cover
Contact Name
Edisah Putra
Contact Email
edisahputra@umsu.ac.id
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
jakk@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Denai no 217 Medan 20226 Telp; 061-88811104 Email :jakk@umsu.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)
ISSN : 26232596     EISSN : 26232596     DOI : https://doi.org/10.30596/jakk.v3i1.5700
Core Subject : Economy,
JAKK | Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. JAKK menerima tulisan yang berasal dari hasil penelitian, literatur riview, konseptual pada lingkup akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi syariah, akuntansi sektor publik, audit, sistem informasi akuntansi, dan akuntansi perpajakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 199 Documents
Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah melalui Pendekatan Rasio Keuangan: Studi Komparatif Merdiana, Nadia; Muzalifah, Muzalifah; Istiqomah, Istiqomah; Hikmah, Hikmah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.25284

Abstract

Tujuan Penelitian: Menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Bank Aladin Syariah dan Bank Syariah Indonesia pada periode 2022–2024 melalui pendekatan rasio keuangan.Metode Penelitian: Menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan teknik independent sample t-test, berbasis data laporan keuangan tahunan resmi kedua bank yang dianalisis melalui rasio CAR, ROA, ROE, BOPO, dan FDR.Originalitas/Novelty: Penelitian ini menitikberatkan pada perbandingan bank syariah berbasis digital dan hybrid dalam konteks perkembangan ekonomi digital di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi dan stabilitas kinerja.Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan signifikan hanya terdapat pada rasio ROE, sedangkan rasio lainnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Secara umum, Bank Syariah Indonesia memiliki kinerja yang lebih stabil dan efisien dibandingkan Bank Aladin Syariah.Implikasi: Temuan penelitian ini menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perbankan, investor, dan regulator dalam merumuskan strategi pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Research Objective: To analyze and compare the financial performance of Bank Aladin Syariah and Bank Syariah Indonesia during the 2022–2024 period using a financial ratio approach.Research Method: This study employs a comparative quantitative method with an independent sample t-test technique, using official annual financial statement data from both banks analyzed through CAR, ROA, ROE, BOPO, and FDR ratios.Originality/Novelty: This research focuses on comparing digital-based and hybrid Islamic banks within the context of Indonesia’s digital economic development, emphasizing efficiency and performance stability.Research Results: The findings indicate that a significant difference is only observed in the ROE ratio, while the other ratios do not show significant differences. Overall, Bank Syariah Indonesia demonstrates more stable and efficient financial performance compared to Bank Aladin Syariah.Implications: These results provide important insights for banking management, investors, and regulators in formulating strategies for the development of the Islamic financial industry in Indonesia.
Integrasi Sistem Akuntansi Keuangan dan Teknologi Informasi dalam Penyusunan Laporan Keuangan yang Berkualitas Nainggolan, Edisah Putra; Susindy, Harni
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.28299

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem akuntansi keuangan dan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pada PTPN IV Regional 1 Medan.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 87 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS, meliputi pengujian outer model dan inner model.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan sistem akuntansi keuangan dan teknologi informasi dalam konteks perusahaan perkebunan BUMN, dengan pendekatan SEM-PLS yang memberikan gambaran komprehensif mengenai hubungan antar variabel laten.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi keuangan dan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, dengan kemampuan penjelasan model sebesar 61,7 persen.Implikasi: Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui penguatan sistem akuntansi dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi. Research Objective: This study aims to analyze the role of financial accounting systems and information technology in improving the quality of financial statements at PTPN IV Regional 1 Medan.Research Method: This research employs a quantitative approach with descriptive and causal designs. Data were collected through questionnaires distributed to 87 respondents selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS) with SmartPLS, including outer and inner model evaluations.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the simultaneous examination of financial accounting systems and information technology within a state-owned plantation company context, using SEM-PLS to provide a comprehensive assessment of latent variable relationships.Research Results: The results indicate that both financial accounting systems and information technology have a positive and significant effect on the quality of financial statements, with an explanatory power of 61.7 percent.Implications: These findings offer practical implications for management in enhancing financial reporting quality through strengthening accounting systems and optimizing the use of information technology.
Peran Laporan Terintegrasi dalam Keberlanjutan Keuangan pada Bank Syariah Karsam, Karsam; Safrudin, Safrudin; Pratiwi, Rina
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.24948

