cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020)" : 29 Documents clear
ANALISIS KADAR VITAMIN C PADA JERUK LOKAL DI PROVINSI BENGKULU Anggreani, Nita
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada 3 jenis jeruk yang populer dikonsumsi masyarakat dan telah dibudidayakan secara lokal di Provinsi Bengkulu. Jeruk tersebut adalah Jeruk kalamansi, Jeruk Gerga dan Jeruk Brastagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan kadar vitamin C pada Jeruk Kalamansi, Jeruk Gerga dan Jeruk Brastagi tersebut. Sampel yang digunakan adalah sari jeruk dari Jeruk Kalamansi, Jeruk Gerga dan Jeruk Brastagi sebanyak masing-masing 25 mL/ulangan. Analisa kadar vitamin C dalam sampel menggunakan metode titrasi Iodometri sebanyak 3 kali ulangan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C Jeruk Kalamansi adalah tertinggi dengan nilai sebesar 3,863 mg/100 g, selanjutnya adalah Jeruk Gerga sebesar 3,102 mg/100 g dan Jeruk Brastagi paling rendah dengan nilai sebesar 2,582 mg/100 g. Kata Kunci : Jeruk, Vitamin C, Titrasi Iodometri
PEMANFAATAN EKSTRAK BIJI KESUMBA KELING ( Bixa orellana L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA SEDIAN LIPSTIK dharmayanti, luky
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lipstick (Lipstick) is a cosmetic sedan that is used to color the lips with an artistic touch so as to enhance aesthetics in facial makeup. One of the plants that can be used as natural dyes is kelumba keling (Bixa orellana L). Kesumba rivet contains bixsin and nonbixin compounds, which can be used as natural dyes that have the potential as antioxidants. The aim of this study is to utilize kelumba keling as a natural coloring agent in lipstick sedans.Making Keeling keumba seed extract by maceration using 70% ethanol as a solvent. The formulation was made by means of a lipstick base added with variations in the concentration of kesumba keling seed extract 18%, 20%, 22%. Tests carried out on a lipstick sedan made include organoleptic test, irritation test, PH test, melting point test, lipstick sediment test , during storage for 30 days.The results of the test of the lipstick extract of the kesumba rivet seed in the stable orange color organoleptic test can be seen in the irritation test of the non-irritating lipstick sedan, at the melting point test at 51oC for 15 minutes formulation F0, F1, F2, F3 the lipstick made can melt, at Sedian rub test was carried out 5 times basting. In this study it can be concluded that the kesumba keling seed extract can be used as a natural coloring agent in lipstick sedans. Kata Kunci    : Biji Kesumba Keling, Lipstik, Evaluasi lipstik
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN JATI DAN INFUSA DAUN JATI (Tectona grandis L.S) DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT) Novia, Devi
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan secara tradisional telah dikenal sejak zaman dahulu. Dari segi pengobatan bangsa Romawi, Mesir, China, Persia, Ibrani dan Arab menunjukkan bahwa tanaman digunakan secara luas untuk mengobati hampir semua penyakit yang dikenal. Banyak tanaman memiliki kandungan yang berkhasiat sebagai obat, bila penggunaannya dilakukan secara tepat dan benar, bisa membantu penyembuhan. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan secara tradisional sebagai pengobatan adalah Tectona grandis L.S yang dikenal dengan daun jati. Penelitian ini dilakukan dengan cara pembuatan simplisia lalu, dilakukan ekstraksi dengan metode meserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan metode infusa menggunakan pelarut air. Hasil ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) yang didapatkan dilakukan pengujian skrining fitokimia yaitu alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, terpenoid, dan steroid dan dilakukan uji penegasan menggunakan metode kromatografi lapisan tipis (KLT). Pada skrining fitokimia ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) sama-sama mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavanoid, tanin, dan saponin terkecuali terpenoid hanya terdapat pada infusa daun jati. Pada uji penegasan yang menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) terhadap ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) positif mengandung alkaloid, flavanoid, dan tanin.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS LOTION ANTINYAMUK MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) Dewi, Betna
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang berada di daerah tropis, sehingga merupakan daerah endemik bagi penyakit-penyakit yang penyebarannya diperantarai oleh nyamuk, salah satunya nyamuk Aedes aegypti yang menularkan virus dengue penyebab DBD. Tanaman cengkeh berasal dari Indonesia tepatnya berada di maluku cengkeh juga bisa dibuat minyak cengkeh yang dapat dimanfaatkan untuk obat obatan anti nyamuk dan dapat di buat menjadi sedian lotionevaluasi yang dilakukan pada sediaan lotion adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji tipe emulasi, uji viskositas, uji daya sebar, uji hedonik, uji efektivitas anti nyamuk .Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa  minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) dapat dibuat menjadi sediaan lotion. Lotion minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) efektive digunakan sebagai  lotion  anti nyamuk dan  pada  kesentrasi 15% lotion minyak cengkeh (Syzygium aromaticum)  yang paling efektive diggunakan sebagai anti nyamuk. kata kunci :minyak cengkeh(Syzygium aromaticum), lotion, nyamuk
PEMANFAATAN EKSTRAK BIJI KESUMBA KELING ( Bixa orellana L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA SEDIAN LIPSTIK luky dharmayanti
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.172

