cover
Contact Name
FIQI NURMANDA SARI
Contact Email
piaud@uinjambi.ac.id
Phone
+6285368281939
Journal Mail Official
smartkids.ftk@uinjambi.ac.id
Editorial Address
JL. JAMBI-MUARA BULIAN KM. 16 SIMPANG SUNGAI DUREN KEC. JAMBI LUAR KOTA KAB. MUARO JAMBI 36361
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 25812548     EISSN : 25982214     DOI : https://doi.org/10.30631/smartkids
Core Subject : Science, Education,
1. Pengembangan 6 Aspek Perkembangan Anak Usia Dini 2. Parenting 3. Manajemen PAUD 4. Asesmen Perkembangan AUD 5. Psikologi Perkembangan AUD 6. Strategi Pembelajaran AUD 7. Pengembangan Kurikulum PAUD 8. Alat Permainan Edukatif untuk AUD 9. Media dan Inovasi Pembelajaran AUD 10. Gizi dan Kesehatan AUD 11. Anak Berkebutuhan Khusus 12. Layanan Bimbingan Konseling AUD 13. Kebijakan PAUD 14. Pendidikan Islam pada AUD 15. Isu-Isu Kekinian PAUD
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 2 (2025)" : 6 Documents clear
BERMAIN ADALAH BELAJAR BAGI ANAK USIA DINI Jamilah Sabri Sanan; Nur Afdila
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang tua tentu selalu menantikan kehadiran buah hati. Kehadiran anak tentu akan menambah kebahagiaan dalam rumah tangga. Untuk mendapatkan pendidikan yang baik, anak harus memulainya sejak usia dini bahkan saat masih dalam kandungan. Anak usia dini antara 4 sampai 6 tahun yang dikenal dengan anak usia prasekolah oleh para ahli disebut sebagai masa keemasan, karena kecerdasan pada masa ini meningkat hingga 50%. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk mendampingi anak usia dini. Salah satunya adalah bermain. Belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menghibur bagi anak. Bermain akan meningkatkan aspek fisik, mental, intelektual, dan spiritual anak. Mereka akan menemukan hal-hal baru yang belum pernah diketahui sebelumnya. Bermain memiliki manfaat dan pengaruh bagi anak, antara lain memperkuat fisik (tubuh) melalui gerakan otot, mengembangkan kepribadian, meningkatkan komunikasi, dan sebagainya. Jenis bermain yang dapat dilakukan adalah melalui metode bermain sosial, bermain dengan benda, dan juga bermain peran. Masing-masing metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun yang terpenting adalah jangan sampai memaksakan pembelajaran yang kurang baik kepada mereka, karena pada dasarnya dunia anak usia dini adalah dunia bermain, bermain sambil belajar atau metode belajar melalui bermain.
MEDIA PEMBELAJARAN ADAPTIF SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS USIA DINI Risnawati
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran adaptif dalam meningkatkan kemandirian anak berkebutuhan khusus (ABK) usia dini. Anak berkebutuhan khusus memerlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan individual agar mampu mengembangkan potensi secara optimal, khususnya dalam aspek kemandirian. Media pembelajaran adaptif dirancang dengan mempertimbangkan perbedaan kemampuan, gaya belajar, serta hambatan yang dialami oleh anak, sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mudah dipahami. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan anak berkebutuhan khusus usia 4–6 tahun di lembaga PAUD inklusif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran adaptif, seperti media visual konkret, alat peraga manipulatif, dan media berbasis aktivitas, mampu meningkatkan kemandirian anak dalam melakukan kegiatan sehari-hari, seperti merapikan alat belajar, mengikuti instruksi sederhana, dan menyelesaikan tugas secara mandiri. Selain itu, media pembelajaran adaptif juga membantu meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri anak. Dengan demikian, media pembelajaran adaptif dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan kemandirian anak berkebutuhan khusus usia dini di lingkungan PAUD inklusif.