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran pelaporan terintegrasi dalam keberlanjutan keuangan bank syariah. Laporan terintegrasi yang menggabungkan informasi keuangan dan non-keuangan menjadi satu laporan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kinerja dan keberlanjutan suatu entitas.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengolahan data melalui Smart PLS 3 untuk menganalisis hubungan antara laporan terintegrasi dan laporan keberlanjutan pada bank syariah. Sampel adalah periode 2020-2023.Orisinalitas/Kebaruan: Penelitian ini menggunakan laporan keberlanjutan yang mencakup aspek sosial danlingkungan.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan terintegrasi memiliki dampak yang signifikan terhadap laporan keberlanjutan yang mencakup aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola. Temuan ini menunjukkan bahwa bank syariah yang menyusun laporan terintegrasi cenderung memiliki kinerja keberlanjutan yang lebih baik, yang dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangannya.Implikasi : Pentingnya penerapan pelaporan terintegrasi untuk meningkatkan keberlanjutan keuangan bank syariah, yang tidak hanya berfokus pada aspek profitabilitas tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan. Implikasi: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pembuat kebijakan dan praktisi untuk mengembangkan laporan yang lebih holistik dalam dunia perbankan syariah. Research Objectives: This research aims to examine the role of integrated reporting in the financial sustainability of Islamic banks. Integrated reports, which combine financial and non-financial information into a single report, are expected to provide a more comprehensive picture of an entity's performance and sustainability.Research Method: This study uses a quantitative method with data processing through Smart PLS 3 to analyze the relationship between integrated reports and sustainability reports in Islamic banks. the period sample 2020-2023.Originality/Novelty: The research use sustainability reports, which encompass social and environmental.Research Results: The research results indicate that integrated reports have a significant impact on sustainability reports, which encompass social, environmental, and governance aspects. These findings indicate that Islamic banks that prepare integrated reports tend to have better sustainability performance, which can enhance transparency and accountability in their financial statements. The implication of this research finding is the importance of implementing integrated reporting to enhance the financial sustainability of Islamic banks, which not only focuses on profitability aspects but also on social and environmental responsibility.Implications: This research is expected to serve as a reference for policymakers and practitioners to develop more holistic reports in the world of Islamic banking
Nilai Perusahaan Sektor Migas: Tinjauan Tata Kelola Perusahaan dan Kinerja Profitabilitas Agusty, Delvira; Hizazi, Achmad; Lutfi, Lutfi
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.27493

