cover
Contact Name
Kaharuddin
Contact Email
kaharazzam@gmail.com
Phone
+6285338614311
Journal Mail Official
jurnalkreatifpai2020@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 02167794     EISSN : 27456447     DOI : -
Kreatif : Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Studi Pemikiran pendidikan Agama Islam. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 2 (2020): Juli" : 8 Documents clear
KONSEP METODE HALAQAH DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI Ilham Ilham; Sukrin HT
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.464

Abstract

Metode pembelajaran Halaqah termasuk instrumen pembelajaran yang cukup ideal dapat dijadikan sebagai acuan pembelajaran PAI. Secara teknis, metode Halaqah akan menjadi instrumen pengendali interaksi kegiatan pembelajaran seorang peserta didik dengan para guru/Kiyai. Metode pembelajaran Halaqah ini lebih menitiberatkan kepada kemampuan perseorangan dalam menganalisa dan memecahkan suatu masalah dengan argumen logika pada kitab-kitab tertentu. Seorang guru/Kiyai hanya tampil dalam memimpin jalannya kegiatan proses pembelajaran biasanya menggunakan kitab/buku untuk dipahami oleh peserta didik, menguraikan nama judul sekaligus penulis kitabnya, menjelaskan pentingnya isi kitab yang akan dipelajari. Dengan demikian, muatan konsep metode pembelajaran Halaqah umumnya menekanan para peserta didik untuk meningkatan cara berfikir kritis dan menkonstruksi pengetahuan dalam dirinya yang secara terbimbing para guru/kiyai bertindak sebagai fasilitator dalam setiap interaksi pembelajaran dilingkup satuan pendidikan.
MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK MAPELIS MUBA DENGAN PENDEKATAN CONTEXSTUAL TEACHING AND LEARNING Ahmadi Ahmadi; Ismail Ismail
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.467

Abstract

Pembelajaran dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) suatu konsep teruji yang menggabungkan banyak penelitian yang mutakhir, memuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki peserta didik dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. Salah satunya pada kelompok mata pelajaranAl-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab (ISMUBA) dimana peserta didik dituntut untuk memahami betapa pentingnya mempelajari tentangISMUBA sehingga tidak tergerus dengan kemajuan perkembangan teknologi yang semakin modern, dengan tetap menjaga budaya lama yang shalih. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif,penelitian yang menggunakan data deskriptif-naratif, berupa narasi tertulis ataupun lisan dari informan dan perilaku yang diobservasi.Peneliti menganalisis dan menggambarkan penelitian secara objektif dan mendetail untuk mendapatkan hasil yang akurat. Tujuan penelitian Untuk mengetahui Pengaruh model contextual teaching learning (CTL) dalam kelompok mapelISMUBA dapat Meningkatkan Profesionalisme Gurudi MA Muhammadiyah 01 Tegalombodan untuk Mengetahui implementasi Pembelajaran Model Contextual Teaching Learning (CTL). Hasil model pembelajaran Contextual Teaching Learning dalam pembelajaran ISMUBA di MA Muhammadiyah 01 Tegalombobisa disimpulkan sesui dengan konsep pembelajaran contextual teaching learning yaitu pembelajaran yang menekankan kepada siswa untuk terlibat secara penuh menghubungkan dengan kehidupan secara nyata dari materi yang dipelajari dengan prinsip utama belajar dan melakukan (learning by doing).
PLAGIARISME DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA: PROSES, BENTUK, DAN FAKTOR PENYEBAB Ruslan Ruslan; Hendra Hendra; Nurfitriati Nurfitriati
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.509

