cover
Contact Name
Edisah Putra
Contact Email
edisahputra@umsu.ac.id
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
jakk@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Denai no 217 Medan 20226 Telp; 061-88811104 Email :jakk@umsu.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)
ISSN : 26232596     EISSN : 26232596     DOI : https://doi.org/10.30596/jakk.v3i1.5700
Core Subject : Economy,
JAKK | Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. JAKK menerima tulisan yang berasal dari hasil penelitian, literatur riview, konseptual pada lingkup akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi syariah, akuntansi sektor publik, audit, sistem informasi akuntansi, dan akuntansi perpajakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 219 Documents
Analisis Weight Average Cost of Capital (WACC) Pada Perusahaan Sektor Healthcare Permatasari, Indah; Munandar, Agus
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27577

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi struktur modal perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2023–2024 dengan menggunakan pengukuran Weighted Average Cost of Capital (WACC), sebagai respons atas tingginya sensitivitas terhadap biaya modal, terutama pada periode pascapandemi ketika kebijakan moneter dan fluktuasi suku bunga memengaruhi keputusan pendanaan perusahaan.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Variabel yang dianalisis meliputi cost of debt, cost of equity, dan WACC.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian terletak pada pengukuran WACC tingkat perusahaan (firm-level) di sektor healthcare serta pengelompokan perusahaan ke dalam kategori Low WACC dan High WACC berbasis median tahunan, dengan mempertimbangkan faktor internal perusahaan dan dinamika kebijakan moneter pascapandemi.Hasil Penelitian: Perusahaan dengan kategori Low WACC cenderung memiliki struktur pendanaan yang lebih seimbang serta pengelolaan biaya utang yang lebih efisien. Sebaliknya, perusahaan dengan High WACC menunjukkan ketergantungan yang lebih besar pada sumber pendanaan berbiaya tinggi.Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya efisiensi struktur modal dalam menekan biaya modal perusahaan. Implikasi penelitian ini relevan bagi manajemen, investor, dan regulator dalam pengambilan keputusan pembiayaan dan investasi di sektor healthcare. Research Objectives: This study evaluates the capital structure efficiency of healthcare companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2023–2024 using the Weighted Average Cost of Capital (WACC), in response to the sector’s high sensitivity to capital costs, particularly in the post-pandemic period when monetary policy and interest rate fluctuations influence corporate financing decisions.Research Method: A descriptive quantitative approach is employed using secondary data from annual financial statements. The analysis focuses on the cost of debt, cost of equity, and WACC.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the measurement of firm-level WACC in the healthcare sector and the categorization of companies into Low WACC and High WACC categories based on annual medians, taking into account internal company factors and post-pandemic monetary policy dynamicResearch Results: The results indicate that companies categorized as Low WACC tend to exhibit a more balanced financing structure and more efficient debt cost management. In contrast, High WACC firms demonstrate a greater reliance on high-cost financing sources. These findings underscore the importance of capital structure efficiency in reducing a firm’s overall cost of capital.Implications: The implications of this study are relevant for corporate management, investors, and regulators in making financing and investment decisions within the healthcare sector.
Pengaruh Determinan Penghindaran Pajak Perusahaan Sektor Energi: Analisis Transfer Pricing, Thin Capitalization, dan Capital Intensity dengan Moderasi Ukuran Perusahaan Nurchayati, Sri; Kusbandiyah, Ani; Pramono, Hadi; Inayati, Nur Isna
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.28204

