cover
Contact Name
Ardi
Contact Email
ardi.fai@umi.ac.id
Phone
+6281242956256
Journal Mail Official
altafaqquhjournal@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo KM. 5, Makassar Sulawesi Selatan 90231 Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law
ISSN : -     EISSN : 27209164     DOI : http://dx.doi.org/10.33096/altafaqquh.v2i1.76
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law is a peer-reviewed journal, published twice a year [January and July] by UMI, Muslim University of Indonesia. It is available online as open access sources as well as in print. Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law publishes articles in Islamic Law. The journal specializes in Islamic law studies, including Islamic family law, Islamic economic law, Islamic criminal law, Islamic constitutional law, zakat and waqf law, and thoughts of contemporary Islamic law.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023): January" : 6 Documents clear
Implikasi Makanan Haram Terhadap Perkembangan Psikologis Manusia Said Syaripuddin; Ardi Ardi
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v4i1.195

Abstract

This paper attempts to reveal the criteria for animal meat that is unlawful for consumption in Islam, and the effect of consuming unclean foods on one's psychological development. This paper is a literature review. Using a juridical, maslahat, sociological, and philosophical approach. Sources of information were obtained through the results of a study of the opinions of fiqh scholars in fiqh books, both classical and contemporary, related to the discussion. This paper aims to provide a juridical explanation of the problems of the ummah regarding the criteria for animals whose meat is unclean for consumption in Islam, and the effect of unclean food on a person's psychological development. In the study, it was found that there are various criteria for animals whose meat is forbidden to consume, such as animals that are considered unclean in Islam, animals with fangs, animals (birds) that have long nails to attack their enemies, disgusting animals (insects), animals that are ordered to be killed. , or it is forbidden to be killed in Islam. Based on research conducted by experts, consuming the meat of these animals can have a negative influence on a person's psychological development, for example, having an angry and greedy character like the behavior of wild animals.
Konsep Investasi Pasar Modal dan Saham Syariah di Indonesia St Samsuduha; Andi Herawati
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v4i1.194

Abstract

It is important to study the concept of investment in the capital market and sharia stocks to provide an understanding to investors. Indonesia has a capital market that is developing and continues to grow, thus encouraging the importance of implementing the Islamic capital market and sharia investment system, so that the practice system and its benefits can provide long-term benefits. Based on the results of the analysis, it was concluded that; (1) Investment is one of the muamalah that must be carried out in Islam based on sharia principles to avoid unfair practices so that it must comply with the principles of halal, blessing added value and the type of investment made must be realistic; (2) The Islamic capital market is an important means of facilitating the investment needs of Muslims in Indonesia. So far, investment space in the capital market tends to be considered legalized gambling, so this practice can trigger the interest of the Muslim generation to develop their capital potential in the investment sector; and (3) Islamic shares are included in the category of ordinary shares which have special characteristics such as a very strict control system such as a guarantee of business halalness that must be owned by shareholders. The sharia stock system must comply with principles that do not conflict with sharia values.
Relevansi Hukum dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Menggunakan Pendekatan Maslahat Nunuk Parwati Songki; Said Syaripuddin; Ilyas Umar
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v4i1.216

Abstract

The main problem in this research is to examine issues regarding the concept of Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation Using the Maslahat Approach, regarding the view of Islamic Law regarding Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation, the benefits of Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation for workers and the existence of Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation from the perspective of Sharia Economic Law. The type of research used in this research is library research (Library Research). The data sources used are primary data and secondary data. The results of this study are that the review of Islamic law in Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation is a form of maintaining the soul (hifzh al-nafs) in principle maqashid syari'ah as a means of defending their economic right to survive. As for the benefits of Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation that can be felt for now, namely: creating jobs, encouraging investment, permitting systems that are easier and faster, and investment requirements made easier. The value of Sharia Economic Law in terms of Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation, providing Islamic economic growth, especially to the Islamic finance industry in Indonesia such as Islamic Banks, Non-Bank Islamic Financial Industry, Islamic Cooperatives and Islamic Capital Markets, in the future there will be great opportunities in running their business.
Kompetensi Pengadilan Agama dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Makassar St. Musdalifa; Syarifa Raehana; Abbas Alimayo
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v4i1.211