Abstract

Lipstick (Lipstick) is a cosmetic sedan that is used to color the lips with an artistic touch so as to enhance aesthetics in facial makeup. One of the plants that can be used as natural dyes is kelumba keling (Bixa orellana L). Kesumba rivet contains bixsin and nonbixin compounds, which can be used as natural dyes that have the potential as antioxidants. The aim of this study is to utilize kelumba keling as a natural coloring agent in lipstick sedans.Making Keeling keumba seed extract by maceration using 70% ethanol as a solvent. The formulation was made by means of a lipstick base added with variations in the concentration of kesumba keling seed extract 18%, 20%, 22%. Tests carried out on a lipstick sedan made include organoleptic test, irritation test, PH test, melting point test, lipstick sediment test , during storage for 30 days.The results of the test of the lipstick extract of the kesumba rivet seed in the stable orange color organoleptic test can be seen in the irritation test of the non-irritating lipstick sedan, at the melting point test at 51oC for 15 minutes formulation F0, F1, F2, F3 the lipstick made can melt, at Sedian rub test was carried out 5 times basting. In this study it can be concluded that the kesumba keling seed extract can be used as a natural coloring agent in lipstick sedans. Kata Kunci    : Biji Kesumba Keling, Lipstik, Evaluasi lipstik
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN JATI DAN INFUSA DAUN JATI (Tectona grandis L.S) DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT) Devi Novia
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.188

Abstract

Pengobatan secara tradisional telah dikenal sejak zaman dahulu. Dari segi pengobatan bangsa Romawi, Mesir, China, Persia, Ibrani dan Arab menunjukkan bahwa tanaman digunakan secara luas untuk mengobati hampir semua penyakit yang dikenal. Banyak tanaman memiliki kandungan yang berkhasiat sebagai obat, bila penggunaannya dilakukan secara tepat dan benar, bisa membantu penyembuhan. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan secara tradisional sebagai pengobatan adalah Tectona grandis L.S yang dikenal dengan daun jati. Penelitian ini dilakukan dengan cara pembuatan simplisia lalu, dilakukan ekstraksi dengan metode meserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan metode infusa menggunakan pelarut air. Hasil ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) yang didapatkan dilakukan pengujian skrining fitokimia yaitu alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, terpenoid, dan steroid dan dilakukan uji penegasan menggunakan metode kromatografi lapisan tipis (KLT). Pada skrining fitokimia ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) sama-sama mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavanoid, tanin, dan saponin terkecuali terpenoid hanya terdapat pada infusa daun jati. Pada uji penegasan yang menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) terhadap ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) positif mengandung alkaloid, flavanoid, dan tanin.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS LOTION ANTINYAMUK MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) Betna Dewi
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.197

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang berada di daerah tropis, sehingga merupakan daerah endemik bagi penyakit-penyakit yang penyebarannya diperantarai oleh nyamuk, salah satunya nyamuk Aedes aegypti yang menularkan virus dengue penyebab DBD. Tanaman cengkeh berasal dari Indonesia tepatnya berada di maluku cengkeh juga bisa dibuat minyak cengkeh yang dapat dimanfaatkan untuk obat obatan anti nyamuk dan dapat di buat menjadi sedian lotionevaluasi yang dilakukan pada sediaan lotion adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji tipe emulasi, uji viskositas, uji daya sebar, uji hedonik, uji efektivitas anti nyamuk .Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa  minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) dapat dibuat menjadi sediaan lotion. Lotion minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) efektive digunakan sebagai  lotion  anti nyamuk dan  pada  kesentrasi 15% lotion minyak cengkeh (Syzygium aromaticum)  yang paling efektive diggunakan sebagai anti nyamuk. kata kunci :minyak cengkeh(Syzygium aromaticum), lotion, nyamuk
FORMULASI MASKER GEL WHEY KEFIR KOMBINASI SARI BUAH BIT (Beta vulgaris L.) Tri Yanuarto
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.178

