cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2019)" : 50 Documents clear
PEMERIKSAAN ASTO (Anti Streptolisin O ) METODE AGLUTINASI LATEX PADA PENYAKIT GAGAL JANTUNG DI RSUD dr. M.YUNUS BENGKULU Susanti, Rini; Nengsi, Aprillia
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung (heart failure) merupakan sindroma klinis komplek yang disebabkan oleh ganguan struktur dan fungsi jantung, Sehingga hal ini mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompakan darah sesuai dengan kebutuhan tubuh. Yang bertujuan untuk  mengetahui hasil pemeriksaan ASTO (Anti Streptolisin O) metode aglutinasi lateks pada penyakit gagal jantung di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Mei-17 Juni 2019 di Laboratorium Imunoserologi Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling, Hasil penelitian disajikan secara deskriptif dalam bentuk persentase, berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil pemeriksaan 3 sampel positif dengan nilai persentase 10%,  dan 27 sampel negatif dengan nilai persentase 90%Kata kunci : Gagal Jantung, Penyakit Demam Rematik, Streptolisin O, ASTO
SKRINING FITOKIMIA DAN PENETAPAN KANDUNGAN SENYAWA FLAVONOID EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH JERUK GERGA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Fauziah, Dewi Winni
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk Gerga merupakan salah satu jenis jeruk yang dikembangkan di provinsi Bengkulu. Kulit buah jeruk diketahui banyak mengandung senyawa metabolit sekunder, salah satunya flavonoid yang memiliki khasiat dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui kandungan fitokimia dan kadar flavonoid dari kulit buah jeruk gerga.Ekstraksi kulit buah jeruk gerga dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96 %. Ekstrak yang didapat diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Ekstrak yang diperoleh dilakukan uji skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis, kemudian diidentifikasi dengan sinar UV 254 nm. Selanjutnya kadar flavonoid ditetapkan menggunakan spektrofotometri UV dengan pembanding kuersetin .      Hasil skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis menunjukan kulit buah jeruk gerga mengandung senyawa kimia flavonoid, alkaloid, dan tanin, dengan kadar flavonoid sebesar 3,249%.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN MOUTHWASH EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Zulham, zulham
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) telah banyak digunakan masyarakat sebagai tanaman obat. Berdasarkan penelitian sebelumnya daun kersen mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Plak gigi merupakan lapisan bening dan lengket yang terjadi akibat bergabungnya bakteri yang merugikan terutama bakteri Streptococcus mutans, sisa-sisa makanan dan saliva hingga terjadi pengerasan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan daun kersen dalam bentuk sediaan mouthwash serta menguji stabilitas fisiknya dan untuk mengetahui efektivitas sediaan mouthwash ekstrak etanol daun kersen terhadap bakteri Streptococcus mutans penyebab plak. Pengujian efektivitas menggunakan metode difusi menggunakan pencadang. Ekstrak yang diperoleh dengan metode maserasi menggunakan cairan penyari etanol 96%. Formula dibuat dalam tiga variasi konsentrasi daun kersen yaitu 1%, 3%, dan 5% sebagai zat aktif. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak etanol daun kersen dapat dibuat dalam bentuk sedian mouthwash  yang stabil secara fisik yaitu pada formula I konsentrasi ekstrak 1% diuji efektivitas sebagai sediaan mouthwash terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan hasil diameter zona hambat sebesar 8,9 mm.
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT INJEKSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD M.YUNUS BENGKULU PERIODE 2018 Damayanti, Tri
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat sangat penting dilakukan oleh pemerintah terutama pengelolaan obat di rumah sakit pemerintah, karena ketidakefisiensi pengelolaan akan memberikan dampak negatif terhadap rumah sakit, baik secara medis maupun ekonomis. Pengelolaan tidak hanya mencakup aspek logistik saja tetapi juga mencakup aspek informasi obat, supervise dan pengendalian obat yang rasional. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemakaian obat  hemapo injeksi, dan rinoper injeksi pada pasien gagal ginjal di RSUD M.Yunus Bengkulu. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan informasi dan pemikiran bagi pengambilan kebijakan bidang farmasi. Penelitian dilaksanakan di RSUD M.Yunus Bengkulu, pertimbangannya karena merupakan rumah sakit terbesar di Propinsi Bengkulu. Populasinya  pasien yang berobat Juli-Desember 2018. Sampelnya 110 orang. Pengambilan sampel dengan kriteria insklusi dan eksklusi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa penggunaan obat injeksi pada pasien gagal ginjal  rata-rata perbulan yaitu obat hemapo injeksi dan rinoper injeksi masing-masing (1811) dan (249) ampul. Jumlah dan persentase tingkat pemakaian dua jenis obat cuci darah adalah obat hemapo injeksi  87,91%  ampul, dan obat rinoper injeksi 12,09%  ampul.
