J-Eltrik
J-Eltrik merupakan jurnal Teknik Elektro yang terbit secara berkala dua kali dalam setahun. Diterbitkan oleh Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah Surabaya. Scope J-Eltrik tentang hasi riset dibidang Elektronika, Listrik (Elektro), Telekomunikasi, Komputer, Informatika, Sistem Kontrol. Redaksi menerima hasil penelitian atau artikel ilmiah dari para intelektual, dosen, praktisi dan mahasiswa. Proses peer review dilaksanakan oleh reviewer dan redaksi untuk memperbaiki format artikel sesuai format penulisan J-Eltrik tanpa mengubah tujuan dan isinya.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 2 (2020): November"
:
12 Documents
clear
Merancang Pintu Pintar dengan Keamanan Multifungsi Berbasis IC AT-Mega 328
Aris Oktafian
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.105
Pintu adalah bidang yang memudahkan sirkulasi antar ruang yang dilingkupi oleh sebuah dinding sebagai akses keluar masuk, selain itu pintu juga berfungsi untuk mengalirkan udara ke dalam rumah untuk mendapatkan cahaya dari sinar matahari. Peranan pintu sangat penting, pintu merupakan sarana untuk keluar masuk suatu ruangan, pintu juga sebagai tonggak keamanan rumah, mobil, dan lain sebagainya. Oleh karena itu baiknya pintu dibuat dengan sistem keamanan yang bagus, misalnya dibuat dengan menggunakan bahan yang berkualitas. Berdasarkan latar belakang diatas maka sistem keamanan rumah melalui pintu sangat dibutuhkan, maka dari itu penulis mempunyai inisiatif membuat pintu pintar meggunakan IC AT-Mega 328 sebagai pengendali utama. Ide tersebut diberi judul “Merancang Pintu Pintar Dengan Keamanan Multifungsi Berbasis IC ATmega 328” diharapkan dengan adanya alat ini dapat mencegah kejadian yang tidak diinginkan khususnya terkait dengan pencurian. Perancangan ini dibuat dengan cara mencari referensi yang berasal dari jurnal, buku, dan artikel yang selanjutnya dibuat suatu perencanaan atau gambaran alat yang bertujuan untuk merencanakan seperti apa alat yang akan dibuat, perancangan dalam bentuk perangkat keras berupa koneksi antara perangkat input, proses dan juga output, sedangkan perangkat lunak berupa program sebagai penggerak sistem.
Pengaruh Ketinggian dan Panjang Saluran Air Laut terhadap Daya yang Dihasilkan pada Prototype Tidal Barrage
Bima Sakti
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.97
Kebutuhan energi listrik di Indonesia sangatlah penting mengingat keterbatasan sumber daya alam dan minimnya tenaga kerja membuat Indonesia sangat butuh peningkatan pembangkit listrik. Salah satu sumber energi yang dapat di konversi menjadi energi listrik adalah pasang surut air laut menggunakan metode tidal barrage. Penerapan Energi ini masih sangat sedikit di Indonesia tetapi ada beberapa wilayah yang berpotensi untuk diterapkannya pembangkit tersebut . Pembangkit listrik ini memanfaatkan energi tenaga pasang surut air laut untuk energi potensial yang terkandung dalam perbedaan tinggi dan rendahnya air laut karena fenomena alam yang terjadi dengan cara menjebak air pada bendungan dan kemudian menggerakkan turbin air yang dihubungkan dengan generator agar dapat menghasilkan energi listrik. Terkait dengan berapa output daya yang dihasilkan dapat diketahui dengan cara melihat pada ketinggian berapa level air yang menggerakkan turbin. Pembangkit ini termasuk jenis pembangkit ramah lingkungan karena dapat meminalisir kerusakan ekosistem alam dan bendugan, dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas. Untuk lebih mudah memahami metode ini maka perlunya dibuat prototype untuk mengetahui berbagai factor yang mempengaruhi daya yang dihasilakan pada pembangkit ini. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa prototype Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Air Laut menggunakan metode tidal barrage pada ketinggian air pasang maksimum 26 cm dapat membangkitkan arus sebesar 0,068 watt pada saat tidak diberi beban dan 0,061 watt pada saat diberi beban LED 1,7 V dan 30 mA. Didapatkan juga hasil pada panjang saluran air maksimal 20 cm dapat membangkitkan daya sebesar 0,059 watt.