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh Transfer Pricing, Thin Capitalization dan Capital Intensity terhadap Penghindaran pajak dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam pemilihan sampel, yang menghasilkan 115 pengamatan selama periode 4 tahun.Originalitas/Novelty: Penelitian ini mengembangkan penghindaran pajak bukan hanya dipengaruhi oleh teknik perencanaan pajak tetapi juga oleh kapasitas organisasi dan kekuatan ekonomi perusahaan yang tercermin dari ukuran perusahaan.Hasil Penelitian: Dari penelitian ini, terlihat bahwa thin capitalization berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, transfer pricing, capital intensity dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Ukuran perusahaan hanya mampu memoderasi dalam hubungan thin capitalization terhadap penghindaran pajak, dan tidak dapat memoderasi hubungan transfer pricing dan capital intensity terhadap penghindaran pajak.Implikasi: Penelitian ini memperkuat penggunaan coretax sistem sebagai instrumen pengawasan pajak disektor energi, dengan mengidentifikasi thin capitalization dan capital intensity sebagai variabel yang mempengaruhi penghindaran pajak, yang diperkuat oleh ukuran perusahaan. Sehingga coretax dapat diarahkan untuk membangun sistem deteksi dini dan pengawasan terpadu terhadap perusahaan energi. Pemerintah melalui otoritas perpajakan disarankan untuk terus memperkuat dan memperketat pengawasan kebijakan pembatasan rasio utang terhadap modal sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/PMK.010/2015. Research Objectives: this research is conducted to analyze the influence of Transfer Pricing, Thin Capitalization, and Capital Intensity on Tax Avoidance with Company Size as a moderating variable of energy companies listed on BEI from 2022 to 2024.Research Method: This research uses purposive sampling method in sample selection, resulting in 115 observations over a 4-year period.Originality/Novelty: The research develops tax avoidance as being influenced not only by tax planning techniques but also by organizational capacity and the economic strength of the company as reflected in company size.Research Results: From this research, it is evident that thin capitalization has a negative effect on tax avoidance, while transfer pricing, capital intensity, and company size do not affect tax avoidance. Company size can only moderate the relationship between thin capitalization and tax avoidance, and cannot moderate the relationship between transfer pricing and capital intensity on tax avoidance.Implications: This research strengthens the use of the coretax system as a tax supervision instrument in the energy sector, by identifying thin capitalization and capital intensity as variables influencing tax avoidance, which is reinforced by the size of the company. Thus, coretax can be directed to build an early detection system and integrated supervision of energy companies. The government, through the tax authorities, is advised to continue strengthening its supervision and tightening of the debt-to-equity ratio restriction policy as stipulated in Minister of Finance Regulation No. 169/PMK.010/2015.
Merajut Kearifan Lokal dan Tata Kelola Modern: Perspektif Generasi Z terhadap Good Corporate Governance Berbasis Dalihan Na Tolu Hutabarat, Devi Natalia; Hirman, Akhmad Akram; Wati, Sulaiha; Ramananda, Dimaz
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29389

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini mengkaji penerapan Good Corporate Governance (GCG) berbasis nilai kearifan lokal Dalihan Na Tolu pada perusahaan di Indonesia, khususnya yang melibatkan generasi Z.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan akuntan dan auditor generasi Z. Data dianalisis secara tematik untuk memahami persepsi mereka mengenai integrasi nilai budaya dalam praktik tata kelola.Originalitas/Novelty: Penelitian ini mengintegrasikan nilai Dalihan Na Tolu ke dalam kerangka GCG serta menyoroti perspektif generasi Z, sehingga menawarkan pendekatan tata kelola yang lebih kontekstual dan berbasis budaya lokal.Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa nilai keadilan, saling menghormati, dan tanggung jawab kolektif dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi dalam praktik GCG.Implikasi: Perusahaan didorong untuk mengadopsi nilai budaya lokal dalam sistem tata kelola guna memperkuat keterlibatan dan keberlanjutan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Aparat Desa Kecamatan Rawalo Purwaningsih, Mila; Wibowo, Hardiyanto; Hariyanto, Eko; Joko Setyadi, Edi
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27994

