cover
Contact Name
Edisah Putra
Contact Email
edisahputra@umsu.ac.id
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
jakk@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Denai no 217 Medan 20226 Telp; 061-88811104 Email :jakk@umsu.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)
ISSN : 26232596     EISSN : 26232596     DOI : https://doi.org/10.30596/jakk.v3i1.5700
Core Subject : Economy,
JAKK | Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. JAKK menerima tulisan yang berasal dari hasil penelitian, literatur riview, konseptual pada lingkup akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi syariah, akuntansi sektor publik, audit, sistem informasi akuntansi, dan akuntansi perpajakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 219 Documents
Determinasi Harga Saham Berdasarkan Economic Value Added, Market Value Added, dan Total Asset Turnover Damayanti, Suci; Irawan, Irawan; Makhsun, Arif
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27230

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap harga saham perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di BEI periode 2020-2023.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor teknologi di BEI periode 2020-2023. Sampel dipilih menggunakan pusposive sampling, sehingga terdapat 18 perusahaan yang menjadi sampel penelitian.Originalitas/Novelty: Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penggabungan model penilaian nilai tambah (Value Added) melalui EVA dan MVA yang dikombinasikan dengan efisiensi operasional (TATO) secara simultan. Berbeda dengan penelitian sebelumnya di bidang teknologi yang biasanya hanya fokus pada model yang konvensional, studi ini mengisi kekosongan (gap) dalam literatur dengan menganalisis pergerakan harga saham selama masa volatilitas yang tinggi (2020-2023), di mana elemen nilai tambah menjadi sangat penting akan tetapi masih sedikit diteliti secara mendalam.Hasil Penelitian: Hasil penelitian membuktikan secara parsial, variabel Economic Value Added (EVA) dan Total Asset Turnover terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap harga saham, sedangkan Market Value Added (MVA) tidak berpengaruh secara signifikan. Meskipun terdapat perbedaan hasil uji parsial pada MVA, pengujian secara simultan mengonfirmasi bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi signifikan terhadap harga saham.Implikasi: Temuan dalam penelitian memberikan acuan bagi investor dalam menilai prospek perusahaan sektor teknologi dan membantu meningkatkan kinerja nilai pasar, efisiensi aset guna mendongkrak harga saham. Research Objectives: This study aims to analyze the influence of Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), and Total Asset Turnover (TATO) on the stock prices of technology sector companies listed on the IDX for the 2020-2023 period.Research Method: This study uses a quantitative approach with secondary data sources obtained from the financial reports of technology sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020-2023 period. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 18 companies.Originality/Novelty: The novelty of this research lies in the simultaneous integration of value-added assessment models through EVA and MVA with operational efficiency (TATO). Unlike previous research in the technology sector, which typically focuses solely on conventional models, this study fills a gap in the literature by analyzing stock price movements during a period of high volatility (2020-2023), where value-added elements are crucial but have received little in-depth research.Research Results: The research results partially demonstrate that Economic Value Added (EVA) and Total Asset Turnover have a significant positive effect on stock prices, while Market Value Added (MVA) has no significant effect. Despite differences in partial test results for MVA, simultaneous testing confirms that all three variables contribute significantly to stock prices.Implications: The findings of the study provide a reference for investors in assessing the prospects of technology sector companies and help improve market value performance, asset efficiency to boost share prices
Profitabilitas dalam Hubungan Ukuran Perusahaan dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada Sub Sektor Food & Beverage Chotimah, Iis Ismatul; Hapsari, Ira; Pramono, Hadi; Wibowo, Hardiyanto
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.28083

