Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN SIKAP DENGAN MINAT UNTUK MELAKUKAN VAKSINASI HUMAN PAPILLOMA VIRUS (HPV) PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA GUDANG KECAMATAN CIKALONG KULON KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2018 DinaMarthaFitri1 ErnyElviany2
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 7 No 2 (2018): HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN SIKAP DENGAN MINAT UNTUK MELAKUKAN VAKSINASI
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks disebabkan Human Papilloma Virus (HPV) menempati urutan kedua sebagai kanker yang paling umum terjadi di antara wanita di Indonesia. Namun, pengetahuan tentang kanker serviks masih rendah yang mengakibatkan sikap buruk terhadap pencegahannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia subur sebanyak 95 orang dengan teknik sampling Cluster Random Sampling. Data dianalisis secara statistik bivariat melalui uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan minat ada hubungan antara persepsi dengan minat, ada hubungan antara sikap dengan minat. Kesimpulannya adalah hubungan antara pengetahuan, persepsi dan sikap dengan minat untuk melakukan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV). Agar pengetahuan, persepsi dan sikap meningkat perlu diberikannya informasi dari tenaga kesehatan tentang vaksin HPV melalui pendidikan kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, Persepsi, Minat, Vaksin HPV
UJI BEDA PROPORSI BERBAGAI FAKTOR PADA FENOMENA PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA WANITA PEKERJA DI DPR RI Erny Elviany Sabaruddin1,; Ashar Nuzulul Putra2
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 10 No 1 (2021): UJI BEDA PROPORSI BERBAGAI FAKTOR PADA FENOMENA PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA WANITA
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UJI BEDA PROPORSI BERBAGAI FAKTOR PADA FENOMENA PENCEGAHANKEPUTIHAN PADA WANITA PEKERJA DI DPR RIErny Elviany Sabaruddin, Ashar Nuzulul PutraProgram Studi S1 kesehatan Masyarakat STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta TimurEmail : info@mrh.ac.idABSTRAKKeputihan (fluor albus, leukorea, vaginal discharge) adalah istilah keluarnya cairan dari genitalia seorang wanita yangbukan darah. Penelitian ini ingin melihat apakah ada perbedaan proporsi pada faktor yang mempengaruhi perilakupencegahan keputihan. Penelitian ini bersifat observasional terhadap 200 wan ita pekerja di DPR RI, dengan desainpenelitian crossectional. Analisis dalam penelitian ini adalah uji beda proporsi.Hasil penelitian menunjukan bahwaterdapat perbedaan proporsi pengetahuan, keterpaparan informasi, dan sikap pada perilaku pencegahan kepu tihan (p< 0,05). Secara statistic hal tersebut berhubungan. Dan ada beberapa hal yang harus diperhatikan bahwa Programpencegahan keputihan perlu mencakup pemberian informasi, Pendidikan kesehatan termasuk bagaimana bersikapdalam pencegahan keputihan, da n yang paling utama adanya dukungan tenaga kesehatan dalam mendampingi haltersebut. Kata kunci : keputihan, perilaku, pencegahan
PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI SMP BANGSA MANDIRI 2 BOGOR Erny Elviany Sabaruddin,; Sri Kubillawati,; Anggun Rohmawati
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 10 No 2 (2021): PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI SMP BANGSA MANDIRI 2 BOGOR
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADASISWI SMP BANGSA MANDIRI 2 BOGOR Erny Elviany Sabaruddin, Sri Kubillawati, Anggun RohmawatiProgram Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta TimurEmail : info@mrh.ac.id ABSTRAKPersonal hygiene saat menstruasi termasuk dalam hal penting untuk menentukan kesehatan organ reproduksipada remaja putri agar terhindar dari infeksi. Masalah yang akan muncul akibat kurangnya personal hygienesaat menstruasi yaitu timbul penyakit seperti kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan pengetahuan, sikap, budaya, sumber informasi dan peran orang tua pada perilaku personal hyienesaat menstruasi kelas VIII di SMP Bina Bangsa Mandiri 2 Bogor. Penelitian bersifat kuantitatif dengandesain cross sectional. Data yang digunakan yaitu data primer menggunakan kuesioner melalui google form.Dari 47 siswi, didapatkan prevalensi perilaku personal hygiene saat menstruasi kurang baik sebesar 83%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna pengetahuan (p =0,040), sikap (p = 0,023), budaya (p = 0,019), peran orang tua (p = 0,234) pada perilaku personal hygienesaat menstruasi namun tidak ada hubungan yang bermakna pada sumber informasi (p = 0,013) pada perilakupersonal hygiene saat menstruasi siswi kelas VIII di SMP Bina Bangsa Mandiri 2 Bogor. Diharapkan kepadapihak sekolah dapat memberikan informasi melalui penyuluhan dan disediakan ekstrakulikuler programkesehatan peduli remaja) serta bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Kata kunci : Pengetahuan, sikap, budaya, sumber informasi, peran orang tua, personal hygiene, menstruasi,remaja putri
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG OBESITAS PADA REMAJA Sri Kubillawati1; Erny Elviany Sabaruddin2,; Nadila Aprianda3
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 11 No 1 (2022): PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG OBESITAS PADA REMAJA
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, BEBAN KERJA FISIK, DAN FAKTOR LAIN DENGAN KELELAHAN KERJA PERAWAT Erny Elviany Sabaruddin; Zahroh Abdillah
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.852 KB) | DOI: 10.38165/jk.v10i2.15