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi aparat desa, sistem pengendalian internal, sistem informasi akuntansi, dan transparansi terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus, dimana seluruh populasi yang berjumlah 36 aparat desa yang terlibat langsung dalam pengelolaan dana desa dijadikan sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 3.0. Pengujian dilakukan melalui outer model dan inner model.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan kompetensi aparat desa, sistem pengendalian internal, sistem informasi akuntansi, dan transparansi dalam konteks pengelolaan dana desa pada tingkat kecamatan.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi aparat desa tidak berpengaruh positif terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, sedangkan sistem pengendalian internal, sistem informasi akuntansi, dan transparansi berpengaruh positif terhadap akuntabilitas.Implikasi: Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah desa dalam meningkatkan akuntabilitas melalui penguatan sistem dan transparansi pengelolaan keuangan desa. Research Objective: This study aims to analyze the effect of village apparatus competence, internal control systems, accounting information systems, and transparency on the accountability of village fund management in Rawalo District, Banyumas Regency.Research Method: The study employs a quantitative approach using a census method, involving all 36 village officials directly engaged in village fund management as respondents. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS 3.0 software. The analysis consisted of outer model and inner model testing.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the simultaneous examination of competence, internal control systems, accounting information systems, and transparency in village fund management accountability at the sub-district level.Research Findings: The results indicate that village apparatus competence does not have a positive effect on accountability, while internal control systems, accounting information systems, and transparency positively affect the accountability of village fund management.Implications: These findings provide practical implications for village governments to enhance accountability through strengthening internal systems and transparency in financial management.
Coercive Isomorphism Kinerja Pemerintah Daerah : Perspektif Tata Kelola Sukirno, Sukirno; Kusuma, Hadri; Arifin, Johan
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29645

Abstract

Tujuan Penelitian: untuk membuktikan pengaruh audit internal terhadap kinerja pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah.Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yaitu Laporan Pertanggungjawaban (LPj) pemerintah daerah dan kota di Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah tiga puluh lima pemerintah daerah yang terdiri dari dua puluh sembilan kabupaten dan enam kota dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2023. Data dianalisis dengan model regresi data panel.Originalitas/Novelty: Audit internal dengan indikator jumlah auditor internal masih sedikit dieksplor dalam konteks pengaruh tata kelola terhadap kinerja pemerintah daerah, terutama penelitian di Indonesia.Hasil Penelitian: Audit internal yang diukur dengan jumlah auditor internal pemerintah daerah berpengaruh positif terhadap kinerja pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah.Implikasi: Mekanisme koersif dengan proksi audit internal sebagai mekanisme koersif yang diukur dengan jumlah auditor internal menjadi faktor yang sangat signifikan berpengaruh dalam mendorong capaian kinerja. Ketersediaan auditor internal menjadi faktor esensial sebagai fungsi pengawasan pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja. Ketersediaan auditor internal akan berbanding lurus dengan capaian kinerja pemerintah daerah.   Research Objectives: The aim of this study is to prove the influence of internal audits on the performance of district and city governments in Central Java Province.Research Method: The research conducted is a quantitative research using secondary data, namely the Accountability Report (LPj) of regional and city governments in Central Java Province with a total of thirty-five regional governments consisting of twenty-nine districts and six cities from 2017 to 2023. The data was analyzed using a panel data regression model.Originality/Novelty: Internal audit with the indicator of the number of internal auditors is still little explored in the context of the influence of governance on local government performance, especially research in Indonesia.Research Results: Internal audits measured by the number of local government internal auditors have a positive effect on the performance of district and city governments in Central Java Province.Implications: Coercive mechanisms using internal audit as a proxy are a significant factor in driving performance. The availability of internal auditors is essential for local government oversight and performance improvement. The availability of internal auditors is directly proportional to local government performance.
Skor ESG dan Signal Distress Zahra Zahra; Alreiska Roudlotul Hikmah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.25342