Uji Antioksidan Ekstrak Daun Kembang Pukul Empat (Mirabilis jalapa L.) Merah Dengan Metode DPPH Yanuarto, Tri
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioksidan dewasa ini sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat berbagai produk makanan, minuman, bahkan kosmetik menyebutkan bahwa dalam  produk  tersebut mengandung antioksidan. Antioksidan diketahui memiliki pengaruh positif bagi kesehatan manusia terutama kemampuannya dalam menetralisir dampak negatif dari radikal bebas. Salah satu Antioksidan alami yaitu Daun kembang pukul empat (Mirabilis jalapa (L.)) dalam daun Mirabilis jalapa (L.) terdapat senyawa flavonoid, saponin dan tannin. Aktivitas antioksidan (IC50 ) pada penelitian ini dengan metode DPPH secara Spektrofotometri dengan baku pembanding Vitamin C. Hasil penelitian uji kuantitatif menunjukan bahwa ekstrak daun kembang pukul empat (Mirabilis jalapa (L.)) merah  mengandung antioksidan (IC50 ) dengan  kadar 0,4351 mg.
FORMULASI LULUR DARI SERBUK DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L) Dewi, Betna
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kulit adalah organ  tubuh yang terletak paling luar dan membatasinya dari lingkungan hidup manusia. Kulit merupakan organ yang esensial dan vital serta merupakan cermin kesehatan dan kehidupan. Sediaan kosmetik yang digunakan untuk membersihkan dan menjaga kesehatan kulit adalah lulur. Lulur tradisional merupakan ekstrak bahan alami dari tanaman yang dibuat dalam bentuk scrub yang digunakan untuk kecantikan dioleskan dan digosok perlahan-lahan keseluruh tubuh untuk membersihkan badan dari kotoran-kotoran serta mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh sehingga menghaluskan, memutihkan, mencerahkan, dan menyehatkan kulit.Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) memiliki kandungan antioksidan berupa flavonoid. Bunga kembang sepatu mengandung Alphahydroxy Acids (AHA) dan asam amino yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati.Lulur krim dari serbuk daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) yang dibuat dalam tiga variasi formula yaitu 10%, 15%, 20%. Evaluasi yang dilakukan terhadap formulasi lulur krim yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji tipe emulsi, dan uji hedonik.  Evaluasi dilakukan selama 3 mingguHasil yang didapatkan, dapat diketahui bahwa serbuk daun kembang sepatu dapat doformulasikan dalam sediaan lulur dengan basis krim. Variasi serbuk daun kembang sepatu menunjukkan pengaruh terhadap sifat fisik sediaan lulur.                                                                                  Kata kunci : Lulur krim, Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L)
FAKTOR PERSONAL HYGIENE PETUGAS KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN ANTISEPTIK Hepiyansori, Hepiyansori; Yurman, Yurman
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian faktor personal hygiene petugas kesehatan dalam penggunaan antiseptik. Penelitian ini dilakukan di tempat ruang rawat anak RSUD Dr.M.Yunus  Provinsi Bengkulu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor personal hygiene di ruang rawat anak RSUD Dr.M.Yunus. Penelitian ini telah dilakukan pada 13 Maret – 26 Agustus 2017. Hasil penelitian ini ditampilkan secara deskriptif untuk mengetahui frekuensi dan persentasi dari hasil kuisioner dengan jumlah responden sebanyak 25 orang petugas kesehatan. Hasil penelitian didapatkan masih banyak petugas kesehatan yang memiliki personal hygiene kurang baik dalam penggunaan antiseptik, baik dalam faktor pengetahuan maupun sikap Kata kunci : Personal Hygiene, Antiseptik
