cover
Contact Name
Fera Lestari
Contact Email
fera_lestari@teknokrat.ac.id
Phone
+6282278817826
Journal Mail Official
jsendi@teknokrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal SENDI
ISSN : -     EISSN : 27747174     DOI : https://doi.org/10.33365/sendi
Core Subject : Engineering,
Jurnal SENDI adalah jurnal berkala publikasi ilmiah dari hasil studi dan penelitian asli dalam ilmu Teknik Sipil. Jurnal SENDI dibangun dengan tujuan untuk memperluas dan menciptakan konsep inovasi, teori, paradigma, perspektif dan metodologi dalam ilmu Teknik Sipil. Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal SENDI dapat menjadi hasil pemikiran konseptual, ide, inovasi, kreativitas, praktik terbaik, ulasan buku, dan hasil penelitian yang telah dilakukan. Jurnal SENDI merupakan jurnal yang berisi artikel ilmiah yang memiliki topik meliputi bidang teknik sipil yaitu geoteknik, struktur, hidroteknik,transportasi dan manajemen konstruksi selain itu juga penelitian berkaitan dengan teknik sipil di bidang lingkungan dan desain infrastruktur.
Articles 34 Documents
KINERJA PELAYANAN STASIUN REJOSARI (STUDI KASUS DI STASIUN REJOSARI KECAMATAN NATAR) Nurwanda Sari
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v2i02.1456

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan 100 kuesioner berisi persepsi dan harapan para pengguna jasa Stasiun Rejosari untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa Stasiun Rejosari. Analisis tingkat kepuasan pengguna jasa Stasiun Rejosari dilakukan dengan menggunakan metode ServQual dengan 5 dimensi Service Quality yaitu tangible, reliability, assurance, responsiveness, dan empathy.Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis perdimensi dapat diketahui bahwa dimensi Reliability menempati rangking pertama dengan nilai skor -0.255, kemudian dimensi Tangibles menempati rangking kedua dengan skor -0.1744, rangking ketiga dan keempat yaitu Assurance dengan skor -0.12 dan Responsiveness dengan skor -0.02, dan rangking terakhir adalah dimensi Emphaty dengan skor 0.01. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria-kriteria dalam dimensi Reliability perlu atau lebih diprioritaskan untuk dilakukan peningkatan. Sedangkan jika dilihat dari keseluruhan nilai GAP negatif berarti apa yang diharapkan pengguna jasa belum sesuai dengan apa yang diperoleh pengguna jasa dan perlu ada perbaikan pelayanan yang nantinya akan dapat meningkatkan daya tarik pengguna jasa untuk memakai jasa layanan Stasiun Rejosari.
ANALISIS PARKIR DI PASAR PENDOPO Abdul Haqqi
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v2i02.1457

Abstract

Pasar Pendopo merupakan salah satu pasar tradisional yang ada di Kecamatan Pendopo dengan aktivitas yang padat dimana pada jam-jam tertentu banyak kendaraan yang sulit mencari tempat untuk parkir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik dan kebutuhan ruang parkir. Dari hasil analisis diperoleh karakteristik parkir adalah sebagai berikut: Akumulasi tertinggi adalah sepeda motor sebesar 101 kendaraan yang terjadi pada hari Kamis tanggal 5 Agustus 2021 pukul 09.00-10.00 WIB dan mobil sebesar 14 kendaraan yang terjadi pada hari Kamis tanggal 5 Agustus 2021 pukul 09.00-10.00 WIB. volume parkir tertinggi selama 6 jam pengamatan adalah sepeda motor sebesar 233 kend dan mobil sebesar 24 kendaraan. Indeks parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 240% dan mobil sebesar 256%. Rata-rata lamanya parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 0,93 jam/kend dan mobil sebesar 2,11 jam/kend. Kapasitas parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 226 kendaraan dan mobil sebesar 22 kendaraan. Tingkat pergantian parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 5,00 Kend/SRP/Jam dan mobil sebesar 2,67 Kend/SRP/Jam.Penyediaan parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 1151 kendaraan dan mobil sebesar 110 kendaraan. Kebutuhan parkir teringgi adalah sepeda motor sebesar 43 petak parkir dan mobil sebesar 10 petak parkir.
PERHITUNGAN KEBUTUHAN BETON DAN PEMBESIAN KOLOM PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Wayan Martayase
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v2i02.1458

