cover
Contact Name
Fera Lestari
Contact Email
fera_lestari@teknokrat.ac.id
Phone
+6282278817826
Journal Mail Official
jsendi@teknokrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal SENDI
ISSN : -     EISSN : 27747174     DOI : https://doi.org/10.33365/sendi
Core Subject : Engineering,
Jurnal SENDI adalah jurnal berkala publikasi ilmiah dari hasil studi dan penelitian asli dalam ilmu Teknik Sipil. Jurnal SENDI dibangun dengan tujuan untuk memperluas dan menciptakan konsep inovasi, teori, paradigma, perspektif dan metodologi dalam ilmu Teknik Sipil. Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal SENDI dapat menjadi hasil pemikiran konseptual, ide, inovasi, kreativitas, praktik terbaik, ulasan buku, dan hasil penelitian yang telah dilakukan. Jurnal SENDI merupakan jurnal yang berisi artikel ilmiah yang memiliki topik meliputi bidang teknik sipil yaitu geoteknik, struktur, hidroteknik,transportasi dan manajemen konstruksi selain itu juga penelitian berkaitan dengan teknik sipil di bidang lingkungan dan desain infrastruktur.
Articles 34 Documents
PRODUKTIVITAS ALAT UNTUK PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR ITERA Agustina Agustina
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i01.3935

Abstract

Dalam ilmu Teknik Sipil, alat-alat berat sering digunakan untuk membantu dalam proses konstruksi bangunan. Alat-alat berat ini menjadi faktor kunci dalam proyek-proyek konstruksi besar, memungkinkan pekerjaan diselesaikan dengan lebih efisien dan dalam waktu yang lebih singkat Penggunaan alat-alat berat menjadi solusi yang penting dalam menyelesaikan proyek konstruksi, termasuk proyek pembangunan seperti gedung, jembatan, bendungan, dan jalan. Proyek pembangunan Jalan Lingkar ITERAmelibatkan pekerjaan konstruksi yang besar dan tidak mungkin dilakukan secara manual. Proyek pembangunan Jalan Lingkar ITERA memerlukan beberapa kombinasi alat berat yang berbeda untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap produktivitas masing-masing kombinasi alat berat untuk menentukan alat mana yang paling efisien dalam hal waktu.Dalam menghitung produktivitas pada penelitian ini ada beberapa hal yang dilakukan guna mendapatkan data-data yang dibtuhkan. Adapun hal-hal yang dilakukan dalam mengumpulkan data -data antara lain dengan melakukan Wawancara  dengan pengawas lapangan, pekerja, maupun pembimbing lapangan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk penelitian. Melakukan Observasi, Studipustaka dan Melakukanpengambilangambardarisetiapkegiatan yangdilakukan. Berdasarkan hasil perhitungan analisa alat beratexcavator maka didapatproduktifitas alat dalam perhari yaitu 508,7232 m³/jam, lama waktu yangdibutuhkan3 hari dan alatyangdibutuhkan berjumlah 1unit.Berdasarkan hasil perhitungan analisa alat berat Grader maka didapat produktifitas alat dalam perhari yaitu 287 m3/jam, lama waktu yang dibutuhkan 3 hari dan alat yang dibutuhkan berjumlah 1 unit. Berdasarkan hasil perhitungan analisa alat berat Grader maka didapat produktivitas alat dalam perhari yaitu 36,57 m3/jam, lama waktu yang dibutuhkan 8 hari dan alat yang dibutuhkan berjumlah 2 unit.
ANALISIS PESWAT ANGKAT DAN ANGKUT TOWER CRANE LC 2070 Yudi Nelsono
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i01.3934

Abstract

Tower Crane (TC) akan mempengaruhi efisiensi pekerjaan yang dilayani, hal ini juga akan berpengaruh pada biaya sewa dan biaya operasional TC. Permasalahan ini sering dihadapi oleh kontraktor ketika menyusun rencana pelaksanaan kegiatan proyek. Penempatan TC yang tidak tepat dapat mengakibatkan jadwal pelaksanaan yang panjang dan pemborosan biaya. Oleh karena itu dalam penempatan TC memerlukan perhitungan keseimbangan beban kerja TC agar dapat meminimalisasi durasi penggunaan TC. Observasi lapangan dilakukan pada proyek konstruksi yang sedang berjalan yaitu pada proyek Lampung City Super Block, yang berlokasi di Jl, Jeruk Bali IV No.28 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan penempatan TC dapat diketahui bahwa penempatan TC yang tepat dapat mereduksi jam operasional TC dan jadwal proyek.
PENATAAN RUANG PARKIR PASAR TRADISIONAL BAMBU KUNING Muhammad Zaka Syahdana; Galuh Pramita; Fera Lestari
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i01.3917