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) terhadap risiko kesulitan keuangan (financial distress) di antara perusahaan yang terdaftar di bursa efek di Indonesia. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menganalisis sampel purposive dari perusahaan LQ45 selama periode 2020–2024. Kesulitan keuangan diukur menggunakan Altman Z-Score, sementara skor ESG berasal dari laporan keberlanjutan perusahaan. Variabel kontrol meliputi ukuran perusahaan, usia perusahaan, inflasi, suku bunga, dan jenis industri. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Originalitas: Penelitian ini mengisi celah akademis dengan menguji secara spesifik hubungan kinerja ESG dan financial distress pada perusahaan LQ45 di Indonesia.Hasil Penelitian: Temuan menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak secara signifikan memengaruhi risiko kesulitan keuangan. Hasil ini menantang perspektif utama yang menekankan ESG sebagai strategi mitigasi risiko, dan sejalan dengan bukti yang muncul dalam konteks negara berkembang.Implikasi: Temuan ini memberi masukan penting bagi regulator untuk mempertimbangkan kebijakan ESG yang lebih tegas, seperti mandatori ESG assurance guna meningkatkan kredibilitas pengungkapan dan mengurangi praktik greenwashing. Research Objective: This study examines the effect of environmental, social, and governance (ESG) performance on the risk of financial distress among companies listed on the Indonesian stock exchange.Research Method: This is a quantitative study. It analyzes a purposive sample of LQ45 companies over the period 2020–2024. Financial distress is measured using the Altman Z score, while ESG scores are derived from the companies' sustainability reports. Control variables include company size and age, inflation, interest rates, and industry type. Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Originality: This study fills an academic gap by specifically examining the relationship between ESG performance and financial distress among LQ45 companies in Indonesia.Research Results: The findings indicate that ESG performance does not significantly influence the risk of financial distress. This finding challenges the conventional wisdom that emphasizes ESG criteria as a risk mitigation strategy and aligns with emerging evidence in developing country contexts.Implications: These findings provide important insights for regulators to consider stricter ESG policies, such as mandatory ESG assurance, to increase the credibility of disclosures and reduce greenwashing practices.
Pengaruh Motivasi Ekstrinsik, Kompensasi Finansial Dan Lingkungan Kerja Terhadap Turnover Intention Wendiyanto Utomo, Restu; Isnurhadi, Isnurhadi; Ichsan Hadjri, Muhammad
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27793

Abstract

Tujuan Penelitian: Tingginya tingkat turnover intention pada karyawan panen kelapa sawit menjadi permasalahan krusial yang berdampak pada stabilitas tenaga kerja dan keberlanjutan operasional perusahaan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi ekstrinsik, kompensasi finansial, dan lingkungan kerja terhadap turnover intention karyawan panen kelapa sawit.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 143 responden yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SEM-PLS untuk menguji hubungan antarvariabel dalam model penelitian.Kebaruan Penelitian: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian model integratif yang mengombinasikan faktor motivasional, finansial, dan lingkungan kerja secara simultan dalam konteks spesifik pekerja panen kelapa sawit yang masih terbatas dalam kajian empiris.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial, motivasi ekstrinsik, kompensasi finansial, dan lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,723 menunjukkan bahwa 72,3% variasi turnover intention dapat dijelaskan oleh model penelitian.Implikasi: Secara teoretis dan praktis, temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan terpadu atas motivasi ekstrinsik, kompensasi finansial, dan lingkungan kerja sebagai strategi utama dalam menekan turnover intention serta meningkatkan stabilitas tenaga kerja di sektor perkebunan kelapa sawit.                 Research Objective: The high level of turnover intention among oil palm harvest workers has become a critical issue affecting workforce stability and the operational sustainability of plantation companies. This study aims to analyze the influence of extrinsic motivation, financial compensation, and work environment on employees’ turnover intention.Research Method: This study employs a quantitative approach with a survey design involving 143 respondents selected proportionally. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) to examine the relationships among variables.Research Novelty: The novelty of this study lies in the testing of an integrative model that simultaneously combines motivational, financial, and work environment factors within the specific context of oil palm harvest workers, which remains limited in empirical studies.Research Results: The results indicate that both simultaneously and partially, extrinsic motivation, financial compensation, and work environment have a negative and significant effect on turnover intention. The coefficient of determination (R²) of 0.723 shows that 72.3% of the variance in turnover intention is explained by the research model.Implications: Theoretically and practically, these findings highlight that the integrated management of extrinsic motivation, financial compensation, and work environment is a key strategy to reduce turnover intention and enhance workforce stability in the oil palm plantation sector.
Profitabilitas, Likuiditas, Solvabilitas, dan Inflasi Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Energi Sihombing, Sari Nanda Miranda; Tarigan, Rusmala; Putri, Arie Pratania; Purba, Rahima Br.
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29948