Abstract

Kelelahan adalah suatu mekanisme perlindungan tubuh agar terhindar dari kerusakan lebih lanjut sehingga terjadi pemulihan setelah istirahat. Tujuan penelitian ini adalah diketahui persentase kelelahan kerja tinggi dan dibuktikan adanya hubungan kelelahan kerja perawat dengan asupan energi,beban kerja fisik, pencahayaan, psikososial dan masa kerja di RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogor tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam  penelitian ini merupakan seluruh karyawan RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogor yang berjumlah 154 orang  dan  yang  menjadi sampel yaitu perawat berjumlah  35 orang dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Melakukan wawancara dengan  menggunakan kuesioner dari International Fatigue Research Commite (IFRC) untuk mendapatkan data kelelahan kerja, kuesioner untuk mendapat kandata psikososial, asupan kalori dikumpulkan dengan melakukan  metode food recall- 24 jam, pengukuran beban kerja fisik dengan stop watch dan pengukuran intensitas pencahayaan dengan lux meter. Uji statistic untuk menganalisis  korelasi antara variable independen dan variable dependen menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini membuktikan adanya hubungan yang bermakna antara kelelahan kerja dengan beban kerja, pencahayaan dan psikososial. Beberapa saran bagi rumah sakit diantaranya menyesuaikan jumlah ketenagakerjaan perawat sesuai metode perhitungan seperti Metode Gillies, memberikan tunjangan atau insentif kepada perawat sesuai kebijakan rumah sakit, memberikan reward bagi perawat teladan serta mengganti dan melakukan perawatan pada lampuKata kunci : Kelelahan Kerja, Asupan Energi, Beban Kerja Fisik   ABSTRACTFatigue is a mechanism for protecting the body to avoid further damage resulting in recovery after rest. The purpose of this study is to know the percentage of high work fatigue and proven thecorrelation in nurse work fatigue based on energy intake,physical workload, lighting, psychosocial and years of work at RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogor in 2019. This research was quantitative analytical with cross-sectional design.The population was the entire employee of RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogorwas 154 employees and samplewas35 nurses that taken by purposive sampling method. The work fatigue data were gathered by conducting interviews by using questionnaires from International Fatigue Research Commite, using questionnaires to get psychosocial data, the calory intake data were gathered by conducted a food recall 24 hours method, physical workload measurements with stopwatch and lighting intensity measurements with lux meter. A statisctic test was used to analyze the correlation between independent variables and dependent variable is chi square test. The results of this study prove that there were significant differences in work fatigue based on workload, lighting and psychosocial. Some suggestions for hospitals include adjusting the number of nurses in accordance with calculation methods such as the Gillies Method, providing benefits or incentives to nurses according to hospital policies, giving rewards to exemplary nurses and replacing and maintaining lights.Keywords: Work Fatigue, Energy Intake, Physical Workload 
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG OBESITAS PADA REMAJA Sri Kubillawati Kubillawati; Erny Elviany Sabaruddin; Nadila Aprianda
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN Vol 11 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.811 KB)