Abstract

Tujuan Penelitian: Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis signifikansi pengaruh struktur tata kelola perusahaan (kepemilikan institusional dan komite audit) serta kinerja keuangan (GPM, ROA, ROE) terhadap nilai perusahaan, guna memetakan determinan utama yang memengaruhi stabilitas keuangan entitas.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling guna meneliti 18 perusahaan minyak dan gas bumi (tercatat dalam bursa efek indonesia antara tahun 2021 sampai 2024), dengan 14 perusahaan menjadi sampel akhir. Untuk analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda.Originalitas/Novelty: Novelty penelitian ini terletak pada pengujian integratif antara tata kelola internal dan efisiensi produksi (GPM) yang masih jarang dilakukan di sektor migas. Penelitian ini secara kritis menguji anomali empiris, seperti potensi pengaruh negatif GPM dan komite audit terhadap nilai perusahaan, guna mengungkap inefisiensi manajerial dan efektivitas pengawasan pada sektor berisiko tinggi tersebut.Hasil Penelitian: Hasil analisis mengungkapkan variabel kepemilikan institusional dan return on asset tidak berpengaruh secara signifikan dengan nilai perusahaan, komite audit dan gross profit margin berpengaruh negatif secara signifikan dengan nilai perusahaan, return on equity berpengaruh positif secara signifikan dengan nilai perusahaan.Implikasi: Penelitian ini menjadi acuan bagi regulator dalam mengevaluasi kebijakan tata kelola migas dan bagi investor untuk validasi laporan keuangan. Temuan ini juga memperkaya literatur industri berisiko tinggi serta mendorong transparansi profesional demi meningkatkan legitimasi dan nilai entitas. Research Objectives: The purpose of this research is to analyze the significance of the influence of corporate governance structure (institutional ownership and audit committee) and financial performance (GPM, ROA, ROE) on company value, in order to map the main determinants that influence the financial stability of the entity.Research Method: This study used a purposive sampling technique to examine 18 oil and gas companies (listed on the Indonesian Stock Exchange between 2021 and 2024), with 14 companies forming the final sample. Data analysis used multiple linear regression.Originality/Novelty: The novelty of this research lies in its integrative examination of internal governance and production efficiency (GPM), a practice rarely undertaken in the oil and gas sector. This research critically examines empirical anomalies, such as the potential negative influence of GPM and audit committees on firm value, to uncover managerial inefficiencies and oversight effectiveness in this high-risk sector.Research Results: The results of the analysis revealed that institutional ownership and return on assets variables did not have a significant effect on company value, audit committee and gross profit margin had a significant negative effect on company value, return on equity had a significant positive effect on company value.Implications: This research serves as a reference for regulators in evaluating oil and gas governance policies and for investors in validating financial reports. The findings also enrich the literature on high-risk industries and promote professional transparency to enhance entity legitimacy and value.
Determinasi Ukuran Perusahaan,Kepemilikan Institusional,Intensitas Modal, dan Leverage Terhadap Agresivitas Pajak Wulandari, Dian; Pramono, Hadi; Kusbandiyah, Ani; Pandansari, Tiara
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.27846

Abstract

Tujuan Penelitian: Studi ini diarahkan untuk menyajikan temuan faktual terkait dampak besaran perusahaan dan kepemilikan institusional, intensitas modal serta leverage pada agresivitas pajak, yang diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR).Metode Penelitian: Studi ini menitikberatkan pada sektor manufaktur yang tercatat dalam IDX tahun 2020-2022. Sampel ditentukan memakai metode purposive sampling yang memperoleh 197 data observasi dan memakai analisis regresi menggunakan software SPSS 27.Originalitas/Novelty: Perbedaan penelitian ini dengan studi sebelumnya tidak hanya terletak pada penambahan variabel leverage sebagai faktor yang dinilai dapat memberikan kontribusi tambahan terhadap agresivitas pajak, tetapi juga subjek penelitian yang berbeda yaitu sektor manufaktur.Hasil Penelitian: Penelitian ini memaparkan bahwasanya besaran perusahaan serta kepemilikan institusional tidak mempengaruhi agresivitas pajak. Namun, Intensitas Modal dan Leverage memiliki pengaruh positif terhadap agresivitas pajak.Implikasi: Implikasi penelitian ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk pembuat kebijakan dan pihak berkepentingan saat merumuskan regulasi perpajakan yang lebih efektif.  Research Objective: This study aims to present factual findings related to the impact of company size and institutional ownership, capital intensity, and leverage on tax aggressiveness, as measured by the Effective Tax Rate (ETR).Research Method: This study focuses on the manufacturing sector listed on the IDX from 2020 to 2022. The sample was selected using purposive sampling, which yielded 197 observations, and regression analysis was performed using SPSS 27 software.Originality/Novelty: This study differs from previous studies not only in the addition of leverage as a variable that is considered to contribute to tax aggressiveness, but also in its different research subject, namely the manufacturing sector.Research Results: This study shows that company size and institutional ownership do not affect tax aggressiveness. However, capital intensity and leverage have a positive effect on tax aggressiveness.Implications: These results can be taken into consideration by policymakers and stakeholders in formulating more effective tax regulations.
Analisis Pengaruh Time Budget Pressure, Due Professional Care, dan Penguasaan Teknologi Informasi Terhadap Kualitas Audit Dengan Kompetensi Sebagai Variabel Pemoderasi Rosdal Yanti, Devi; Br Bukit, Rina; Syahyunan, Syahyunan
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.27158