Abstract

Ruang parkiryangdibutuhkanharustersediasecaramemadai.Sebabsemakin besar volume lalulitas yang beraktivitas baik yangmeninggalkan atau menuju pusat kegiatan, makasemakinbesarpulakebutuhanruangparkir. Pasar Tradisional Bambu kuning BandarLampungmerupakan pusat perbelanjaan tradisional bagi masyarakatlokalmaupunluarkota.Namunseringkaliparapengunjungkebingunganuntukparkirkarnakepadatanpengunjungyanginginberbelanjadanterbatasnyakapasitas ruang parkir dipasar tradisional Bambu Kuning.Sehinggamengakibatkanseringnyapenumpukankendaraandantakheranterjadi kemacetandikarenakanmenumpuknya kendaraan yang hendak parkir dibahu jalanpadaPasarTradisionalBambu KuningBandar Lampung. Dari hasil perhitungan didapatkan hasil Karakteristik parkir pada penelitian ini untuk kendaraan sepeda motor teringgi yaitu Akumulasi parkir 140 unit, Durasi rata-rata 221 menit Volume parkir 316 kedaraan. Pergantian Parkir 15% (kend/SRP/Jam). Indeks parkir 0,62 dan  Kapasitas parkir 84.  Hasil karakteristik kendaraan mobil tertinggi yaitu Akumulasi parkir 11 unit, Durasi rata-rata118, Volume parkir29 kendaraan, Pergantian parkir 0,02 % (kend/SRP/Jam), Indeks parkir  0,09 IP dan Kapasitas parkir 76.  Pemilihan pola parkir Pasar Tradisional Bambu Kuning Kota Bandar Lampung sudah sangat efektif.  Pola parkir bersudut memiliki tingkat keefektifan masing-masing. Pada sudut 300 dapat menampung sebanyak 197   motor dan 93 mobil kemudian untuk sudut450 dapat menampung sebanyak 211 motor dan 93 mobil  sudut 600 dapat menampung sebanyak 162 motor dan 93 mobil  dan sudut 900 dapat menampung sebanyak 225 motor dan 115 mobil.
ANALISIS MOMEN REL GONDOLA MENGGUNAKAN APLIKASI SAP2000 Radja Radja; Dian Pratiwi
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i01.3916

Abstract

Gondola merupakan alat bantu bagi pekerja dalam pembersihan gedung tinggi, perbaikan gedung, pengecetan dan pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan ketinggian. Pemilihan material dan pembebanan yang cermat adalah elemen kunci dalam perencanaan pembuatan rel gondola yang sukses. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini dengan hati-hati, ahli struktur dapat membantu memastikan bahwa sistem kereta gantung atau gondola beroperasi dengan aman dan efisien. Perencanaan pembuatan rel gondola melibatkan serangkaian tahapan penting, termasuk pemilihan material dan pembebanan yang tepat. Spesifikasi gondola di Lampung City Superblock menggunakan permanent sytem motorized mobile slewingsingle arm rotator cross bar on doubele rail.  Pada analisis momen ini dilakukan pada rel gondola. Rel gondola merupakan dua besi IWF yang dipasang pada pedestal sebagai alat landasan dasar jalan gondola. Pada studi khusus ini membahas tentang analisis momen rel gondola dengan  menggunakan aplikasi SAP2000 di kode area C1 sampai C6 di lokasi rooftop. Dalam analisisi ini terdapat beberapa langkah menganalisis pembebanan pada rel gondola menggunakan aplikasi SAP2000. SAP2000 merupakan software teknik sipil yang digunakan untuk menganalisa kekuatan struktur pada bangunan. Sebelum masuk pengaplikasian di aplikasi SAP2000 penulis mengambil data yang diperlukan untuk menganalisis pembebanan pada rel gondola, datanya berupa Shopdrawing gondola. Berdasarkan analisis momen maksimum pada pedestal adalah 65 dan momen minimum pedestal adalah -128 ssedangkan momen maksimum IWF adalah 1813,6 dan momen minimum IWF adalah -1877,2

Page 4 of 4 | Total Record : 34