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkap proses, bentuk dan factor penyebab plagiarism dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa beberapa perguruan tinggi di Bima. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan tiga tehnik pengumpulan data, yaitu tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti tiga alur dari Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa plagiarisme yang dilakukan oleh mahasiswa pada beberapa perguruan tinggi di Bima, dengan cara: Pertama, menitipkan judul tugas pada agen yang terpercaya dalam membuat sebuah karya ilmiah, dengan batasan waktu maksimal satu minggu, maka karya ilmiah yang dipesan dapat diambil oleh mahasiswa (gosh writer). Kedua, bentuk plagiarisme yang dominan dilakukan oleh mahasiswa adalah plagiat serentak yaitu melakukan gunting tempel karya ilmiah milik orang lain seutuhnya dan dijadikan seolah karya ilmiah milik sendiri atau juga disebut dengan complete plagiarism. Selain bentuk tersebut, beberapa mahasiswa mengambil teks dari suatu sumber, kemudian dilakukan parafrase namun tidak disebut sumbernya, seakan teks tesebut asli miliknya atau disebut juga dengan paraphrasing plagiat. Ketiga, faktor penyebab plagiarisme dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa beberapa perguruan tinggi di Bima adalah karena pemahaman yang kurang baik tentang kategori plagiat, tidak memahami tata cara penulisan termasuk pengutipan yang benar sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah masing-masing perguruan tinggi, rasa malas, dan perasaan yang menganggap tugas berupa karya ilmiah yang diberikan ialah sebuah beban.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SDN NEGERI 2 KOTA BIMA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Aris Munandar
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.511

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi, rendahnya prestasi belajar (kognitif) siswa kelas VI SDN 2 Kota Bima pada mata pelajaran PAI. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan upaya meningkatkan prestasi belajar (kognitif) siswa melalui penerapan Kooperatif Tipe Team Quiz. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 2 Kota Bima sebanyak 40 orang, terdiri dari 27 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan proses tindakan kelas dilaksanakan sebanyak empat siklus namun di dalam tulisan ini penulis hanya menjelaskan 1 siklus saja. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yang berkesinambungan yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data aktivitas guru dan siswa dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan prestasi belajar (kognitif) siswa dikumpulkan melalui hasil tes (soal pilihan ganda dan essay) pada setiap akhir siklus. Adapun hasil temuannya Terjadi peningkatan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran di kelas VI SDN 2 Kota Bima pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penerapan Pembelajaran Kooperatif tipe Team Quiz Peningkatan aktivitas guru dalam menerapkan metode TQ ini terlihat pada presentase, yakni pada siklus I baru mencapai 61,11%, dan Penerapan Pembelajaran Kooperatif tipe Team quiz dalam melihat aktifitas siswa kelas VI SDN 2 Kota Bima dalam menjalankan diskusi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat terlihat pada presentase ketuntasan yaitu pada siklus I mencapai 61,11%.
KREATIVITAS GURU SD/MI DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN PAI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENANAMAN SIKAP TOLERANSI SISWA DI MIN 1 SILA Syahru Ramadhan
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.512

Abstract

Artikel ini akan menjelaskan tentang persoalan yang tengah dihadapi oleh bangsa ini adalah minimnya rasa untuk saling menghargai dan sikap terbuka dalam menerima setiap perbedaan baik dalam konteks hubungan sosial, hak asai manusia dan kehidupan beragama. Sehingga guru perlu mendesain sebuah kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada penanaman sikap toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan secara umum tentang kreativitas guru SD/MI dalam mendesain pembelajaran PAI dan implikasinya terhadap pengembangan sikap toleransi siswa di MIN 1 Sila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumber informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, Wakasek Kurikulum dan guru mata pelajaran PAI. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Adapun hasil penelitiannya adalah Dalam pembelajaran PAI, penanaman sikap toleransi adalah salah satu aspek yang sangat ditekankan. Ajaran islam yang dipelajari pada mata pelajaran pendidikan agama islam tidak hanya dipahami secara tekstual normatif, dalam artian doktrin-doktrin yang diajarakan dalam Al-Qur’an harus mampu dipahami secara terbuka dan tidak diskriminatif. Proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada mata pelajaran PAI harus berorientasi pada pengembangan keterampilan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Sehingga sikap toleransi bukanlah sesuatu yang hadir secara spontanitas, tetapi merupakan desain guru PAI dalam pembelajaran.
POLA PEMBINAAN AKHLAK DAN PENGEMBANGAN LIFE SKILLS DI SMK MUHAMMADIYAH I WATES R. Ibnu Ambarudin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.515