Abstract

Studi Perencanaan terhadap perhitungan kebutuhan beton dan pembesian kolom pada proyek pembangunan Gedung asrama jati agung lampung selatan. Perencanaan terhadap perhitungan kebutuhan beton dan pembesian kolom bertujuan untuk mendapatkan data yang akan digunakan untuk merencanakan suatu beton dan pembesian kolom yang berguna untuk menentukan kebutuhan beton dan pembesian kolom dengan melakukan perhitungan terhadap material dan bahan yang akan digunakan yaitu seperti air, semen, pasir, kerikil, dan besi ulir maupun polos. Untuk Total seluruh kebutuhan berat besi pada kolom (400x400) adalah 1144m atau 96 batang untuk sengkang dan 2112meter atau 44 batang untuk tulangan utama 12D19, dan total seluruh kebutuhan.dan Jadi kebutuhan material pada kolom lantai 1 adalah Semen = 11.630 kg. 1 zak semen isi 50kg, maka kebutuhanya = 11.630 kg/50kg = 232 zak, pasir = 18.495 m3, kerikil = 28.751 m3, air = 6.054 liter
PERHITUNGAN KEBUTUHAN MATERIAL PELAT BETON PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL YELLO LAMPUNG Mei Kasiyani; Galuh Pramita; Vanita Kesumawati Yacub
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i02.2407

Abstract

Beton merupakan salah satu pilihan sebagai bahan struktur dalam kontruksi bangunan. Inovasi teknologi beton selalu dituntut guna menjawab tantangan akan kebutuhan, beton yang dihasilkan diharapkan mempunyai kwalitas tinggi meliputi kekuatan dalam daya tahan tanpa mengabaikan nilai ekonomis.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kuantitas material beton  pada pelat lantai zona 1 dan zona 2 pada proyek pembangunan Hotel Yello Lampung.Perencanaan terhadap perhitungan kebutuhan material beton pada pelat zona 1 dan zona 2 yang pertama yaitu  menghitung volume beton, kemudian menghitung kebutuhan material pelat beton yang tujuannya untuk mengetahui kuantitas material pelat beton yang digunakan pada pengecoran pelat lantai 2 zona 1 dan zona 2. Total volume beton pelat zona 1 adalah 65,32 m³ dan jumlah volume pelat zona 2 adalah 36,42 m³.Total kebutuhan material beton pelat zona 1 dan zona 2 seperti (semen,pasir dan kerikil) yaitu pada pelat zona 1 adalah semen 501,66 Zak; Pasir 32, 28 m³; dan kerikil 50,27 m³, sedangkan pada pelat zona 2 yaitu semen 276,76 Zak; Pasir 18 m³; dan Kerikil 28,03 m³.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PADA RIGID PAVEMENT DI JALAN R.A BASYID BANDAR LAMPUNG Yeyen Farida Komala Sari; Galuh Pramita; Fera Lestari; Bertarina Bertarina
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i02.2413

Abstract

Volume lalu lintas merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan kerusakan jalan selain dari konstruksi jalan itu sendiri. Perkerasan kaku atau rigid pavement sering digunakan pada jalan yang mempunyai beban lalu lintas besar dan lalu lintas yang padat pada.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui volume lalu lintas yang meliputi jalan tersebut serta mengetahui kerusakan yang terjadi pada perkerasan kaku di jalan R.A Basyid Kota Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan pada tiga segmen jalan yang memiliki jenis perkerasan kaku. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapat. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka didapat hasil Nilai Kerusakan (Nr) pada ruas Jl. R.A Basyid  didapatkan nilai terbesar terdapat di segmen 1 arah selatan utara dengan nilai 127 sedangkan Nilai Kerusakan (Nr) pada ruas Jl. R.A Basyid  terkecil terdapat di segmen III dengan nilai 92. 
PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN SIMPANG KORPRI PURWOTANI Sihol Pardomuan Tambunan; Dian Pratiwi; Fajar Dewantoro
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i02.2415

