dan alami. Biofilik menghadirkan unsur alam ke dalam desain untuk meningkatkan kesejahteraan. Diperlukan riset kondisi ekosistem karst sebelum penerapan desain. Resort ini diharapkan memberi dampak positif bagi pengguna, masyarakat, dan alam sekitar.
Perancangan Museum Patung Lilin Tokoh Bersejarah di Semarang dengan Pendekatan Arsitektur Futuristik Yajna Azzahra, Diva Andine
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi muda saat ini cenderung lebih terhubung dengan dunia digital dan media sosial, sementara minat terhadap sejarah dan budaya mengalami penurunan akibat penyampaian informasi yang kurang relevan dan menarik. Fenomena ini menyebabkan munculnya masyarakat yang tidak peduli sejarah (ahistory). Kota Semarang menghadapi tantangan serupa, di mana museum sebagai fasilitas edukasi sejarah masih kurang diminati, dengan jumlah pengunjung museum hanya 40.831 per tahun dibandingkan total wisatawan sebesar 6.492.875. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan sebuah fasilitas modern yang menggabungkan edukasi dan rekreasi komersial. Penelitian ini bertujuan merancang Perancangan Museum Patung Lilin Tokoh Bersejarah di Semarang dengan Pendekatan Arsitektur Futuristik. Museum ini akan menghadirkan figur-figur bersejarah dari bidang politik, hiburan, seni, dan ilmu pengetahuan, dilengkapi dengan teknologi modern seperti spot foto 3D dan ruang ilusi untuk pengalaman interaktif. Lokasi strategis di eks-Matahari Simpang Lima, yang terintegrasi dengan Mall Ciputra melalui skybridge, memberikan nilai tambah komersial dan aksesibilitas. Museum ini diharapkan menjadi destinasi yang relevan bagi generasi muda, menghidupkan kembali minat terhadap sejarah, serta mendukung pengembangan seni patung lilin di Indonesia. Pendekatan futuristik memastikan museum ini tetap menarik seiring waktu dengan penambahan figur-figur baru. Integrasi konsep edukasi dan komersial bertujuan mengubah persepsi masyarakat tentang museum, meningkatkan jumlah pengunjung, dan mendukung ekonomi kreatif lokal. Dengan desain yang inovatif, museum ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih menghargai sejarah, budaya, dan seni Indonesia.
Redesain Dan Pengembangan Taman Budaya Raden Saleh Semarang Firdiana, Amelia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang mempunyai beragam kesenian serta kebudayaan yang ialah bagian penting dari identitas masyarakat setempat. Sebagai langkah untuk melestarikan serta mengembangkan kesenian, Pemerintah Kota Semarang menyediakan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) menjadi ruang kreatif untuk seniman serta masyarakat, serta menjadi markas untuk grup wayang orang Ngesti Pandowo. Tetapi pada saat ini fasilitas di kawasan Taman Budaya Raden Saleh sudah dalam keadaan yang kurang memadai, dengan gedung-gedung yang usang serta fasilitas pementasan yang ketinggalan zaman, bahkan beberapa fasilitas yang seharusnya ada malah tak tersedia. Oleh sebab itu, diperlukan perancangan ulang Taman Budaya Raden Saleh dengan tujuan untuk menghidupkan kembali aktivitas seni serta budaya di kota ini. Perancangan ini harus mempertimbangkan keperluan ruang yang mendukung aktivitas seni serta budaya, serta memperhatikan kenyamanan audio serta visual di setiap bangunan, untuk memberi lingkungan yang bisa mendukung perkembangan kesenian secara optimal. Kata Kunci : Kesenian serta Kebudayaan, Taman Budaya Raden Saleh, Fasilitas.