Rancang Bangun Prototype Sistem Pemantauan Potensi Kebakaran Gambut dengan Multi Sensor
Aditya Pratama;
Mulyadi
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.122
Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu peristiwa yang sangat merugikan masyarakat. Kebakaran lahan dapat mengancam keselamatan jiwa serta potensi kerugian material dalam jumlah besar. Curah hujan yang rendah, tanah dan tanaman yang mengering serta suhu yang tinggi dapat mengakibatkan munculnya titik api yang berakibat kebakaran lahan. Dengan adanya prototype ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam memantau potensi kebakaran maupun menangani kebakaran apabila telah terjadi. Berdasarkan hasil pengujian purwarupa terdapat dua kondisi yang terdeteksi sistem dan ditampilkan pada layar penampil kristal dan notifikasi aplikasi Blynk yaitu pada kondisi berpotensi kebakaran dengan nilai untuk setiap sensor yang meliputi temperatur sebesar 36°C, kelembaban tanah sebesar 19,0 %, kadar gas CO2 sebesar 330 ppm dan kondisi yang dinamakan sebagai tidak terdeteksi adanya api. Untuk kondisi asap terdeteksi dengan nilai setiap sensor yaitu temperatur lingkungan sebesar 35,1°C, kelembaban tanah sebesar 17,8 %, kadar gas CO2 sebesar 698 ppm, dan kondisi tertentu yang dinamakan tidak terdeteksi adanya api. Selama pengujian prototype, aplikasi Blynk berhasil menampilkan hasil pengukuran prototype dan notifikasi kondisi lahan di sekitar prototype. Dalam mendeteksi potensi kebakaran, sistem berhasil mendeteksi semua parameter yang ditargetkan.
Sistem Monitoring Instrument Air Compressor (IAC) berbasis SCADA dengan Komunikasi Modbus RTU RS-485
Muchamad Chadiq Zakaria;
Edy Kurniawan;
Jawwad Sulthon H
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.117
PLTU Pacitan adalah salah satu pembangkit listrik di Jawa Timur yang memiliki kapasitas 2 x 315 MW yang dibangun pemerintah pada Fast Track Program 1. Instrument Air Compressor (IAC) adalah salah satu peralatan bantu di PLTU Pacitan yang berfungsi sebagai suplai udara ke sistem pneumatik seluruh plant. Namun, peralatan ini tidak bisa dimonitor oleh operator Central Control Room (CCR) dengan maksimal. Parameter yang dapat dikontrol sangat terbatas. Hal ini dikarenakan terbatasnya jumlah terminal Field Bus Module (FBM) yang tersedia. Rumusan masalah adalah bagaimana cara membuat modul komunikasi untuk menampilkan parameter Instrument Air Compressor System ke display HMI operator CCR secara real time. Tujuan dari perancangan alat ini adalah membuat modul komunikasi yang aman dan handal untuk menampilkan semua parameter Instrument Air Compressor yang ada dilokal tampil di display komputer CCR. Metode yang digunakan adalah pengontrolan dan pemantauan parameter ditransmisikan dari lapangan ke CCR menggunakan komunikasi serial protokol modbus RS485. Untuk meningkatkan pengelolaaan peralatan tidak hanya dikontrol dan dimonitor tetapi juga menampilkan fault alarm untuk mengingatkan operator bahwa peralatan mengalami ketidaknormalan. Perancangan prototype mengunakan komputer sebagai HMI dan arduino nano sebagai mikrokontroller. Manfaat dari perancangan modul komunikasi ini adalah mengganti peran FBM yang jumlah terminal input dan output yang terbatas dan memiliki harga yang mahal serta meningkatkan kehandalan Instrument Air Compressor System.
Alat Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Arduino menggunakan Internet Of Things (IOT)
Nabil Azzaky;
Anang Widiantoro
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.48
Tanaman merupakan makhluk hidup yang penting bagi kebutuhan hidup manusia. Manfaat tanaman bagi manusia adalah sebagai pembersih udara. Air dibutuhkan bagi tanaman untuk pertumbuhan. Selain digunakan pada proses fotosintesis, air juga dimanfaatkan oleh tanaman untuk melarutkan mineral yang diserap akar dari tanah sebagai proses perkembangan tamanaman tersebut. Penyiraman dapat menjaga serta merawat tanaman agar tumbuh dan berkembang. Tujuan penelitian ini adalah membuat alat yang dapat menyiram tanaman mengunakan perangkat android dengan memanfaatkan koneksi internet untuk kontrol dan monitoring. Dengan menggunakan smartphoneandroid yang sudah ter-install aplikasi blynk dapat berkomunikasi dengan arduino yang menggunakan perangkat tambahan berupa ESP8266 sehingga dapat terhubung melalui koneksi WIFI sehingga memungkinkan user untuk mengontrol dan memonitoring alat penyiram tanaman, dengan cara kerja mengirim perintah on dan off melalui blynk serta menerima data suhu dan kelembaban yang diperoleh dari sensor DHT22. Hasil dari penelitian ini, alat penyiram tanaman mampu bekerja dengan baik, mampu mengontrol penyiraman secara manual dan otomatis. Alat akan menyiram tanaman bila suhu lebih dari 31°C.
