cover
Contact Name
Dina Martha Fitri
Contact Email
uppm.mrh@gmail.com
Phone
+6281317630983
Journal Mail Official
uppm.mrh@gmail.com
Editorial Address
STIKES MITRA RIA HUSADA Jalan Karya Bakti No 3 Cibubur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ILMIAH KESEHATAN & KEBIDANAN
ISSN : 22529675     EISSN : 2722368X     DOI : https://doi.org/10.1234/jkk.v9i2
Core Subject : Humanities, Health,
Ilmu kesehatan masyarakat : administrasi kebijakan kesehatan, administrasi rumah sakit, kesehatan reproduksi, promosi kesehatan, keselamatan kecelakaan kerja, epidemiologi, surveillance dan gizi. Kebidanan : kesehatan Ibu dan Anak, pelayanan Kebidanan Komplementer, kepemimpinan dan kebijakan pelayanan kebidanan, fungsi dan advokasi profesi Bidan, gangguan reproduksi, kesehatan reproduksi remaja, kesehatan lanjut usia, kesehatan BBL bayi dan Balita dan kebidanan komunitas.
Articles 88 Documents
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASI DAN PELATIHAN PADA KEPATUHAN BIDAN DALAM PENGISIAN LENGKAP PARTOGRAF DI BPM KECAMATAN CIPAYUNG JAKARTA TIMUR TAHUN 2019 Pujiati 1; Dina Mutia2
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 0 No 1 (2021): PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASI DAN PELATIHAN PADA KEPATUHAN BIDAN
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASIDAN PELATIHAN PADA KEPATUHAN BIDAN DALAMPENGISIAN LENGKAP PARTOGRAF DI BPMKECAMATAN CIPAYUNG JAKARTA TIMUR TAHUN 2019Pujiati1, Dina Mutia21 .Program Studi Kebidanan, Universitas Gunadarma2. Program Studi Kebidanan, STIKes Mitra RIA HusadaEmail : pujiati79@gmail.comABSTRAKLatar Belakang: Kepatuhan lengkap pengisian partograf dalam proses persalinan dapatberdampak pada proses persalinan yang aman, upaya deteksi dini persalinan adalahpengamatan dengan menggunakan partograf. Data yang diperoleh dari hasil studipendahuluan di BPM kecamatan Cipayung Jakarta Timur didapatkan data 60% bidan tidakmengisi lengkap partograf pada pertolongan persalinan.Tujuan: Tujuan penelitian ini secra umum untuk mengetahui apakah ada perbedaan antarapengetahuan, sikap, motivasi, dan pelatihan terhadap kepatuhan bidan dalam pengisianlengkap partograf di BPM Kecamatan Cipayung Jakarta Timur Tahun 2019.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif analitik, yaitudata yang dikumpulkan dideskripsikan secara sistematis, dianalisa, dan dicari hubunganantara variabel independen dengan variabel dependen. Penelitian ini merupakan hasil studiobservasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional.dengan jumlah sampel 72 responden.Hasil Penelitian: Analisa data pada penelitian menguraikan analisa univariat dan analisabivariat. Hasil penelitian yang diperoleh adalah ada perbedaan antara pengetahuan, sikapdan motivasi kepatuhan bidan dalam pengisian lengkap partograf di BPM KecamatanCipayung Jakarta Timur Tahun 2019, dan tidak ada perbedaan antara pelatihan kepatuhanbidan dalam pengisian lengkap partograf di BPM Kecamatan Cipayung Jakarta Timur Tahun 2019.Kesimpulan: Didapatkan bidan dalam pengisian lengkap partograf 51% tidak patuh mengisilengkap partograf di BPM Kecamatan Cipayung Jakarta Timur 2019. Kata kunci: Kepatuhan bidan, pengetahuan, sikap, motivasi dan pelatihan
PERBEDAAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERSEDIAAN ALAT PELINDUNG BERKENDARA TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR Sri Kubillawati1; Yulita Nengsih2; Sues Marwandi3
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 0 No 1 (2021): PERBEDAAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERSEDIAAN ALAT PELINDUNG BERKENDARA TE
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBEDAAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERSEDIAAN ALATPELINDUNG BERKENDARA TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARASEPEDA MOTORSri Kubillawati1, Yulita Nengsih2, Sues Marwandi31. Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat2. Sarjana Terapan Kebidanan STIKes Mitra RIA HusadaEmail : info@mrh.ac.idABSTRAKKeselamatan berkendara merupakan cara berkendara yang aman dan nyaman baik bagi pegendara itusendiri maupun pengendara lain. Banyaknya kejadian dan korban jiwa akibat kecelakaan salah satunyadiakibatkan oleh faktor perilaku keselamatan berkendara yang masih kurang, terutama pada usia produktif.Faktor-faktor yang mempengaruhi kecelakaan lalu lintas sangatlah beragam, salah satunya adalah faktorperilaku pengemudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara pengetahuan, sikap dan ketersediaan alat pelindung berkendara terhadap perilaku keselamatan berkendara siswa SMA.