Abstract

Proyek pembangunan jalan Simpang Korpri Purwotani akan melaksanakan pekerjaan pembangunan jalan yang cukup besar dan sangat mustahil dilakukan secara manual. Sehingga pada proyek pembangunan jalan Simpang Korpri Purwotani ini sudah seharusnya menggunakan bantuan alat berat seperti Vibratory Roller, grader. Alat berat tersebut dipilih karena bisa menyelesaikan pekerjaan dengan mengkombinasi alat-alat tersebut, agar selesai sesuai dengan waktu dan biaya yang optimal. Kombinasi alat berat merupakan salah satu cara untuk menentukan alat berat yang akan dipakai. Pekerjaan proyek pembangunan jalan Simpang Korpri Purwotani membutuhkan beberapa kombinasi alat berat untuk menyelesaikannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat berat berupa grader, vibratory roller dan truck mixer yang ada pada proyek pembangunan Jalan Simpang Korpri Purwotani. Berdasarkan hasil perhitungan analisis alat berat Grader produktivitas alat dalam perhari yaitu 856 m3/hari, lama waktu yang dibutuhkan 11 hari dan alat yang dibutuhkan berjumlah 2 unit. Analisis alat berat vibratory roller produktivitas alat dalam perhari yaitu 607,04 m3/hari, lama waktu yang dibutuhkan 5 hari dan alat yang dibutuhkan berjumlah 2 unit. Analisis alat berat Truk Mixer produktivitas alat per hari 30,5040 m3/hari, untuk mobil yang di butuhkan dalam 1 jalur yaitu 235 mobil truk mixer.
EVALUASI KELAYAKAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH TPA SARIMUKTI KOTA BANDUNG Hendri Gustian; Arlina Phelia
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i02.2412

Abstract

Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting sistem pengelolaan dan pengangkutan sampah di TPA Sarimukti dan menganalisis ekonomi finansial pengangkutan sampah di Kota Bandung. Tingginya aktifitas dan jumlah penduduk di kota-kota metropolitan seperti Kota Bandung mengakibatkan munculnya persoalan dalam pelayanan prasarana perkotaan dan hanya 60% sampah yang ada di kota-kota besar terangkut ke TPA. Penelitian ini dilaksanakan dengan beberapa tahap yakni observasi lapangan, pengumpulan data, dan analisis kondisi eksisting TPS Pacuan Kuda dan TPA Sarimukti serta analisis kelayakan ekonomi yang mampu memberikan usulan skenario biaya pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA. Hasil penelitian didapatkan nilai THCS 5,72 jam/rit untuk 1 kali ritasi dari TPS Pacuan Kuda dan total jumlah ritasi per hari dengan jam kerja 14 jam/hari dilakukan 2 ritasi dengan pelayanan 2 TPS yang berbeda. Secara ekonomi sistem pengumpulan dan pengangkutan dibuktikan dengan peningkatan alat angkut serta investasi selama 10 tahun. Nilai NPV yang dihasilkan dari investasi serta operasional dan pemeliharaan biaya manfaat B/C ratio 1,11. Hal ini menunjukkan nilai lebih dari 0 (NPV 0), sehingga proyek atau kegiatan layak untuk dijalankan dengan usulan biaya pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA sebesar Rp. 242.000,-/ton sampah
IDENTIFIKASI KAWASAN KUMUH DI KECAMATAN PEKALONGAN LAMPUNG TIMUR Ti'in Amirul Zanis; Ria Oktaviani Sinia; Fera Lestari; Fajar Dewantoro
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i02.2404

Abstract

Permukiman kumuh didefinisikan sebagai permukiman yang tidak layak huni karena ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat. Salah satu indikasi jika permukiman dikatakan kumuh, yakni dilihat dari kondisi sarana dan prasarana yang mecakup kondisi jalan lingkungan dan saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bobot kriteria jalan lingkungan dan bobot kriteria saluran drainase pada Dusun IV, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan mendeskripsikan keadaan kondisi melalui alat ukur kemudian diolah sesuai dengan fungsinya. Dalam metode deskriptif kuantitatif dilakukan untuk menentukan kriteria kekumuhan di kawasan permukiman di Dusun IV, dimana menggunakan teknik skoring yang telah ditetapkan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini sebagai berikut : (1) untuk kondisi jalan lingkungan diperoleh nilai sebesar 68% pada tingkat kerusakan sehingga disimpulkan bahwa kriteria nilai bobot pada jalan lingkungan adalah senilai 30 untuk kondisi jalan sedang antara 50% - 70% dan (2) untuk kondisi drainase diperoleh nilai bobot sebesar 20 yaitu kawasan dengan tingkat volume genangan air normal yang merupakan kriteria pembobotan kawasan kumuh. Berdasarkan hasil jumlah dari kedua kriteria menghasilkan angka 50 yang dimana daerah Dusun IV, Kecamatan Pekalongan,Kabupaten Lampung Timur merupakan kategori kawasan kumuh rendah antara 38 – 58.
PRODUKTIVITAS CONCRETE MIXER PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG- DEMAK SEKSI II Felix Asi Tupado Sihaloho; Fajar Dewantoro; Dian Pratiwi
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i01.3932