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan leverage terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada subsektor food beverage di Indonesia periode 2021–2024.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan panel data 326 observasi perusahaan yang dianalisis dengan Fixed Effect Model (FEM) dan robust standard error untuk mengatasi heteroskedastisitas dan autokorelasi.Originalitas/Novelty: Temuan ini menegaskan bahwa dalam subsektor food beverage pascapandemi, nilai perusahaan lebih dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan utang yang didukung profitabilitas dibandingkan oleh skala aset. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris yang menjelaskan ketidakkonsistenan hasil penelitian sebelumnya terkait peran ukuran perusahaan, serta menegaskan profitabilitas sebagai faktor kunci yang menentukan apakah leverage dipersepsikan sebagai sinyal positif atau risiko oleh pasar.Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (β = −0,060; p = 0,720), sedangkan leverage berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,468; p = 0,001). Analisis moderasi mengungkapkan bahwa profitabilitas tidak memoderasi hubungan ukuran perusahaan dan nilai perusahaan (β = −0,017; p = 0,101), namun secara signifikan memperkuat pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan (β = 0,029; p = 0,006).Implikasi: Manajemen perusahaan subsektor food beverage perlu berhati-hati dalam mengandalkan skala aset, karena ukuran besar tidak otomatis meningkatkan nilai pasar. Leverage dapat menjadi pendorong nilai perusahaan apabila disertai profitabilitas tinggi. Bagi investor, kombinasi antara tingkat utang dan profitabilitas menjadi sinyal penting dalam menilai prospek perusahaan. Research Objectives: This study aims to analyze the effect of firm size and leverage on firm value with profitability as a moderation variable in the food beverage subsector in Indonesia for the 2021-2024 period.Research Method: The study used a data panel of 326 company observations analyzed with Fixed Effect Model (FEM) and robust standard error to overcome heteroscedasticity and autocorrelation.Originality/Novelty: These findings confirm that in the post-pandemic food beverage subsector, the value of companies is more influenced by the effectiveness of profitability-supported debt management than by the scale of assets. The contribution of this research lies in the provision of empirical evidence explaining the inconsistencies of previous research results regarding the role of firm size, as well as affirming profitability as a key factor in determining whether leverage is perceived as a positive signal or risk by the market.Research Results: It shows that the size of the company has no significant effect on the company's value (β = −0.060; p = 0.720), while leverage has a positive and significant effect (β = 0.468; p = 0.001). The moderation analysis revealed that profitability did not moderate the relationship between firm size and firm value (β = −0.017; p = 0.101), but significantly strengthened the influence of leverage on firm value (β = 0.029; p = 0.006).Implications: The management of companies in the food beverage subsector needs to be careful in relying on the scale of assets, because large size does not automatically increase market value. Leverage can be a driver of firm value if it is accompanied by high profitability. For investors, the combination of debt levels and profitability is an important signal in assessing a firm's prospects. 
Peran Faktor Internal, Eksternal Dan Teknologi Dalam Meningkatkan Kesadaran Pajak UMKM Di Kabupaten Semarang Setiani, Krisnanda Puji; Widyaningsih, Dewi
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27177

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal, eksternal, dan teknologi terhadap kesadaran pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengisi kesenjangan penelitian terkait integrasi ketiga faktor tersebut dalam menjelaskan perilaku kesadaran pajak UMKM.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 60 pelaku UMKM yang terdaftar pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Semarang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi literasi pajak dan literasi keuangan (faktor internal), sosialisasi perpajakan dan kualitas pelayanan fiskus (faktor eksternal), serta digitalisasi pajak (faktor teknologi). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model analisis yang mengintegrasikan faktor internal, eksternal, dan teknologi secara simultan dalam menjelaskan kesadaran pajak UMKM pada konteks daerah.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi pajak, literasi keuangan, dan kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran pajak UMKM. Sementara itu, sosialisasi perpajakan dan digitalisasi pajak tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kesadaran pajak.Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan kualitas pelayanan fiskus dalam mendorong kesadaran pajak UMKM serta memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur perpajakan UMKM. Research Objectives: This study aims to analyze the influence of internal, external, and technological factors on tax awareness among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), while addressing the research gap related to the integration of these three factors in explaining MSME tax compliance behavior.Research Method: This study employs a quantitative approach using primary data collected through questionnaires. The sample consists of 60 MSME actors registered at the Department of Cooperatives and MSMEs of Semarang Regency, selected using purposive sampling. The research variables include tax literacy and financial literacy (internal factors), tax socialization and the quality of tax officer services (external factors), and tax digitalization (technological factor). The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the development of a comprehensive analytical model that simultaneously integrates internal, external, and technological factors in explaining MSME tax awareness within a regional context.Research Results: The results show that tax literacy, financial literacy, and the quality of tax officer services have a positive and significant effect on MSME tax awareness. Meanwhile, tax socialization and tax digitalization do not have a significant partial effect. However, all variables simultaneously have a significant effect on tax awareness.Implications: These findings highlight the importance of improving literacy and the quality of tax services to enhance MSME tax awareness and provide empirical contributions to the MSME taxation literature.
Determinan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa: Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi Aparatur, dan Partisipasi Masyarakat Pramono, Ziva Aqillah; Mudjiyanti, Rina; Wahyuni, Sri; Pandansari, Tiara
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27539

