cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+6281917130614
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No.7 Getap Barat Cakranegara Selatan Kota Mataram-NTB website: www.cahayamandalika.com e-mail: cahayamandalikaindonesia@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Sport Science, Healt and Tourism of Mandalika (Jontak)
ISSN : -     EISSN : 27223116     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
This journal focuses on the fields of sports, health and tourism. The journal is published twice a year in Mei and November.This journal focuses on the fields of sports, health and tourism. The journal is published twice a year in Mei and November.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022)" : 5 Documents clear
UAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INTRUCTION) DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Negare, Panji; Maulidin, Maulidin; Mulyani, Sri Erni
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v3i1.236

Abstract

Tujuan penlitian ini Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas Kelas VIII SMPN 2 Pujut yang berjumlah 38 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas deng mengunakan 2 siklus dengan KKM 75, targen pencapaian 80%. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I pada kolaborator 1 dari 38 siswa ada 21 siswa (55,3%) yang mencapai kriteria yang telah ditetapkan, sedangkan 17 siswa (44.7%) belum mencapai kriteria yang diharapkan, dengan jumlah skor akhir kelas yaitu 1.533 dan nilai rata-rata kelas 77. Pada kolaborator 2 dari 38 siswa ada 25 siswa (65.8%) yang mencapai kriteria yang telah ditetapkan, sedangkan 13 siswa (34.2%) belum mencapai kriteria yang diharapkan, dengan jumlah skor akhir kelas yaitu 1.449 dan nilai rata-rata kelas 72,4. Sedangkan pada kolaborator 3 dari 38 siswa ada 28 siswa (73.7%) yang mencapai kriteria yang telah ditetapkan, sedangkan 10 siswa (26.3%) belum mencapai kriteria yang diharapkan, dengan jumlah skor akhir kelas yaitu 1.524 dan nilai rata-rata kelas 76,2. Sedangkan pada Hasil tes unjuk kerja siswa pada Siklus II mengalami peningkatan. Skor dari ketiga kolaborator dapat dijabarkan sebagai berikut, pada kolaborator 1 dari 38 siswa ada 35 siswa (92%) yang mencapai kriteria yang telah ditetapkan, sedangkan 3 siswa (8%) belum mencapai kriteria yang diharapkan, dengan jumlah skor akhir kelas yaitu 1.650 dan nilai rata-rata kelas 82,5. Pada kolaborator 2 dari 38 siswa ada 34 siswa (89%) yang mencapai kriteria yang telah ditetapkan, sedangkan 4 siswa (19%) belum mencapai kriteria yang diharapkan, dengan jumlah skor akhir kelas yaitu 1.633 dan nilai rata-rata kelas 81,6. Sedangkan pada kolaborator 3 dari 38 siswa ada 36 siswa (94%) yang mencapai kriteria yang telah ditetapkan, sedangkan 2 siswa (6%) belum mencapai kriteria yang diharapkan, dengan jumlah skor akhir kelas yaitu 1.717 dan nilai rata-rata kelas 85,8.
LATIHAN FOOTWORK TRAINING BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN BIOMOTORIK DASAR PEMAIN FUTSAL SMAN 1 MONTONG GADING Hulfian, Lalu; Subakti, Subakti
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v3i1.237

Abstract

Latihan footwork berbasis teknologi ini sudah secara signifikan meningkatkan kelincahan atlet berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Akan tetapi, dalam permainan futsal, pemain tidak hanya membutuhkan kelincahan saja tapi juga komponen biomotorik dasar yang lain seperti kecepatan, kekuatan, daya tahan dan kelenturan. Jika melihat karakteristik bentuk latihan dan alat yang digunakan, maka latihan footwork berbasis teknologi ini bisa meningkatkan komponen biomotorik dasar yang lain tersebut. Untuk membuktikan hal itu, dibutuhkan penelitian apakah bentuk latihan footwork dapat meningkatkan seluruh komponen biomotorik dasar pemain futsal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Ingin meningkatkan komponen biomotorik dasar pemain futsal SMAN 1 Montong Gading. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menerapkan pretest dan posttest pada subjek yang diteliti berupa tes komponen biomotorik dasar. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 14 pemain futsal SMAN 1 Montong Gading teknik sampling yang dipakai adalah purposive sampling karena peneliti memilih pemain inti tim futsal SMAN 1 Montong Gading. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes perbuatan untuk mengukur biomotorik dasar. Teknik analisis data menggunakan uji beda mean dengan bantuan SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai (sig.) > α (0,05) yaitu (0,0757 > 0,05), maka H1 ditolak, H0 diterima berarti tidak ada peningkatan sehingga 1) tidak ada pengaruh latihan footwork berbasis teknologi terhadap biomotorik dasar pemain futsal SMAN 1 Montong Gading. 2) Komponen Biomotorik yang mengalami peningkatan signifikan yang diakibatkan oleh latihan footwork berbasis teknologi pada pemain futsal SMAN 1 Montong Gading adalah Kekuatan dan Koordinaasi.
PENGARUH LATIHAN PLIOMETRIK SIDE HOP DAN TRICEP EXTANSION TERHADAP KEMAMPUAN SMASH DALAM PERMAINAN BOLA Suriatno , Adi; Yusuf, Rusdiana
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v3i1.238