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling yangdigunakan adalah uji beda dua proporsi atau lemeshow dengan jumlah 90 pengamatan. Sebanyak 45%berperilaku aman,70% berpengetahuan baik tentang keselamatan berkendara, 63,3% bersikap posit if terha dap keselamatan berkendara, 93,3% memiliki alat pelindung berkendara yang lengkap. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan (Pvalue =0,041), dan sikap (Pvalue = 0,018), pada perilaku keselamatanberkendara siswa yang berkendara sepeda motor dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antaraketersediaan alat pelindung berkendara (Pvalue = 0,620) pada perilaku keselamatan berkendara siswa yangberkendara sepeda motor.Saran yang diberikan adalah diadakan pelatihan dan sosialisasi dari pihak terkait mengenai keselama tanberkendara di lingkungan sekolah untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian se rta keterampilan siswa dalam mengendarai sepeda motor. Kata Kunci:Keselamatan Berkendara, Pengetahuan, Sikap, Ketersediaan Alat Pelindung Berkendara
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA BERAT, STRES KERJA TINGGI, DAN STATUS GIZI TIDAK NORMAL DENGAN MUTU KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RS GRAHA KENARI CILEUNGSI TAHUN 2019 Aan Hermawan1,; Dina Arihta Tarigan2
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 0 No 1 (2021): HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA BERAT, STRES KERJA TINGGI, DAN STATUS GIZI TIDAK NORM
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA BERAT, STRES KERJA TINGGI, DANSTATUS GIZI TIDAK NORMAL DENGAN MUTU KINERJA PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RS GRAHA KENARI CILEUNGSI TAHUN 2019Aan Hermawan1, Dina Arihta Tarigan21. Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat2. Program Studi D-III Kebidanan STIKes Mitra RIA HusadaEmail : aanhermawan@ymail.comABSTRAKKelelahan kerja pada perawat merupakan masalah penting dalam sektor industri jasa keperawatan da ndapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja yang bisa menimpa pasien dan perawat itu sendiri. Penelit ia nRaftopoulos (2012) menyebutkan kelelahan memberi konstribusi besar terhadap kejadian kecelakaan kerja.Tingkat kelelahan yang tinggi dapat meningkatkan kecelakaan kerja. International Labour Organi tat ion (ILO)menunjukkan bahwa setiap tahun terdapat banyak pekerja meninggal dunia akibat dari kecela ka an kerja ya ngdisebabkan oleh faktor kelelahan pekerja.Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta juga menyimpulkan bahwa sebagian besarkecelakaan yang terjadi di ibukota disebabkan oleh faktor kelelahan. Kelelahan kerja yang tidak dapat diatasiakan menimbulkan berbagai permasalahan kerja yang fatal termasuk kecelakaan sehingga rumah sakit wajibmengetahui hal yag dapat menimbulkan permasalahan dalam bekerja, salah satunya kelelahan kerja padaperawat.Tingginya tingkat kelelahan kerja merupakan masalah yang paling penting dan butuh perhatian,terlebih pada tenaga kerja kesehatan khususnya perawat. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya persentase mutu kinerja perawat dan dibuktikan adanya hubunga n berdasarkan beban kerja, stres kerja, dan status gizi dengan mutu kinerja di ruang rawat inap RS Graha Kenari tahun 2019. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan menggunakan desain crosectional. Sampel penelitian ini adalah total populasi paramedis di ruang rawat inap sebanyak 53 orang. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner dan pengukuran langsung. Analisis datadigunakan dengan analisis univariat dan analisis bivariat (uji chi square) serta analisi berganda.Hasil penelitian ini membuktikan adanya perbedaan kelelahan kerja yang bermakna berdasarkan bebankerja, stres kerja, status gizi. variable yang paling berpengaruh adalah, stres kerja dengan mutu kinerja perawat dengan nilai OR 0,309 artinya stres kerja tinggi memiliki resiko terhadap mutu kinerja perawat sebesar 0,309 kali lebih besar dibanding dengan stres kerja rendah.Beberapa saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan rumah sakit diantaranya mengatur analisispekerjaan dan beban kerja tugas yang sesuai pada masing-masing perawat sehingga beban kerja menja di sama rata dan tidak ada yang beban kerjanya lebih berat atau lebih ringan. Kata kunci : mutu kinerja perawat, beban kerja, stres kerja dan status gizi