Abstract

Overweight and obesity have now become a serious global problem due to the rapidly increasing prevalence. Not only occurs in adults, many children and adolescents are obese. This study aims to determine the effect of health education on obesity in class XII adolescents at SMKN 58 East Jakarta. This type of research is quantitative with the Pre-Experimental method, the research design is one-group pre-test - post-test design. The research sample was 80 people using simple random sampling technique and using the McNemar test. The results showed that the students' knowledge before being given counseling (pre-test) was in the poor category (98.8%), after being given counseling (post-test) in the less category (37.5%). The results also showed the attitude of students before being given counseling (pre-test) in the negative category (52.5%) and after being given counseling (post-test) in the negative category (23.8%). So that there is an increase in knowledge and a significant change in respondents' attitudes after health education is carried out. Health education about obesity in adolescents affects the knowledge and attitudes of class XII students at SMKN 58 East Jakarta (p = 0.000). It is hoped that schools can play an active role in providing health education about nutrition, especially about obesity in adolescents by establishing cooperation between the health office or local health centers to monitor Body Mass Index and provide regular counseling by health workers.
PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KELELAHAN PADA TINDAKAN TIDAK AMAN (UNSAFE ACTION) PEKERJA KONSTRUKSI TAHUN 2021 Vemy Intan Amanda; Nur Aini; Erny Elviany
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN Vol 11 No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.815 KB)

Abstract

The human factor plays an important role in the incidence of work accidents based on several results. Unsafe action can be in the form of human actions that do not meet safety. Accidents can impact individuals as well as institutions. Of the global total, more than 2.78 million people die each year as a result of work-related accidents or diseases. In Indonesia, the number of work accidents shows an increasing trend, in 2017 the number of work accidents reported was 123,041 cases, meanwhile throughout 2018 it reached 173,105 cases. The purpose of this study is to know and prove the differences in knowledge, attitudes and fatigue on unsafe actions of project workers at PT X in 2021. The sample in this study amounted to 40 project workers, with quantitative research and the method used was descriptive analytic with cross sectional design and statistical test using Chi-Square with a value of = 0.05. The results showed that the percentage of workers who took unsafe actions with high risk was 26 workers (65%) and there was a significant difference in unsafe actions based on knowledge (p = 0.022), attitude (p = 0.011) and fatigue (p = 0.021). = 0.021). It is expected that the company will provide training or training to new workers and old workers, make changes to the work system such as improving work procedures that are more orderly and developing work safety programs that will be implemented in order to reduce the number of work accidents and monitor workers so that workers can comply with operational standards. prevailing in the company and increasing awareness of the importance of occupational safety and health.
Risks of Daily Living Activities on Related Disability Ashar Nuzulul Putra; Witri Zuama Qomarania; Purwo Setiyo Nugroho; Adelina Fitri; Erny Elviany Sabaruddin; Ridho Muhammad Dhani
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 18 No. 3: SEPTEMBER 2022
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/mkmi.v18i3.20458