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Time Budget Pressure, Due Professional Care, dan Penguasaan Teknologi Informasi terhadap kualitas audit dengan kompetensi sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS).Originalitas/Novelty: Penggunaan variabel moderasi kompetensi terutama dalam perannya dalam memoderasi pengaruh penguasaan teknologi informasi terhadap kualitas audit.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa time budget pressure berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan due rofessional care dan penguasaan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit. Selain itu, kompetensi terbukti memoderasi hubungan antara Due Professional Care dan kualitas audit, namun tidak memoderasi hubungan antara Time Budget Pressure maupun Penguasaan Teknologi Informasi terhadap kualitas audit. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan Due Professional Care dan penguasaan teknologi informasi auditor dalam menjaga kualitas audit sektor publik, sementara pengelolaan tekanan waktu perlu mendapat perhatian lebih agar tidak menurunkan mutu hasil pemeriksaan.Implikasi: Pentingnya pengendalian tekanan anggaran waktu, peningkatan penerapan due professional care, serta penguatan penguasaan teknologi informasi secara simultan, karena ketiganya secara bersama-sama berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas audit yang andal, efisien, dan sesuai standar profesional.
Determinasi Financial Distress Pada Industri Tekstil Dan Garmen Pasca Pandemi di Bursa Efek Indonesia Maharani, Elvina Putri; Damayanti, Ratna; Marwati, Fithri Setya
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.28490

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas terhadap financial distress pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan. Sampel penelitian terdiri dari 8 perusahaan dengan 40 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda disertai uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan koefisien determinasi.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian industri tekstil dan garmen pascapandemi Covid-19 dengan mengombinasikan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas dalam menjelaskan financial distress pada periode krisis dan pemulihan industri.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas secara simultan berpengaruh terhadap financial distress. Secara parsial, solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan likuiditas dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan.Implikasi: Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur modal yang sehat untuk menekan risiko financial distress serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan. Research Objective: This study aims to analyze the influence of liquidity, solvency, and profitability on financial distress in textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020–2024 period.Research Method: The study employed a quantitative approach with secondary data in the form of financial reports. The sample consisted of eight companies with 40 observations selected using a purposive sampling technique. Data analysis was conducted using multiple linear regression, accompanied by classical assumption tests, F-tests, t-tests, and coefficients of determination.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in its focus on the post-COVID-19 pandemic textile and garment industry, combining liquidity, solvency, and profitability ratios to explain financial distress during the crisis and recovery periods.Research Results: The results indicate that liquidity, solvency, and profitability simultaneously influence financial distress. Partially, solvency has a significant effect on financial distress, while liquidity and profitability have no significant effect.Implications: This study emphasizes the importance of managing a healthy capital structure to mitigate the risk of financial distress and serves as a consideration for management and investors in decision-making.
Determinan Audit Delay: Peran Profitabilitas, Opini Audit, Reputasi KAP, dan Kompleksitas Operasi Pada Perusahaan Consumer Cyclicals Nathania, Clara; Susilawati, Clara
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.28532