Abstract

Whey kefir dan buah bit (Beta vulgaris L.) merupakan bahan yang berkhasiat sebagai antioksidan. Whey kefir mengandung asam alpha hidroksi (AHA) yang dapat membantu mengurangi penuaan dini pada kulit. Buah bit (Beta vulgaris L.) mengandung betasianin dan flavonoid sebagai pelindung kulit dari sinar matahari dan kesehatan kulit.Pembuatan masker gel dalam penelitian ini menggunakan whey kefir 15% dan sari buah bit dengan konsentrasi 0%, 4%, 8%, dan 12%. Kefir di buat dengan susu UHT dengan penambahan grain kefir yang difermentasi selama ± 24 jam. Buah bit diambil sarinya dengan cara diblender selama 5 menit. Evaluasi masker gel dilakukan selama 4 minggu meliputi uji organoleptis, uji homogen, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, dan uji waktu sediaan mengering.Hasil penelitian masker gel whey kefir kombinasi sari buah bit (Beta vulgaris L.) dari ke empat formula, pengujian organoleptis mengalami perubahan warna F0 = putih kekuningan, F1 dan F2 = merah keunguan dan F3 = merah keunguan pekat. Hasil uji pH F0-F3 berkisar 6,3- 6,5. Hasil uji daya lekat F0-F3 0,52-0,63 detik. Hasil uji waktu mengering 24,04 menit. Secara keseluruhan hasil penelitian whey kefir kombinasi sari buah bit (Beta vulgaris L.) mempengaruhi sifat fisik pada formulasi masker gel.
UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP PERTUMBUHAN RAMBUT KELINCI GALUR LOKAL Monik Krisnawati
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.154

Abstract

Kerontokan rambut merupakan salah satu permasalahan rambut yang sering terjadi pada siapapun. Pare (Momordica charantia L) merupakan tanaman yang cukup dikenal di Indonesia. Secara empiris, daun Pare dipergunakan oleh masyarakat sebagai penyubur rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pertumbuhan rambut krim ekstrak etanol daun Pare. Penelitian ini bersifat eksperimental murni dengan rancangan penelitian acak lengkap pola searah menggunakan perlakuan ekstrak etanol daun Pare pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40%. Pengamatan dilakukan dengan menghitung tingkat pertumbuhan rambut pada 3 ekor kelinci galur lokal. Data yang diperoleh dari penelitian dihitung dengan AGD (Average Growth Daily gain) dan dianalisis secara statistik menggunakan metode Anava (LSD) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik menggunakan Anova satu jalan dilanjutkan uji LSD diperoleh nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai signifikansi tersebut dapat dimaknai bahwa ada perbedaan aktivitas pertumbuhan rambut yang signifikan antara keseluruhan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak etanol daun Pare menunjukkan aktivitas pertumbuhan rambut paling baik pada konsentrasi 40%.Kata Kunci: Krim, Ekstrak Etanol, Daun Pare
PENGARUH PENYIMPANAN TERHADAP BILANGAN PEROKSIDA DAN BILANGAN PENYABUNAN PADA MINYAK GORENG CURAH DAN MINYAK GORENG KEMASAN herlina herlina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.157

Abstract

ABSTRAKKurang lebih dari 290 juta ton minyak dikonsumsi setiap tahun. Hal tersebut menunjukkan besarnya jumlah makanan gorengan yang dikonsumsi oleh lapisan masyarakat dari segala kalangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan terhadap bilangan peroksida dan bilangan penyabunan pada minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah minyak goreng kemasan (minyak A dan B) dan minyak goreng curah (minyak C). Penentuan bilangan penyabunan menggunakan titrasi asam basa dan penentuan bilangan peroksida menggunakan metode titrasi iodometri. Hasil penelitian menujukkan adanya penurunan kualitas minyak baik curah maupun kemasan selama penyimpanan yang ditunjukkan dengan semakin meningkatnya nilai bilangan peroksida dan bilangan penyabunan setiap minggunya, namun minyak kemasan mempunyai ketahanan mutu yang lebih baik selama penyimpanan dibandingkan dengan minyak curah. Nilai bilangan peroksida dan bilangan penyabunan tertinggi terdapat pada sampel minyak curah pada penyimpanan minggu ke-3 yaitu bilangan peroksida sebesar 30,677 mek O2/kg dan bilangan penyabunan sebesar yaitu 218,111 KOH/gr. Kata Kunci : Minyak goreng, Bilangan Peroksida, Bilangan Penyabunan

Page 2 of 3 | Total Record : 29