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan guna mengkaji dampak kepemimpinan, kompetensi aparatur desa, serta partisipasi masyarakat pada akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Padamara.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis survei melalui pengumpulan data memakai kuesioner pada 65 responden yang terdiri atas aparatur desa dan ketua RT di 13 desa. Teknik sampel jenuh ialah teknik pengambilan sampel yang diterapkan pada analisis ini. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menjadi teknik analisi data yang diterapkan guna menguji validitas, reliabilitas, juga hubungan antar variabel penelitian.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian variabel kepemimpinan, kompetensi aparatur desa, serta partisipasi masyarakat pada satu model empiris akuntabilitas pengelolaan dana desa, khususnya pada wilayah yang memiliki riwayat permasalahan tata kelola.Hasil Penelitian: Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya kepemimpinan, kompetensi aparatur desa, serta partisipasi masyarakat memiliki dampak positif pada akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Padamara.Implikasi: Temuan ini mengimplikasikan perlunya kebijakan pemerintah daerah yang berfokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan kepala desa, peningkatan kompetensi aparatur melalui pelatihan berkelanjutan, serta pengembangan mekanisme partisipasi masyarakat yang transparan dan terstruktur guna meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa. Research Objectives: This research aims to analyze the influence of leadership, village apparatus competence, and community participation on the accountability of village fund management in Padamara District.Research Method: This research employed a quantitative survey-based approach by collecting data through questionnaires administered to 65 respondents consisting of village officials and neighborhood unit heads across 13 villages using a saturated sampling technique. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to assess validity, reliability, and the relationships among variables.Originality/Novelty: The novelty of this research lies in integrating leadership, village apparatus competence, and community participation into a single empirical model of village fund management accountability, particularly in a region with a history of governance challenges.Research Results: The results indicate that leadership, village apparatus competence, and community participation have a positive effect on the accountability of village fund management.Implications: These findings imply that local governments should prioritize strengthening village leadership capacity, enhancing apparatus competence through continuous training programs, and establishing transparent and structured mechanisms for community participation to improve the accountability of village fund management. 
Kepatuhan Wajib Pajak: Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Kesadaran, Tarif, Sanksi, dan Self Assessment System Lestari, Susi; Deliana, Deliana; Napitupulu, Ilham Hidayah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27355

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, tarif pajak, sanksi perpajakan, dan penerapan self assessment system terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 92 responden. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4.0.Originalitas/Novelty: Penelitian sebelumnya belum secara komprehensif menguji kombinasi variabel pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, tarif pajak, sanksi pajak, dan sistem self-assessment dalam mempengaruhi kepatuhan pajak orang pribadi.Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak secara signifikan dipengaruhi oleh pengetahuan pajak, tarif pajak, dan sanksi. Namun, kesadaran wajib pajak dan self assessment system tidak memiliki dampak yang signifikan.Implikasi: Temuan ini memberikan panduan praktis bagi otoritas pajak untuk meningkatkan kepatuhan melalui edukasi yang lebih tepat sasaran, program peningkatan kesadaran, dan perbaikan pelaksanaan self assessment system. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai perilaku wajib pajak di negara berkembang. Research Objectives: This study aims to provide empirical evidence on the effects of tax knowledge, taxpayer awareness, tax rates, tax sanctions, and the self-assessment system on individual taxpayer compliance.Research Method: This study employs a quantitative method using simple random sampling with 92 respondents. Primary data were collected through direct distribution of questionnaires. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS version 4.0.Originality/Novelty: Previous studies have not comprehensively examined the combined effect of tax knowledge, taxpayer awareness, tax rates, tax penalties, and the self-assessment system on individual taxpayer compliance.Research Results: The results indicate that tax knowledge, tax rates, and tax sanctions significantly influence compliance, while taxpayer awareness and the self-assessment system do not.Implications: The results offer guidance for tax authorities to improve compliance through targeted education, awareness programs, and better implementation of the self-assessment system. The study also contributes theoretically by enhancing understanding of taxpayer behavior in developing countries.
Determinan Pengungkapan Sustainability Report dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Nur'aini, Annisa Egi; Pramono, Hadi; Santoso, Suryo Budi; Hapsari, Ira
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.28187