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP), opini audit, dan kompleksitas operasi perusahaan terhadap audit delay pada perusahaan sektor Consumer Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.  Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan auditor independen periode 2022–2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 102 sampel dan dianalisis menggunakan SPSS Versi 27.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian audit delay pada sektor Consumer Cyclicals yang relatif memiliki tingkat risiko audit delay tinggi serta pengujian faktor internal dan eksternal perusahaan dalam konteks sektor tersebut.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan opini audit berpengaruh negatif signifikan terhadap audit delay, sementara kompleksitas operasi berpengaruh positif signifikan. Reputasi KAP tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay.Implikasi: Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, implikasi teoretis dalam memperkuat teori agensi dan teori sinyal, serta implikasi praktis bagi auditor dan regulator dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi audit delay. Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi dalam memperluas literatur audit delay dengan menegaskan bahwa karakteristik operasional perusahaan lebih dominan dibandingkan reputasi auditor dalam menentukan ketepatan waktu pelaporan keuangan pada sektor Consumer Cyclicals. Research Objectives: This study aims to examine the effect of profitability, audit firm reputation, audit opinion, and operational complexity on audit delay in Consumer Cyclicals sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange.Research Method: This research employs a quantitative approach using secondary data from annual financial statements and independent auditor reports for the 2022–2024 period. The sample was selected through purposive sampling and analyzed using multiple linear regression with SPSS software.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in its focus on the Consumer Cyclicals sector, which is characterized by a relatively high audit delay risk, and in emphasizing internal firm characteristics within this sectoral context.Research Results: The results indicate that profitability and audit opinion have a significant negative effect on audit delay, while operational complexity has a significant positive effect. Meanwhile, audit firm reputation does not have a significant effect on audit delay.Implications: This study provides managerial implications for companies in improving reporting quality, theoretical implications in strengthening agency theory and signaling theory, as well as practical implications for auditors and regulators in understanding the factors that influence audit delay. Overall, this study contributes to extending the audit delay literature by emphasizing that firms’ operational characteristics are more dominant than auditor reputation in determining the timeliness of financial reporting in the Consumer Cyclicals sector.
Peran Inovasi Hijau dan Transparansi Lingkungan dalam Kinerja Keuangan Sektor Energi Fernindhia, Angel; Susilawati, Clara
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.28531

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Pengaruh Green Product Innovation, Green Process Innovation, dan Environmental Disclosure terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Energi di Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang diteliti yaitu perusahaan energi yang terdaftar di BEI pada periode tahun 2022-2024. Untuk menentukan sampek mengunakan Teknik purposive sampling dengan memberikan beberapa kriteria pada penelitian, pada akhirnya menghasilkan 66 sampel. Penelitian ini mengunakan data sekunder yang diambil dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan perushaan energi yang secara resti diterbitkan BEI. Data kemudian dioleh megunakan bantuan software IBM SPSS versi 27Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada objek penelitian (sektor energi Indonesia), model integratif tiga variabel keberlanjutan, serta temuan empiris yang membedakan peran inovasi proses dan produk hijau terhadap kinerja keuangan.Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa Green Process Innovation dan Environmental Disclosure berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, sedangkan Green Product Innovation tidak berpengaruh signifikan karena manfaatnya bersifat jangka panjang pada sektor energi.Implikasi: Perusahaan energi perlu memfokuskan strategi keberlanjutan pada efisiensi proses dan keterbukaan lingkungan karena keduanya terbukti meningkatkan kinerja keuangan, sementara inovasi produk hijau lebih tepat diposisikan sebagai strategi jangka panjang. Dan juga secara teoritis, penelitian ini memperkuat perspektif NRBV dengan menunjukan bahwa tidak seluruh bentuk inovasi hijau memberikan dampak finansial secara langsung, dan juga menegaskan pentingnya perbedaan anatara inovasi proses dan produk dalam menjelaskan kinerja keuangan perusahaan. Research Objectives: This study aims to examine the effects of Green Product Innovation, Green Process Innovation, and Environmental Disclosure on the financial performance of energy companies in Indonesia.Research Method: This study employs a quantitative approach. The population consists of energy companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. The sample was selected using a purposive sampling technique based on specific criteria, resulting in 66 observations. The study uses secondary data obtained from the sustainability reports and annual reports of energy companies officially published by the IDX. The data were then analyzed using IBM SPSS version 27.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in its research focus on the Indonesian energy sector, the integrative model of three sustainability variables, and the empirical findings that distinguish the roles of green process innovation and green product innovation in influencing financial performance.Research Results: This study shows that Green Process Innovation and Environmental Disclosure have a positive and significant effect on ROA, while Green Product Innovation has no significant effect because its benefits are long-term in nature within the energy sectorImplications: Energy companies should focus their sustainability strategies on process efficiency and environmental disclosure, as both have been shown to enhance financial performance, while green product innovation is more appropriately positioned as a long-term strategy. From a theoretical perspective, this study strengthens the Natural Resource-Based View (NRBV) by demonstrating that not all forms of green innovation generate immediate financial benefits and by emphasizing the importance of distinguishing between process and product innovations in explaining firms’ financial performance.