Abstract

Alat-alat berat yang umumnya dikenal dalam bidang Teknik Sipil digunakan untuk mendukung manusia dalam melaksanakan proyek pembangunan struktur bangunan. Tujuan dari pemanfaatan alat-alat berat ini adalah untuk menyederhanakan pekerjaan manusia sehingga hasil yang diharapkan dapat dicapai dengan lebih mudah dan dalam waktu yang lebih singkat. Penggunaan alat berat adalah solusi yang tepat untuk menyelesaikan proyek yang sedang berlangsung. Dengan demikian, alat berat berperan sebagai alat bantu bagi manusia dalam menyelesaikan berbagai proyek pembangunan, termasuk pembangunan gedung, jembatan, bendungan, jalan, dan proyek-proyek lainnya. Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak Seksi II melibatkan pekerjaan konstruksi yang besar dan tidak mungkin dilakukan secara manual. Oleh karena itu, proyek ini seharusnya menggunakan bantuan alat berat seperti concrete mixer,  Proses perhitungan produktivitas ala tantara lain mengumpulkan data yang diperlukan, Observasi,studi pustaka dan Mengumpulkan dokumen dan arsip dari pihak pelaksana pekerjaan proyek yang berhubungan dengan kegiatan yang sedang dilakukan.Pada proyek pembangunan parapet ini dibagi menjadi beberapa bentang. Satu bentang memiliki dimensi (0,2268 + 0,1 + 0,0625) x 7,48 m. Dengan volume 3 m3, jadi 1 jalur terdapat 4 segmen. Hasil perhitungan analisis alat berat Truck Mixer menunukkan didapat produktivitas alat yaitu 3,9614 m3/jam, untuk mobil yang di butuhkan dalam 1 jalur yaitu 2 unit truck mixer. Hasil perhitungan analisis alat berat Concrete Pump didapat produktivitas alat yaitu 49,8 m3/jam, untuk mobil yang di butuhkan dalam 1 jalur yaitu 1 unit concrete pump. Berdasarkan hasil perhitungan analisis alat berat Concrete Bucket maka didapat produktifitas alat yaitu 3,32 m3/jam. Hasil perhitungan analisis alat berat Rough Terrain Crane maka didapat produktivitas alat yaitu 3,8388 m3/jam dan 30,7104 m2/hari.
PERHITUNGAN VOLUME KEBUTUHAN TULANGAN PADA PEMBANGUNAN JALAN SIMPANG KORPRI PURWOTANI Nyoman Yudha Satya Nuaba; Fera Lestari; Galuh Pramita
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 01 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/sendi.v3i01.3933

Abstract

Perkerasan beton memiliki modulus elastisitas tinggi dan mampu menyalurkan beban ke area tanah yang luas, sehingga sebagian besar kapasitas dukungan berasal dari lapisan beton itu sendiri. Meskipun jalan beton memiliki keunggulan struktural, menghasilkan tegangan yang lebih rendah akibat beban yang sama, sehingga mengurangi kebutuhan akan lapisan dasar yang tebal. Namun, karena sifatnya yang kaku, perkerasan beton rentan terhadap perubahan volume akibat perubahan suhu, sehingga perlu memasang tulangan baja sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan dimensi yang disebabkan oleh kembang susut.Pada Proyek Pembangunan Jalan Simpang Korpri Purwotani struktur yang digunakan adalah struktur perkerasan jalan beton (rigid Pavement) dan terpasang tulangan baja yaitu tulangan dudukan, Dowel dan Tie-Bar. Tulangan dudukan dirakit mengukan sistem manual dengan mengunakan kawat bendrat sebagai pengikat antar tulangan baja, Pada Proyek ini, jalan dibagi menjadi beberapa bagian atau segment untuk mengatasi kembang susut pada jalan dan diletakan nya dowel pada dua tulangan dudukan yang berdekatan antar segment. Kebutuhan volume tulangan baja yang dibutukan pada proyek pembangunan Jalan Simpang Korpri Purwotani yaitu untuk kebutuhan tulangan dudukan total 7741 batang dengan berat 57,59 ton, kebutuhan besi Dowel total 136 batang dengan berat 10,30 ton, kebutuhan besi Tie-Bar total 48 batang dengan berat 0,91 ton.

Page 3 of 4 | Total Record : 34