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan inflasi terhadap harga saham pada perusahaan pertambangan subsektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda, menganalisis data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Variabel yang dianalisis meliputi Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan inflasi.Originalitas: Penelitian ini mengisi celah akademis dengan mengkaji pengaruh faktor-faktor fundamental terhadap harga saham perusahaan pertambangan subsektor energi di Indonesia, yang jarang dibahas dalam literatur sebelumnya.Hasil Penelitian: ROE berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sementara CR tidak berpengaruh. DER dan inflasi menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham.Implikasi: Temuan ini memberikan wawasan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan strategi keuangan, dengan penekanan pada pentingnya profitabilitas dan pengelolaan utang. Research Objective: This study aims to analyze the impact of profitability, liquidity, solvency, and inflation on stock prices of energy subsector mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period.Research Method: This study uses a quantitative approach with multiple linear regression, analyzing secondary data from the companies' annual financial statements. The variables analyzed include Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), and inflation.Originality: This research fills an academic gap by examining the influence of fundamental factors on stock prices of energy subsector mining companies in Indonesia, a topic that has been rarely discussed in the existing literature.Research Findings: ROE has a positive and significant impact on stock prices, while CR shows no effect. DER and inflation have a negative and significant impact on stock prices.Implications: The findings provide valuable insights for investors and company management in making investment decisions and financial strategies, emphasizing the importance of profitability and debt management.
Dampak Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah, Dan IHSG Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Sibuea, Chesi Br; Halim, Jonathan Marcel; Andini, Dwi; Sitanggang, Tina Novianti; Damanik, Hormaingat
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29960

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, dan IHSG terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023.Metode Penelitian: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan regresi linier berganda untuk menganalisis data sekunder dari publikasi Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian terdiri dari 45 perusahaan perbankan dengan 180 data observasi. Analisis dilakukan menggunakan SPSS dengan uji asumsi klasik, koefisien determinasi, uji F, dan uji t.Originalitas: Penelitian ini mengisi celah akademis dengan mengkaji pengaruh variabel makroekonomi terhadap harga saham perbankan di Indonesia yang masih jarang dibahas.Hasil Penelitian: Secara simultan, inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, dan IHSG tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial, variabel-variabel tersebut juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Rendahnya koefisien determinasi menunjukkan adanya faktor lain yang mempengaruhi harga saham.Implikasi: Temuan ini memberi wawasan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan strategi keuangan. Penelitian ini juga menjadi referensi untuk studi selanjutnya tentang pengaruh makroekonomi terhadap sektor perbankan di Indonesia. Research Objective: This study analyzes the impact of inflation, interest rates, exchange rates, and the Composite Stock Price Index (IHSG) on stock prices of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2020–2023.Research Method: A quantitative approach using multiple linear regression is applied to analyze secondary data from publications by Bank Indonesia and the Indonesia Stock Exchange. The study sample consists of 45 banking companies with 180 observations. Data analysis is conducted using SPSS, including classical assumption tests, coefficient of determination, F-test, and t-test.Originality: This research fills an academic gap by examining the impact of macroeconomic variables on stock prices of banking companies in Indonesia, a topic that has been rarely addressed in previous literature.Research Results: The results show that, simultaneously, inflation, interest rates, exchange rates, and IHSG have no significant effect on stock prices. Furthermore, individually, these macroeconomic variables also do not show a significant effect. The low coefficient of determination indicates that other factors, outside of the studied macroeconomic variables, influence stock prices.Implications: These findings provide insights for investors and company management in making investment decisions and financial strategies. The study also serves as a reference for further research on the impact of macroeconomic factors on the banking sector in Indonesia.