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) pola pembinaan akhlak dan kecakapan hidup siswa, (2) peran kepala sekolah dan guru dalam membina akhlak dan kecakapan hidup siswa, (3) hasil pembinaan akhlak dan kecakapan hidup yang dilakukan sekolah dalam meningkatkan kualitas akhlak siswa,dan (4) pengaruh lingkungan eksternal terhadap kualitas akhlak siswa di SMK Muhammadiyah I Wates. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik, dengan subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru/wali kelas, dan siswa. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan cara menjelaskan temuan data yang mengarah pada pemecahan masalah dan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Kesimpulan penelitian adalah: (1) Pola pembinaan akhlak dan kecakapan hidup yang dilakukan oleh sekolah melalui pembinaan secara terpadu yaitu keterpaduan sistem intrakurikuler dan ekstrakurikuler, kurikulum mengacu pada kurikulum nasional dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta. (2) Peran guru dalam pembinaan akhlak dan pengembangan kecakapan hidup dengan pendekatan keteladanan, inkulkasi nilai, fasilitasi nilai, pengembangan keterampilan personal dan sosial. (3) Hasil pembinaan telah meningkatkan sikap dan perilaku siswa lebih baik dari sebelumnya. (4) Lingkungan eksternal seperti keluarga, masyarakat di sekitar tempat tinggal, teman bergaul,dan media masa, dapat mempengaruhi siswa yang dapat bersifat positif atau negatif tergantung dari siswa masing-masing.
TINJAUAN PERKEMBANGAN STUDI PERBANDINGAN PENDIDIKAN Mei Indra Jayanti
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.559

Abstract

Periodesasi perkembangan studi perbandingan pendidikan meliputi; 1) Periode observasi tentang sistem kehidupan di negara lain secara umum, dapat sebagai periode awal perkenalan terkait dengan pelaksanaan sistem pendidikan yang berkembang di negara lain, 2) Periode observasi tentang sistem pendidikan di negara-negara lain, dapat dikatakan sebagai periode pengembangan serta penelitian terkait dengan penyelenggaraan sistem pendidikan yang berkembang di negara lain, 3) periode studi tentang hubungan sistem pendidikan dengan masyarakat, dapat dikatakan periode ekspansi dari perkembangan studi perbandingan pendidikan, yang dilihat dari adanya pertukaran informasi seputar pengembangan pendidikan di antar Negara. 4) Periode penjelajahan studi tentang pengaruh kebuyaan yang mendasari atau melatarbelakangi pendidikan, dapat dikatakan periode studi komperehensif tentang pengkajian perkembangan studi perbandingan pendidikan, yang meliputi segala aspek kehidupan manusia di antar negara.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA PEMBELAJARAN DARING DI PENDIDIKAN MADRASAH IBTIDAIYAH DAN SEKOLAH DASAR DI KOTA BIMA Dewi Sartika
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 18 No 2 (2020): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v18i2.682

Abstract

Pandemi Covid-19 telah melanda seluruh dunia yang menyebabkan semua sektor berdampak menurun, baik pada sektor pendidikan, sektor ekonomi, maupun pada sektor industri. Sektor pendidikan menjadi salah satu sektor yang sangat berdampak mulai dari tingkat anak Usia dini sampai pada tingkat pendidikan tinggi, salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk mengurangi rantai penularan yaitu lockdown dan pembatasan berskala besar (PSPB) dan juga dengan cara lainnya, seperti salah satunya penutupan sementara lembaga pendidikan di semua daerah. Penutupan sementara lembaga pendidikan sebagai salah satu upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, sehingga proses pembelajaran dialihkan menjadi proses pembelajaran secara dalam jaringan (Daring). Proses pembelajaran secara daring ini menyebabkan siswa, guru dan orang tua menggalami berbagai dampak dan kendala, diantaranya fasilitas yang tidak memadai, proses pembelajaran yang serba terbatas, penyampaian materi yang tidak maksimal, interaksi antar siswa, guru dan komponen lainnya serba terbatas. Tujuan dari tulisan ini untuk mengetahui dampak dan kendala yang dihadapi guru dan siswa terhadap pembelajaran Daring di Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di Kota Bima. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak pembelajaran daring pada siswa yaitu motivasi belajar siswa semakin rendah, sehingga berdampak pada rendahnya prestasi belajarnya, masih banyak siswa yang belum bisa baca terutama pada kelas awal di Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah pada 2 tahun terakhir ini. Selain itu ada beberapa kendala yang dialami oleh guru, siswa dan orang tua dalam proses belajar daring antara lain adalah fasilitas yang tidak memadai, pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi masih kurang, masih banyak orang tua yang belum punya fasilitas teknologi seperti HP android, komputer yang terkoneksi jaringan internet yang tidak memadai.

Page 1 of 1 | Total Record : 8