Abstract

Permasalahan yang terlihat pada Club GTS Pujut Tahun 2020 adalah kurang keras dan tepatnya dalam melakukan Smash, salah satu penunjang untuk kemampuan Smash adalah latihan Pliometrik Side Hop dan Tricep Extension. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh latihan Pliometrik Side Hop dan Tricep Extansion terhadap kemampuan Smash pada Club GTS Pujut Tahun 2018. Metode analisis yang di gunakan adalah statistik dengan rumus t-test. Sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain Club GTS Pujut yang berjumlah 10 orang. Dari hasil penghitungan nilai t hitung, selanjutnya melihat t tabel pada taraf signifikan 5% dan db (N-1) = 9 maka diketahui nilai t tabel adalah 1,833 kemudian di lanjutkan uji t : maka di ketahui t hitung latihan Pliometrik Side Hop lebih besar dari t tabel (5,979 > 1,833) dan latihan Tricep Extension (2,959 > 1,833) maka hipotesis nihil (Ho) di tolak dan hipotesis alternatif (Ha) di terima jadi kesimpulan dalam penelitian ini adalah “Ada pengaruh latihan Pliometrik Side Hop dan Tricep Extension terhadap kemampuan Smash dalam permainan bola voli pada Club GTS Pujut Tahun 2018”.
PENGARUH LATIHAN MAXESTERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLIT BOLA BASKET SMAN 2 AIKMEL TAHUN 2019 Kusuma, Dadang Warta Candara Wira; Syarifoeddin, Elya Wibawa; Muhsan, Muhsan
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v3i1.240

Abstract

Bola basket merupakan permainan yang gerakannya kompleks yaitu gabungan dari jalan, lari, lompat, dan unsur kekuatan, kecepatan, ketepatan, kelenturan dan lain-lain. Untuk melakukan gerakan-gerakan secara baik diperlukan kemampuan dasar fisik yang memadai. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan memadukan sejumlah data yang dikumpulkan dilapangan secara empiris menjadi sebuah kumpulan informasi ilmiah yang terstruktur dan sistematis yang selanjutnya siap dikemas menjadi laporan hasil penelitian.Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Ada pengaruh latihan maxex terhadap peningkatan power otot tungkai padaatlet bola basket SMAN 2 Aikmel Tahun 2019”., karena thitung7,308 >1,782 lebih besar dibandingkan ttabel sehingga ada pengaruh latihan tersebut.Maka berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama satu bulan setengah dan dengan hasil pengolahan analisis data-data yang didapatkan dari hasil pre-test dan post-test pada subyek penelitian bahwa diketahui ada peningkatan power otot tungkai dilihat dari hasil latihan, hal ini dapat dilihat dari perbedaan nilai power otot tungkai pada saat pre-test dan post-test.
PENGARUH LATIHAN BALL FEELING DAN AGILITY TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA Hermansyah, Hermansyah; Wardani, Intan Kusuma
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v3i1.242

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa lemah dalam penguasaan bola dan kurangnya keterampilan menggiring bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ball feeling dan agility terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian two group pretest and posttest design. Subyek jumlah 26 siswa. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes menggiring bola dari Subagyo Irianto dengan tingkat validitas sebesar 0,559 dan reliabilitas sebesar 0,637. Teknik analisis data menggunakan penghitungan perbedaan rata-rata pretest dan rata-rata posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara latihan ball feeling dan agility terhadap keterampilan teknik dribbling siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler sepakbola. Nilai rata-rata pretest dribbling kelompok ball feeling adalah sebesar 17.72 detik, sedangkan nilai rata-rata posttest dribbling kelompok ball feeling adalah sebesar 15,88 detik. Mean Difference sebesar 1.84 detik. Nilai rata-rata pretest dribbling kelompok agility adalah sebesar 17.87 detik, sedangakan nilai rata-rata posttest dribbling kelompok agility adalah sebesar 16.19 detik. Mean Difference sebesar 1.68 detik. Maka hal ini menunjukkan bahwa latihan ball feeling memberikan perbahan terhadap keterampilan teknik dribbling yakni lebih 1,84 detik, sedangkan latihan agility memberikan perubahan terhadap keterampilan teknik dribbling yakni lebih 1,68 detik. Dari Mean Difference tes menggiring bola kedua latihan tersebut dapat diketahui bahwa latihan ball feeling lebih efektif untuk meningkatkan keterampilan menggiring bola daripada latihan agility. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan ball feeling dan agility terhadap keterampilan teknik dribbling.

Page 1 of 1 | Total Record : 5