Abstract

Indonesian lost 6 days productive time in average because the disability of daily activities, that must be dealt with seriously because the effect of this problem is the declining quality of life of a person and will also cause a burden for country. This research is expected to be the key to understand and overcome the problems of disability in daily activities. The research used cross sectional design with a secondary data based of Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5. The analysis in this study was logistic regression with samples aged >40 years who participated in data collection conducted by RAND with a total of 8185 respondents. Almost all variables examined in this study were statistically significant with disabilities, there were age (p = 0.000, OR = 2.996, 95%CI = 2.726 – 3.294), gender (p = 0.000, OR = 1.858, 95%CI = 1.693 – 2.039), marital status (p = 0.000, OR = 2.211, 95%CI = 1.997 – 2.448), employment status (p = 0.000, OR = 2.540, 95%CI = 2.321 – 2.780), arthritis status (p = 0.000, OR = 1.687, 95%CI = 1.482 – 1.919) and obesity (p = 0.000, OR = 1.345, 95%CI = 1.177 – 1.538). Only variable educational level that is not significant with disability (p=0,198). The target of disability management is prioritized at an older age by providing health education and assistance so that they can withstand the threat of daily disability and lead to an improvement in their quality of life.
Efektivitas Aplikasi Edukasi Kesehatan Reproduksi Komprehensif Remaja Putri Dimasa Pandemik Covid 19 Aan Hermawan; Daniah Daniah; Erny Elviany Sabaruddin
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.636

Abstract

Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan salah satunya berfokus pada upaya komprehensif untuk meningkatkan status kesehatan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rancangan aplikasi berbasis website tentang edukasi kesehatan remaja putri  di MTs Al Wahyu Jakarta. Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, menggunakan kuasi eksperimen.  Pengukuran pengetahuan dilakukan sebanyak 2 kali. Jumlah sampel 42 siswi. penelitian ini dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Uji yang digunakan yaitu Hasil penelitian menunjukan rerata padavariabel Pernikahan dini sebelum intervensi 74,26 poin dan adanya peningkatan pengetahuan setelah intervensi menjadi sebesar 81,90 poindan peningkatan significan (p=0,000). Pada variabel seks bebas sebelum intervensi sebesar 75,26 poin dan sesudah intervensi 84,48 poin yang artinya adanya peningkatan pengetahuan setelah adanya intervensidan peningkatan significan (p=0,000). Dari variabel organ reproduksi wanitahasilnya 75,26 sebelum intervensi, 84,48 setelah dilakukan intervensi, artinya adanya peningkatan pengetahuan dari variabel organ reproduksi wanita dengan peningkatan significan (p=0,000). Dan variabel pemeriksaan payudara sendiri dari hasil uji statistik sebelum dilakukan intervensi sebesar 47,33 sedangkan setelah dilakukan intervensi sebesar 79,98 yang artinya mempunyai peningkatan pengetahuan setelah dilakukan intervensi dengan peningkatan significan (p=0,000). Kesimpulannya adalah penggunaan aplikasi berbasis website “kesput.com” dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja puteri khususnya mengenai kesehatan reproduksi.
Pemberdayaan Perempuan melalui Program Pengabdian Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah: Menciptakan Kesetaraan Gender dan Kesempatan Berwirausaha Yocki Yuanti; Dewi Rostianingsih; Siti Khoirina; Emmy Solina; Sella Antesty; Erny Elviany Sabaruddin; Nur hidayah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 06 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i6.449

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran program-program pengabdian masyarakat dalam mendorong pemberdayaan perempuan, menciptakan kesetaraan gender, dan memberikan peluang kewirausahaan di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yang menggabungkan teknik kualitatif dan kuantitatif untuk mengumpulkan data yang komprehensif. Tujuan penelitian ini termasuk menilai dampak program-program pengabdian masyarakat terhadap pemberdayaan perempuan, memeriksa kontribusi mereka terhadap kesetaraan gender, mengevaluasi peluang kewirausahaan yang disediakan oleh program-program ini, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi dan menghambat efektivitas program-program tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program-program pengabdian masyarakat memiliki dampak positif terhadap pemberdayaan perempuan dengan meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan, pengetahuan, dan otonomi dalam pengambilan keputusan. Program-program ini juga berkontribusi dalam menciptakan kesetaraan gender dengan menantang norma-norma gender tradisional dan menyediakan sumber daya dan peluang bagi perempuan. Selain itu, program-program pengabdian masyarakat menawarkan peluang kewirausahaan yang berharga, yang memungkinkan perempuan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menghasilkan pendapatan dan membangun bisnis mereka sendiri. Namun, penelitian ini juga menyoroti tantangan dan hambatan yang perlu diatasi, seperti sumber daya yang terbatas dan norma-norma budaya, untuk memaksimalkan efektivitas program-program ini.