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSISTENSI PENGGUNAAN KONDOM PADA WANITA PEKERJA SEKSUAL DI YAYASAN KUSUMA BUANA JAKARTA SELATAN Maria A P Fromin1,; Retno Widowati2 ,; Triana Indrayani3
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 9 No 2 (2020): ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSISTENSI PENGGUNAAN KONDOM PADA WANITA PEKER
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kondom adalah sarung karet tipis yang dimaksudkan untuk menutupi seluruhpenis pada saat melakukan hubungan seksual. Pada ujungnya terdapat kantong kecil yangmerupakan reservoir untuk menampung semen.Di Indonesia, data Survei Demografi KesehatanIndonesia (SDKI) 2017 menunjukkan tingkat putus-pakai (penggunaan tak konsisten) kondom termasuk tinggi,yaitu sebesar 27%, terbesar ketiga setelah metode kontrasepsi lainnya.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsistensi penggunaan kondom pada wanita pekerjaseksual di Yayasan Kusuma Buana Jakarta Selatan.Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan pendekatancross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita pekerja seksual dibawah naungan Yayasan KusumaBuana pada bulan juli sampai dengan Agusus tahun 2020 sebanyak 30 orang dengan teknik purpove sampling.Data dianalisis menggunakan uji Chi Square.Hasil Penelitian: Pendidikan rendah 60%, pengetahuan baik 83,3%, Lama menjadi WPS kurang dari 1 tahun53,3%, ketersediaan kondom 63,3%, dan mengalami kejadian konsistensi penggunaan kondom 60%. Hasilanalisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,046), tidak adahubungan signifikan antara pendidikan (p=0,171), lama menjadi WPS (p=0,073), ketersediaan kondom(p=0,279).Pengetahuan yang rendah berpeluang tinggi 8,500 tidak konsisten menggunakan kondom.Kesimpulan dan Saran: Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan konsistensi penggunaan kondomadalah pengetahuan, sedangkan faktor yang tidak berhubungan signifikan adalah pendidikan, lama menjadiWPS, dan ketersediaan kondom. Diharapkan Yayasan Kusuma Buana dapat meningkatkan pelayanan kepadaWPS lebih khusus terkait penyuluhan tentang kondom dan konsistensi penggunaannya. Kata kunci : Kondom, Wanita Pekerja Seksual
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI POSYANDU KENANGA 1 WILAYAH PUSKESMAS CILANDAK BARAT Tara Nur Fadilah1,; Sri Dinengsih2; Risza Choirunissa3
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 9 No 2 (2020): HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PO
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnyapertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Kejadian balita stunting (pendek) merupakanmasalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG)selama tiga tahun terakhir, pendek memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalahgizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk. Prevalensi balita pendek mengalamipeningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis analitik observasional dengan menggunakandesain cross sectional Jumlah sampel sebanyak 62 balita Teknik pengambilan sample dengancara secara total sampling. variabel independen adalah ASI ekslusif,pengetahuan,pendidikan,Pendapatan Keluarga dan Status Gizi Ibu dan variabel dependen adalah kejadian stuntingHasil: bahwa dari hasil tabulasi silang menunjukan bahwa dari 62 Balita yang mengalamiStunting sebanyak 33 (69,4%) yang tidak di berikan ASI ekslusif sebanyak sedangkan yangtidak ASI Ekslusif 39 (62,9%) dengan pengetahuan kurang sebanyak 41 (66,1%). berpendidikanrendah sebanyak 42 (67,7%), pendapatan yang tidak sesuai UMP 43 (69,4%). status gizi ibudengan KEK sebanyak 43 (69,4)Analisis : Sehingga berdasarkan hasil uji menggunakan program SPSS 22,0 menggunakan UjiChi Square, dengan taraf signifikan derajat kemaknaan α = 0,05 didapatkan bahwa adahubungan yang signifikan antara Pendidikan dengan Kejadian Stunting dengan nilai p value0,000, ada hubungan yang signifikan antara Penghasilan dengan Kejadian Stunting dengan nilaip value 0,000, ada hubungan yang signifikan antara Status Gizi dengan Kejadian Stuntingdengan nilai p value 0,000 dan tidak ada hubungan antara Pemberian ASI ekslusif dengankejadian Stunting dengan nilai p value 0,271,tidak ada hubungan antara pengetahuan dengankejadian stunting dengan nilai p value 0,023,Diskusi: Secara kualitatif maka terdapat hubungan antara Pendidikan, penghasilan, dan statusgizi dengan kejadian stunting di posyandu kenanga I wilayah kerja puskesmas cilandak JakartaSelatan Disarankan untuk meningkatkan upaya pencegahan kejadian status gizi selama hamilmelalui Pendidikan Kesehatan Kata kunci : Stunting, pengetahuan, status gizi, ASI Eklusif