OMAR DAN HANA: PELAJARAN MORAL BERBASIS AGAMA UNTUK ANAK USIA DINI Deaga Zahra Khairunnisa; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik halus dan koordinasi mata-tangan merupakan salah satu aspek krusial dalam pertumbuhan anak usia dini yang mendasari kesiapan menulis, menggambar, dan aktivitas mandiri harian. Meskipun demikian, stimulasi konvensional sering kali kurang menarik minat anak, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Alat Permainan Edukatif (APE), secara khusus permainan seperti "Kotak Ajaib Jalur Warna-Warni" dan media manipulatif sejenis, dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini berdasarkan sintesis berbagai literatur ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dan meta-analisis terhadap hasil-hasil penelitian tindakan kelas serta eksperimen dari berbagai jurnal PAUD nasional terakreditasi. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan media permainan edukatif berbasis warna, jalur, dan kotak manipulatif secara signifikan meningkatkan indikator motorik halus anak, seperti kelenturan jari tangan, kekuatan menggenggam, koordinasi visual-motorik, dan fokus konsentrasi anak hingga mencapai ketuntasan di atas 85% pada akhir siklus pembelajaran. Permainan edukatif yang dirancang secara visual dan motorik terbukti efektif sebagai media stimulasi perkembangan anak usia dini, sehingga disarankan bagi pendidik PAUD untuk mengintegrasikan media kreatif ini dalam kurikulum pembelajaran harian.
PENTINGNYA TEKNIK IDENTIFIKASI DAN ASESMEN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Serli Sentiana; Siti Mariah Ulfa
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya teknik identifikasi dan asesmen dalam menentukan keberhasilan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Identifikasi dan asesmen merupakan langkah awal yang berfungsi untuk mengenali karakteristik, kemampuan, kebutuhan, hambatan, serta potensi peserta didik sehingga layanan pendidikan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi individual anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya teknik identifikasi pada anak berkebutuhan khusus, mengkaji mekanisme pelaksanaan identifikasi dan asesmen dalam pendidikan khusus, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan proses identifikasi dan asesmen, menganalisis manfaat identifikasi dan asesmen terhadap pengembangan layanan pendidikan, serta mengkaji berbagai pendekatan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas identifikasi dan asesmen. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik terkait pendidikan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi dan asesmen memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan keputusan pendidikan, penyusunan program pembelajaran individual, pemilihan strategi pembelajaran, serta evaluasi perkembangan peserta didik. Keberhasilan pelaksanaannya dipengaruhi oleh kompetensi guru, keterlibatan orang tua, ketersediaan instrumen, dukungan lingkungan pendidikan, dan kolaborasi dengan tenaga profesional. Kemudian penerapan pendekatan observasi, kolaboratif, multidisipliner, berbasis data, individual, dan berkelanjutan terbukti dapat meningkatkan efektivitas identifikasi dan asesmen sehingga mendukung terciptanya layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN INOVASI HUMAS DALAM MENINGKATKAN REPUTASI SERTA PENERIMAAN SISWA BARU Intan Nurainy Astri Soeripto; Melati Rahayu Nugrahani; Fetty Ernawati
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen hubungan Masyarakat (humas) memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara lembaga pendidikan dengan masyarakat serta para pemangku kepentingan. Humas berfungsi membangun hubungan yang harmonis,menyampaikan informasi secara efektif,serta membentuk citra positif lembaga pendidikan di mata publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen humas dalam meningkatkan hubungan antara sekolah dan masyarakat serta dalam mendukung kegiatan promosi lembaga pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen humas yang baik dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, meningkatkan minat calon peserta didik, serta memperkuat kerja sama antara sekolah dan orang tua. Selain itu, strategi komunikasi yang efektif dan pemilihan media yang tepat menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan humas. Dengan demikian,manajemen humas yang terencana dan teroganisir dapat membantu meningkatkan kualitas serta daya saing lembaga pendidikan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN DI TAMAN KANAK-KANAK Yulanda Yulanda; Fiqi Nurmanda Sari; Husin Husin
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan menggunakan media boneka tangan. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa anak akibat penggunaan alat peraga pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 orang anak kelas A (usia 4–5 tahun) di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan target keberhasilan klasikal sebesar 76%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak yang signifikan pada setiap tahapan. Nilai rata-rata kemampuan berbahasa anak pada kondisi Pra-Siklus hanya sebesar 28,125%. Setelah diberikan tindakan, rata-rata performa anak meningkat pada Siklus I Pertemuan ke-1 menjadi 42,9%, Siklus I Pertemuan ke-2 menjadi 55%, Siklus II Pertemuan ke-1 menjadi 75%, dan mencapai puncaknya pada Siklus II Pertemuan ke-2 sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini.

Page 1 of 1 | Total Record : 6