Koordinasi Proteksi Arus Lebih Penyulang Tembuku terhadap Indeks Keandalan Sistem Distribusi 20 KV PT. PLN (Persero) ULP Bangli
I Wayan Sukadana;
Risma Fauziyah Ramadhani
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.104
Penyulang Tembuku dilengkapi peralatan proteksi over current relay (OCR) pada Recloser Tembuku dan rele PMT Outgoing Penyulang Tembuku di GI Gianyar. Berdasarkan data yang tercatat pada monitoring PLN UP3 Bali Timur, tiga dari empat kali gangguan yang terjadi pada Penyulang Tembuku disebabkan oleh kesalahan koordinasi pengaman sehingga terjadi pemadaman meluas. Hipotesa awal penyebab dari kesalahan koordinasi merupakan akibat dari rekonfigurasi jaringan Penyulang Tembuku. Dampak dari kesalahan koordinasi mempengaruhi salah satu kinerja indeks keandalan PLN ULP Bangli, yaitu pencapaian nilai SAIFI. Perhitungan arus hubung singkat menunjukkan nilai arus hubung singkat semakin besar setelah rekonfigurasi jaringan dikarenakan jarak penyulang yang semakin pendek. Hasil analisa dari setting eksisting menunjukkan bahwa waktu kerja antara PMT dan Recloser terlalu rapat, sehingga direkomendasikan untuk penyetelan ulang. Hasil perhitungan sebagai dasar rekomendasi diperoleh TMS PMT 0,19 s dan TMS Recloser 0,05 s dengan karakterisrik Standard Inverse. Analisa terhadap SAIFI menunjukkan jika kinerja proteksi sesuai dengan harapan, maka kontribusi pemadaman karena gangguan pada Penyulang Tembuku dapat ditekan sebesar 31% pada Triwulan I 2019.
Merancang Pintu Pintar dengan Keamanan Multifungsi Berbasis IC AT-Mega 328
Aris Oktafian;
Desriyanti;
Intan Vidyastari, Rhesma
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.105
Pintu adalah bidang yang memudahkan sirkulasi antar ruang yang dilingkupi oleh sebuah dinding sebagai akses keluar masuk, selain itu pintu juga berfungsi untuk mengalirkan udara ke dalam rumah untuk mendapatkan cahaya dari sinar matahari. Peranan pintu sangat penting, pintu merupakan sarana untuk keluar masuk suatu ruangan, pintu juga sebagai tonggak keamanan rumah, mobil, dan lain sebagainya. Oleh karena itu baiknya pintu dibuat dengan sistem keamanan yang bagus, misalnya dibuat dengan menggunakan bahan yang berkualitas. Berdasarkan latar belakang diatas maka sistem keamanan rumah melalui pintu sangat dibutuhkan, maka dari itu penulis mempunyai inisiatif membuat pintu pintar meggunakan IC AT-Mega 328 sebagai pengendali utama. Ide tersebut diberi judul “Merancang Pintu Pintar Dengan Keamanan Multifungsi Berbasis IC ATmega 328” diharapkan dengan adanya alat ini dapat mencegah kejadian yang tidak diinginkan khususnya terkait dengan pencurian. Perancangan ini dibuat dengan cara mencari referensi yang berasal dari jurnal, buku, dan artikel yang selanjutnya dibuat suatu perencanaan atau gambaran alat yang bertujuan untuk merencanakan seperti apa alat yang akan dibuat, perancangan dalam bentuk perangkat keras berupa koneksi antara perangkat input, proses dan juga output, sedangkan perangkat lunak berupa program sebagai penggerak sistem.
Pengaruh Ketinggian dan Panjang Saluran Air Laut terhadap Daya yang Dihasilkan pada Prototype Tidal Barrage
Bima Sakti;
Alham, Nur Rani;
Fajri, Ahmad Nur;
Ma’rif, Ilham Rizal
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.97
Kebutuhan energi listrik di Indonesia sangatlah penting mengingat keterbatasan sumber daya alam dan minimnya tenaga kerja membuat Indonesia sangat butuh peningkatan pembangkit listrik. Salah satu sumber energi yang dapat di konversi menjadi energi listrik adalah pasang surut air laut menggunakan metode tidal barrage. Penerapan Energi ini masih sangat sedikit di Indonesia tetapi ada beberapa wilayah yang berpotensi untuk diterapkannya pembangkit tersebut . Pembangkit listrik ini memanfaatkan energi tenaga pasang surut air laut untuk energi potensial yang terkandung dalam perbedaan tinggi dan rendahnya air laut karena fenomena alam yang terjadi dengan cara menjebak air pada bendungan dan kemudian menggerakkan turbin air yang dihubungkan dengan generator agar dapat menghasilkan energi listrik. Terkait dengan berapa output daya yang dihasilkan dapat diketahui dengan cara melihat pada ketinggian berapa level air yang menggerakkan turbin. Pembangkit ini termasuk jenis pembangkit ramah lingkungan karena dapat meminalisir kerusakan ekosistem alam dan bendugan, dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas. Untuk lebih mudah memahami metode ini maka perlunya dibuat prototype untuk mengetahui berbagai factor yang mempengaruhi daya yang dihasilakan pada pembangkit ini. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa prototype Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Air Laut menggunakan metode tidal barrage pada ketinggian air pasang maksimum 26 cm dapat membangkitkan arus sebesar 0,068 watt pada saat tidak diberi beban dan 0,061 watt pada saat diberi beban LED 1,7 V dan 30 mA. Didapatkan juga hasil pada panjang saluran air maksimal 20 cm dapat membangkitkan daya sebesar 0,059 watt.