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSISTENSI PENGGUNAAN KONDOM PADA WANITA PEKERJA SEKSUAL DI YAYASAN KUSUMA BUANA JAKARTA SELATAN Maria A P Fromin1,; Retno Widowati2,; Triana Indrayani3
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 9 No 2 (2020): ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSISTENSI PENGGUNAAN KONDOM PADA WANITA PEKER
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kondom adalah sarung karet tipis yang dimaksudkan untuk menutupi seluruhpenis pada saat melakukan hubungan seksual. Pada ujungnya terdapat kantong kecil yangmerupakan reservoir untuk menampung semen.Di Indonesia, data Survei Demografi KesehatanIndonesia (SDKI) 2017 menunjukkan tingkat putus-pakai (penggunaan tak konsisten) kondom termasuk tinggi,yaitu sebesar 27%, terbesar ketiga setelah metode kontrasepsi lainnya.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsistensi penggunaan kondom pada wanita pekerjaseksual di Yayasan Kusuma Buana Jakarta Selatan.Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan pendekatancross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita pekerja seksual dibawah naungan Yayasan KusumaBuana pada bulan juli sampai dengan Agusus tahun 2020 sebanyak 30 orang dengan teknik purpove sampling.Data dianalisis menggunakan uji Chi Square.Hasil Penelitian: Pendidikan rendah 60%, pengetahuan baik 83,3%, Lama menjadi WPS kurang dari 1 tahun53,3%, ketersediaan kondom 63,3%, dan mengalami kejadian konsistensi penggunaan kondom 60%. Hasilanalisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,046), tidak adahubungan signifikan antara pendidikan (p=0,171), lama menjadi WPS (p=0,073), ketersediaan kondom(p=0,279).Pengetahuan yang rendah berpeluang tinggi 8,500 tidak konsisten menggunakan kondom.Kesimpulan dan Saran: Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan konsistensi penggunaan kondomadalah pengetahuan, sedangkan faktor yang tidak berhubungan signifikan adalah pendidikan, lama menjadiWPS, dan ketersediaan kondom. Diharapkan Yayasan Kusuma Buana dapat meningkatkan pelayanan kepadaWPS lebih khusus terkait penyuluhan tentang kondom dan konsistensi penggunaannya. Kata kunci : Kondom, Wanita Pekerja Seksual
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI POSYANDU KENANGA 1 WILAYAH PUSKESMAS CILANDAK BARAT Tara Nur Fadilah1; Sri Dinengsih2; Risza Choirunissa3
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 9 No 2 (2021): HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PO
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

jangka panjang. Kejadian balita stunting (pendek) merupakanmasalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG)selama tiga tahun terakhir, pendek memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalahgizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk. Prevalensi balita pendek mengalamipeningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis analitik observasional dengan menggunakandesain cross sectional Jumlah sampel sebanyak 62 balita Teknik pengambilan sample dengancara secara total sampling. variabel independen adalah ASI ekslusif,pengetahuan,pendidikan,Pendapatan Keluarga dan Status Gizi Ibu dan variabel dependen adalah kejadian stuntingHasil: bahwa dari hasil tabulasi silang menunjukan bahwa dari 62 Balita yang mengalamiStunting sebanyak 33 (69,4%) yang tidak di berikan ASI ekslusif sebanyak sedangkan yangtidak ASI Ekslusif 39 (62,9%) dengan pengetahuan kurang sebanyak 41 (66,1%). berpendidikanrendah sebanyak 42 (67,7%), pendapatan yang tidak sesuai UMP 43 (69,4%). status gizi ibudengan KEK sebanyak 43 (69,4)Analisis : Sehingga berdasarkan hasil uji menggunakan program SPSS 22,0 menggunakan UjiChi Square, dengan taraf signifikan derajat kemaknaan α = 0,05 didapatkan bahwa adahubungan yang signifikan antara Pendidikan dengan Kejadian Stunting dengan nilai p value0,000, ada hubungan yang signifikan antara Penghasilan dengan Kejadian Stunting dengan nilaip value 0,000, ada hubungan yang signifikan antara Status Gizi dengan Kejadian Stuntingdengan nilai p value 0,000 dan tidak ada hubungan antara Pemberian ASI ekslusif dengankejadian Stunting dengan nilai p value 0,271,tidak ada hubungan antara pengetahuan dengankejadian stunting dengan nilai p value 0,023,Diskusi: Secara kualitatif maka terdapat hubungan antara Pendidikan, penghasilan, dan statusgizi dengan kejadian stunting di posyandu kenanga I wilayah kerja puskesmas cilandak JakartaSelatan Disarankan untuk meningkatkan upaya pencegahan kejadian status gizi selama hamilmelalui Pendidikan Kesehatan Kata kunci : Stunting, pengetahuan, status gizi, ASI Eklusif