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini menganalisis determinan pengungkapan sustainability report dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan consumer non-cyclicals subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024.Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 65 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data diolah menggunakan aplikasi STATA versi 17 dengan regresi panel Random Effect Model (REM).Novelty: Penelitian ini menghadirkan keterbaruan dari sisi pengujian simultan determinan pengungkapan sustainability report yang direpresentasikan oleh financial distress dan leverage dengan menambahkan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi.Hasil Penelitian: Financial distress dan leverage berpengaruh negatif terhadap pengungkapan sustainability report. Selain itu, ukuran perusahaan juga memperkuat pengaruh financial distress dan leverage terhadap pengungkapan sustainability report.Implikasi: Kondisi financial distress dan leverage tidak hanya berdampak pada stabilitas keuangan, tetapi juga menurunkan kualitas dan luasnya pengungkapan sustainability report. Dampak penurunan tersebut dapat berkurang, terutama pada perusahaan yang berukuran besar. Research Objectives: This study analyzes the determinants of sustainability report disclosure with company size as a moderating variable in non-cyclical consumer companies in the food and beverage sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2022–2024.Research Method: This study is quantitative in nature, with a sample selection method using purposive sampling techniques that produced 65 companies as research samples. The data was processed using STATA version 17 with Random Effect Model (REM) panel regression.Novelty: This study presents a novelty in terms of simultaneously testing the determinants of sustainability report disclosure represented by financial distress and leverage by adding company size as a moderating variable.Research Results: Financial distress and leverage have a negative effect on sustainability report disclosure. In addition, company size also reinforces the effect of financial distress and leverage on sustainability report disclosure.Implications: Financial distress and leverage not only affect financial stability, but also reduce the quality and scope of sustainability report disclosures. The impact of this decline can be mitigated, especially in large companies.
Dinamika Pelaporan CSR, Inovasi Hijau, dan Kinerja pada Tahap Siklus Hidup Perusahaan Tang, Sukiantono; Ivone, Ivone; Yopie, Santi; Chandra, Budi; Ping, Sie Thai
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.28498

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kinerja perusahaan dan inovasi hijau terhadap pelaporan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta menelaah bagaimana pengaruh tersebut berkembang seiring dengan perbedaan tahap siklus hidup perusahaan.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Sampel penelitian mencakup perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX KEHATI ESG Sector Leaders di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Kinerja perusahaan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), inovasi hijau diproksikan melalui kepemilikan paten hijau, pelaporan CSR diukur menggunakan skor ESG dari CSRHub, dan tahap siklus hidup perusahaan diukur menggunakan rasio laba ditahan terhadap total aset (RETA). Analisis dilakukan dengan model fixed effects dan robust standard errors menggunakan Stata.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan tahap siklus hidup perusahaan sebagai variabel moderasi dalam menjelaskan dinamika hubungan antara kinerja perusahaan, inovasi hijau, dan pelaporan CSR, khususnya dalam konteks negara berkembang.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dan inovasi hijau berpengaruh positif terhadap pelaporan CSR. Namun, tahap siklus hidup perusahaan terbukti memperlemah pengaruh tersebut, yang mengindikasikan bahwa perusahaan yang lebih matang cenderung mengurangi intensitas CSR sebagai alat strategis.Implikasi: Temuan ini menegaskan bahwa peran CSR dan inovasi hijau bersifat dinamis dan berubah seiring dengan tingkat kematangan perusahaan. Oleh karena itu, strategi CSR dan inovasi hijau perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan perusahaan agar tetap relevan dan efektif. Research Objectives: This study aims to examine the influence of firm performance and green innovation on corporate social responsibility (CSR) reporting, and to explore how these relationships evolve across different enterprise life stages.Research Method: This study adopts a quantitative approach using panel data regression analysis. The sample consists of firms listed in the IDX KEHATI ESG Sector Leaders index on the Indonesia Stock Exchange during 2019–2023. Firm performance is measured using Return on Assets (ROA), green innovation is proxied by green patent ownership, CSR reporting is assessed using ESG scores from CSRHub, and enterprise life stage is measured by the retained earnings-to-total assets ratio (RETA). The analysis applies a fixed-effects model with robust standard errors using Stata.Originality/Novelty: The originality of this study lies in incorporating enterprise life stage as a moderating variable to explain the dynamic relationship between firm performance, green innovation, and CSR reporting within an emerging market context.Research Results: The findings indicate that firm performance and green innovation positively affect CSR reporting. However, enterprise life stage weakens these effects, suggesting that more mature firms tend to place less strategic emphasis on CSR activities.Implications: These results highlight that the role of CSR and green innovation is not static but shifts as firms mature. Accordingly, companies should align CSR and innovation strategies with their life cycle stages to enhance effectiveness and long-term value.
Penerapan Green Accounting dan Dampaknya terhadap Kinerja Keuangan Audita, Anya Tamara Fina; Yuhertiana, Indrawati; Wilasittha, Acynthia Ayu
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27541