Rancang Bangun Prototype Sistem Pemantauan Potensi Kebakaran Gambut dengan Multi Sensor
Aditya Pratama;
Mulyadi
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.122
Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu peristiwa yang sangat merugikan masyarakat. Kebakaran lahan dapat mengancam keselamatan jiwa serta potensi kerugian material dalam jumlah besar. Curah hujan yang rendah, tanah dan tanaman yang mengering serta suhu yang tinggi dapat mengakibatkan munculnya titik api yang berakibat kebakaran lahan. Dengan adanya prototype ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam memantau potensi kebakaran maupun menangani kebakaran apabila telah terjadi. Berdasarkan hasil pengujian purwarupa terdapat dua kondisi yang terdeteksi sistem dan ditampilkan pada layar penampil kristal dan notifikasi aplikasi Blynk yaitu pada kondisi berpotensi kebakaran dengan nilai untuk setiap sensor yang meliputi temperatur sebesar 36°C, kelembaban tanah sebesar 19,0 %, kadar gas CO2 sebesar 330 ppm dan kondisi yang dinamakan sebagai tidak terdeteksi adanya api. Untuk kondisi asap terdeteksi dengan nilai setiap sensor yaitu temperatur lingkungan sebesar 35,1°C, kelembaban tanah sebesar 17,8 %, kadar gas CO2 sebesar 698 ppm, dan kondisi tertentu yang dinamakan tidak terdeteksi adanya api. Selama pengujian prototype, aplikasi Blynk berhasil menampilkan hasil pengukuran prototype dan notifikasi kondisi lahan di sekitar prototype. Dalam mendeteksi potensi kebakaran, sistem berhasil mendeteksi semua parameter yang ditargetkan.
Sistem Monitoring Instrument Air Compressor (IAC) berbasis SCADA dengan Komunikasi Modbus RTU RS-485
Muchamad Chadiq Zakaria;
Edy Kurniawan;
Jawwad Sulthon H
J-Eltrik Vol 2 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i2.117
PLTU Pacitan adalah salah satu pembangkit listrik di Jawa Timur yang memiliki kapasitas 2 x 315 MW yang dibangun pemerintah pada Fast Track Program 1. Instrument Air Compressor (IAC) adalah salah satu peralatan bantu di PLTU Pacitan yang berfungsi sebagai suplai udara ke sistem pneumatik seluruh plant. Namun, peralatan ini tidak bisa dimonitor oleh operator Central Control Room (CCR) dengan maksimal. Parameter yang dapat dikontrol sangat terbatas. Hal ini dikarenakan terbatasnya jumlah terminal Field Bus Module (FBM) yang tersedia. Rumusan masalah adalah bagaimana cara membuat modul komunikasi untuk menampilkan parameter Instrument Air Compressor System ke display HMI operator CCR secara real time. Tujuan dari perancangan alat ini adalah membuat modul komunikasi yang aman dan handal untuk menampilkan semua parameter Instrument Air Compressor yang ada dilokal tampil di display komputer CCR. Metode yang digunakan adalah pengontrolan dan pemantauan parameter ditransmisikan dari lapangan ke CCR menggunakan komunikasi serial protokol modbus RS485. Untuk meningkatkan pengelolaaan peralatan tidak hanya dikontrol dan dimonitor tetapi juga menampilkan fault alarm untuk mengingatkan operator bahwa peralatan mengalami ketidaknormalan. Perancangan prototype mengunakan komputer sebagai HMI dan arduino nano sebagai mikrokontroller. Manfaat dari perancangan modul komunikasi ini adalah mengganti peran FBM yang jumlah terminal input dan output yang terbatas dan memiliki harga yang mahal serta meningkatkan kehandalan Instrument Air Compressor System.