ANALISA KESIAPSIAGAAN LANSIA MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DESA KEBALEN JAMBI 2020 Izzatul Jannah,; Daniah -; Nur Aini
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 10 No 2 (2021): ANALISA KESIAPSIAGAAN LANSIA MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DESA KEBALEN JAMBI 202
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISA KESIAPSIAGAAN LANSIA MENGHADAPI BENCANABANJIR DI DESA KEBALEN JAMBI 2020 Izzatul Jannah, Daniah, Nur AiniProgram Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Mitra RIA Husada JakartaEmail: info@mrh.ac.id ABSTRAKIndonesia merupakan negara rawan bencana termasuk banjir yang kerap terjadi dan menimbulkankorban jiwa tak terkecuali kelompok lansia. Upaya pemerintah untuk mengurangi dampak bencanadengan melakukan mitigasi dan kesiapsiaagan melalui edukasi. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui tingkat pengetahuan dan sikap lansia terhadap kesiapsiagaan bencana banjir di PosyanduLansia Kebalen Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metodecross-sectional. Dengan random sampling terpilih 32 lansia. Pengumpulan data wawancaramenggunakan instrumen yang sudah divalidasi dan analisis data chi square. Hasil penelitian inihampir seluruh responden memiliki pengetahuan yang rendah. Terdapat hubungan signifikan antarapengetahuan (p = 0,006) dengan OR = 24 dan sikap lansia (p=0,034) OR = 12 terhadapkesiapsiagaan bencana banjir. Pengetahuan dan sikap yang rendah karena kurangnya sosialisai mitigasibencana banjir, karena itu perlu ditingkatkan upaya konkrit dimulai dari keluarga, pihak berwenanguntuk terus melakukan kegiatan kesiapsiagaan pada kelompok manula. Kata kunci : kesiapsiagaan , bencana banjir, pengetahuan, sikap.
PERBEDAAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA BERDASARKAN PENGETAHUAN, SHIFT DAN MASA KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN ANODIZING DI PT.X KOTA BEKASI TAHUN 2020 Ridho M. Dhani; Kusdinar Achmad; Ana Syahadatul Islami
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 10 No 2 (2021): PERBEDAAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA BERDASARKAN PENGETAHUAN, SHIFT DAN MASA KERJ
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBEDAAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJABERDASARKAN PENGETAHUAN, SHIFT DAN MASA KERJAPADA KARYAWAN BAGIAN ANODIZING DI PT.X KOTABEKASI TAHUN 2020 Ridho M. Dhani, Kusdinar Achmad, Ana Syahadatul IslamiProgram Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Jakarta TimurEmail: info@mrh.ac.id ABSTRAKKecelakaan kerja merupakan kecelakaan yang terjadi dalam lingkungan kerja yangberdampak pada kelancaran produksi.1 Penurunan risiko kecelakaan dan penyakit akibatkerja perlu dilakukan, karena kecelakaan akan menyebabkan kelambatan produksi,padahal ketepatan waktu dapat menghemat biaya yang besar.2 Kecelakaan kerja padaumumnya disebabkan oleh banyak faktor dan seringkali disebabkan oleh berbagai hal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kejadian kecelakaan kerja danperbedaannya berdasarkan pengetahuan, shift, dan masa kerja pada karyawan bagiananodizing. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional).Pada peneitian ini populasi penelitian dan unit analisis adalah seluruh karyawan bagiananodizing yang ada di PT. X Kota Bekasi. Instrument yang digunakan penelitian iniadalah observasi secara langsung menggunakan kuesioner.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa prevalensi kejadian kecelakaan kerja yangpernah mengalami kecelakaan kerja sebesar 11,5%. Dari hasil penelitian dan pembahasandapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang bermakna berdasarkan shift kerja meskipunhasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan yang bermakna berdasarkanpengetahuan dan masa kerja pada karyawan bagian anodizing di PT.X Kota Bekasi. Kata kunci: pengetahuan, shift kerja, masa kerja, kejadian kecelakaan.
PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI SMP BANGSA MANDIRI 2 BOGOR Erny Elviany Sabaruddin,; Sri Kubillawati,; Anggun Rohmawati
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 10 No 2 (2021): PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI SMP BANGSA MANDIRI 2 BOGOR
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADASISWI SMP BANGSA MANDIRI 2 BOGOR Erny Elviany Sabaruddin, Sri Kubillawati, Anggun RohmawatiProgram Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta TimurEmail : info@mrh.ac.id ABSTRAKPersonal hygiene saat menstruasi termasuk dalam hal penting untuk menentukan kesehatan organ reproduksipada remaja putri agar terhindar dari infeksi. Masalah yang akan muncul akibat kurangnya personal hygienesaat menstruasi yaitu timbul penyakit seperti kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan pengetahuan, sikap, budaya, sumber informasi dan peran orang tua pada perilaku personal hyienesaat menstruasi kelas VIII di SMP Bina Bangsa Mandiri 2 Bogor. Penelitian bersifat kuantitatif dengandesain cross sectional. Data yang digunakan yaitu data primer menggunakan kuesioner melalui google form.Dari 47 siswi, didapatkan prevalensi perilaku personal hygiene saat menstruasi kurang baik sebesar 83%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna pengetahuan (p =0,040), sikap (p = 0,023), budaya (p = 0,019), peran orang tua (p = 0,234) pada perilaku personal hygienesaat menstruasi namun tidak ada hubungan yang bermakna pada sumber informasi (p = 0,013) pada perilakupersonal hygiene saat menstruasi siswi kelas VIII di SMP Bina Bangsa Mandiri 2 Bogor. Diharapkan kepadapihak sekolah dapat memberikan informasi melalui penyuluhan dan disediakan ekstrakulikuler programkesehatan peduli remaja) serta bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Kata kunci : Pengetahuan, sikap, budaya, sumber informasi, peran orang tua, personal hygiene, menstruasi,remaja putri

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2022): MANAJEMEN ASI PERAH PADA IBU YANG BEKERJA DI DESA PASIRANGIN TAHUN 2020 Vol 11 No 1 (2022): PEMANFAATAN LEMBAR SKORING COVID-19 PADA IBU HAMIL OLEH PRAKTIK BIDAN MANDIRIDI Vol 11 No 1 (2022): HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA TENTANG 3M DENGAN KEPATUHAN REMAJA DALAM PENC Vol 11 No 1 (2022): PERBEDAAN UMUR, PENGETAHUAN DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Vol 11 No 1 (2022): HUBUNGAN PARITAS DENGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ROKHAN Vol 11 No 1 (2022): HUBUNGAN ANTARA PARITAS, USIA IBU DAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KEJADIAN KETUBAN P Vol 11 No 1 (2022): PENGARUH MASSAGE COUNTERPRESSURE TERHADAP PENURUNAN NYERI IBU BERSALIN KALA I: S Vol 11 No 1 (2022): HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN MINAT, PENGETAHUAN DAN SIKAP WAN Vol 11 No 1 (2022): PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG OBESITAS PADA REMAJA Vol 10 No 2 (2021): KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI DI INDRAMAYU TAHUN 2020 Vol 10 No 2 (2021): ANALISA KESIAPSIAGAAN LANSIA MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DESA KEBALEN JAMBI 202 Vol 10 No 2 (2021): GAMBARAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BAYI 0-6 BULAN TENTANG PEMANFAATAN SARI K Vol 10 No 2 (2021): PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI SMP BANGSA MANDIRI 2 BOGOR Vol 10 No 2 (2021): PERBEDAAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA BERDASARKAN PENGETAHUAN, SHIFT DAN MASA KERJ Vol 10 No 2 (2021): HUBUNGAN KOMPENSASI DAN DISIPLIN DENGAN KINERJA PERAWAT UNIT PELAYANAN KHUSUS DI Vol 10 No 2 (2021): PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG SADARI PADA REMAJA PU Vol 10 No 2 (2021): FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMA Vol 10 No 2 (2021): FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER SEBAGAI UPAYA Vol 10 No 2 (2021): PENGARUH PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI TERHADAP MINAT IBU MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAY Vol 10 No 2 (2021): HUBUNGAN EMPATI DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UM Vol 10 No 2 (2021): ASPEK KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PASIR MULYA KECAMATAN BOGOR Vol 10 No 1 (2021): PERBEDAAN PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN FAKTOR LAINNYA PADA IBU YANG MEMPUNYAI BAY Vol 10 No 1 (2021): HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEBIDANAN UNIVERSIT Vol 10 No 1 (2021): PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN PADA IBU HAMIL T Vol 10 No 1 (2021): PERBEDAAN KARAKTERISTIK DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI Vol 10 No 1 (2021): UJI BEDA PROPORSI BERBAGAI FAKTOR PADA FENOMENA PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA WANITA Vol 10 No 1 (2021): PERBEDAAN PENGETAHUAN, MOTIVASI, DAN PEKERJAAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI DI DESA K Vol 9 No 2 (2021): HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PO Vol 0 No 1 (2021): PERBEDAAN RIWAYAT PEMERIKSAAN KEHAMILAN DAN PERSEPSI BIAYA PERSALINAN TERHADAP PE Vol 0 No 1 (2021): PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASI DAN PELATIHAN PADA KEPATUHAN BIDAN Vol 0 No 1 (2021): HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA BERAT, STRES KERJA TINGGI, DAN STATUS GIZI TIDAK NORM Vol 0 No 1 (2021): HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, PENDIDIKAN ORANG TUA, DAN RIWAYAT BADAN LAHIR D Vol 0 No 1 (2021): PERBEDAAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERSEDIAAN ALAT PELINDUNG BERKENDARA TE Vol 9 No 2 (2020): PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA Vol 9 No 2 (2020): PERBEDAAN TEKNIK PERNAFASAN DAN TEKNIK KNEADING TERHADAP INTENSITTAS NYERI PADA P Vol 9 No 2 (2020): EFEKTIFITAS ANTARA YOGA DAN SENAM HAMIL TERHADAP KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI P Vol 9 No 2 (2020): HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PO Vol 9 No 2 (2020): EFEKTIVITAS PEMBERIAN SAYUR DAUN BANGUN-BANGUN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI Vol 9 No 2 (2020): PARTISIPASI IBU MEMBAWA BALITA KE POSYANDU DI DESA KADU MERAK PKM PAGADUNGAN KABU Vol 9 No 2 (2020): PERBEDAAN RIWAYAT KELUARGA PEROKOK, BBLR DAN PENYAKIT INFEKSI TERHADAP KEJADIAN S Vol 9 No 2 (2020): PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MEMBUAT MP-ASI DI POSYANDU RW Vol 9 No 2 (2020): FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TERJADINYA KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI RUMAH SAKIT Vol 9 No 2 (2020): ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSISTENSI PENGGUNAAN KONDOM PADA WANITA PEKER Vol 9 No 2 (2020): FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB DI KLINIK Vol 9 No 1 (2020): FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BAYI DAN BALITA DI DESA CIAMBAR KECAMATAN CI Vol 9 No 1 (2020): PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DAN BREAST CARE TERHADAP PRODUKSI ASI IBU NIFAS DI KLINI Vol 9 No 1 (2020): EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PERAN ORANG TUA MURID DALAM PEMBERIAN PE Vol 9 No 1 (2020): PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN & DUKUNGAN TEMAN REMAJA PUTRI Vol 9 No 1 (2020): KEPERCAYAAN TERHADAP EFEKTIVITAS ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) BERDASARKAN Vol 9 No 1 (2020): FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI SUAMI SEBAGAI AKSEPTOR KB (KELU Vol 9 No 1 (2020): PENCAPAIAN TARGET (ANC) (INC) DAN (PNC) DENGAN WAKTU PRAKTIK DILAHAN PRAKTIK PADA Vol 9 No 1 (2020): PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Vol 8 No 2 (2019): PERBEDAAN LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM IBU NIFAS DENGAN DAN TANPA LIDOKAIN 1% D Vol 8 No 2 (2019): PENGARUH DEEP BACK MASSAGE TERHADAP TINGKAT NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I FASE A Vol 8 No 2 (2019): EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDAR Vol 8 No 2 (2019): GAMBARAN FAKTOR PREDISPOSISI, PERAN ORANGTUA DAN LINGKUNGAN SOSIAL REMAJA YANG ME Vol 8 No 2 (2019): HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA, PERSEPSI, DAN SUMBER INFORMASI DENGAN PARTISIPASI SUAMI S Vol 8 No 2 (2019): PERBEDAAN SUMBER INFORMASI, DUKUNGAN IBU, PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUA Vol 8 No 2 (2019): EVALUASI SISTEM KESELAMATAN KEBAKARAN PADA GEDUNG PEMERINTAHAN MENGGUNAKAN PIRANT Vol 8 No 2 (2019): PERBEDAAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KELUHAN LOW Vol 8 No 1 (2019): PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, PERILAKU KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN PADA MASALAH KE Vol 8 No 1 (2019): PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN IBU SEBELUM DAN SESUDAH PERSALINAN NORMAL Vol 8 No 1 (2019): EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDIO DAN LEAFLET TENTANG CUCI TA Vol 8 No 1 (2019): PERBEDAAN ANTARA KEBISINGAN, UMUR, DAN BEBAN KERJA PADA TINGKAT STRES KERJA DI BA Vol 8 No 1 (2019): PERBEDAAN ANTARA POLA NUTRISI, GAYA HIDUP, STATUS GIZI DAN KETERPAPARAN MEDIA POR Vol 8 No 1 (2019): EFEKTIVITAS PELATIHAN PIJAT BAYI TERHADAP KETERAMPILAN PIJAT BAYI PADA IBU YANG M Vol 8 No 1 (2019): PERBEDAAN JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN IBU, PEKERJAAN IBU DAN KEBIASAAN SARAPAN TERH Vol 8 No 1 (2019): FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS Vol 8 No 1 (2019): PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP, SUMBER INFORMASI DAN FAKTOR LAINNYA PADA PERSONAL H Vol 8 No 2 (2018): PERILAKU SKRINING KANKER SERVIKS DENGAN METODE PAP SMEAR PADA WUS DI KELURAHAN TA Vol 7 No 2 (2018): HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN SIKAP DENGAN MINAT UNTUK MELAKUKAN VAKSINASI Vol 7 No 2 (2018): HUBUNGAN FREKUENSI UMUR, TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN AN Vol 7 No 2 (2018): PERBEDAAN FAKTOR USIA, MASA KERJA DAN FAKTOR PEKERJAAN DENGAN KAPASITAS FUNGSI PA Vol 7 No 2 (2018): PERBEDAAN EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT DAN TEKNIKMASASE TERHADAP NYERI PERSALINAN D Vol 7 No 2 (2018): FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI RUMAH SAKIT I Vol 7 No 2 (2018): PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN KADER TENTANG IVA TEST DI WILAYAH KERJA Vol 7 No 2 (2018): KORELASI KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KOMPETENSI ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) MA Vol 7 No 2 (2018): PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPE Vol 7 No 2 (2018): PENGETAHUAN IBU HAMIL PADA PEMILIHAN KB IUD POST PLASENTA DI PUSKESMAS KECAMATAN Vol 7 No 2 (2018): PERBEDAAN PRODUKSI ASI DALAM PEMBERIAN OLAHAN BUAH PEPAYA PADA IBU POSTPARTUM DI Vol 7 No 2 (2018): PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI KEL.HARJAMUKTI CIMANGGIS DE Vol 6 No 2 (2017): HUBUNGAN ANTARA PERILAKU KESEHATAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH Vol 6 No 2 (2017): HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH MAHASISWI D-III KEBIDANA Vol 5 No 1 (2016): HUBUNGAN STATUS GIZI, ANEMIA , PERSEPSI TERHADAP FASILITAS DENGAN PRESTASI BELAJA Vol 5 No 1 (2016): PERBEDAAN PERILAKU SEKS PRA NIKAH BERDASARKAN PENGETAHUAN, PENDIDIKAN SEKS, PENGA More Issue