EFFECTIVENESS ANTIPYRETIK RANDU SYRUP LEAF EXTRACT ETHANOL (Ceiba pentandra L) ONWHITE MALE Mice (Mus musculus) Rikomah, Setya Enti
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan sebagai obat tradisional masih sangat di butuhkan di masyarakat Indonesia terutama di daerah pedesaan yang masih kaya dengan keanekaragaman tumbuhannya. Tanaman randu ( Ceiba pentandra L ) telah banyak digunakan di dunia kefarmasian dalam berbagai bentuk sediaan salah satunya sirup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas antipyretik sirup ekstrak etanol daun randu.    Penelitian ini menggunakan metode induksi vaksin DPT-Hb 0,022/20gr BB mencit sebagai induksi demam, menggunakan 5 kelompok perlakuan yaitu Kontrol Positif (Parasetamol), Kontrol Negatif (F0), Formula I (5%), Formula II (10%), Formula III (15%). Pengamatan dilakukan setiap 30 menit selama 180 menit. Data di analisa menggunakan One Way Anova dengan taraf kepercayaan 95%.    Hasil penelitian di dapatkan semua perlakuan Signifikan dengan nilai P 0.000 <0,05. Hasil Duncan menunjukkan Formula III memiliki efek Antipyretik lebih baik dibandingkan kontrol positif, formula II, kontrol negatif, formula I.
PENETAPAN KADAR GLUKOSA PADA MADU BERMERK DAN MADU TIDAK BERMERK DENGAN METODE LUFF SCHOOLR herlina, herlina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKGlukosa merupakan bentuk dasar bahan bakar karbohidrat yang digunakan  dalam tubuh untuk energi. Glukosa banyak terdapat di dalam madu, glukosa yang terkandung di dalam madu berguna untuk memperlancar kerja jantung dan meringankan penyakit hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah glukosa di dalam madu yang beredar di Kota Bengkulu. Analisa jumlah glukosa di dalam madu dilakukan dengan menggunakan metode Luff Schoolr pada sampel madu bermerk yaitu sampel A, B, C dan D serta sampel madu tidak bermerk yaitu sampel P, Q, R dan S. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil kadar glukosa pada madu bermerk (A, B, C, D) dan madu tidak bermerk (P, Q, R, S) memenuhi standar mutu SNI 01-3545-2004 yaitu minimal 60%, jadi dapat disimpulkan bahwa kedua jenis madu tersebut baik untuk dikonsumsi.Kata Kunci    : Luff Schoolr, Madu, Glukosa
STUDI FAKTOR RESIKO DAN HUBUNGANNYA DENGAN JENIS KELAMIN PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MANNA KOTA BENGKULU Sani K, Fathnur
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menurut America society of hypertension ( ASH ) adalah suatu sindrom atau kumpulan gejala kardiovaskuler yang progresif, sebagai akibat dari kondisi lain yang kompleks dan saling berhubungan.Secara global, tingginya tekanan darah diperkirakan menjadi penyebab 7,1 juta kematian atau sekitar 13% total kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah agar didapatkan faktor-faktor apa saja yang menjadi pemicu hipertensi kemudian di bandingkan dengan jenis kelamin. Metode yang digunakan adalah menggunakan data kualitatif yang diambil secara observasional dari data rekam medis pasien serta proses wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor yang paling cepat terkena penyakit hipertensi beradasarkan data Puskesmas Pasar Manna adalah faktor stress, riwayat keluarga, obesitas, merokok dan alkohol. Dimana nilai odd ratio masing-masing adalah 0.585, 3.281, 4.496, 7.000, dan 0,585. Secara statistik riwayat keluarga, obesitas, dan merokok memberi pengaruh yang signifikan terhadap timbulnya hipertensi (p<0,05) sedangkan alkohol dan stress tidak memberi pengaruh yang signifikan (p>0,05).Kata Kunci : Hipertensi, Faktor Resiko,Jenis Kelamin, Odd Ratio.