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui bagaimana kompetensi pengadilan Agama Makassar dalam menyelesaikan sengketa masalah syariah baik dari kemampuan hakim maupun kompetensi dalam model penyelesaian yang digunakan. Kedua, untuk mengetahui apa saja tantangan Pengadilan Agama Makassar dalam penyelesaian sengketa Ekonomi Syariah terkait dengan adanya kewenangan baru gugatan agama dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode wawancara mendalam serta analisis dokumen.Kesimpulan dari penelitian ini yakni Pengadilan Agama Makassar dalam menjalankan kewenangannya menyelesaikan sengketa ekonomi syariah sudah dan berkompeten, ini dilihat dari sumber daya manusianya yakni Hakim yang diberi tugas untuk menyelesaikan sengketa Ekonomi Syariah telah mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikat. Walaupun  Pengadilan Agama Makassar telah memiliki sumber daya manusia yang berkompeten akan tetapi persentase jumlah sengketa ekonomi syariah yang masuk masih sedikit. Ini karena kurangnya pengetahuan dan kepercayaan masyarakat kepada Pengadilan Agama dan sengketa ekonomi syariah masih dapat diselesaikan di luar Pengadilan Agama.Kata Kunci : Kompetensi Pengadilan Agama, Sengketa Ekonomi Syariah
Praktik Bagi Hasil Ternak Sapi (Teseng) Ditinjau Dari Hukum Islam Salsa Miranda Sari; M Hasibuddin; Abdul Qahar Zaenal
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v4i1.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik bagi hasil ternak sapi (teseng) di desa Pacubbe Kecematan Cenrana Kabupaten Bone dan pandangan hukum islam tentang praktik bagi hasil ternak sapi (teseng). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik bagi hasil ternak sapi (teseng) di desa Pacubbe Kecematan Cenrana Kabupaten Bone dan pandangan hukum islam tentang praktik bagi hasil ternak sapi (teseng). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan cara mengamati langsung di Desa Pacubbe, selanjutnya dengan cara wawancara sebagai pendukung guna melengkapi informasi penelitian, serta dengan dokumentasi dan studi kepustakaan guna melengkapi data dan teori. Sumber data yang penulis gunakan adalah terdiri dari sumber data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi dari kedua belah pihak yaitu pemilik sapi dan pengelola sapi dan sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelaan buku-buku yang berkaitan dan menunjang penelitian ini. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dari penelitian yang dilakukan penulis dapat simpulkan bahwa pada pelaksanaan sistem bagi hasil di Desa Pacubbe Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone akad yang terjalin antara shahibul maal dengan mudharib adalah akad lisan dengan keuntungan nisbah bagi hasil dibagi dua atau satu banding satu. Menurut tinjauan ekonomi Islam tentang pelaksanaan sistem bagi hasil ternak sapi (teseng) di Desa Pacubbe Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone dalam pelaksanaannya sudah sesuai dengan prinsip syariah tapi perlu disempurnakan seperti adanya perjanjian tertulis agar tidak terjadi kesalapahaman dan konflik, sehingga bisa menimbulkan perselisihan yang dapat mengganggu terpenuhinya hak dan kewajiban pemodal dan pengelola dalam menjalankan kerjasama. Kata Kunci : Bagi Hasil, Ternak Sapi (Teseng), Hukum Islam
Efektivitas Pemberdayaan Kegiatan Ekonomi Islam dalam Mengembangkan Pondok Pesantren di Makassar (Studi Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam ‘Ashim) Muflihun Ramadhan; M. Akil; Abbas Ali Mayo
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v4i1.212

Abstract

Berdasarkan judul penelitian di atas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah “apakah pemberdayaan kegiatan ekonomi Islam di PPTQ al-Imam ‘Ashim Makassar berjalan efektif dan sesuai dengan pandangan ekonomi Islam”. Dari permasalahan inilah kemudian lahir beberapa rumusan masalah yang meliputi (1) pemberdayaan kegiatan ekonomi Islam pesantren di PPTQ al-Imam ‘Ashim Makassar, dan (2) Perspektif Islam terhadap efektivitas pemberdayaan ekonomi di PPTQ al-Imam ‘Ashim Makassar.Untuk menelusuri dan memperoleh data-data terkait pokok masalah di atas, maka peneliti menggunakan metodologi penelitian yakni mulai dari teknik pengumpulan data yang diawali dengan kegiatan observasi, inerviu, dan dokumentasi. Data yang dikumpul ini bersumber dari data primer dan sekunder yang kemudian dianalisis dengan menggunakan reduksi data setelah data terkumpul, lalu disajikan dan menarik kesimpulan.Adapun hasil penelitian yang ditemukan adalah pemberdayaan ekonomi santri di PPTQ al-Imam ‘Ashim Makassar secara keseluruhannya telah berjalan dengan baik dan berkembang dengan melibatkan santri sebagai upaya membina dan mendidik santri untuk berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat. Indikator perkembangannya dapat dilihat pada kemajuan usaha yang dimiliki PPTQ al-Imam ‘Ashim yang awalnya berupa Butik lalu ditambah lagi dengan Koperasi Santri (Kampus I), sedangkan Kampus II Antang telah dibangun sebuah Kanting, Halal Mart, dan Elektronik Media. Adapun indikasi alumninya antara lain ada alumni yang telah membuka wirausaha seperti “usaha warkop, usaha air mineral Air Santrita’, usaha peternakan seperti ayam potong dan ayam petelur, dan Cafe”. Pengelolaan dan pemberdayaan ekonomi di PPTQ al-Imam ‘Ashim Makassar dapat dikatakan pengelolaan dan pemberdayaannya sesuai dengan perspektif Islam yakni pengelolaan berdasarkan nilai-nilai syari’at Islam (ekonomi Islam) sehingga pemberdayaannya semakin hari semakin baik walaupun pengembangannya yang paling signifikan terlihat pada kampus II Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Kecamatan Manggala Makassar.Implikasi penelitian ini diharapkan agar hasil penelitian yang telah disusun sebagai sebuah karya ilmiah walaupun dalam bentuk sederhana agar dapat memberikan kontribusinya pada peneliti berikutnya minimal sebagai bahan komparasi dengan hasil temuan peneliti lainnya. Selain itu, hasil penelitian inipula diharapkan berimplikasi pada kegiatan ekonomi yang mengarah pada pembangunan dan pengembangan ekonomi masyarakat

Page 1 of 1 | Total Record : 6