Abstract

Tujuan Penelitian: menganalisis sejauh mana green accounting berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 13 perusahaan sebagai sampel dengan total 52 data sampel.Originalitas/Novelty: keterbaruan pada penelitian ini terletak pada pada sektor yang diteliti serta periode waktu yang digunakan. Penelitian sebelumnya belum secara khusus membahas sektor energi di Bursa Efek Indonesia dengan rentang tahun 2021-2024Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif antara green accounting dengan kinerja keuanganImplikasi: Investasi pada praktik lingkungan yang baik berdampak positif pada profitabilitas, sehingga green accounting bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi alat peningkat daya saing perusahaan sektor energi Research Objectives: analyzing the extent to which green accounting affects the financial performance of energy companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021–2024.Research Method: This study used an explanatory quantitative approach with purposive sampling, resulting in 13 companies as samples with a total of 52 sample data.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the sector studied and the time period used. Previous studies have not specifically discussed the energy sector on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2024.Research Results: The results of the analysis show a positive relationship between green accounting and financial performance.Implications: Investing in good environmental practices has a positive impact on profitability, so green accounting is not only a regulatory obligation, but also a tool to enhance the competitiveness of companies in the energy sector.
Peran Managerial Ability dan Good Corporate Governance dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan Perusahaan Khodijah, Siti; Pandansari, Tiara; Santoso, Suryo Budi; Hapsari, Ira
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.28200

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran managerial ability dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan analisis data panel dengan pendekatan kuantitatif, melalui model Random Effect. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 280 observasi dari 56 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan perangkat lunak STATA versi 17.Originalitas/Novelty: Keterbaruan penelitian ini terletak pada penambahan variabel managerial ability yang dianalisis bersama Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor properti dan real estate. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa managerial ability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan komite audit dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, serta komisaris independen berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan.Implikasi: Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan manajerial yang tinggi berperan penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sementara efektivitas peran komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit belum sepenuhnya mampu mendorong peningkatan kinerja keuangan pada perusahaan sektor properti dan real estate. Research Objectives: This study aims to analyze the role of managerial ability and Good Corporate Governance (GCG) on the financial performance of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2024.Research Method: This study uses panel data analysis with a quantitative approach, through a Random Effect model. The research data consists of secondary data obtained from financial reports and company annual reports. The research sample consists of 280 observations from 56 companies selected using purposive sampling techniques. Data analysis was performed using STATA software.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the addition of the managerial ability variable, which is analyzed together with Good Corporate Governance (GCG) on financial performance in the property and real estate sector companies.Research Results: The results indicate that managerial ability has a positive and significant effect on financial performance, while the audit committee and institutional ownership have no effect on financial performance, and independent commissioners have a negative effect on financial performance.Implications : These findings indicate that strong managerial capabilities play an important role in improving corporate financial performance, while the effectiveness of independent commissioners, institutional ownership, and audit committees has not been fully able to drive improved financial performance in the property and real estate sector.
Menjaga Kualitas Audit: Peran Due professional care dan Independensi Auditor Lisdiana, Rizky Putri; Akbar, Fajar Syaiful
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29138

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana due professional care dan independensi auditor berdampak terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik di Jawa TimurMetode Penelitian: Pendekatan kuantitatif menjadi metode utama dalam penelitian ini, di mana analisis data menggunakan SEM (Structural Equation Model) berbasis PLS (Partial Least Square). Sedangkan sumber datanya diperoleh dari hasil kuesioner yang didistribusikan kepada para auditor Kantor Akuntan Publik di Jawa TimurOriginalitas/Novelty: Penelitian sebelumnya belum secara komprehensif menguji kombinasi variabel due professional care dan independensi auditor terhadap kualitas audit dalam studi penelitian yang lebih luas secara geografisHasil Penelitian: Analisis data mengindikasikan bahwa due professional care dan independensi auditor memberi pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas auditImplikasi: Penelitian ini mengimplikasikan bahwa Kantor Akuntan Publik perlu mengintensifkan pengawasan kerja auditor, meningkatkan pelatihan profesional, serta menjaga independensi auditor dari tekanan klien untuk memastikan kualitas audit tetap optimal  Research Objectives: The purpose of this study is to analyze the effect of due professional care and auditor independence on the quality of audits conducted by Public Accounting Firms in East Java.Research Method: A quantitative approach was employed in this study, utilizing SEM (Structural Equation Model) with PLS (Partial Least Square) based for data analysis. Moreover, the data was gathered through questionnaires distributed to auditors at Public Accounting Firms in East JavaOriginality/Novelty: Previous research has not comprehensively tested the combination of the variables 'due professional care' and 'auditor independence' on audit quality in a broader, geographically broad studyResearch Results: The study results show that the required professional care and auditor independence also have a positive and significant effect on audit qualityImplications: This research suggests that accounting firms should strengthen oversight of auditors' work, improve professional training, and ensure auditors' independence from client pressures to ensure optimal audit quality